bahasa Arab lebih mirip (ada kemiripan) dengan bahasa inggris.
misal kata, I saw the Book. punya beda dengan I see the Book.
tapi dalam bahasa indonesia itu punya kalimat yang sama, saya melihat buku. namun dalam penggunaan waktu itu beda.
sama halnya dengan itu.
dan Al-qur'an adalah suatu sastra. tidak sembarangan orang bisa menafsirkannya. butuh Ilmu. bukan hanya melihat terjemahan dan kemudian memahami. bahkan pemuka agama (Kiyai) di daerah saya saja belum merasa berani untuk menafsirkan Al-qur'an sendiri.
Kita tidak mampu menerima warisan dari Muhammad SAW. Kita tidak mampu menangkap api dan semangat Islam. Apa yang kita tangkap dan sering kita bangga-banggakan bukanlah api dan semangat Islam, tetapi sisa-sisa bara apinya, debunya saja ...................sorry ...............
bahkan kadang kita salah menangkap, itu api atau bukan!
