Ditulis oleh mjurysampang November 29, 2011, 07:20:00 PM13776 DibacaRating: (3 Orang)Print
Sering kita temukan di lapangan bahwa kondisi persekolahan kita,
khususnya Sekolah Dasar, dikelola apa adanya dan ala kadarnya. Terutama
hal yang berhubungan dengan pengelolaan dan pemanfaatan lingkungan
sekolah dan keadaan ruangan kelas. Seperti terlihat pada kondisi ruang
kelas yang ditata monoton dan konvensional, dengan tampilan apa adanya
seperti tampak pada pengecatan dinding sekolah atau pun ruangan kelas
yang kebanyakan dicat dengan warna putih polos, kuning polos, dan
warna–warna lain yang serba polos. Ini sudah lumayan bagus, artinya
kondisi kelas yang demikian sudah terlihat bersih.
Ditulis oleh Ryan Alief Putra Januari 11, 2011, 08:22:00 PM8667 DibacaRating: 0 (0 Orang)Print
Dalam konteks ekonomi makro dua permasalahan utama yang dihadapi adalah pengangguran dan inflasi. Keduanya merupakan permasalahan yang saling terkait satu sama lain. Menurut A.W. Philips dengan analisis kurvanya ia mengatakan bahwa suatu negara ketika menghadapi inflasi yang tinggi, maka tingkat pengangguran di negara tersebut akan rendah, begitu juga sebaliknya. Namun kondisi ini hanya terjadi di alam teori dalam kenyataanya ketika inflasi rendah maka pengangguran juga bisa dalam fase yang rendah pula. Kali ini yang akan menjadi pokok bahasan dalam tulisan ini adalah tentang inflasi.
Ditulis oleh Zulkifli,S.Kom Agustus 13, 2010, 09:52:00 PM6581 DibacaRating: 0 (0 Orang)Print
Sistem Pemilihan Umum di Indonesia atau disingkat dengan PEMILU dan Pemilihan Kepala Daerah atau PILKADA serta Calon Legislatif atau (Caleg) di daerah umumnya masih dilakukan secara manual sehingga kebanyakan pemilihan tersebut banyak kendala-kendala atau kelemahan-kelemahan dalam penghitungan suara dan akan kemudian menjadi dampak politik yang anarkis. Hal ini tidak dapat dipungkiri lagi kalau bukan mental sumber daya manusianya (Human Error).
Diciptakannya sebuah sistem untuk menyelenggarakan Pemilu dan Pilkada tidak hanya sebatas bisa dicapai dengan menerapkan sistem pemungutan suara, namun juga pada pembuatan program peranti lunak untuk pendataan, komputasi, hingga menampilkan hasil perhitungan secara objektif. Sistem ini dapat digunakan ke seluruh pelosok daerah dengan syarat daerah tersebut sudah masuk Jaringan Telekomunikasi atau Hotspot Area.
Ditulis oleh hany Juni 21, 2009, 07:25:00 PM17259 DibacaRating: (4 Orang)Print
Saat ini kesulitan pilihan hidup menjadi pendidik lebih berat dari masa sebelumnya. Di luar tantangan masalah ekonomi dan gaya hidup materialistis, hanya seorang guru yang mempertahankan idealisme memfasilitasi anak didiknya menumbuhkembangkan jati diri yang berkarakter yang bisa mempertahankan kehormatan sebagai pendidik. Artinya idealnya seorang guru harus memberikan dirinya secara total bagi dunia pendidikan, sebuah keadaan yang berat di tengah semua persoalan hidup yang harus dihadapi seorang guru.
Ditulis oleh KHAERUL Juni 17, 2009, 10:16:00 PM27894 DibacaRating: 0 (0 Orang)Print
Pembelajaran pada anak pra sekolah sebaiknya bersifat terpadu atau terintegrasi. Pengenalan sains pada anak pra sekolah hendaknya terintegrasi dengan bidang lain seperti matematika, ataupun aktivitas sosial lainnya. Mengenalkan sains pada anak berarti membantu anak untuk melakukan percobaan sederhana sehingga dapat menghubungkan sebab dan akibat suatu perlakuan. Percobaan tersebut juga akan membantu anak untuk mulai berfikir logis.
Mengenalkan sains pada anak prasekolah dapat melalui permainan yang menyenangkan dengan bahan yang ada disekitar anak. Pengenalan sains pada anak prasekolah lebih ditekankan pada proses daripada produk. Oleh sebab itu dalam bermain sains anak diajarkan untuk menggunakan seluruh pancaindranya sebaik mungkin, agar dalam proses bermain tersbut anak dapat menemukan jawaban-jawaban dari suatu kegiatan bermain.
Ditulis oleh Fitriyah Mei 05, 2009, 08:45:00 AM20238 DibacaRating: (3 Orang)Print
Menurut David Wechsler, inteligensi adalah kemampuan untuk bertindak secara terarah, berpikir secara rasional, dan menghadapi lingkungannya secara efektif. secara garis besar dapat disimpulkan bahwa inteligensi adalah suatu kemampuan mental yang melibatkan proses berpikir secara rasional. Oleh karena itu, inteligensi tidak dapat diamati secara langsung, melainkan harus disimpulkan dari berbagai tindakan nyata yang merupakan manifestasi dari proses berpikir rasional itu.
Ditulis oleh Mumud Salimudin Maret 23, 2009, 11:28:00 AM7839 DibacaRating: (1 Orang)Print
Kalau kita membaca petunjuk yang tertera pada bungkus suatu produk (khususnya yang dari luar negeri), kita mungkin sedikit dipusingkan oleh beberapa istilah yang dapat menimbulkan kerancuan.
Misalnya, ada istilah Display until, Sell by, Use by, atau mungkin juga Best before. Sebenarnya, apa sih arti dari berbagai istilah tersebut?
Ditulis oleh INAL Desember 21, 2008, 05:28:00 AM7180 DibacaRating: 0 (0 Orang)Print
London, 1665. Royal Society menerbitkan Philosophical Transactions untuk pertama kali. Format dan gayanya unik. Ia tidak pas disebut buku, pun tidak tepat disebut koran. Ia lebih cocok disebut kumpulan surat-menyurat yang berisi berbagai temuan dan pengalaman seputar fenomena alam. Sebuah media jenis baru yang sangat sesuai untuk menyalurkan dan menyebarkan suatu gelombang mentalitas yang juga baru. Visi dan aturan main yang ia bawa tak jauh beda dengan semboyan milik induk yang menerbitkannya: Nullius in verba (Tidak berdasarkan kata-kata siapa pun).
Ditulis oleh INAL Oktober 26, 2008, 12:52:00 PM5518 DibacaRating: (2 Orang)Print
Posisi dan peran pemuda makin ramai dipropagandakan. Catatan-catatan prestasi yang mereka torehkan di masa silam pun dibuka, dirujuk, dan diwartakan kembali. Banyak yang mengabarkan bahwa perubahan mendasar selalu dimulai dari reaksi dan pengorbanan kaum muda idealis terhadap persoalan besar. Target yang disasar propaganda itu cukup jelas: meyakinkan dunia agar kesempatan dan kepercayaan dibuka lebar-lebar bagi darah-darah muda nan segar.
Sheila Kinkade dan Christina Macy menambah panjang daftar pendukung. Dalam Our Time is Now: Young People Changing the World, keduanya menubuatkan bahwa abad ke-21 bakal jadi milik kaum muda. Ini diisyaratkan dengan kian berpengaruhnya peran mereka dalam perubahan dunia. Melalui buku itu, diriwayatkan bagaimana puluhan anak muda di seluruh penjuru berhasil memperbaiki dan mengubah komunitasnya menjadi lebih baik, jauh melampaui apa yang bisa kaum tua lakukan.
Ditulis oleh Mr.bayu September 21, 2008, 05:39:00 PM8260 DibacaRating: (4 Orang)Print
Peneliti Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) menilai fenomena Unidentified Flying Object (UFO) bukan sebagai bagian dari pembahasan secara scientific (ilmiah,red). Pasalnya, keberadaan UFO ini tidak pernah bisa dibuktikan secara ilmiah.
"Dalam nomenklatur kajian antariksa, UFO tidak pernah masuk sebagai kajian ilmiah," ujar Peneliti LAPAN, Thomas Djamaludin, Selasa (8/4).