WANITA RACUN DUNIA...
TAPI KLO GA ADA WANITA PRIA PADA KERACUNAN
Lantas kalo racun kenapa dikatakan kalo ga ada wanita semua pria malah keracunan? Apa ga kebalik mas?

Gara gara wanita (yang ganjen tentunya) banyak perkosaan , pencabulan , lalu dilanjutkan pembunuhan . Trus yang disalahkan jelas si pelakunya (Laki lakinya) . padahal klo diteliti lagi mungkin yang sebenarnya salah itu si wanitanya karena keganjenan, pakaian terlalu seksi , terlalu ingin memperlihatkan auratnya yang merangsang bagi kaum adam,.
makanya bagi wanita jangan keganjenan......
wah..topik wanita ingin dimengerti dijadikan kambing hitam atas kasus pemerkosaan…Sbg wanita gw akan angkat bicara (sok gaya

)
tp…kok sepertinya ak mrasakan aura bang rhoma dsini…hi…

maaf bung altof, scara pribadi sy tidak setuju dg pernyataan anda yg memvonis ‘wanita ganjen’ sbagai alibi atas tindak kejahatan moral yg terjadi. Yg ganjen sbnarnya siapa

pernyataan spt ini sudah pernah sy dgr sbelumnya dari seorang dan sekelompok orang yg berpandangan sempit dan berpikiran negatif, yg tidak mampu mengintrospeksi diri sendiri layaknya pribadi yg bermoral baik dan hanya mencari alasan untuk menutupi kesalahan yg dilakukan oleh org yg jelas2 bersalah demi untuk melindungi martabat kaumnya.
balik ke pernyataan di atas, justru yg patut dipertanyakan : siapakah pelaku tindak kriminal yg sebenarnya? kenapa bisa muncul tindakan tersbut? bnr kalo dibilang krn melihat wanita ‘ganjen’ akan memicu tindakan maksiat, tp apakah boleh sepenuhnya menyalahkan mrk? tentu saja tdk, justru krn mata yg keganjenanlah mengalirkan hawa nafsu yg tak terkontrol. dan lagi kalo ga bs liat LIVE toh akan mencari upaya lain kan? Paling sederhana ya nont VCD, alternatif yg murah meriah dan plg gampang diperoleh. apa pedagang VCD mau disalahin jg...? trs apa smua pria yg melihat wanita ‘ganjen’ pasti jd pemerkosa? kalo mau saling tuding, ga akan ada habisnya. intinya sbelum menilai org lain lebih baik balikin lagi ke pribadi msg2 (idem dg melnick) apakah sudah mampu mengontrol emosi dan hawa nafsu sendiri.
ok kalo menurut anda wanita yg 'ganjen' saja yg menjadi penyebab, yg tidak ganjen batasannya sampai mana? yg ganjen itu yg berpenampilan sexy? sexy menurut anda spt apa? sexy itu relatif loh, ga semua berpakaian minim dinilai sexy, ada jg yg dr wajahnya aja udh dinilai sexy, apa mau disalahkan jg? ksian bgt…wong mmg udh dianugrahi tubuh dan wajah yg sexy…(gw bgt gt loh

) kok malah disalahin….
ehmmm….apa bnr2 setuju dunia ini ga ada wanita sexy? Eky beneran tahan? L tahan? haha..kalo ada yg setuju, congrats d buat anda...smoga perkataan n tindakan bnr2 sejalan (1 contoh : bang rhoma menentang habis2an goyang inul tp diam2 dia sndiri ber-poligami, saat dipertanyakan di hadapan publik masi brusaha menutup-nutupi, knapa ga terus terang aja…jelas tdk ada relevansi antara perkataan dan perbuatan) maap ya agak frontal…tp setidaknya inilah aspirasiku sbg seorang wanita modern yg ga mau membatasi pemikiranku menjadi sempit

wanita indo seharusnya mengikuti adat arab ajah...
sluruh tubuh tertutup+pake cadar kalo perlu
apa bener hrs spt itu baru bisa terhindar dari punishment anda.. rasanya kok ga logis.. lagi2 ini adalah argumen yg dimunculkan oleh anda sendiri atau bahkan dipetik dari statement org lain yg anda yakini benar alias sepaham.
fiuh..drpd berbalas tanya begini, bukankah lebih baik membahas solusi untuk mengantisipasi akan terjadinya lbh banyak tindak kejahatan moral, daripada mencari2 siapakah kambing hitam yg paling tepat? mgkn nanti perlu dibahas di thread khusus.
oya sedikit tambahan, sy pernah mendengar komentar pria yg nepsu ngeliat wanita yg berpakaian tertutup dan memakai cadar loh -->
sama dg eky, baginya pemandangan spt itu sgt sexy (dimunculkan pd slh satu talk show indo yg topicnya : “sexy bagi anda seperti apa?”) nah bgmana menurut anda? jawabannya kembali lg, tergantung gimana cara memandang dan menyikapinya.
kalo menurut sy, jika ingin maju sebaiknya tdk terlalu membatasi lingkup gerak siapapun utk berkreasi dan bereksplorasi slama sgala sesuatunya dilakukan sesuai dg porsinya, mmg dlm hal ini cakupannya sgt luas dan byk pula batasannya. brngkali perlu jg bagi kita untuk mencontoh budaya barat yg mengandung nilai positif, jgn melulu menjudge negatif-nya saja, adopsilah konsep yg dpt memberi dampak kemajuan bagi bangsa kita. cth kasus yg memberi dampak positif skaligus negatif jika ditinjau dr 2 sisi : Saat miss universe 2005 dimana indo mengirimkan perwakilan dan mampu mencapai babak semifinal 15 besar. merupakan suatu pencapaian luar biasa yg telah mencuatkan prestasi dan kecantikan indo di mata dunia. namun sayangnya perjalanan tsb tidak luput dari suara sumbang yg berteriak2 menentang keiikutsertaan itu, keberatan paling utama adalah tdk setuju akan penjurian pada salah satu kontes yg mengharuskan pesertanya menggunakan pakaian renang, bagi mrk itu sgt merendahkan harkat wanita, dan tentunya tidak sesuai dg budaya kita. di sisi lain byk pula yg mendukung, mnurut mrk swimsuit itu hanyalah sebagian kecil dari seluruh penilaian, bukan point utama, toh indo tetap melakukan dlm proporsi yg sewajarnya. sebenarnya mnurutku point kecil tsb telah diekspos secara berlebihan, seandainya dampaknya menguntungkan mgkn bs dipertimbangkan, tp jika hanya untuk adu argument rasanya malah mubazir. sy ingat ada satu komentar brani yg berusaha mematahkan protes para penentang yaitu dari Sujiwo Tedjo, dg lugas ia menyatakan : org indo dulu malah punya budaya tanpa busana…kenapa mempertentangkan budaya yg telah dipelopori oleh nenek moyang sendiri?
mendengarnya saja membuat sy lgs tergelitik untuk memahami lbh jauh
yg sy tau jika mau mengulas ttg budaya timur (khususnya penampilan) mmg sedikit bingung jika dibandingkan dg konsep yg ada, cth nyata bisa kita liat di jawa, ibu2 di desa suka berkeliaran di sekitar rumah dg menggunakan kain panjang + kutang. di Madura, wanita kampungnya jg seringkali memakai busana yg mempertontonkan pusarnya. bahkan patung Ken Dedes yg gede bgt dipajang di pintu selamat datang kota Malang, jelas2
TopLess… nah loh jadi budaya timur yg diperjuangkan para demonstran itu budaya yg mana???
kalo mengomentari budaya, ga akan ada hbsnya. mmg dari lahir kita telah berpijak pd budaya timur, tp itu bukan berarti kita wajib membatasi nilai2 positif dari budaya barat. timur dan barat perbedaannya sgt kontras tp pd prinsipnya jika mau mengambil pelajaran dr keduanya dan mengaplikasikannya secara tepat, maka tdk akan ada yg berlebihan dan tdk ada yg kekurangan.
weleh jd ngoceh ga karuan gw…sampe kemana2…enegh2 dah bacanya...

dr smuanya cuma 1 hal yg ingin gw sampaikan : hargailah org lain spt dirimu sendiri dan belajarlah untuk menghargai sgala perbedaan yg ada.
ya…intinya wanita tetep ingin dimengerti lah…(meskipun banyakan cowo dsini tetep ga boleh seenaknya...mana ni chewe2...uy pd kemana...belain dunk...

)