Forum Sains Indonesia




*
Selamat datang, Pengunjung. Silahkan masuk atau mendaftar. Apakah anda lupa aktivasi email?
Pebruari 10, 2012, 08:35:44 AM

Masuk dengan nama pengguna, kata sandi dan lama sesi

Artikel Sains

Aku Cinta ForSa

  ForSa on FB  ForSa on Twitter

Pranala Luar

ShoutBox!

Last 10 Shouts:

 

semut-ireng

Hari Ini jam 07:37:05 AM
 :)
 

exile_rstd

Kemarin jam 06:04:39 PM
sampai di Tangerang jam 05.30 pagi. seneng udh plg tapi jadi kangen sm Yogya ;D
 

MonDay

Kemarin jam 01:56:29 PM
boleh promosi ga dsn ya?
 

lam_lavoisier09

Kemarin jam 12:03:50 PM
salam kenal semua,,, ikut nimbrung yoo.. :)
 ;)
 

semut-ireng

Kemarin jam 08:30:33 AM
 :)
 

Farabi

Pebruari 08, 2012, 08:04:23 PM
Semut: Kirain dah mahasiswa. Bagus kan, jadi terpacu buat belajar. ;D Heu...
 

semut-ireng

Pebruari 07, 2012, 06:24:47 PM
lagian guru gw kenceng banget,  yang ga ngerjakan PR ditulis di papan pengumuman ..... ;D
 

dzikripratama

Pebruari 07, 2012, 04:18:13 PM
aduh pusing banyak PR :)
 

yo anes

Pebruari 07, 2012, 10:52:07 AM
hello slm knl all
kalau ingin mendapatkan beasiswa untuk tahun ini bagaiman caranya? :)
 

semut-ireng

Pebruari 07, 2012, 06:12:11 AM
PR yang lama belum dikerjakan,  dikasih PR baru lagi,  pusing deh  :D

Show 50 latest

Penulis Topik: Apa kita harus tidur?  (Dibaca 32556 kali)

0 Anggota dan 2 Pengunjung sedang melihat topik ini.

Offline Ginji

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 978
  • IQ: 73
  • Gender: Pria
    • Lihat Profil
Re: Apa kita harus tidur?
« Jawab #60 pada: Oktober 08, 2009, 09:49:07 PM »
gua malah kalau minum kopi jadi ngantuk... swuer! ini fakta bro!

NB:
harusnya yang nanya ini "Apa kita harus tidur?" adalah SERVER HTTPD, IRCD, FTPD + WEB DAV DAN SEGALA SERVER INTERNET, bukan manusia...
bwahahahaha sepertinya kita sejenis (lah iya lah)
apa karena rutinitas ?
kopi bebas kofein kali...
mo kafein atau kagak sama aja ~_~ (gak mempan)
atau kopi susu (susu kopi ?)

Offline syx

  • Global Moderator
  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 4340
  • IQ: 338
  • Gender: Pria
    • Lihat Profil
Re: Apa kita harus tidur?
« Jawab #61 pada: Oktober 09, 2009, 07:15:39 AM »
bisa jadi anda punya nilai toleransi kafein yang tinggi... artinya perlu dosis tinggi kafein untuk menimbulkan efeknya.

Offline mekanik_gagal

  • Mahasiswa
  • **
  • Tulisan: 47
  • IQ: 3
  • Gender: Pria
  • bersama selalu menyenangkan
    • Lihat Profil
Re: Apa kita harus tidur?
« Jawab #62 pada: Oktober 09, 2009, 08:55:57 PM »
kopi mungkin berefek pada kesehatan sistem pencernaan... biarpun sedikit jadi tiang penahan rasa kantuk, jadi pilih mana nich mekanik_gagal...

tau gw jdi binggung..
ywdh pilih yg gampang ja...klo kite dah ngantuk ywdhlah kite tidur ja..
mnding tidur dri pda maen macem"..
menuntut ilmu hukumnya wajib

Offline sisca, chemistry

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 6930
  • IQ: 220
  • Gender: Wanita
  • I'm a medical student now!! :D
    • Lihat Profil
Re: Apa kita harus tidur?
« Jawab #63 pada: Oktober 09, 2009, 09:05:46 PM »
Efek negatif kafein bila diserap oleh tubuh secara berlebihan: kecemasan kronis, gelisah, lekas marah, insomnia, otot berkedut, dan diare.

dosis kafein yg mematikan bagi manusia sekitar 10gr. ato 100 cangkir kopi diminum b'turut2...


efek positifnya...:

1. mengurangi resiko kanker usus besar sampai 25% (dibandingkan dengan yang tidak mengkonsumsi kopi),
2. mengurangi resiko batu empedu sampai 45%,
3. mengurangi resiko sirosis hati sampai 80%,
4. mengurangi resiko penyakit Parkinson 50-80%,
5. mengurangi frekuensi serangan asma sampai 25%
I do live like an ascetic..
Away from all hurry-scurry... :D :D

Offline heru.htl

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 990
  • IQ: 34
  • Gender: Pria
    • Lihat Profil
    • Free GNU/Linux Distributions
Re: Apa kita harus tidur?
« Jawab #64 pada: Oktober 10, 2009, 01:44:55 AM »
Efek negatif kafein bila diserap oleh tubuh secara berlebihan: kecemasan kronis, gelisah, lekas marah, insomnia, otot berkedut, dan diare.

@sisca:
Pantas nich, gua punya temen dozen, sekarang lagi nyelesaikan S3 di UNPAJ, orangnya cerdas, wah... sayang ngopinya sehari antara 5 gelas, jadinya beliau itu penakut, mudah panik... kalau banyak tugas dia stress, pusing dan ngomel-ngomel... untung gua mau sering mbantuin...

@syx:
maksudnya kopi bebas kafein itu apa tuh... emang ada syx?

Offline sisca, chemistry

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 6930
  • IQ: 220
  • Gender: Wanita
  • I'm a medical student now!! :D
    • Lihat Profil
Re: Apa kita harus tidur?
« Jawab #65 pada: Oktober 10, 2009, 01:48:32 PM »
ooo...

http://www.iklanmax.com/label/bebas-kafein

ini ada cth kopi yg bebas kafein,,
katanya.,,,
:P
:D

Offline syx

  • Global Moderator
  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 4340
  • IQ: 338
  • Gender: Pria
    • Lihat Profil
Re: Apa kita harus tidur?
« Jawab #66 pada: Oktober 12, 2009, 09:11:42 AM »
... biasanya dalam kemasan ada tulisan "decaffeinated". yang pasti lebih mahal karena prosesnya yang sulit. bayangin aja musti ngilangin kandungan caffein sementara bahan lain musti tetap terjaga biar aroma dan rasa ga ilang.

Offline Ginji

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 978
  • IQ: 73
  • Gender: Pria
    • Lihat Profil
Re: Apa kita harus tidur?
« Jawab #67 pada: Oktober 12, 2009, 07:53:39 PM »
bisa jadi anda punya nilai toleransi kafein yang tinggi... artinya perlu dosis tinggi kafein untuk menimbulkan efeknya.
weleh yang kafein normal aja dianjurkan jarang diminum
ini malah anjurin minum yang kandungan lebih dari normal -_-
Efek negatif kafein bila diserap oleh tubuh secara berlebihan: kecemasan kronis, gelisah, lekas marah, insomnia, otot berkedut, dan diare.

dosis kafein yg mematikan bagi manusia sekitar 10gr. ato 100 cangkir kopi diminum b'turut2...


efek positifnya...:

1. mengurangi resiko kanker usus besar sampai 25% (dibandingkan dengan yang tidak mengkonsumsi kopi),
2. mengurangi resiko batu empedu sampai 45%,
3. mengurangi resiko sirosis hati sampai 80%,
4. mengurangi resiko penyakit Parkinson 50-80%,
5. mengurangi frekuensi serangan asma sampai 25%
dapat disimpulkan jangan terlalu sering -_-

@ om heru
pasti ada lah seperti dalam OS aja yang gratisan pun ada kan ...

Offline heru.htl

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 990
  • IQ: 34
  • Gender: Pria
    • Lihat Profil
    • Free GNU/Linux Distributions
Re: Apa kita harus tidur?
« Jawab #68 pada: Oktober 12, 2009, 10:00:28 PM »
kalau kopi nggak ada kafeinnya... itu dikatain "bubuk tanah kering pekuburan" kata orang tua di Jawa jaman dulu... soalnya diminum bukannya jadi kuat nahan kantuk, malah pada roboh satu-satu... wkkkk....

Offline Ginji

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 978
  • IQ: 73
  • Gender: Pria
    • Lihat Profil
Re: Apa kita harus tidur?
« Jawab #69 pada: Oktober 12, 2009, 10:04:57 PM »
kalau kopi nggak ada kafeinnya... itu dikatain "bubuk tanah kering pekuburan" kata orang tua di Jawa jaman dulu... soalnya diminum bukannya jadi kuat nahan kantuk, malah pada roboh satu-satu... wkkkk....
yoi, tapi sebagai penikmat kopi kan tidak merasa takut akan hal kafein yang membahayakan tubuh

Offline heru.htl

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 990
  • IQ: 34
  • Gender: Pria
    • Lihat Profil
    • Free GNU/Linux Distributions
Re: Apa kita harus tidur?
« Jawab #70 pada: Oktober 12, 2009, 10:12:03 PM »
kalau para babah arab malah kapeinnya yang harus top-hot... biar bisa 3hari-3malam pada melek... gila tuh arab...

Offline syx

  • Global Moderator
  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 4340
  • IQ: 338
  • Gender: Pria
    • Lihat Profil
Re: Apa kita harus tidur?
« Jawab #71 pada: Oktober 13, 2009, 06:47:48 AM »
weleh yang kafein normal aja dianjurkan jarang diminum
ini malah anjurin minum yang kandungan lebih dari normal -_-
bukan menganjurkan mengkonsumsi kafein lebih dari normal... 50 mg sekali minum sudah lebih dari cukup. sehari tidak boleh lebih dari 150 mg.

Offline syx

  • Global Moderator
  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 4340
  • IQ: 338
  • Gender: Pria
    • Lihat Profil
Re: Apa kita harus tidur?
« Jawab #72 pada: Mei 19, 2010, 04:04:30 PM »
Menguak Misteri Tidur

KOMPAS.com — Dalam salah satu episode serial yang diputar di televisi kabel, Law and Order: Special Victim Unit, ada kasus pembunuhan murid sekolah menengah khusus untuk anak-anak berbakat.

Lewat berbagai wawancara dan pengumpulan bukti-bukti, diketahui pembunuhnya adalah teman sekamar korban di asrama, sesama murid berbakat. Pelaku diadili dalam pengadilan remaja yang hukumannya lebih ringan karena terbukti dalam pengaruh obat yang mengganggu pola tidurnya.

Obat itu bisa membantu murid tahan belajar. Ia mampu berhari-hari tanpa tidur menyelesaikan tugas esai, membaca diktat, bahkan menganalisis permainan catur. Sarah Hyland yang bermain cantik sebagai Jennifer Banks—si pelaku pembunuhan—menunjukkan reaksi yang khas kekurangan tidur: cemas, sensitif berlebihan.

Dalam dunia nyata, reaksi kekurangan tidur ini sudah banyak dibuktikan. Salah satu yang fenomenal adalah ketika Randy Gardner (17) memecahkan rekor tidak tidur selama 264 jam (11 hari) pada akhir tahun 1963.

Menurut pengamatan William Dement, peneliti dari Fakultas Kedokteran Universitas Stanford, California, Amerika Serikat, mood Gardner terus berubah, memori dan konsentrasinya hilang, koordinasi dan kemampuan bicara terganggu, serta mengalami halusinasi.

Sungguh, tidur bukan masalah sepele. Sudah banyak kecelakaan dan kejahatan terjadi karena gangguan tiduri. The National Sleep Research Project mencatat, meledaknya pesawat ulang alik Challenger tahun 1986 yang menewaskan ketujuh astronotnya dipicu oleh kesalahan teknis gara-gara sang mekanik kurang tidur.

Penyebab serupa mengakibatkan meledaknya salah satu reaktor pada reaktor nuklir Chernobyl (1986) yang menyebarkan kontaminasi radioaktif hingga ke Belarus, Ukraina, dan Rusia.

Karamnya kapal tanker Exxon Valdez setelah menabrak karang di perairan Alaska (1989) juga terkait dengan gangguan konsentrasi. Kapal itu menumpahkan 41,8 juta liter minyak mentah dan mencemari garis pantai sepanjang 2.080 kilometer.

Namun, seperti ditulis Newscientist, sampai kini belum ada yang tahu berapa lama manusia mampu bertahan tanpa tidur. Yang pasti, kondisi tanpa tidur bisa berakibat fatal. Tikus percobaan di laboratorium yang terus-menerus dipaksa bangun akhirnya mati setelah dua minggu. Ini waktu yang jauh lebih pendek apabila dibandingkan dengan tikus yang dibiarkan mati kelaparan.

Dampak kesehatan
Tidur merupakan topik penelitian paling kaya saat ini: mengapa manusia memerlukannya, mengapa susah untuk bisa tidur nyenyak, bagaimana tidur memengaruhi kemampuan motorik dan berpikir manusia, serta dampak pada kesejahteraan.

Daniel Kripke dari The Scripps Clinic Sleep Center di La Jolla, California, mengungkapkan, tidur berkorelasi dengan banyak hal. Seperti dikutip majalah Time dan CNN, tidur tidak hanya terkait dengan berbagai penyakit, melainkan juga menentukan panjang pendeknya umur seseorang.

Lama tidur yang ideal adalah 6,5-7,5 jam pada malam hari. Kurang atau lebih dari itu ternyata bisa berdampak buruk. "Kalau digambarkan seperti huruf U, artinya kekurangan atau kelebihan tidur sama saja akibatnya," kata Kripke.

Hasil penelitian menunjukkan, mereka yang jam tidurnya ideal kebanyakan berumur panjang. Sebaliknya, orang yang tidur hingga delapan jam atau lebih dan tidur kurang dari 6,5 jam berumur lebih pendek.

Kekurangan atau kelebihan tidur juga berdampak pada depresi, kegemukan, dan munculnya penyakit jantung. Sayang, penelitian ini belum dilanjutkan dengan menguji apakah perubahan pola tidur bisa menyembuhkan mereka yang sudah terkena berbagai gangguan kesehatan di atas.

Pada anak-anak, dampak gangguan tidur sama buruknya. Sleep Disorders Center di Rumah Sakit Sacre-Coeur, Montreal, Kanada, membuat penelitian dengan hampir 1.500 anak berusia 2,5-6 tahun sebagai respondennya. Pada penelitian yang untuk pertama kalinya secara komprehensif melihat pengaruh tidur pada anak-anak tersebut, orangtua diminta mengisi kuesioner tentang jumlah waktu tidur anak pada malam hari, hiperaktivitas, impulsivitas, gangguan konsentrasi, dan tingkat kengantukan pada siang hari.

Hasilnya, 50 persen anak rata-rata tidur 10 jam pada malam hari. Jumlah ini sesuai dengan rekomendasi waktu tidur untuk anak pada usia prasekolah.

Namun, ada 6 persen anak yang waktu tidurnya kurang dari 10 jam. Menurut Dr Jacques Montplaisir, peneliti utama program ini, anak-anak dengan waktu tidur pendek ternyata koleksi kosakatanya sedikit dan kurang memuaskan hasil tes kognitifnya.

"Satu jam kekurangan tidur berkorelasi dengan tiga kali penurunan kepandaian dan kemampuan anak berkomunikasi," katanya.

Juga tidak mengherankan bila kekurangan waktu tidur terkait dengan tingginya hasil tes hiperaktivitas dan impulsivitas pada anak-anak berusia enam tahun. Hasil ini konsisten dengan temuan bahwa waktu tidur yang cukup akan meningkatkan kemampuan anak berkonsentrasi.

Walaupun demikian, psikolog Prof Jodi Mindell dari Universitas Saint Joseph di Philadelphia, AS, mengingatkan untuk tidak buru-buru khawatir bila ada anak-anak yang jam tidurnya kurang. "Penelitian Montplaisir perlu mengukur faktor-faktor lain agar hasilnya lebih akurat," katanya.

Bisnis besar
Apa boleh buat. Pada era serba komodifikasi sekarang, persoalan tidur akhirnya menjadi bisnis besar. Dengan memasukkan kata kunci sleep research pada mesin pencari di internet, muncul 5,4 juta hasil.

Selain itu, ada begitu banyak pusat penelitian, organisasi, bahkan jurnal yang khusus membahas tidur. Sebutlah di antaranya Journal of Sleep Research, Sleep Research Society, Center for Sleep Research, hingga American Board of Sleep Medicine.

Organisasi yang terakhir disebut di atas tampaknya perlu karena untuk mengatasi gangguan tidur di AS  setiap tahunnya lebih dari 50 juta pil tidur diresepkan dokter pada tahun 2008. Masyarakat juga membelanjakan lebih dari 600 juta dollar AS per tahun untuk membeli suplemen kesehatan yang bisa mempercepat kantuk, seperti melatonin dan akar valerian.

Ungkapan Benjamin Franklin, salah satu Bapak Bangsa AS, memang tidak berlebihan. Tidur cepat, bangun cepat, adalah kunci kesehatan, kesejahteraan, dan kebijaksanaan. Ternyata itu mahal harganya.


Offline herym2m

  • Siswa Baru
  • *
  • Tulisan: 1
  • IQ: 0
    • Lihat Profil
Re: Apa kita harus tidur?
« Jawab #73 pada: Oktober 12, 2010, 02:51:03 AM »
sekedar masukan brader, kalo soal tidur, 2 ato 3 jam udah cukup asalkan tidurnya tidur yang sempurna. itu yg pernah di katakan ama dokter jpkm di kampus w

Offline zxcvb

  • Asisten Dosen
  • ***
  • Tulisan: 65
  • IQ: 1
    • Lihat Profil
Re: Apa kita harus tidur?
« Jawab #74 pada: November 17, 2010, 01:51:22 PM »
sekedar masukan brader, kalo soal tidur, 2 ato 3 jam udah cukup asalkan tidurnya tidur yang sempurna. itu yg pernah di katakan ama dokter jpkm di kampus w

Gimana cara tidur yg sempurna? saya ingin bisa tidur 2 atau 3 jam saja dalam sehari. that would be great
pasti ada metodenya,

 

Copyright © 2006-2011 Forum Sains Indonesia