Forum Sains Indonesia




*
Selamat datang, Pengunjung. Silahkan masuk atau mendaftar. Apakah anda lupa aktivasi email?
Pebruari 10, 2012, 12:14:18 PM

Masuk dengan nama pengguna, kata sandi dan lama sesi

Artikel Sains

Aku Cinta ForSa

  ForSa on FB  ForSa on Twitter

Pranala Luar

ShoutBox!

Last 10 Shouts:

 

semut-ireng

Hari Ini jam 07:37:05 AM
 :)
 

exile_rstd

Kemarin jam 06:04:39 PM
sampai di Tangerang jam 05.30 pagi. seneng udh plg tapi jadi kangen sm Yogya ;D
 

MonDay

Kemarin jam 01:56:29 PM
boleh promosi ga dsn ya?
 

lam_lavoisier09

Kemarin jam 12:03:50 PM
salam kenal semua,,, ikut nimbrung yoo.. :)
 ;)
 

semut-ireng

Kemarin jam 08:30:33 AM
 :)
 

Farabi

Pebruari 08, 2012, 08:04:23 PM
Semut: Kirain dah mahasiswa. Bagus kan, jadi terpacu buat belajar. ;D Heu...
 

semut-ireng

Pebruari 07, 2012, 06:24:47 PM
lagian guru gw kenceng banget,  yang ga ngerjakan PR ditulis di papan pengumuman ..... ;D
 

dzikripratama

Pebruari 07, 2012, 04:18:13 PM
aduh pusing banyak PR :)
 

yo anes

Pebruari 07, 2012, 10:52:07 AM
hello slm knl all
kalau ingin mendapatkan beasiswa untuk tahun ini bagaiman caranya? :)
 

semut-ireng

Pebruari 07, 2012, 06:12:11 AM
PR yang lama belum dikerjakan,  dikasih PR baru lagi,  pusing deh  :D

Show 50 latest

Penulis Topik: Alasan untuk tidak merokok  (Dibaca 51264 kali)

0 Anggota dan 2 Pengunjung sedang melihat topik ini.

Offline sisca, chemistry

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 6930
  • IQ: 220
  • Gender: Wanita
  • I'm a medical student now!! :D
    • Lihat Profil
Re: Alasan untuk tidak merokok
« Jawab #165 pada: Desember 19, 2009, 09:35:29 PM »
hahahhahahahaha~

iye,,
rokok masuk ke menu wajib,,
huh,,,
padahalkan bisa ngerusak paru2...
I do live like an ascetic..
Away from all hurry-scurry... :D :D

Offline monokorobo

  • Dosen
  • ****
  • Tulisan: 352
  • IQ: 96
  • Chayoooooo
    • Lihat Profil
Re: Alasan untuk tidak merokok
« Jawab #166 pada: Desember 21, 2009, 02:38:17 PM »
ko sampe sgtunya ya, ga mkn tp bkin kenyang.
ya mngkin rokok tu menu wjib sis, cz rata2 cwo klo hbis mkn tu hrs ngrokok, ga tw tu np, cz ga prnh tnya, mngkin rokok tu di ibaratkan pengganti pencuci mulut x :)
Waktu diibaratkan pedang yang akan bunuh diri kita, waktu tak akan bisa berputar kembali,janganlah sia-siakan waktumu, taukah kamu setiap detik dan menit mengandung manfaat bagi orang yang menggunakan

Offline syx

  • Global Moderator
  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 4340
  • IQ: 338
  • Gender: Pria
    • Lihat Profil
Re: Alasan untuk tidak merokok
« Jawab #167 pada: Januari 07, 2010, 07:19:11 AM »
Quitting Smoking, Increased Calcium May Lower BMD Loss Linked to DMPA Use
Laurie Barclay, MD

December 31, 2009 — The increased risk for bone mineral density (BMD) loss associated with use of depot medroxyprogesterone acetate (DMPA) may be lowered by smoking cessation and increasing calcium intake, according to the results of a study reported in the January issue of Obstetrics & Gynecology.

"Bone mineral density loss is not a significant concern for all women who choose DMPA," says senior author Abbey B. Berenson, MD, MMS, from the Center for Interdisciplinary Research in Women's Health at the University of Texas Medical Branch (UTMB), Galveston. "Based on these findings, clinicians have the information they need to recommend basic behavior changes for high risk women to minimize BMD loss."

The goal of this study was to determine factors that could predict higher bone loss at the spine or femoral neck with time in 240 white, African American, and Hispanic women using DMPA. BMD at the lumbar spine and femoral neck was measured every 6 months, and higher BMD loss was defined as at least 5% BMD loss from baseline value at either site after 24 months of DMPA use.

Factors predicting higher BMD loss were determined with use of logistic regression analysis. Of 95 DMPA users who completed 24 months of follow-up, 45 (47.4%) had at least 5% BMD loss at the lumbar spine or femoral neck.

"These losses, especially among women using DMPA for many years, are likely to take an extended period of time to reverse," said first author Mahbubur Rahman, MD, PhD, MPH, also from the Center for Interdisciplinary Research in Women's Health.

Factors associated with higher BMD loss, based on multivariable logistic regression analysis, were current smoking (adjusted odds ratio [OR], 3.88; 95% confidence interval [CI], 1.26 - 11.96), calcium intake (in 100 mg; OR, 0.81; 95% CI, 0.65 - 0.99), and parity (OR, 0.49; 95% CI, 0.29 - 0.82). Factors not predictive of higher BMD loss were age, race or ethnicity, previous contraceptive use, and body mass index.

"The risk of higher BMD loss associated with DMPA use may be reduced by quitting smoking and increasing calcium intake," the study authors write. "Having had a child is also protective."

Limitations of this study include small sample size, recall bias, lack of randomization, and not enough women in the higher bone loss group who were observed after DMPA discontinuation to examine the reversibility of these findings.

"Women who have not delivered a child, smoke, and do not consume much calcium in their diet are at risk for higher bone loss while using DMPA," the study authors conclude. "These women require additional counselling on how to decrease their risk of BMD loss to avoid putting their bone health at risk."

The study authors have disclosed no relevant financial relationships.

Obstet Gynecol. 2010;115:35-40.

Offline cakpredi

  • Mahasiswa
  • **
  • Tulisan: 45
  • IQ: 0
    • Lihat Profil
Re: Alasan untuk tidak merokok
« Jawab #168 pada: Januari 10, 2010, 10:01:35 AM »
rokok.....? ah  gue gak merokok jadi gak usah koment

Offline d0rman

  • Siswa Baru
  • *
  • Tulisan: 8
  • IQ: 0
    • Lihat Profil
Re: Alasan untuk tidak merokok
« Jawab #169 pada: Januari 12, 2010, 02:03:48 AM »
sebenarnya tergantung niat kita aja sih untuk berhenti merokok atau tidak, karena kalau sudah niat mah walupun bnyak godaan juga tetap tidak digubris.
Jadi ya tergantung kita aja memilih, sama kaya hidup ini mau dibawa kemana ???
Berhenti atau Terus Merokok adalah pilihan kita untuk tetap hidup.
 ;D ;D ;D

Offline Bree

  • Mahasiswa
  • **
  • Tulisan: 27
  • IQ: 1
  • Gender: Wanita
    • Lihat Profil
Re: Alasan untuk tidak merokok
« Jawab #170 pada: Januari 31, 2010, 02:27:29 PM »
sebenarnya tergantung niat kita aja sih untuk berhenti merokok atau tidak, karena kalau sudah niat mah walupun bnyak godaan juga tetap tidak digubris.
Jadi ya tergantung kita aja memilih, sama kaya hidup ini mau dibawa kemana ???
Berhenti atau Terus Merokok adalah pilihan kita untuk tetap hidup.
 ;D ;D ;D

Hehehe. Benar, tapi plus tambah satu poin lagi. Niat plus tindakan. Mbok ya, kalau pengen berhenti merokok, ya belajar berhenti... Hihihi...

Masalah pilihan, Bree memilih untuk tidak merokok. Karena Bree tahu efek buruk merokok dan tidka menemukan efek baik merokok.
Common sense is the collection of prejudices acquired by age eighteen - Einstein

Offline raisuien

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 6141
  • IQ: 330
  • Gender: Pria
    • Lihat Profil
"Mild" atau Kretek Sama Bahayanya
« Jawab #171 pada: Maret 05, 2010, 06:05:56 PM »
Banyak orang beranggapan bahwa mengisap rokok berlabel light atau mild tidak sebahaya rokok kretek. Risiko kesehatan apa sebetulnya yang mengintai para pengisap rokok nonkretek tersebut?

Inilah jawaban dari Prof Dr Tjandra Yoga Aditama, SpP(K), MARS, DTM&H, spesialis paru yang kini menjabat sebagai Dirjen Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) Departemen Kesehatan RI.

-    Jika semula biasa mengisap rokok 10 batang per hari, lalu pindah ke jenis mild juga 10 batang per hari, bahaya yang mengancam kesehatan kemungkinan turun sekitar 30 persen. Artinya, kalau mengisap rokok biasa bagaikan jatuh dari lantai 30, sementara bila mengisap rokok mild seperti jatuh dari lantai 20. “Sama-sama remuk, kan,” kata Dr Tjandra.

-    Orang yang merokok mild umumnya merasa mengisap rokok yang aman. Oleh karena itu, ia akan merokok lebih banyak hingga akibat buruknya tetap sama saja, bahkan bisa lebih dari rokok biasa.

Dua alasan tersebut yang antara lain membuat Framework Convention on Tobacco Control (FCTC) melarang penjualan rokok mild dan sejenisnya, yang sebetulnya telah menyesatkan masyarakat.

Sayangnya, Indonesia hingga saat ini termasuk dalam sejumlah negara yang belum menandatangani atau meratifikasi FCTC, yakni perjanjian (traktat) internasional pertama di bidang kesehatan masyarakat dunia untuk menanggulangi masalah merokok.

Upaya menyanggah risiko merokok dengan menuding polusi asap kendaraan bermotor lebih berbahaya acap kali dilakukan banyak orang. Menurut Dr Tjandra, asap kendaraan bermotor dikeluarkan di jalan raya sehingga asapnya menyebar ke luar di udara dan tidak semuanya masuk ke paru-paru orang yang ada di pinggir jalan sekalipun. Sebaliknya, rokok diisap langsung dari sumber asapnya.

“Kira-kira sama dengan orang yang mengisap asap kendaraan bermotor langsung dari knalpotnya,” katanya. Jelas, kan!

http://kesehatan.kompas.com/read/2010/03/05/0819021/.quot.Mild.quot..atau.Kretek.Sama.Bahayanya

Offline alvin pratama

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 663
  • IQ: 63
  • Gender: Pria
    • Lihat Profil
    • My Office
Re: "Mild" atau Kretek Sama Bahayanya
« Jawab #172 pada: Maret 05, 2010, 07:27:05 PM »
Itu kan hanya Teori aja ah.....
pada dasarnya,memang rokok tidak baik untuk kesehatan.
tapi kalau kita bahas lebih jauh soal Dunia rokok dan nikmatnya rokok,maka pikiran tentang bahaya rokok itu tidak sebanding dengan nikmatnya rokok.
rasa Nikmat itu sendiri mempunyai aturan relatif terhadap respon syaraf otak para perokok.

dan saya yakin,Dokter Tjandra bukan seorang perokok.
"Apa yang tidak pernah dilihat oleh mata, dan tidak pernah didengar oleh telinga, dan yang tidak pernah timbul di dalam hati manusia: semua yang disediakan Allah untuk mereka yang mengasihi Dia." (1 Korintus 2:9)

Offline sisca, chemistry

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 6930
  • IQ: 220
  • Gender: Wanita
  • I'm a medical student now!! :D
    • Lihat Profil
Re: "Mild" atau Kretek Sama Bahayanya
« Jawab #173 pada: Maret 05, 2010, 07:51:08 PM »
ohoo~
ada orang bilang, orang2 yg merokok kadang kala bisa jauh lebih sehat daripada org yg tidak merokok...
asalkan para perokok itu rutin olahraga..
apalagi mreka para perokok isap rokok mreka.. berarti daerah bidang penyerapan pun jadi besar terutama yg olahraga jg..
tapi kalo yg ga olahraga ya bahayaaa...

itu itu itu,
betul ga ya...?
pendapatnya please..

Offline Huriah M Putra

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 2526
  • IQ: 130
  • Gender: Pria
  • Aku siap aku siap...!!!
    • Lihat Profil
Re: "Mild" atau Kretek Sama Bahayanya
« Jawab #174 pada: Maret 05, 2010, 09:50:54 PM »
Perokok yang berolahraga dengan non-perokok yang gak pernah berolahraga..
Jadi perbandingannya adalah:
Merokok dengan obese.
Mana lebih bahaya..?

Jawabnya: Sama2 gak usah diikuti. Kita tahu bahaya masing2.. Buat apa kita bandingkan mana lebih bahaya..? Emank kalo kita tahu kalo rokok lebih gak bahaya berarti kita mau merokok..?

Yang bidang penyerapan.. Itu maksudnya apa..?
Volume fungsional..?
OOT OOT OOT..!!!

Offline raisuien

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 6141
  • IQ: 330
  • Gender: Pria
    • Lihat Profil
Re: "Mild" atau Kretek Sama Bahayanya
« Jawab #175 pada: Maret 05, 2010, 10:30:39 PM »
Yang bidang penyerapan.. Itu maksudnya apa..?
Volume fungsional..?

yup...

Offline Huriah M Putra

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 2526
  • IQ: 130
  • Gender: Pria
  • Aku siap aku siap...!!!
    • Lihat Profil
Re: "Mild" atau Kretek Sama Bahayanya
« Jawab #176 pada: Maret 05, 2010, 10:39:55 PM »
Ntah ya kalo merokok meningkatkan volume fungsional..
Kalau naik pun, tetep lebih banyak bahayanya...

Offline maximumsibarani

  • Siswa Baru
  • *
  • Tulisan: 1
  • IQ: 0
    • Lihat Profil
Re: Alasan untuk tidak merokok
« Jawab #177 pada: Maret 25, 2010, 01:56:32 PM »
merokok sah-sah aja asal jangan berlebihan...... wong namanya sigaret gak bisa hialng di muka bumi ini hehehehe........

Offline heru.htl

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 990
  • IQ: 34
  • Gender: Pria
    • Lihat Profil
    • Free GNU/Linux Distributions
Re: Alasan untuk tidak merokok
« Jawab #178 pada: April 03, 2010, 11:05:24 PM »
Paling enak itu merokok lintingan sendiri (TING WE == LinTING DeWE) plus dicampur bubuk mercon/mesiu.

Offline xSaVioRx

  • Dosen
  • ****
  • Tulisan: 166
  • IQ: 9
  • Gender: Pria
    • Lihat Profil
Re: Alasan untuk tidak merokok
« Jawab #179 pada: April 05, 2010, 01:48:54 PM »
merokok sah-sah aja asal jangan berlebihan......
menurut sy sah bila pas dia sendirian,jangan sampe ada perokok pasif,krn sgt mengganggu..

barusan liad d kompas,bdasarkan survei,merokok bikin tingkat intelegensia (IQ) menurun..
If someone feels that they had never made a mistake in their life,then it means that they had never tried a new thing in their life ~ Einstein

 

Copyright © 2006-2011 Forum Sains Indonesia