Member baru? Bingung? Perlu bantuan? Silakan baca panduan singkat untuk ikut berdiskusi.
0 Anggota dan 1 Pengunjung sedang melihat topik ini.
walaupun demikian, kadang organ yang terlalu dipaksa akan memberontak juga, contohnya, kalo jantung dikasih rangsang parasimpatis akan terjadi penurunan jumlah denyut (tapi tidak kekuatan kontraksi). nah kalo dikasih rangsangan parasimp terus, akan terjadi "pemberontakan" dan jantung kembali ke denyut awal walaupun parasimp masih diberikan
kandung kemih mungkin soalnya pernah disebutkan dosen, saat kita takut atau gugup, saraf simpatis yang bekerja, namun akan mempengaruhi juga saraf di kandung kemih yang diatur oleh parasimpatis sehingga jadi ikut terangsang dan timbul rasa sesak saya juga belum gitu ngerti sih, sebab waktu itu masih semester 1 ;(
Contohnya saliva td, simpatis menstimulasi sekresi saliva, ntar kalo udah cukup, kemudian parasimpatis bekerja menginhibisi sekeresi saliva.
Kutip dari: Astrawinata G pada April 16, 2010, 11:55:50 AMwalaupun demikian, kadang organ yang terlalu dipaksa akan memberontak juga, contohnya, kalo jantung dikasih rangsang parasimpatis akan terjadi penurunan jumlah denyut (tapi tidak kekuatan kontraksi). nah kalo dikasih rangsangan parasimp terus, akan terjadi "pemberontakan" dan jantung kembali ke denyut awal walaupun parasimp masih diberikan Oya..?
Udah blajar baik2, eh setahun kemudian lupa... T.,T