Forum Sains Indonesia




*
Selamat datang, Pengunjung. Silahkan masuk atau mendaftar. Apakah anda lupa aktivasi email?
Mei 24, 2012, 05:38:25 PM

Masuk dengan nama pengguna, kata sandi dan lama sesi

Artikel Sains

Aku Cinta ForSa

  ForSa on FB  ForSa on Twitter

Pranala Luar

ShoutBox!

Last 10 Shouts:

 

haman11

Hari Ini jam 08:11:34 AM
ada yg tauproses daur ulang urin pada cicak gk ? ;)
 

GhostInMachine

Kemarin jam 03:52:17 PM
kk mau tanya cara upload Tulisan dong??
 

army.fice

Kemarin jam 12:22:47 AM
sepi banget sih :(
 

lustforscience

Mei 22, 2012, 08:26:02 PM
amin
 

exile_rstd

Mei 22, 2012, 08:24:55 PM
offline....
good night all  ;)
 

exile_rstd

Mei 22, 2012, 08:23:08 PM
iyaaaa jumat saya mau ujian kenaikan kelas. doain ya om Farabi, semoga ujiannya lancar dan dpt nilai memuaskan  :D
 

Farabi

Mei 22, 2012, 08:20:37 PM
KMana aja non? Sibuk belajar?
 

exile_rstd

Mei 22, 2012, 07:44:23 PM
argh lama ga buka forsa, comment di beberapa thread jd membingungkan saya. apa karena udh lama ga asah ya...
 

N E R R O

Mei 20, 2012, 07:41:57 PM
udah lama gak mampi ke forsa, sdh banyak berubah
 

bangnono_swedye

Mei 20, 2012, 05:23:03 PM
pertanyaa2 ane di forum kesehatan cuma2 diliaat2in aj, kagak ada yang komen ato ngasih jawaban :'( kebiasaan di forsa kah..?? :'(

Show 50 latest

Penulis Topik: Bulimia Nervosa  (Dibaca 956 kali)

0 Anggota dan 1 Pengunjung sedang melihat topik ini.

Offline raisuien

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 6329
  • IQ: 333
  • Gender: Pria
    • Lihat Profil
Bulimia Nervosa
« pada: April 02, 2010, 08:37:36 AM »
DEFINISI

Bulimia Nervosa adalah suatu kelainan yang ditandai dengan:
- episode berulang dari binge (makan dalam jumlah yang banyak), yang diikuti dengan memuntahkannya (baik dirangsang oleh penderita sendiri maupun dengan obat pencahar, diuretik (peluruh kemih) atau keduanya)
- diet yang sangat ketat
- olah raga yang berlebihan untuk mengatasi efek dari binge.

Sebagian besar penderita adalah wanita, sangat peduli akan bentuk tubuh dan berat badan dan termasuk golongan sosial-ekonomi menengah ke atas.

PENYEBAB

Penyebab pastinya tidak diketahui, tetapi faktor-faktor yang diduga berperan dalam terjadinya bulimia nervosa adalah:
- masalah keluarga
- perilaku maladaptif
- pertentangan identitas diri
- budaya yang terlalu menitikberatkan kepada penampilan fisik.

GEJALA

Binge merupakan suatu keadaan dimana ketika kehilangan kendali, penderita mengkonsumsi sejumlah besar makanan dengan cepat. Binge seringkali diikuti dengan muntah, diet yang ketat dan olah raga yang berlebihan.

Jumlah makana yang dimakan selama binge, bisa sangat banyak atau biasa saja. Stres emosional seringkali memicu terjadinya binge, yang biasanya dilakukan secara sembunyi-sembunyi.

Bulimia mencerminkan kekhawatiran akan kegemukan (obesitas) dan beberapa penderitanya mengalami obesitas, tetapi berat badan mereka cenderung turun-naik di sekitar berat badan normal.

Perangsangan muntah (dengan memasukkan tangan/benda ke dalam tenggorokan) bisa menyebabkan:
- pengikisan email gigi
- pembengkakan kelenjar ludah di pipi (kelenjar parotis)
- peradangan kerongkongan.

Muntah dan pemakaian pencahar bisa menyebabkan berkurangnya kadar kalium dalam darah, sehingga terjadi gangguan irama jantung. Penderita cenderung lebih waspada dan merasa sangat menyesal atau merasa bersalah akan perilakunya. Mereka menyadari kelainan tersebut dan menemui dokter untuk berobat.

Biasanya penderita masih bisa bersosialisasi. Mereka juga cenderung memiliki perilaku impulsif, menyalahgunakan alkohol atau obat-obatan serta jelas-jelas mengalami depresi.

DIAGNOSA

Seseorang dikatakan menderita bulimia jika melakukan binge dan muntah minimal 2 kali/minggu.
Petunjuk lainnya untuk penderita bulimia adalah:
- sangat khawatir akan penambahan berat badan dan berat badanya turun-naik dalam kisaran yang luas
- pemakaian obat pencahar secara berlebihan
- pembengkakan kelenjar ludah di pipi
- jaringan parut di buku jari tangan yang digunakan untuk merangsang muntah
- pengikisan email gigi karena asam lambung
- kadar kalium yang rendah dalam darah.

PENGOBATAN

Terdapat 2 pendekatan yang dilakukan untuk mengobati bulimia:

1. Terapi psikis (psikoterapi)
2. Obat-obatan.
Obat anti-depresi seringkali bisa membantu mengendalikan bulimia, meskipun penderita tidak tampak depresi. Tetapi bulimia akan kambuh kembali jika pemakaian obat dihentikan.

 

Copyright © 2006-2011 Forum Sains Indonesia