Forum Sains Indonesia

Portal Sains Indonesia

Berita:
* *
Selamat datang, Pengunjung. Silahkan masuk atau mendaftar.
Lupa email aktivasi Anda?
Januari 08, 2009, 07:23:47


Masuk dengan nama pengguna, kata sandi dan lama sesi


Selamat datang, Pengunjung. Silahkan masuk atau mendaftar.
Lupa email aktivasi Anda?
Januari 08, 2009, 07:23:47

Masuk dengan nama pengguna, kata sandi dan lama sesi
Last 10 Shouts:
Hari ini at 12:26:12
ampun.. kapan gw lulus..!!!
Kemarin at 01:39:47
[tex]e6x=lim_{n\to\infty}

Kemarin at 10:13:59
Lewat ah nyengir
Kemarin at 08:46:27
wah, bnyak anggota baru ya.... buat topik di "Perkenalan" aja...
Kemarin at 01:05:59
aslmkm...
wew, ni dya misteri bilangan 0....
lucu jja yach.
Mksh yo...
waslmkm.
Januari 06, 2009, 06:30:25
hai maat knl ya aq baru masuk jadi member nih.senang ya bisa gabung
Januari 06, 2009, 06:25:05
emg om syx br tau kl biobio msh sma?he3
Januari 06, 2009, 06:25:04
emg om syx br tau kl biobio msh sma?he3
Januari 06, 2009, 04:59:39
Hai all.. Dah lama gak mampir ke sini nih. Banyak PR euy...
Januari 06, 2009, 04:44:05
ad yg bisa bantu buat bahas ttg koloid ga?
Halaman: [1]   Turun
Kirim topik ini | Cetak
Pembuat Topik: Kenapa menunggu hari esok?????  (Baca 1387 kali)
0 Anggota dan 1 Pengunjung melihat topik ini.
mozzpunkz
Staff
Dosen
*****

IQ: 31
Offline Offline

Gender: Pria
Tulisan: 293


Make The Best for My People Country

siro4058
Lihat Profil
« pada: Pebruari 04, 2007, 11:35:36 »

Pada suatu tempat, hiduplah seorang anak. Dia hidup dalam keluarga yang bahagia, dengan orang tua dan sanak keluarganya. Tetapi, dia selalu mengangap itu sesuatu yang wajar saja. Dia terus bermain, menggangu adik dan kakaknya, membuat masalah bagi orang lain adalah kesukaannya. Ketika ia menyadari kesalahannya dan mau minta maaf,dia selalu berkata, "Tidak apa-apa, besok kan bisa"

Ketika agak besar, sekolah sangat menyenangkan baginya. Dia belajar, mendapat teman, dan sangat bahagia. Tetapi, dia anggap itu wajar-wajar aja. Semua begitu saja dijalaninya sehingga dia anggap semua sudah sewajarnya. Suatu hari, dia berkelahi dengan teman baiknya. Walaupun dia tahu itu salah, tapi tidak pernah mengambil inisiatif untuk minta maaf dan berbaikan dengan teman baiknya. Alasannya, "Tidak apa-apa, besok kan bisa."


Ketika dia agak besar, teman baiknya tadi bukanlah temannya lagi. Walaupun dia masih sering melihat temannya itu, tapi mereka tidak pernah saling tegur. Tapi itu bukanlah masalah, karena dia masih punya banyak teman baik yang lain. Dia dan teman-temannya melakukan segala sesuatu bersama-sama, main, kerjakan PR, dan jalan-jalan. Ya, mereka semua teman-temannya yang paling baik.

Setelah lulus, kerja membuatnya sibuk. Dia ketemu seorang cewek yang sangat cantik dan baik. Cewek ini kemudian menjadi pacarnya. Dia begitu sibuk dengan kerjanya, karena dia ingin dipromosikan ke posisi paling tinggi dalam waktu yang sesingkat mungkin.

Tentu, dia rindu untuk bertemu teman-temannya. Tapi dia tidak pernah lagi menghubungi mereka, bahkan lewat telepon. Dia selalu berkata, "Ah, aku capek, besok saja aku hubungin mereka." Ini tidak terlalu mengganggu dia karena dia punya teman-teman sekerja selalu mau diajak keluar.Jadi, waktu pun berlalu, dia lupa sama sekali untuk menelepon teman-temannya.

Setelah dia menikah dan punya anak, dia bekerja lebih keras agar dalam membahagiakan keluarganya. Dia tidak pernah lagi membeli bunga untuk istrinya, atau pun mengingat hari ulang tahun istrinya dan juga hari pernikahan mereka. Itu tidak masalah baginya, karena istrinya selalu mengerti dia, dan tidak pernah menyalahkannya.

Tentu, kadang-kadang dia merasa bersalah dan sangat ingin punya kesempatan untuk mengatakan pada istrinya "Aku cinta kamu", tapi dia tidak pernah melakukannya. Alasannya, "Tidak apa-apa, saya pasti besok akan mengatakannya." Dia tidak pernah sempat datang ke pesta ulang tahun anak-anaknya, tapi dia tidak tahu ini akan perpengaruh pada anak-anaknya. Anak-anak mulai menjauhinya, dan tidak pernah benar-benar menghabiskan waktu mereka dengan ayahnya.

Suatu hari, kemalangan datang ketika istrinya tewas dalam kecelakaan, istrinya ditabrak lari. Ketika kejadian itu terjadi, dia sedang ada rapat. Dia tidak sadar bahwa itu kecelakaan yang fatal, dia baru datang saat istrinya akan dijemput maut. Sebelum sempat berkata "Aku cintakamu", istrinya telah meninggal dunia. Laki-laki itu remuk hatinya dan mencoba menghibur diri melalui anak-anaknya setelah kematian istrinya. Tapi, dia baru sadar bahwa anak anaknya tidak pernah mau berkomunikasi dengannya.Segera, anak-anaknya dewasa dan membangun keluarganya masing-masing. Tidak ada yang peduli dengan orang tua ini, yang di masa lalunya tidak pernah meluangkan waktunya untuk mereka.

Saat mulai renta, Dia pindah ke rumah jompo yang terbaik, yang menyediakan pelayanan sangat baik. Dia menggunakan uang yang semula disimpannya untuk perayaan ulang tahun pernikahan ke 50, 60, dan 70. Semula uang itu akan dipakainya untuk pergi ke Hawaii, New Zealand,dan negara-negara lain bersama istrinya, tapi kini dipakainya untuk membayar biaya tinggal di rumah jompo tersebut. Sejak itu sampai dia meninggal, hanya ada orang-orang tua dan suster yang merawatnya.Dia kini merasa sangat kesepian, perasaan yang tidak pernah dia rasakan sebelumnya.

Saat dia mau meninggal, dia memanggil seorang suster dan berkata kepadanya, "Ah, andai saja aku menyadari ini dari dulu...." Kemudian perlahan ia menghembuskan napas terakhir, Dia meninggal dunia dengan airmata dipipinya.


=========================================================
Apa yang saya ingin coba katakan pada anda, waktu itu nggak pernah
berhenti. Anda terus maju dan maju, sebelum benar-benar menyadari, anda ternyata telah maju terlalu jauh.

Jika kamu pernah bertengkar, segera berbaikanlah!

Jika kamu merasa ingin mendengar suara teman kamu, jangan ragu-ragu untuk meneleponnya segera.

Terakhir, tapi ini yang paling penting, jika kamu merasa kamu ingin bilang sama seseorang bahwa kamu sayang dan cinta dia, jangan tunggu sampai terlambat. Jika kamu terus pikir bahwa kamu lain hari baru akan memberitahu dia, hari ini tidak pernah akan datang.

Jika kamu selalu pikir bahwa besok akan datang, maka "besok" akan pergi begitu cepatnya hingga kamu baru sadar bahwa waktu telah meninggalkanmu.

Jangan tunda merenungkan ini.....          Atau.... masih ada hari esok.......
Masuk
izumi
Asisten Dosen
***

IQ: 6
Offline Offline

Gender: Wanita
Tulisan: 66



Lihat Profil
« Jawab #1 pada: Juli 08, 2008, 12:25:48 »

nah,,, bagaimana caranya???biar kita nda nunda pekerjaan atau apapun??
tipsnya donk...
biar rasa malas atau apapun yang bikin kita nunda sesuatu bisa dihilangkan,,atau sekalian aja dilenyapkan dari muka bumi!!!!
Masuk
mozzpunkz
Staff
Dosen
*****

IQ: 31
Offline Offline

Gender: Pria
Tulisan: 293


Make The Best for My People Country

siro4058
Lihat Profil
« Jawab #2 pada: Juli 09, 2008, 03:39:07 »

nah,,, bagaimana caranya???biar kita nda nunda pekerjaan atau apapun??
tipsnya donk...
biar rasa malas atau apapun yang bikin kita nunda sesuatu bisa dihilangkan,,atau sekalian aja dilenyapkan dari muka bumi!!!!

Kalau saya pribadi kuncinya satu, cintai lah pekerjaan mu, kamu pasti tidak akan menunda dan malas mengerjakan pekerjaan itu
Masuk
violin
Dosen
****

IQ: 34
Offline Offline

Gender: Wanita
Tulisan: 175



Lihat Profil
« Jawab #3 pada: Juli 10, 2008, 02:55:34 »

Boleh juga tuh sarannya...

Tapi emang udah bawaan dari sononya kalee ya.... nyengir
Kalo da tugas,malez banget buatnya...

Kalo belum mau deadline,,,
Nggak bakal dikerjain.. ketawa

Btw,artikelnya bagus tuh! senyum
Masuk
insan sains
Staff
Dosen
*****

IQ: 37
Offline Offline

Gender: Pria
Tulisan: 363


Life is Beatiful

insan_sains
Lihat Profil WWW
« Jawab #4 pada: Juli 11, 2008, 12:12:03 »

Ikutan nimbrung ahh.....

Mengutip perkataan orang bijak "Jangan tunda apa yang bisa kamu lakukan saat ini". Kita semua pasti setuju dengan kalimat itu. Bukan begitu? Tapi seperti yang sudah disinggung sama Izumi, bahwa ada beberapa hal yang menghambat kita untuk melakukannya, salah satunya adalah rasa malaz. Nah karena ini adalah Forum Sains, rasanya tidak salah kalo penjelasan saya ini sedikit berbau keilmuwan, mudah-mudahan analoginya tepat.

Menurut saya ada satu teorema yang bisa mengupas masalah ini, Teorema Pertama Newton yang berbunyi :
Every body perseveres in its state of being at rest or of moving uniformly straight forward, except insofar as it is compelled to change its state by force impressed

bahwa : Benda yang diam akan terus diam, dan benda yang bergerak akan terus bergerak, hingga ada gaya luar yang mempengaruhinya. Atau jika ingin enak memandangnya, bisa dilihat dari persamaan kalkulusnya.



Benda yang saat ini dalam keadaan diam, akan terus diam. Sampaaaaai…. benda tersebut kita berikan gaya (misalnya berupa dorongan). Dan disebutkan pula bahwa benda yang bergerak pun akan terus bergerak. Eh... tapi kenapa ketika kita telah mendorong sebuah benda, benda tersebut tidak bergerak terus? Bukankah ini menyalahi hukum Newton pertama tersebut?

Jawabannya adalah karena ada gaya gesek yang ditimbulkan antara permukaan dengan benda yang sedang bergerak tersebut. Di dunia ini, tidak ada permukaan rata atau halus yang dapat meng-eliminir gaya gesek (bahkan kaca sekalipun memiliki gaya gesek walaupun ukurannya kecil sekali). Sekali lagi, kalimat lengkap dari hukum Newton I adalah : Benda yang diam akan terus diam, dan benda yang bergerak akan terus bergerak, hingga ada gaya luar yang mempengaruhinya.

Terus apa hubungannya Hukum Newton pertama ini dengan topik yang dibahas kali ini?

Salah satu dan satu-satunya cara agar kita bisa meninggalkan kebiasaan buruk kita (secara general) atau kebiasaan menunda-nunda kebaikan (secara khusus) adalah dengan cara MEMAKSAKAN!

Tapi justru memaksakan itulah yang berat! Ya tentu saja, karena yang paling berat untuk melakukan gaya itu adalah waktu-waktu awal saja. Coba bayangkan lagi ketika kita mendorong sebuah meja yang cukup berat. Awalnya dibutuhkan tenaga ekstra untuk mendorong meja besar itu, tapi setelah meja itu mampu bergeser (walaupun sedikit), maka tubuh kecil kita pun dapat membuatnya terdorong jauh dan lebih jauh lagi

Jadi…..
Jika hari ini Anda seorang pemalas maka selamanya Anda adalah orang pemalas
Jika hari ini Anda sering berbohong maka selamanya Anda menjadi pendusta
Jika hari ini Anda menjadi pencuri kecil-kecilan maka selamanya Anda akan menjadi pencuri
KECUALI…
Sampai ada sebuah gaya yang bertolak belakang dengan sifat buruk Anda tersebut
Untuk memunculkan gaya tersebut dibutuhkan tenaga ekstra hanya di awal.

Yuk.. sama-sama memperbaiki diri dengan menerapkan Hukum Newton I ini

disadur dari : http://insansains.wordpress.com/2008/04/27/hukum-newton-i/#more-37
Masuk

Menuju Indonesia sebagai THE COUNTRY MASTER OF TECHNOLOGY, 2030
reborn
Founder
Profesor
*****

IQ: 153
Offline Offline

Gender: Pria
Tulisan: 2440


ForSa


Lihat Profil WWW
« Jawab #5 pada: Juli 11, 2008, 01:11:40 »

sadar atau ngga, gw juga sering jadi korban ini nih.
Pas baca nyesel, tapi kok susah utk berubah ya *sigh
Masuk

Harap Dibaca Sebelum Posting
Forum Sains Indonesia
Berbagi Literatur
Si Hoc Legere Scis Nimium Eruditionis Habes!
mozzpunkz
Staff
Dosen
*****

IQ: 31
Offline Offline

Gender: Pria
Tulisan: 293


Make The Best for My People Country

siro4058
Lihat Profil
« Jawab #6 pada: Juli 11, 2008, 01:15:42 »

Keren pembahasan ini, menghubungkan hukum newton dengan kebiasaan hidup kita sehari-hari, jadi ingat hukum listrik: Arus Listrik dapat mengalir jika terdapat perbedaan Tegangan Listrik......(apa hubungannya ya..?? hehehhee.....) maksud saya dengan kata lain kita dapat mengalir (maju) jika kita membuat perbedaan (perubahan).... ketawa
Masuk
izumi
Asisten Dosen
***

IQ: 6
Offline Offline

Gender: Wanita
Tulisan: 66



Lihat Profil
« Jawab #7 pada: Juli 13, 2008, 07:01:09 »

Wduh...........
tapi ko' susah yah.......
Masuk
mozzpunkz
Staff
Dosen
*****

IQ: 31
Offline Offline

Gender: Pria
Tulisan: 293


Make The Best for My People Country

siro4058
Lihat Profil
« Jawab #8 pada: Juli 14, 2008, 02:45:52 »

Wduh...........
tapi ko' susah yah.......


Ya .....kan sudah di jelaskan...awalnya saja yg susah...berikutnya pasti semakin mudah, gimana dolo waktu lo masih kecil mau belajar jalan?huh susah kan awalnya??? nah buktinya sekarang apa kamu susah berjalannya seperti waktu belajar jalan dimasa kecil??? tidak kan??? Kamu harus semangat, tekadkan dirimu dan saya yakin kamu bisa...kalau kamu mau mencobanya dengan serius...selamat mencoba ya bro...
Masuk
Halaman: [1]   Naik
Kirim topik ini | Cetak
Lompat ke:  

Topik Lainnya :
Subyek Dimulai oleh Jawaban Dilihat Tulisan terahkir
Conscience of an Economic Hit Men - John Perkins reborn 0 2101 Tulisan terahkir Pebruari 08, 2007, 05:38:30
oleh reborn
INFO Jadwal Pemadaman PLN Di Jakarta 11-15 Juli 2008 reborn 0 711 Tulisan terahkir Juli 11, 2008, 08:25:56
oleh reborn
E-book: "Kompatiologi : logika komunikasi empati" vincentliong 6 2536 Tulisan terahkir Juli 13, 2008, 07:07:16
oleh reborn
KERJA DOSEN DAN UMUR PENDEK « 1 2 » peregrin 17 4857 Tulisan terahkir September 04, 2008, 12:11:59
oleh mozzpunkz
Jhon Titor Penjelajah Waktu superstring39 5 985 Tulisan terahkir Desember 06, 2008, 01:54:47
oleh nurR
Powered by SMF 1.1.6 | SMF © 2006-2008, Simple Machines LLC
RSS | Sitemap | Science Directory | Science Blog


© 2006-2008 ForumSains.com
Dilber MC Theme by HarzeM