Forum Sains Indonesia




*

Artikel Sains

Aku Cinta ForSa

ForSa on FB  ForSa on Twitter

Pranala Luar

ShoutBox!

Last 10 Shouts:

ghea1905

April 22, 2014, 02:34:03 PM
Salam Kenal :D

yansen

April 21, 2014, 05:08:03 PM
salam kenal

Shadiq

April 20, 2014, 08:14:17 PM
Salam Kenal Semuanya   :D

cheaters123

April 19, 2014, 08:58:55 AM
salam kena

presellya nur oktavia

April 15, 2014, 01:54:42 PM
butuh bantuan yang bisa ngerti scada buat tugas akhir,maaf saya baru disini salam kenal semua
 

Andrew96

April 09, 2014, 09:51:58 PM
info nya menarik smua ya.

Hikikomori

April 09, 2014, 02:59:13 PM
Salam kenal, saya ingin belajar pemrograman C++ melalui forum ini. Mohon bantuan kawan-kawan.
 :)

kaoskaki

April 08, 2014, 11:58:37 AM
salam kenal, klau mau belajar ic ke mana y??
tq

Show 50 latest

Penulis Topik: Jembatan Kukar Runtuh  (Dibaca 1600 kali)

0 Anggota dan 1 Pengunjung sedang melihat topik ini.

Offline semut-ireng

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 2809
  • IQ: 10
    • Lihat Profil
Jembatan Kukar Runtuh
« pada: November 29, 2011, 08:55:27 AM »
Kutip

JAKARTA, KOMPAS.com - Jembatan Gerbang Dayaku Kutai Kartanegara (Kukar) yang membentang di atas Sungai Mahakam dibuat serupa dengan Jembatan Golden Gate di Amerika. Pembangunan jembatan yang menghubungan antara Tenggarong dan Tenggarong Seberang ini dilakukan setelah melakukan studi banding di Amerika. Hal ini diungkapkan oleh Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum Djoko Murjanto.

"Studi-studi ada banyak. Kita studi ke sana. Yang sekolah di Amerika kan banyak," ujar Djoko di Jakarta, Senin (28/11/2011).

Ia menyatakan, semua sisi teknis dari jembatan itu telah dipelajari dari jembatan di Amerika. Namun, ia tak tahu apakah semua yang dipelajari tersebut juga diaplikasikan untuk jembatan di Kukar tersebut.

"Itu lagi kita investigasi. Belum tahu (sama secara teknis atau tidak)," tuturnya.

Seperti yang diketahui, Jembatan Kutai Kartanegara merupakan jembatan kedua yang dibangun melintasi Sungai Mahakam setelah Jembatan Mahakam di Samarinda. Jembatan ini dikenal sebagai Golden Gate-nya Kalimantan.

Pembangunan jembatan ini dilakukan pada tahun 1995 dan selesai pada 2001 dengan kontraktor PT Hutama Karya yang menangani proyek pembangunan jembatan tersebut. Baru 10 tahun jembatan ini telah ambrol, padahal sebuah jembatan, menurut Kementerian PU, memiliki kekuatan bertahan kurang lebih 40 tahun.


Sangat mengejutkan,  jembatan yang relatif masih ' baru ',  kurang lebih 10 th yl diresmikan,  bisa runtuh dalam sekejab dan mencelakakan banyak orang.   

Menimbulkan banyak bertanyaan  :

-  Apa sebabnya ?  Apakah karena kesalahan konstruksi ?

-  Seandainya ada kesalahan konstruksi,  apakah hal itu tidak terdeteksi sebelumnya,  kemudian dilakukan perbaikan2 atau diumumkan kepada masyarakat luas agar waspada ?

-  Bagaimana prosedur pemeliharannya ?  Apakah sudah ada dan benar2 dilaksanakan ?

-  Siapa / Instansi mana yang paling bertanggung jawab ?

-  Bila soal pemeliharaan adalah tanggung jawab Pemda setempat,  apakah ada prosedur / mekanisme kontrol dari pusat ?

Silakan dikomen ............



Offline semut-ireng

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 2809
  • IQ: 10
    • Lihat Profil
Re:Jembatan Kukar Runtuh
« Jawab #1 pada: Desember 04, 2011, 10:21:38 AM »
‘’Ini bukan bencana. Ada human error di sini dan harus ada yang bertanggung jawab,’’ ..............

http://www.riaupos.co.id/berita.php?act=full&id=6066&kat=2

Offline namakuhiroko

  • Mahasiswa
  • **
  • Tulisan: 21
  • IQ: 4
  • hidup tiada bermakna tanpa perjuangan...
    • Lihat Profil
Re:Jembatan Kukar Runtuh
« Jawab #2 pada: Desember 04, 2011, 03:45:13 PM »
belum cukup bukti untuk menentukan apakah runtuhnya jembatan ini akibat pengaruh fenomena alam tertentu atau bener ada human error di sini.
dari sisi usia memang aneh klo jembatan yg digaransi berumur lebih dari 10 tahun tiba2 aja runtuh.
klo pada masa pembangunan, sisi tekniknya uda bener (mulai dari perhitungan mekanik, beban, pemilihan material, hingga kekuatan arus sungai dan angin saat menerpa jembatan dsb) maka sebab jembatan runtuh bisa jadi : human error atau ada force majeur alam di sini.

namun jika dari awal sisi teknis jembatan udah salah maka udah pasti ini human error.

andai sisi teknik pembangunan di awal uda bener, maka yg harus diperhatikan adalah bagaimana perawatan jembatan itu, ada yg nyolong kerangka betonnya ga, atau mungkin beban berlebih yg diterima jembatan yg berulang tiap hari? atau mungkin ada "fenomena alam" yg meruntuhkan jembatan itu.

Offline skuler

  • Moderator
  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 977
  • IQ: 108
  • Gender: Pria
  • Read! write! Revolt!
    • Lihat Profil
    • Read! write! Revolt!
Re:Jembatan Kukar Runtuh
« Jawab #3 pada: Desember 31, 2011, 01:42:39 AM »
Mungkin benar kecurigaan bang Semir:
Bagaimana prosedur pemeliharannya ?  Apakah sudah ada dan benar2 dilaksanakan ?

Sepertinya, ada masalah standard prosedur maintenance yang diabaikan,

Berikut obrolan milis kampus saya:
Kutip dari: dapet dari milis kampus
Tahun 2010 Pilon Jembatan Kukar ini ditabrak tongkang batu bara sampai 6 kali, sejak itu kondisinya terus memburuk dan sudah diprediksi bakal ambruk. Masalahnya, mengapa dibiarkan, mengapa tidak diadakan pengamanan atau perbaikan. Saat ini sedang berlangsung kontrak maintenance, sementara ini diasumsi masalah maintenance:
#  Satu sisi dikendorkan baut2-nya dan dinaikkan 15 cm.
#  Begitu sisi lain dilakukan maka kabel putus.

Mestinya jembatan Kukar ini ditutup total selama perbaikan, sementara kejadian saat maintenance adalah:
#  Karena baut2-nya dikendorkan, dan dinaikkan 15 cm, maka tegangan tarik yang dialami kabel disisi tsb bertambah besar.
#  Begitu sisi lain dinaikkan, maka kabelnya putus, karena beban kabel sisi kiri dan kanan tidak seimbang.
#  Karena jembatan tetap dibuka saat perbaikan, terjadi kemacetan sehingga kendaraan bertumpuk dan beban bertambah.
#  Kombinasi beban jembatan dan tegangan tarik kabel di masing2 sisi yang tidak sama, menyebabkan kabel2 tsb putus.
#  Pengawas adalah Konsultan Lokal.
« Edit Terakhir: Desember 31, 2011, 01:54:16 AM oleh skuler »
"Who controls the present now controls the past. Who controls the past now controls the future.”-- RATM, 1999.

Offline skuler

  • Moderator
  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 977
  • IQ: 108
  • Gender: Pria
  • Read! write! Revolt!
    • Lihat Profil
    • Read! write! Revolt!
Re:Jembatan Kukar Runtuh
« Jawab #4 pada: Januari 02, 2012, 08:09:33 PM »
‘’Ini bukan bencana. Ada human error di sini dan harus ada yang bertanggung jawab,’’

saya sangat setuju bahwa pendapat bung semir benar. tapi ketika prosedur kerja diabaikan secara sistemik, sulit bagi kita untuk menunjuk pihak yg bertanggung jawab. yg terjadi adalah pihak-pihak terkait saling melempar kesalahan.

berikut pembahasan detiknews:

Kutip dari: detiknews.com
http://www.detiknews.com/read/2011/11/28/190203/1777599/158/dirut-pt-bukaka-tugas-kami-hanya-mengencangkan-baut-jembatan-kukar

Dirut PT Bukaka: Tugas Kami Hanya Mengencangkan Baut Jembatan Kukar

Jakarta  - Jembatan Kutai Kartanegara (Kukar) yang memiliki panjang hampir 1 kilometer itu tiba-tiba saja ambruk pada Sabtu (26/11) lalu. Akibat ambruknya jembatan yang terkenal dengan sebutan 'Golden Gate' Kalimantan itu, 13 orang tewas.

Jembatan ini awalnya dibangun oleh PT Hutama Karya dan diresmikan pada tahun 2001 lalu. Di tahun 2011 ini, pada jembatan tersebut rencananya akan dilakukan perawatan dan perbaikan yang dikerjakan oleh PT Bukaka. Pada proyek ini PT Bukaka hanya akan melakukan perbaikan seperti pengencangan baut-baut yang mulai longgar.

"Kita memang ada mendapatkan kontrak untuk perbaikan dan perawatan jembatan ini. Tapi belum bekerja, kalau kita bekerja tentu jalan akan kita tutup dan tidak boleh ada lalulintas. Jadi karena belum dimulai jalan masih kita buka," kata Direktur Utama PT Bukaka, Irsal Kamarudin saat berbincang dengan detikcom.

Berikut ini wawancara detikcom dengan Irsal, Senin (28/11/2011) :

Apakah benar PT Bukaka yang akan menangani proyek perbaikan jembatan Kukar?
Kita memang ada mendapatkan kontrak untuk perbaikan jembatan ini dan perawatan jembatan ini. Tapi belum mulai bekerja, kalau kita bekerja tentu jalan akan kita tutup dan tidak boleh ada lalulintas. Jadi karena belum dimulai jalan masih kita buka.

Sebenarnya kapan kontrak mulai dilakukan?
Kita sudah dapatkan kontrak dan ditandatangani pada awal November. Tapi Jumat, Sabtu kemarin kita masih melakukan persiapan, belum bekerja. Dan untuk tahap persiapan ini butuh 2-3 hari. Harusnya hari minggu itu sudah selesai.

Berapa nilai proyek ini?
Rp 2,7 miliar.

Sampai kapan proyek ini selesai?
Sesuai dengan kontrak kita dikasih waktu dua bulan sampai Desember untuk bekerja. Untuk jembatan ini baru kali ini kita tangani.

Tahap persiapan itu seperti apa?
Jadi setelah kita tanda tangan, kita distribusikan alat khusus, macam-macam alatnya, yang kita datangkan dari Jakarta. Rencananya kalau persiapan sudah selesai baru kita dapat perintah dari Kemen PU untuk melaksanakan kerjaan. Dan sampai saat itu kita baru hanya melaporkan tahap persiapan.

Sebelum pengerjaan harusnya lalu lintas di jembatan sudah dimulai ditutup. Tapi kenapa tidak dilakukan?
Ya nggak dong, kalau belum ada aktivitas ngapain ditutup kasihan masyarakat. Kita kan belum ada kerjaan.

Katanya ada alat khusus pengerjaan yang sudah datang dari Jakarta, itu diletakkan di mana?
Peralatan khusus itu dibawa pakai mobil, memang diletakkan di jembatan tapi tidak ada penambahan berat yang terlalu signifikan (untuk jembatan).

Tugas PT Bukaka dalam proyek ini apa?

Kita ditugaskan mengencangkan baut yang longgar. Karenakan ini jembatan yang dilalui kendaraan terus menerus, sehingga harus ada perawatan.

Hanya ngencangin, katanya jembatan ini juga pernah ditabrak kapal. Apa termasuk perbaikan akibat ditabrak kapal itu?
Kalau ditabrak itu di luar lingkup kita, kita memang mendengar tapi bukan yang termasuk yang saya tangani, saya hanya melakukan pemeriksaan dan mengencangkan baut-baut, kalau ada komponen yang rusaknya lebih parah harusnya biayanya harus lebih besar dari itu dong.

Soal baut longgar, bagaimana pendapat Anda setelah meninjau sendiri?
Dari PU itu sudah tahu bahwa baut mulai longgar. Makanya kami dikasih pekerjaan ini.

Kalau begitu proyek perbaikan kan batal, lalu posisi PT Bukaka?
Kalau seandainya kami dinyatakan bersalah harusnya kami dihukum dong, tapi kami dikasih kerjaan baru. Kita diminta mengamankan tiang-tiang yang masih berdiri jangan sampaikan kena korban.

Untuk perbaikan sepenuhnya, sudah ada penawaran?
Kalau untuk penggantian jembatan sepenuhnya, belum ada pembahasan.

lalu, kembali ke pertanyaan awal: Siapakah pihak yg paling bertanggung jawab?
« Edit Terakhir: Januari 02, 2012, 08:12:42 PM oleh skuler »

 

Topik Terkait

  Subyek / Dimulai oleh Jawaban Tulisan terakhir
jembatan

Dimulai oleh L Olah Otak

10 Jawaban
3011 Dilihat
Tulisan terakhir November 02, 2008, 07:21:48 PM
oleh rafy
20 Jawaban
20233 Dilihat
Tulisan terakhir November 25, 2009, 08:44:43 PM
oleh sisca, chemistry
25 Jawaban
8039 Dilihat
Tulisan terakhir Juni 02, 2009, 07:36:18 AM
oleh h4ry
4 Jawaban
813 Dilihat
Tulisan terakhir Pebruari 29, 2012, 07:28:36 PM
oleh raisuien

Copyright © 2006-2014 Forum Sains Indonesia