Forum Sains Indonesia




*
Selamat datang, Pengunjung. Silahkan masuk atau mendaftar. Apakah anda lupa aktivasi email?
Mei 24, 2012, 05:46:28 PM

Masuk dengan nama pengguna, kata sandi dan lama sesi

Artikel Sains

Aku Cinta ForSa

  ForSa on FB  ForSa on Twitter

Pranala Luar

ShoutBox!

Last 10 Shouts:

 

haman11

Hari Ini jam 08:11:34 AM
ada yg tauproses daur ulang urin pada cicak gk ? ;)
 

GhostInMachine

Kemarin jam 03:52:17 PM
kk mau tanya cara upload Tulisan dong??
 

army.fice

Kemarin jam 12:22:47 AM
sepi banget sih :(
 

lustforscience

Mei 22, 2012, 08:26:02 PM
amin
 

exile_rstd

Mei 22, 2012, 08:24:55 PM
offline....
good night all  ;)
 

exile_rstd

Mei 22, 2012, 08:23:08 PM
iyaaaa jumat saya mau ujian kenaikan kelas. doain ya om Farabi, semoga ujiannya lancar dan dpt nilai memuaskan  :D
 

Farabi

Mei 22, 2012, 08:20:37 PM
KMana aja non? Sibuk belajar?
 

exile_rstd

Mei 22, 2012, 07:44:23 PM
argh lama ga buka forsa, comment di beberapa thread jd membingungkan saya. apa karena udh lama ga asah ya...
 

N E R R O

Mei 20, 2012, 07:41:57 PM
udah lama gak mampi ke forsa, sdh banyak berubah
 

bangnono_swedye

Mei 20, 2012, 05:23:03 PM
pertanyaa2 ane di forum kesehatan cuma2 diliaat2in aj, kagak ada yang komen ato ngasih jawaban :'( kebiasaan di forsa kah..?? :'(

Show 50 latest

Penulis Topik: demam  (Dibaca 3279 kali)

0 Anggota dan 1 Pengunjung sedang melihat topik ini.

Offline exile_rstd

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 954
  • IQ: 35
  • Gender: Wanita
  • pathetic, outdated & buku fk akhirnya ke beli juga
    • Lihat Profil
demam
« pada: Desember 08, 2011, 07:16:23 AM »
demam, panas dingin, meriang itu pengertiannya apa? lalu dalam ilmu kedokteran 3 kata ini ada ga, dan penyebab demam, meriang itu salah satunya hujan-hujanan bukan? lalu kenapa demikian?
i adore your intelligence - pusing banyak saingan dimana-mana

Offline syx

  • Global Moderator
  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 4439
  • IQ: 338
  • Gender: Pria
    • Lihat Profil
Re:demam
« Jawab #1 pada: Desember 09, 2011, 07:57:35 AM »
demam lebih sering digunakan dalam istilah medis, yaitu suhu tubuh di atas normal. umumnya disebabkan oleh infeksi, tetapi bisa juga karena sistem pengaturan suhu tubuh yang tidak beres. orang dengan panas tinggi biasanya justru merasa lingkungan sekitarnya lebih dingin sehingga kadang terlihat seperti menggigil. istilah panas dingin sepertinya berasal dari sini. tapi istilah panas dingin ini lebih tepat jika dikaitkan dengan kuliner, abis makan bakso, minum es teh. kalo meriang, dari asal katanya me+riang bisa berarti menjadi bahagia...

ujan-ujanan bukan penyebab demam, tetapi apa yang terbawa air ujan itu yang bikin masalah. utamanya air ujan pertama, membawa segala kekotoran di angkasa turun ke bumi. makanya kalo kita liat mobil yang kena ujan pertama besoknya akan berdebu banget. debu ini bisa juga mengandung bibit penyakit, misalnya virus flu. nah, ini biang penyebab demam. istirahat aja...
« Edit Terakhir: Desember 09, 2011, 08:09:04 AM oleh syx »

Offline exile_rstd

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 954
  • IQ: 35
  • Gender: Wanita
  • pathetic, outdated & buku fk akhirnya ke beli juga
    • Lihat Profil
Re:demam
« Jawab #2 pada: Desember 09, 2011, 09:45:49 AM »
oh begitu ya, makasih ya om buat penjelasannya. tapi demam bisa termasuk pertahanan tubuh dengan menaikan suhu tubuh utk membunuh bibit penyakit?

Offline exile_rstd

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 954
  • IQ: 35
  • Gender: Wanita
  • pathetic, outdated & buku fk akhirnya ke beli juga
    • Lihat Profil
Re:demam
« Jawab #3 pada: Desember 09, 2011, 09:59:02 AM »
oia om saya juga pengen tanya, ada teman saya yang lagi demam sudah sembuh tapi meninggalkan rasa pegal-pegal disekujur tubuh. itu kenapa ya om? apa itu efek dari demam (mengeluarkan keringat) terus menerus utk menjaga suhu tubuh.
« Edit Terakhir: Desember 09, 2011, 10:03:14 AM oleh exile_rstd »

Offline syx

  • Global Moderator
  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 4439
  • IQ: 338
  • Gender: Pria
    • Lihat Profil
Re:demam
« Jawab #4 pada: Desember 09, 2011, 12:49:42 PM »
fungsi peningkatan suhu tubuh dalam kasus infeksi sepertinya belum diketahui pasti... mungkin ada rekan yang tau?
saat imunisasi anak, pernah dokter anak menawarkan mo yang panas ato tidak. yang tidak panas emang lebih mahal, keuntungan utama adalah bikin ortu tidak repot karena anak ga bakal rewel akibat demam. tetapi dokter juga bilang kalo yang panas punya keuntungan terkait dengan melatih sistem imun tubuh.

ini ada link terkait suhu tubuh dan demam di webmd: http://firstaid.webmd.com/body-temperature

ini ada kutipan dari buku Fundamentals of Nursing: Standards & Practice, 4th Edition:

when heat production exceeds heat loss and body temperature rises above the normal range, pyrexia occurs. this condition is caused by an elevation of the body's set point in the hypothalamus. when the body's temperature rises above 37.4oC (101oF) orally or 38oC (100.4oF) rectally, the client is said to be febrile.

pyrogens (bacteria, viruses, fungi, and some antigens) are endogenous or exogenous substances that cause fever. when a pyrogen enters the body, it causes an increased production of white blood cells and raises the set point of the hypothalamus. it takes the body several hours to generate and conserve sufficient heat to achieve the new set point. it is during this time that the person experiences the clinical symptoms of chills and shivering. when the temperature and set point are equal, chills subside and fever is manifested clinically.

there are four patterns of occurrence that are used to describe fever and provide information regarding the fever's cause:
  • intermittent: the temperature returns to normal at least once every 24 hours; it is associated with gram-negative or gram-positive sepsis, abscesses, and infectious endocarditis
  • remittent: the temperature does not return to normal but varies only a few degrees in either direction; it is associated with viral upper respiratory tract, Legionella, and Mycoplasma infections
  • sustained: the temperature remains above normal with minimal variations, less than 1 degree; it is usually caused by drugs
  • recurrent (relapsing): this pattern is characterized by one or more episodes of fever, each as long as several days, with one or more days of normal temperature between episodes; it is caused by various infectious diseases, including fungal

the fever cycle continues until the body overcomes the pyrogen either naturally or through clinical intervention (e.g., administration of antibiotics).

age, gender, and hormonal levels can influence "normal" physiological function. for example, an older adult with a serious infection may trigger only a modest fever or no fever at all. these factors account for the differences in individual temperature measurements relative to fever. when a person is exposed to extreme environmental conditions, several alterations in thermoregulation can occur.
(halaman 513-514)






Offline exile_rstd

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 954
  • IQ: 35
  • Gender: Wanita
  • pathetic, outdated & buku fk akhirnya ke beli juga
    • Lihat Profil
Re:demam
« Jawab #5 pada: Desember 09, 2011, 03:02:55 PM »
lalu munculnya pegal-pegal setelah demam itu kenapa?

Offline syx

  • Global Moderator
  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 4439
  • IQ: 338
  • Gender: Pria
    • Lihat Profil
Re:demam
« Jawab #6 pada: Desember 09, 2011, 04:48:42 PM »
rasa pegal bisa berasal dari beragam sebab. tapi untuk topik ini, penyebab utamanya adalah infeksi virus. jadi pegal bukan karena demam. infeksi virus (misalnya flu) dapat menyebabkan demam, otot pegal, dan gejala lainnya.

Offline semut-ireng

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 2809
  • IQ: 9
    • Lihat Profil
Re:demam
« Jawab #7 pada: Desember 09, 2011, 10:08:45 PM »

ujan-ujanan bukan penyebab demam, tetapi apa yang terbawa air ujan itu yang bikin masalah. utamanya air ujan pertama, membawa segala kekotoran di angkasa turun ke bumi. makanya kalo kita liat mobil yang kena ujan pertama besoknya akan berdebu banget. debu ini bisa juga mengandung bibit penyakit, misalnya virus flu. nah, ini biang penyebab demam. istirahat aja...

Hmm.  Debu yang terbawa air hujan mengandung bibit penyakit,  misalnya virus flu ?   Lalu dari mana asalnya virus flu / debu yang mengandung virus flu tersebut ?    Rasanya saya kurang sreg dengan teori itu ............................. :)

Offline exile_rstd

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 954
  • IQ: 35
  • Gender: Wanita
  • pathetic, outdated & buku fk akhirnya ke beli juga
    • Lihat Profil
Re:demam
« Jawab #8 pada: Desember 10, 2011, 08:27:54 PM »
kalau keringat dingin maksudnya gimana? setahu saya keringat itu muncul ketika suhu tubuh naik 1^o c

atau lebih sehingga membuat pembuluh darah melebar dan akhirnya mengeluarkan keringat. ketika terkena angin, pembuluh darah menyempit dan membuat keringat mendingin. CMIIW

nah yg mau saya tanyakan, bagaimana jika terjadi produksi keringat yang berlebihan? karena teman saya (yang sudah smbuh dari demam) sudah beberapa hari keluar keringat terus. padahal suhu tubuh cukup normal.

Offline exile_rstd

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 954
  • IQ: 35
  • Gender: Wanita
  • pathetic, outdated & buku fk akhirnya ke beli juga
    • Lihat Profil
Re:demam
« Jawab #9 pada: Desember 11, 2011, 07:01:05 PM »
oia om saya juga mau tanya, (duh byk nanya) demam karena infeksi yang membuat tubuh lemas, tidak bersemangat itu parah ga om Syx?

Offline syx

  • Global Moderator
  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 4439
  • IQ: 338
  • Gender: Pria
    • Lihat Profil
Re:demam
« Jawab #10 pada: Desember 12, 2011, 05:18:37 PM »
Hmm.  Debu yang terbawa air hujan mengandung bibit penyakit,  misalnya virus flu ?   Lalu dari mana asalnya virus flu / debu yang mengandung virus flu tersebut ?    Rasanya saya kurang sreg dengan teori itu ............................. :)
penularan flu umumnya berasal dari udara, yaitu dari batuk dan bersin yang menyebabkan virus terpancar ke udara. cara lain adalah dengan menyentuh permukaan yang terkontaminasi virus.
anda kurang sregnya di mana? partikel virus yang ada di udara ato karena virus yang di udara bisa mati karena sinar uv dari matahari?

Offline semut-ireng

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 2809
  • IQ: 9
    • Lihat Profil
Re:demam
« Jawab #11 pada: Desember 13, 2011, 10:10:47 AM »
penularan flu umumnya berasal dari udara, yaitu dari batuk dan bersin yang menyebabkan virus terpancar ke udara. cara lain adalah dengan menyentuh permukaan yang terkontaminasi virus.
anda kurang sregnya di mana? partikel virus yang ada di udara ato karena virus yang di udara bisa mati karena sinar uv dari matahari?

Tidak sependapat air hujan membawa debu yang mengandung partikel virus,  alasannya sesuai yang ditulis Om syx, karena virus yang di udara bisa mati karena sinar uv dari matahari.

Air hujan dimana pada saat yang bersamaan terjadi kilat / petir,  tentunya banyak membawa partikel ozon,  dan ozon itulah menurut pendapat saya yang menyebabkan flu musiman.

Air hujan juga mengandung banyak partikel lainnya,  yaitu partikel2 pencemaran udara..........

Soal batuk dan bersin,  bukannya itu merupakan mekanisme pertahanan tubuh ?  Yang dikeluarkan oleh batuk dan bersin mungkin saja partikel virus,  dan hal itu menjadi penyebab penularan di dalam ruangan2.   Tapi mungkin juga,  aerosol yang dikeluarkan saat batuk dan bersin itu adalah ozon yang terhirup ................

Saya ingin mengatakan,  virus bukan Penyebab,  tapi Akibat.    Penyebabnya banyak,  antara lain Ozon,  Radiasi langsung,  radikal bebas ....................
« Edit Terakhir: Desember 13, 2011, 11:07:49 AM oleh semut-ireng »

Offline syx

  • Global Moderator
  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 4439
  • IQ: 338
  • Gender: Pria
    • Lihat Profil
Re:demam
« Jawab #12 pada: Desember 13, 2011, 02:09:09 PM »
kalimat pertama saya setuju... nah, kalimat kedua dan berikutnya ini perlu kita bahas.

saya mengenal ozon dari sistem purifikasi air di pabrik kami, yaitu untuk mematikan kuman yang mengkontaminasi air. sisa ozon selanjutkan dipecah dengan sinar uv. sifat mematikan kuman ini berasal dari sifat oksidannya kuat. disebutkan bahwa ozon berada pada peringkat oksidan terkuat di bawah fluorine dan persulphate.


catatan: 1 ppmv = 1.0 mcg/ml atai 1.0 mg/L atau 1.0 g/m3

batas persepsi bau oleh organ penghidu manusia sekitar 0.01 ppmv, 10 kali lebih rendah dari kadar situs kerja maksimal (WSC = work site concentration) 0.1 ppmv selama bernapas 1 jam. WHO memberikan batasan kerja maksimum 8 jam dalam kadar ozon 0.06 ppmv. kadar segitu sudah cukup tercium bau ozon yang kuat. tapi perlu diingat bahwa reseptor olfaktori kita ga bisa begitu aja dipercaya karena cepat banget mengalami toleransi. bikin susah pas milih parfum kalo abis cium2 banyak parfum. 

ozon menyebabkan bersin dan batuk. it's ok, masih bisa diterima karena banyak bahan kimia lain yang bisa menyebabkan kita terbatuk-batuk dan bersin. kalo demam? apakah ozon ini menyebabkan penurunan daya tahan tubuh sehingga virus flu ato bibit penyakit masuk?

prof velio bocci dalam bukunya Ozone: A New Medical Drug, 2nd Edition (diterbitkan Springer, 2010), menggunakan ozonetherapy. bingung kan... bahan supertoksik gitu kok bisa dipake buat terapi.

Offline semut-ireng

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 2809
  • IQ: 9
    • Lihat Profil
Re:demam
« Jawab #13 pada: Desember 14, 2011, 06:10:18 AM »
Ozon secara alami dapat terjadi karena reaksi antara oksigen di udara dengan panas dari sinar matahari / ultraviolet atau energi listrik.   Lapisan ozon terdapat di atmosfer bumi pada ketinggian sekitar 30 - 50 km.   Lapisan ozon ini berfungsi untuk menyerap radiasi ultraviolet dari sinar matahari,  sehingga kadar radiasi yang sampai di bumi tidak terlalu tinggi,  cukup sesuai yang dibutuhkan oleh makhluk hidup di bumi.
Peluang meningkatnya ozon di udara bebas adalah ketika terjadi perubahan cuaca,  misalnya ketika musim penghujan dimana sering terjadi kilat / petir  ( energi listrik ),  dan ketika musim panas yang berkepanjangan.   Selain itu,  konsentrasi ozon yang cukup tinggi bisa ditemukan di kawasan-kawasan industri /  pabrik-pabrik yang mengoperasikan mesin-mesin dan generator listrik dengan kapasitas besar.  Di kawasan2 tersebut tanpa disadari ozon dapat terjadi akibat terjadinya reaksi antara oksigen di udara bebas dengan panas yang tinggi / energi listrik.   Bukan hanya di kawasan industri saja.   Ozon juga dapat terjadi di lingkungan rumah dan pemukiman penduduk,  misalnya ketika terjadi hubungan singkat arus listrik sehingga timbul percikan api,  atau ketika terjadi peristiwa kebakaran rumah / bangunan.   Adanya ozon di sekitar kita dalam konsentrasi kecil tidak berbahaya begi kesehatan,  namun dalam konsentrasi tertentu bisa membahayakan. Ozon mudah dikenali karena mempunyai bau yang tajam, menusuk hidung.   Cara lain mengenali adanya ozon adalah ketika kita berada dekat dengan terjadinya hubungan singkat listrik,  adanya kabel yang terbakar kemudian tercium bau seperti sesuatu yang hangus.    Banyak yang tidak menyadari bila kemudian mengalami batuk-batuk atau bersin,  hal itu adalah disebabkan kita mengirup ozon,  dan kemudian tubuh bereaksi mengeluarkan ozon tersebut lewat batuk2 atau bersin.   Akibat lainnya yang bisa terjadi adalah kemudian kita mengalami pilek,  selesma ( common cold )  dan .................demam. 

Dalam kedokteran,  pilek / selesma ( common cold ) dikenal disebabkan oleh virus parainluenza.   Infeksi primer pada anak-anak biasanya menyebabkan rhinitis dan faringitis, seringkali disertai dengan demam..................

Mungkin sudah waktunya kita mengetahui kebenaran tentang asal-usul virus ........virus influenza dan parainfluenza   ........disebabkan oleh ozon.

Soal ozon digunakan sebagai terapi,  saya tidak sependapat.   Alasannya,  ozon bersifat menyerap radiasi UV,  dan bila digunakan untuk terapi,   efeknya dalam jangka waktu tertentu mungkin bisa menyebabkan meningkatnya sensisifitas terhadap radiasi (  melemahkan sistim imun tubuh ) ........................
« Edit Terakhir: Desember 14, 2011, 06:47:07 AM oleh semut-ireng »

Offline syx

  • Global Moderator
  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 4439
  • IQ: 338
  • Gender: Pria
    • Lihat Profil
Re:demam
« Jawab #14 pada: Desember 14, 2011, 07:39:09 AM »
Mungkin sudah waktunya kita mengetahui kebenaran tentang asal-usul virus ........virus influenza dan parainfluenza   ........disebabkan oleh ozon.

maaf, mohon pencerahannya... maksudnya ozon membentuk virus atau ozon melemahkan sistem imun kita sehingga virus mudah menyebabkan kita sakit?

pembakaran tidak menyebabkan ozon. ozon terbentuk dari oksigen murni melalui proses endotermik dari gradien voltase tinggi. ozon secara spontan dapat berbalik menjadi oksigen (O2) dan shelf-lifenya tergantung pada suhu. misal, pada suhu 20oC kadar ozon dapat berkurang separonya dalam 40 menit, pada 30o dalam 25 menit, dan pada -50o bisa setelah 3 bulan.

di stratosfer, sekitar 22 km dari permukaan bumi, lapisan ozon dapat mencapai kadar max 10 ppmv. emisi sinar UV dari matahari mengkatalisis pembentukan ozon ini melalui mekanisme Chapman:
O2 + UV (<242 nm) --> O + O
2O2 + 2O --> 2O3

kaitannya dengan aktivitas manusia perusak lingkungan, misalnya dari proses industri, gas buang dari kendaraan bermotor, yang menyebabkan polusi udara di area yang bisa mencapai 8-17 km dari permukaan bumi...  nitrogen monoxide dan dioxide, carbon monoxide, methane, sulphuric acid dan senyawa asam lainnya disebutkan dapat meningkatkan kadar ozon hingga 0.3 mcg/l atau lebih. di kota besar, ozon yang bercampur dengan senyawa lain tersebut, membentuk photochemical smog (gambar bawah) yang bersifat toxic pada paru, mata, hidung, dan kulit. mukosa sistem pernapasan tidak memadai untuk mengatasi atau menetralkan bahan beracun tersebut. bayangin aja, RTLF (respiratory tract lining fluid) yang cuma 20-40 ml dan terdispersi sebagai lapisan tips pada seluruh area permukaan saluran napas yang bisa mencapai 70 m2... pasti dengan mudah bisa dihajar campuran asam yang merupakan oksidan kuat.



mengenai ozon sebagi bahan terapetik... ntar aja bahasannya. mungkin lebih baik jika dalam topik yang berbeda.

beberapa bahasan lain tentang ozon di forum ini:
http://www.forumsains.com/kimia/mungkinkah-mengubah-oksigen-menjadi-ozone/
http://www.forumsains.com/kesehatan/ozonizer/
« Edit Terakhir: Desember 14, 2011, 07:43:10 AM oleh syx »

 

Copyright © 2006-2011 Forum Sains Indonesia