Forum Sains Indonesia

Portal Sains Indonesia

Berita:
* *
Selamat datang, Pengunjung. Silahkan masuk atau mendaftar.
Lupa email aktivasi Anda?
Januari 09, 2009, 01:18:36


Masuk dengan nama pengguna, kata sandi dan lama sesi


Selamat datang, Pengunjung. Silahkan masuk atau mendaftar.
Lupa email aktivasi Anda?
Januari 09, 2009, 01:18:36

Masuk dengan nama pengguna, kata sandi dan lama sesi
Last 10 Shouts:
Kemarin at 03:11:41
off dulu
Kemarin at 01:37:30
ahmad, silakan buat topik baru saja, shoutbox bukan tempat untuk diskusi.
Kemarin at 11:57:54
lam knal smuaa
Kemarin at 11:57:29
mizi...mizi
Kemarin at 10:02:19
polarisasi gelombang itu apa?? ad yg taw gag??
Kemarin at 08:32:07
halo semua
pa kabar!!
Kemarin at 07:39:04
kardioid n limason keren kan
Kemarin at 12:26:12
ampun.. kapan gw lulus..!!!
Januari 07, 2009, 01:39:47
[tex]e6x=lim_{n\to\infty}

Januari 07, 2009, 10:13:59
Lewat ah nyengir
Halaman: [1]   Turun
Kirim topik ini | Cetak
Pembuat Topik: [ask] solar sel  (Baca 2030 kali)
0 Anggota dan 1 Pengunjung melihat topik ini.
tyo
Siswa Baru
*

IQ: 0
Offline Offline

Tulisan: 2


Lihat Profil Email
« pada: Mei 23, 2008, 01:54:34 »

gimanasih sistem kerja dari sel surya?
Masuk
reborn
Founder
Profesor
*****

IQ: 153
Offline Offline

Gender: Pria
Tulisan: 2440


ForSa


Lihat Profil WWW
« Jawab #1 pada: Mei 23, 2008, 10:30:09 »

coba liat artikel Aplikasi Sel Surya Sebagai Sumber Energi Alternatif
Masuk

Harap Dibaca Sebelum Posting
Forum Sains Indonesia
Berbagi Literatur
Si Hoc Legere Scis Nimium Eruditionis Habes!
faiz
Siswa Baru
*

IQ: 0
Offline Offline

Gender: Pria
Tulisan: 2


rage_against_thegoverment@yahoo.
Lihat Profil Email
« Jawab #2 pada: Juli 02, 2008, 09:43:03 »

klo ga salah selsurya memakai sejenis dioda photovoltaic buat menangkap foton cahaya, foton tsb yang dapat menghasilkan energi listrik karena prinsip semikonduktor
Masuk
insan sains
Moderator
Dosen
*****

IQ: 37
Offline Offline

Gender: Pria
Tulisan: 363


Life is Beatiful

insan_sains
Lihat Profil WWW
« Jawab #3 pada: Juli 06, 2008, 11:40:11 »

Solarcell pada awalnya digunakan pada mesin kalkulator, satelit dan pesawat-pesawat luar angkasa.

Prinsip kerjanya sebenarnya cukup sederhana, yaitu memanfaatkan keajaiban sebuah bahan. Salah satunya, dan yang paling banyak digunakan saat ini adalah SILIKON. Sebuah bahan yang bukan konduktor, dan bukan pula isolator. Bukan "laki-laki" dan bukan pula "perempuan". Banci dong? Ya begitulah, suatu waktu bisa jadi konduktor, dan lain waktu bisa jadi isolator...! Tapi "banci" di dunia elektronika justru malah membawa manfaat yang jauh lebih baik. Tidak seperti banci di dunia manusia... hehehe.... senyum

Sebuah solarcell sebenarnya memanfaatkan keajaiban atom silikon tersebut, dimana ketika dua tipe bahan yang berbeda (tipe-P dan tipe-N) direkatkan, maka pada bagian pertemuan kedua bahan tersebut akan terbentuk sebuah lapisan kosong, yang dinamakan depletion layer, sebuah lapisan yang membuat atom-atom tidak dapat mengalir  dari bahan yang satu ke bahan yang lain karena jarak yang harus ditempuh atom tidak memungkinkan sebuah atom untuk meloncat melewati lapisan depletion layer ini.



Namun, ketika ada sebuah energi dari luar yang cukup besar, maka hal ini dapat merangsang bahan tersebut untuk memberikan energi lebih kepada atom untuk melakukan loncatan melewati lapisan depletion layer ini. Ketika bahan tipe-P dan bahan tipe-N dapat dilewati atom-atom, maka terbentuklah aliran elektron dan aliran hole yang sejatinya kita fahami sebagai gejala kelistrikan. Nah, energi dari luar itu, salah satunya didapat dari cahaya matahari.



Arus dan tegangan yang dihasilkan oleh solarcell ini tidak begitu besar (umumnya masih dalam satuan mili), tapi bukan berarti tidak mungkin untuk menjadikannya sebagai energi alternatif. Simple saja, gabungkan beberapa puluh atau ratus ribu solarcell untuk membentuk ladang photovoltaic, maka se-kampung bisa memanfaatkan listrik yang diperoleh dari cahaya matahari.

Hal ini bukanlah hal yang baru, toh di negara-negara maju seperti Jepang, Jerman, Amerika, Australia, Spanyol, dan negara-negara eropa lainnya telah memanfaatkan teknologi ini. Ups.. lupa denk…! di sebagian wilayah Indonesia pun sudah ada yang memanfaatkannya loh. Teman saya bahkan menjadi leader untuk proyek tersebut di daerah terpencil yang belum terjamah listrik.



Kalau kita melihat dari negara-negara yang telah memulai proyek ini. Di Moura Photovoltaic Power Station dibangun ladang solar panel terbesar di dunia dengan target asupan energi sebesar 62 Mwp. Di Serpa Solar Power, Eropa, 150 hektar tanah dibuat area untuk memasang 52.000 panel photovoltaic yang bisa menghasilkan 11 MegaWatt. Di Saxon, Jerman, dapat menghasilkan 40 MegaWatt di area Waldpolenz Solar Park dengan 550.000 unit photovoltaic. Di Spanyol bahkan dibangun ladang photovoltaic di tiga wilayah sekaligus yang rata-rata, 22 MegaWatt. Dan di Australia dengan biaya USD 420 juta dibangun ladang photovoltaic yang bisa mencapai 154MegaWatt di lokasi yang dinamakan Victorian Power Station. Ladang ini bisa memenuhi kebutuhan listrik untuk 45.000 rumah.



Kelebihan dari penggunakan ladang photovoltaic ini diantaranya adalah : bebas polusi, emiso karbon sampai nol persen. Dan jika dibandingkan dengan sumber energi nuklir, maka teknologi photovoltaic masih jauh lebih murah.

Namun, jika dilihat kelemahannya, maka tentu kita akan berpikir biaya awal yang tentunya sangat mahal (walaupun untuk beberapa tahun kemudian hal ini tentunya memberikan penghematan yang luar biasa). Kelemahan yang lainnya adalah tidak tersedianya energi matahari saat malam, dan sedikit pasokan saat cuaca mendung. Hal ini mengharuskan membuat pula sistem penyimpan daya. Terakhir adalah dibutuhkan inverter untuk mengkonversi tegangan dari DC ke AC.

Sumber :
http://en.wikipedia.org/wiki/Photovoltaic
http://techno.okezone.com/index.php/ReadStory/2008/05/22/56/111380/56/ladang-panel-surya-mulai-berkembang-secara-global
http://science.howstuffworks.com/solar-cell.htm
Masuk

Menuju Indonesia sebagai THE COUNTRY MASTER OF TECHNOLOGY, 2030
reborn
Founder
Profesor
*****

IQ: 153
Offline Offline

Gender: Pria
Tulisan: 2440


ForSa


Lihat Profil WWW
« Jawab #4 pada: Juli 06, 2008, 11:56:51 »

@insan sains

widih, kena angin apaan nih malem2 ngepost artikel panjang gini huh
Mantap bro nyengir Thanks postnya
Masuk

Harap Dibaca Sebelum Posting
Forum Sains Indonesia
Berbagi Literatur
Si Hoc Legere Scis Nimium Eruditionis Habes!
syx
Global Moderator
Profesor
*****

IQ: 76
Offline Offline

Gender: Pria
Tulisan: 849



Lihat Profil Email
« Jawab #5 pada: Juli 07, 2008, 07:35:10 »

bahasan yg bagus... ada ilmuwan jepang yg pernah nyindir indonesia. kita dapat sinar matahari melimpah tapi ga ato kurang dimanfaatkan. panel surya udah dipake di daerah hulu di kalimantan barat. mereka di sana tak pernah mati lampu ato kena pemadaman bergilir sebab mereka di setiap rumah ada solar cell-nya. ukuran nya cukup kecil paling cuma 50 cm x 50cm aja. di pasang kayak parabola. listrik lalu di tampung di kotak aki. lumayan, bisa hidupin 3 lampu sekaligus 1 televisi dan kipas angin. itu mereka dapat bantuan dari pemerintah. bandingin aja dengan di pontianak. semingu bisa ada 3-4 hari mati lampu, setiap kali mati lampu bisa antara 3-12 jam.
Masuk
b0cah
Mahasiswa
**

IQ: 2
Offline Offline

Gender: Pria
Tulisan: 36


Kreatif Edukatif Interaktif

b0cahorg
Lihat Profil WWW Email
« Jawab #6 pada: Juli 07, 2008, 08:43:09 »

Sebagai tambahan : yang perlu diperhatikan jika ingin mendesign, atau membeli perkakas tenaga matahari adalah "daya yang dikeluarkan" sebagai ilustrasi, 1 meter persegi solar cell dapat menghasilkan 130 Watt jam(pada saat "terik") dan perlu dicermati bahwa listrik di rumah kita (misal 1300 watt) adalah untuk 24 jam, jadi konversi energi dari solar cell adalah (mengingat rata-rata di INdonesia panas matahari hanya 6,5 jam/day) total daya dari 1 m2 colar cell adalah 650 watt-day, dan itu baru "bekerja" pada siang hari, untuk "menyimpan" energi nya digunakanlah batery (aki) yang kalau di total-total jenderal, selain mahal, juga industri solar cell dan batery perlu dipertanyakan aspek ramah lingkungannya....

yang paling pas adalah "HEMAT ENERGI"..

selengkapnya http://b0cah.org/index.php?option=com_content&task=view&id=507&Itemid=40
Masuk

insan sains
Moderator
Dosen
*****

IQ: 37
Offline Offline

Gender: Pria
Tulisan: 363


Life is Beatiful

insan_sains
Lihat Profil WWW
« Jawab #7 pada: Juli 07, 2008, 09:12:41 »

bandingin aja dengan di pontianak. semingu bisa ada 3-4 hari mati lampu, setiap kali mati lampu bisa antara 3-12 jam.

Jadi inget pas minggu-minggu kemarin keliling Sumatera. Gila... gak dimana-mana pemadaman bergilir selalu ada. Parahnya pas di Medan dan di Pekanbaru. Udah kayak minum obat aja, 3 kali sehari tuh listrik PASTI mati. Sampe masuk koran tuh beritanya....!!!

ada ilmuwan jepang yg pernah nyindir indonesia. kita dapat sinar matahari melimpah tapi ga ato kurang dimanfaatkan. panel surya udah dipake di daerah hulu di kalimantan barat. mereka di sana tak pernah mati lampu ato kena pemadaman bergilir sebab mereka di setiap rumah ada solar cell-nya. ukuran nya cukup kecil paling cuma 50 cm x 50cm aja. di pasang kayak parabola. listrik lalu di tampung di kotak aki. lumayan, bisa hidupin 3 lampu sekaligus 1 televisi dan kipas angin. itu mereka dapat bantuan dari pemerintah.

Ternyata di Kalimantan sana, untuk urusan listrik mereka lebih beruntung dari kita2. ^_^

Yang gak kalah penting dari panel surya ini adalah management charging-nya. Jadi saat ada energi matahari, si panel surya ini nge-charge beberapa penampung listrik, nah saat gak ada energi matahari, si penampung listrik itu yang bekerja. Tantangannya adalah bagaimana caranya dengan beberapa penampung listrik itu, bisa dipake secara maksimal. Gak satu atau beberapa saja yg di charge dan di discharge, tapi semuanya kepake optimal. Nah, untuk itulah dibutuhkan management charging yang bagus, untuk mengingat penampung mana yang perlu diisi, dan penampung mana yang belum ngeluarin listrik sama sekali saat gak ada energi matahari...

*halah, pagi ini kok bahasa gw kok berantakan yach, berbelit-belit...!!!

Pokoknya gitu deh, ngerti kan maksudnya???  nyengir ketawa
Masuk

Menuju Indonesia sebagai THE COUNTRY MASTER OF TECHNOLOGY, 2030
goodkid
Siswa Baru
*

IQ: 0
Offline Offline

Tulisan: 1



Lihat Profil
« Jawab #8 pada: Januari 01, 2009, 09:19:10 »

jadi ok pake matahari  huh  kaya nya perawatan nya mahal yah..
ak sih pake matahari buat jemur baju doank  nyengir
Masuk
aloy
Siswa Baru
*

IQ: 1
Offline Offline

Tulisan: 1



Lihat Profil Email
« Jawab #9 pada: Januari 07, 2009, 03:58:22 »

 malaikat please tolong gue dong gue mau tahu cara bikin solar cell
Masuk
Halaman: [1]   Naik
Kirim topik ini | Cetak
Lompat ke:  

Topik Lainnya :
Subyek Dimulai oleh Jawaban Dilihat Tulisan terahkir
CARA MENGHINDARI DRUG-TEST indoroids 10 4031 Tulisan terahkir Januari 06, 2009, 10:52:44
oleh nandaz
adakah bumi yang lain fitrie 7 1423 Tulisan terahkir November 28, 2008, 03:03:41
oleh superstring39
The Last Question By Isaac Asimov reborn 4 6371 Tulisan terahkir Desember 19, 2008, 09:49:51
oleh kuncungs
Will Biology Solve the Universe? jim 9 3483 Tulisan terahkir Juli 31, 2008, 06:18:45
oleh eky
Dianabol indoroids 0 985 Tulisan terahkir Januari 19, 2008, 06:33:26
oleh indoroids
Powered by SMF 1.1.6 | SMF © 2006-2008, Simple Machines LLC
RSS | Sitemap | Science Directory | Science Blog


© 2006-2008 ForumSains.com
Dilber MC Theme by HarzeM