Forum Sains Indonesia

Portal Sains Indonesia

Berita:
* *
Selamat datang, Pengunjung. Silahkan masuk atau mendaftar.
Lupa email aktivasi Anda?
Januari 09, 2009, 12:16:59


Masuk dengan nama pengguna, kata sandi dan lama sesi


Selamat datang, Pengunjung. Silahkan masuk atau mendaftar.
Lupa email aktivasi Anda?
Januari 09, 2009, 12:16:59

Masuk dengan nama pengguna, kata sandi dan lama sesi
Last 10 Shouts:
Kemarin at 03:11:41
off dulu
Kemarin at 01:37:30
ahmad, silakan buat topik baru saja, shoutbox bukan tempat untuk diskusi.
Kemarin at 11:57:54
lam knal smuaa
Kemarin at 11:57:29
mizi...mizi
Kemarin at 10:02:19
polarisasi gelombang itu apa?? ad yg taw gag??
Kemarin at 08:32:07
halo semua
pa kabar!!
Kemarin at 07:39:04
kardioid n limason keren kan
Kemarin at 12:26:12
ampun.. kapan gw lulus..!!!
Januari 07, 2009, 01:39:47
[tex]e6x=lim_{n\to\infty}

Januari 07, 2009, 10:13:59
Lewat ah nyengir
Halaman: [1]   Turun
Kirim topik ini | Cetak
Pembuat Topik: Layar Monitor Fleksibel Berbahan Dasar Nata de Coco  (Baca 862 kali)
0 Anggota dan 1 Pengunjung melihat topik ini.
reborn
Founder
Profesor
*****

IQ: 153
Offline Offline

Gender: Pria
Tulisan: 2440


ForSa


Lihat Profil WWW
« pada: Juli 11, 2008, 03:23:59 »

Layar Monitor Fleksibel Berbahan Dasar Nata de Coco ?

Para ilmuwan dari Kyoto University telah menemukan bahwa ternyata nata de coco dapat diolah menjadi material baru yang sangat kuat dan tahan panas, tetapi sekaligus lentur, dan mampu men-transmisi-kan cahaya. Salah satu produk yang mungkin dihasilkan dari nata de coco adalah layar monitor.

Menurut para peneliti dari Lab of Active Bio-based Material-Kyoto University, nata de coco dapat dijadikan komposit yang sangat kuat dengan teknik pengolahan yang cukup sederhana. Lembar nata de coco yang sudah dihilangkan airnya dicelupkan terlebih dahulu ke dalam perekat polifenol formaldehid dengan berat molekul rendah. Setelah melalui proses pengeringan kemudian dipres panas pada suhu 180oC selama 10 menit sehingga akan dihasilkan komposit yang sangat kuat.

Material komposit tersebut mempunyai keteguhan patah (bending strength) 450 MPa, dengan kerapatan 1.4 g/cm3. Kekuatan ini lebih baik bila kita bandingkan dengan kekuatan baja campuran (Mg alloy AZ-91) yang mempunyai keteguhan patah sekitar 370 Mpa (kerapatan 1.8 g/cm3). Bahkan kekuatan komposit tersebut dapat disetarakan dengan kekuatan baja ringan SS400 (kerapatan 7.8 g/cm3) yang mempunyai keteguhan patah sekitar 500 MPa.

Komposit nata de coco bisa memiliki kekuatan yang sangat baik karena nata de coco memiliki microfibrils yang seragam dengan ukuran fiber kurang dari 10 nm, lurus serta membentuk jaringan seperti jaring laba-laba. Kekuatan jaringan inilah yang menjadikan komposit nata de coco mendekati kekuatan baja ringan namun dengan kerapatan yang jauh lebih rendah bila dibandingkan baja ringan. Keunggulan tersebut memungkinkan komposit nata de coco untuk dimanfaatkan dalam berbagai aplikasi seperti industri otomotif, elektronik, maupun konstruksi. Selain keunggulannya yang ringan, kuat, murah dan mudah dalam proses pembuatannya, keunggulan lainnya adalah komposit tersebut dibuat dari bahan alami (renewable resources) yang ketersediaannya di alam sangat melimpah.

Tidak hanya sampai di situ, komposit nata de coco bahkan memiliki sifat transmitter cahaya seperti kaca. Berdasarkan penemuan mutakhir dari para peneliti Kyoto University, ukuran fiber dari nata de coco yang berskala nano, memungkinkannya untuk mentransmisikan cahaya tanpa pembelokan. Sifatnya nyaris seperti kaca dengan keunggulan lebih tahan terhadap panas dan memiliki kelenturan seperti plastik. Hal ini menjadikan komposit nata de coco sebagai material impian dengan berbagai keunggulan.

Prinsip pembuatannya cukup sederhana, lapisan nata de coco dihilangkan airnya sehingga berbentuk lembaran seperti kertas. Setelah dikeringkan menggunakan vacuum oven, lembaran tersebut masih belum transparan karena masih mengandung rongga udara, sifat transparan dihasilkan setelah rongga udara diisi oleh senyawa resin yang mempunyai sifat transparan seperti resin akrilik. Selanjutnya dilakukan pematangan dengan menggunakan sinar UV, sehingga dihasilkan lembaran yang transparan.

Dengan berbagai sifat yang unggul seperti transparan, ringan, fleksible dan mudah dibentuk menjadikan komposit berbahan dasar nata de coco mempunyai potensi untuk dimanfaatkan sebagai layar monitor, kaca jendela mobil ataupun jendela kereta api. Di Jepang sendiri, saat ini pemanfaatan komposit tersebut sedang diaplikasikan dalam skala industri bekerjasama dengan pihak swasta. Diharapkan dalam waktu dekat, kita bisa menikmati layar monitor komputer yang lentur seperti plastik namun tahan panas seperti gelas. Bahkan tidak menutup kemungkinan nantinya kita akan memakai kacamata yang terbuat dari komposit nata de coco apabila komposit tersebut dikembangkan untuk alat optik.

Lalu bagaimana dengan pengembangan dan pemanfaatannya di Indonesia? Sebenarnya Indonesia dapat dikatakan sangat diuntungkan dengan melimpahnya ketersediaan nata de coco. Produksinya bersifat ramah lingkungan dan menguntungkan banyak rakyat kecil karena bisa dikerjakan dalam skala home industri. Pengembangan teknologi industri berbahan dasar nata de coco di Indonesia bisa jadi memiliki prospek cerah mengingat industri elektronik dan otomotif di Jepang mampu menyerap hasilnya.

Jepang, walaupun tidak memiliki sumber daya alam yang besar seperti Indonesia dan hanya mengimpor nata de coco dari Filipina, namun mampu mengembangkan nata de coco menjadi material yang prospektif dengan kemungkinan aplikasi yang luas. Jika teknologi ini bisa dikembangkan di Indonesia, bukan tidak mungkin Indonesia akan dapat menjadi penyedia komposit ini untuk berbagai aplikasi.

Penulis : Lisman Suryanegara (UPT Biomaterial)
Sumber : http://www.lipi.go.id/www.cgi?berita&1215693116&&2008&
Masuk

Harap Dibaca Sebelum Posting
Forum Sains Indonesia
Berbagi Literatur
Si Hoc Legere Scis Nimium Eruditionis Habes!
mozzpunkz
Staff
Dosen
*****

IQ: 31
Offline Offline

Gender: Pria
Tulisan: 293


Make The Best for My People Country

siro4058
Lihat Profil
« Jawab #1 pada: Juli 11, 2008, 03:43:01 »

mantaps...bisa menambah perbendaharaan pengetahuan saya, makasih ya omm reborn
Masuk
insan sains
Moderator
Dosen
*****

IQ: 37
Offline Offline

Gender: Pria
Tulisan: 363


Life is Beatiful

insan_sains
Lihat Profil WWW
« Jawab #2 pada: Juli 11, 2008, 06:13:10 »

Ada yang dapet gambar prototipe gak negh?

Jadi penasaran pengen liat.
Masuk

Menuju Indonesia sebagai THE COUNTRY MASTER OF TECHNOLOGY, 2030
ksatriabajuhitam
Dosen
****

IQ: 32
Offline Offline

Gender: Pria
Tulisan: 326


keep holding on

harri_swijaya
Lihat Profil WWW
« Jawab #3 pada: September 06, 2008, 11:38:59 »

wah,,, monitor nya bisa dimakan, tinggal kasih gula  nyengir

hm,, selalu saja jepang mengimpor bahan mentah dan menyihirnya menjadi barang siap pakai dengan nilai berlipat-lipat dan dijual lagi ke kita
(jadi ingat Bung Karno)

anyway, teknologi nya mak nyuss tuh...
Masuk


not all the problems could be solved by the sword, but sword holder take control of problems
Halaman: [1]   Naik
Kirim topik ini | Cetak
Lompat ke:  

Topik Lainnya :
Subyek Dimulai oleh Jawaban Dilihat Tulisan terahkir
adakah bumi yang lain fitrie 7 1423 Tulisan terahkir November 28, 2008, 03:03:41
oleh superstring39
E-book: "Kompatiologi : logika komunikasi empati" vincentliong 6 2540 Tulisan terahkir Juli 13, 2008, 07:07:16
oleh reborn
Beasiswa StuNed - studi di Belanda reborn 0 1856 Tulisan terahkir Maret 07, 2007, 05:22:25
oleh reborn
CARA MENGHINDARI DRUG-TEST indoroids 10 4030 Tulisan terahkir Januari 06, 2009, 10:52:44
oleh nandaz
Bacaan Iseng!! Brilliant 4 1137 Tulisan terahkir Desember 16, 2008, 08:07:30
oleh biobio
Powered by SMF 1.1.6 | SMF © 2006-2008, Simple Machines LLC
RSS | Sitemap | Science Directory | Science Blog


© 2006-2008 ForumSains.com
Dilber MC Theme by HarzeM