Forum Sains Indonesia

Portal Sains Indonesia

Berita:
* *
Selamat datang, Pengunjung. Silahkan masuk atau mendaftar.
Lupa email aktivasi Anda?
Januari 09, 2009, 02:38:03


Masuk dengan nama pengguna, kata sandi dan lama sesi


Selamat datang, Pengunjung. Silahkan masuk atau mendaftar.
Lupa email aktivasi Anda?
Januari 09, 2009, 02:38:03

Masuk dengan nama pengguna, kata sandi dan lama sesi
Last 10 Shouts:
Kemarin at 03:11:41
off dulu
Kemarin at 01:37:30
ahmad, silakan buat topik baru saja, shoutbox bukan tempat untuk diskusi.
Kemarin at 11:57:54
lam knal smuaa
Kemarin at 11:57:29
mizi...mizi
Kemarin at 10:02:19
polarisasi gelombang itu apa?? ad yg taw gag??
Kemarin at 08:32:07
halo semua
pa kabar!!
Kemarin at 07:39:04
kardioid n limason keren kan
Kemarin at 12:26:12
ampun.. kapan gw lulus..!!!
Januari 07, 2009, 01:39:47
[tex]e6x=lim_{n\to\infty}

Januari 07, 2009, 10:13:59
Lewat ah nyengir
Halaman: [1]   Turun
Kirim topik ini | Cetak
Pembuat Topik: Teknologi Militer 2 (Misil dan bahan peledak)  (Baca 658 kali)
0 Anggota dan 1 Pengunjung melihat topik ini.
ksatriabajuhitam
Dosen
****

IQ: 32
Offline Offline

Gender: Pria
Tulisan: 326


keep holding on

harri_swijaya
Lihat Profil WWW
« pada: Agustus 29, 2008, 07:33:42 »

MISIL dan BAHAN PELEDAK



mari dimulai-i...

Bom Elektromagnetik

Ide dasar dari bom elektromagnetik ialah untuk menghancurkan sirkuit listrik menggunakan medan elektromagnetik kuat. Arus listrik menghasilkan medan magnet dan perubahan medan menghasilkan arus listrik. Prinsip ini pula lah yang digunakan pada antenna penangkap radio. Transmisi radio berintensitas rendah hanya menginduksi cukup arus listrik pada receiver. Tetapi dengan memperbesar intensitas sinyal (medan magnet), akan dihasilkan arus yang amat besar; cukup besar untuk membakar komponen semikonduktor.

Ide bom elektromagnetik berawal dari riset senjata nuklir pada 1950-an. Uji coba bom hidrogen yang dilakukan oleh Amerika memberikan hasil yang mengejutkan. Letusan/angin menyebar di samudra pasifik dan menghancurkan lampu-lampu jalanan di Hawaii, ratusan mil dari lokasi uji coba. Bahkan kerusakan pada peralatan radio berdampak hingga ke Australia.
peneliti menyimpulkan bahwa gangguan listrik ini diakibatkan oleh efek Compton -- teori oleh fisikawan Arthur Compton, 1925. Compton menyatakan bahwa foton dari energi elektromagnetik dapan "menendang" elektron dari atom dengan bilangan atom kecil.

 Pada uji coba 1958, peneliti menyimpulkan bahwa foton dari ledakan radiasi gamma "menendang" begitu banyak elektron dari oksigen dan nitrogen bebas di atmosfer. banjir elektron ini berinteraksi dengan medan magnetik Bumi menghasilkan fluktuasi arus listrik, yang menginduksi medan magnet yang luar biasa. Hasilnya ialah pulsa elektromagnetik menginduksi sejumlah arus listrik kuat pada material induktif dalam areal yang cukup luas.

Semasa perang dingin, inteligen Amerika mengkhawatirkan bahwa Uni Soviet akan meluncurkan misil nuklir dan meledakkannya pada ketinggian 50 km di atas Amerika Serikat, untuk menghasilkan efek dalam skala besar. Dikhawatirkan bahwa 'ledakan' elektromagnetik yang dihasilkan akan menghancurkan seluruh peralatan elektronik di seluruh Amerika Serikat.

Bom Elektromagnetik Non-nuklir (Explosively Pumped Flux Compression Generators, FCG)
FCG pertama kali didemonstyrasikan oleh Clarence Fowler di Los Alamos Laboratories (LANL) di akhir 1950-an. Sejak saat itu sejumlah konfigurasi FCG telah dibuat dan diujicoba baik oleh Amerika Serikat maupun Uni Soviet. Divais FCG mampu memproduksi energi listrik puluhan MegaJoule dalam puluhan hingga ratusan mikrodetik. Dengan daya puncak mencapai TeraWatt hingga puluhan TerraWatt.
berikut ialah gambaran prinsip kerja FCG:

Bom terdiri dari silinder logam (disebut armatur), yang dikelilingi oleh kumparan kawat (stator). Silinder armatur diisi dengan bahan eksplosif. Seluruh divais dibungkus dengan "jaket" yang kokoh. Stator dan armatur dipisahkan oleh ruang kosong. Bom juga memiliki sumber daya listrik berupa bank kapasitor, yang bisa dikoneksikan ke stator.

Saklar menghubungkan bank kapasitor bertegangan tinggi ke stator, menghasilkan arus listrik sepanjang kabel statos. Ini menghasilkan medan magnet.
Medan magnet ini menyulut material explosif. ledakan ini bergerak dari depan menuju belakang armatur.
Ledakan ini mengakibatkan (pecahan) armatur kontak dengan stator dan menhasilkan hubungan pendek (short circuit).
Short circuit ini bergerak dari depan ke belakang seiring dengan arah ledakan. Arus short circuit yang terperangkat pada tiap loop stator mengkompresi medan magnet dan menghasilkan ledakan elektromagnetik.

Tipe senjata elektromagnetik ini menghasilkan kerusakan pada area yang lebih kecil -- dibandingkan serangan bom elektromagnetik nuklir -- tetapi tetap menghasilkan kerusakan yang serius.

Lebih lanjut, ikuti link:
http://science.howstuffworks.com/e-bomb3.htm
http://www.globalsecurity.org/military/library/report/1996/apjemp.htm

Referensi kedua ini yang menarik, dibahas pula antisipasi terhadap serangan bom elektromagnetik. Yakni dengan melindungi ruang komputer (atau alat-alat elektronik yang sensitif/penting) dalam ruang Faraday.

PS: ini teknologi tahun 50-an loh, yang sekarang udah kayak gimana yah...?
Masuk


not all the problems could be solved by the sword, but sword holder take control of problems
ksatriabajuhitam
Dosen
****

IQ: 32
Offline Offline

Gender: Pria
Tulisan: 326


keep holding on

harri_swijaya
Lihat Profil WWW
« Jawab #1 pada: Oktober 19, 2008, 10:36:59 »

sundul ah...


nih ada gambar struktur interior roket buatan Jerman, ga tau teknologi taun kapan...

hm,,, ternyata bahan peledaknya cuma di moncongnya aja ya,
yang gedenya malah mesin "pelontar"nya
Masuk


not all the problems could be solved by the sword, but sword holder take control of problems
great_sage
Mahasiswa
**

IQ: 1
Offline Offline

Gender: Pria
Tulisan: 38



Lihat Profil Email
« Jawab #2 pada: Desember 05, 2008, 11:06:27 »

klo gak salah tuh roket v2
yang jadi nenek moyangnya peluru kendali antar benua
di bangun oleh jerman untuk menyerang sekutu pada perang dunia II
tapi gak pernah masuk medan perang karena jerman keburu kalah
nah setelah kalah teknologi ma ahlinya malah di boyong amerika dan terlibat dalam proyek saturn
yang hasilnya roket seri saturn yang di gunakan sebagai wahana pendorong appolo kebulan
Masuk
Halaman: [1]   Naik
Kirim topik ini | Cetak
Lompat ke:  

Topik Lainnya :
Subyek Dimulai oleh Jawaban Dilihat Tulisan terahkir
The Last Question By Isaac Asimov reborn 4 6371 Tulisan terahkir Desember 19, 2008, 09:49:51
oleh kuncungs
Patent on genetic information peregrin 0 1059 Tulisan terahkir Pebruari 08, 2007, 03:18:18
oleh peregrin
Aion and symbolism peregrin 2 1231 Tulisan terahkir Juli 08, 2008, 02:30:01
oleh peregrin
JUNG AND PAULI: A Meeting of Rare Minds peregrin 3 1385 Tulisan terahkir Juli 30, 2008, 11:13:31
oleh peregrin
[Scholarship] Master & Doktoral Water Engineering Management - Thailand reborn 0 1145 Tulisan terahkir Januari 11, 2007, 08:56:24
oleh reborn
Powered by SMF 1.1.6 | SMF © 2006-2008, Simple Machines LLC
RSS | Sitemap | Science Directory | Science Blog


© 2006-2008 ForumSains.com
Dilber MC Theme by HarzeM