Forum Sains Indonesia

Portal Sains Indonesia

Berita: Forsa berencana untuk mengadakan Gathering Forsa. Bagi yang berminat, silakan urun rembuk dan daftarkan diri anda.
* *
Selamat datang, Pengunjung. Silahkan masuk atau mendaftar.
Lupa email aktivasi Anda?
Maret 19, 2010, 12:10:27


Masuk dengan nama pengguna, kata sandi dan lama sesi


Selamat datang, Pengunjung. Silahkan masuk atau mendaftar.
Lupa email aktivasi Anda?
Maret 19, 2010, 12:10:27

Masuk dengan nama pengguna, kata sandi dan lama sesi
Last 10 Shouts:
Hari ini at 10:50:30
hee~
huriah,, masi jam 3.52... blom 4..
Hari ini at 09:49:46
hai monseur superstring39...lama ngga nongol!
Hari ini at 03:52:56
Jam 4 pagi...
Masih hidup.. Hooaaammm..!!
Kemarin at 11:15:21
hahaha~

euy,, irisan kerucut.. plajaran MTK SMP kan itu..?
Kemarin at 11:10:09
ada yang paham g tentang irisan kerucut??? Bingung gw
Kemarin at 11:08:09
T.,T
Kejam...
Kemarin at 10:53:26
ga tanya... lidah melet nyengir
Kemarin at 10:40:56
Mau ujian juga..
Tugas juga numpuk..
OL gak boleh lepas..
T.,T
Kemarin at 10:32:05
wa jg lagi ujian kok...
Kemarin at 09:23:13
hah cape  '
mhon doanya sbntar lagi ujian
Halaman: [1] 2 3 4   Turun
Kirim topik ini | Cetak
Pembuat Topik: Euthanasia  (Baca 1447 kali)
0 Anggota dan 1 Pengunjung melihat topik ini.
Huriah M Putra
Profesor
*****

IQ: 38
Offline Offline

Gender: Pria
Tulisan: 822


Aku siap aku siap...!!!


Lihat Profil Email
« pada: Januari 30, 2010, 01:52:36 »

Nah, ngobrol2 soal euthanasia... Kita bahas soal euthanasia deh..
Mulai dari caranya secara medis (pokoke semua tentang medis deh) sampe secara moral.
Nah, biar gampang, pake soal kasus aja yah...

Seorang nenek, 77 tahun, mengidap kanker otak dan sekarang terbaring koma di ICU. Menurut dokter, hidup sang nenek tidak dapat diselamatkan lagi, jadi ceritanya nunggu mati aja deh... Nah, kebetulan si keluarga nenek juga merupakan orang biasa2 aja, jadi kurang mampu untuk membiayai kamar ICU yang terkenal lebih mahal dari hotel bintang 5 itu.
Nah, apakah si dokter boleh memberikan option (menyarankan gak boleh kan?) euthanasia kepada keluarga pasien? Apakah secara etika boleh dilakukan euthanasia? Jangan lupa secara medis, bagaimana cara melakukan euthanasianya?

Pertanyaan tambahan: Apakah koma selalu pasti harus dibantu dengan respirator?

Peringatan: Jangan sekali2 mengungkit soal agama disini... Kalau ada yang mengungkit2 soal agama, IQnya dikurangi sampe nol (minus bisa gak mod? Soalnya orang kayak gitu diminuskan aja IQnya), plus kukasih hadiah tabok kepala deh...

Nah, siapa PERTAMAX?
Masuk

OOT OOT OOT..!!!
        
sisca, chemistry
Profesor
*****

IQ: 132
Offline Offline

Gender: Wanita
Tulisan: 4946


3 langkah besar menuju Japan.... >.,<

sisca.honeymuw@yahoo.com
Lihat Profil Email
« Jawab #1 pada: Januari 30, 2010, 02:05:54 »

euthanasia yg sisca tau itu biasanya dicabut semua alat2 bantu nafas yg lengket di sono.. truz dibiarkan aje,,
kalo emang koma tuh orang..
ada juga yg disuntik mati kan..?
Masuk

I Corinthians chapter 13 : 4-7love suffers long and is kind ; love doesn't parade itself, is not puffed up ; doesn't behave rudely, doesn't seek its own, is not provoked, thikz no evil, doesn't rejoice in iniquity, but rejoices in the truth ; bears all things, endures all things
riandono
Mahasiswa
**

IQ: 6
Offline Offline

Gender: Pria
Tulisan: 36



Lihat Profil
« Jawab #2 pada: Januari 30, 2010, 03:25:53 »

Kalo aku ya...
Krn keluarga nenek ga ada yang meminta eutanasia, mungkin sebaiknya diberitahukan dulu kondisi sebenarnya nenek ke keluarganya. Dengarkan penilaian mereka.
Jangan dieutanasia, pindahkan aja dari ICU ke bangsal perawatan biasa (sama aja ya dengan euthanasia pasif? hehe...)
Ntar biaya perawatannya diusahakan secara proaktif oleh rumah sakit ke jamkesmas..

Btw, ada ga ya guidelines suntik mati utk euthanasia? Di kul farmasi ga diajarin sih, ttg agent racunnya juga ga pernah diajarin.

Masuk
raisuien
Profesor
*****

IQ: 252
Offline Offline

Gender: Pria
Tulisan: 5254



Lihat Profil
« Jawab #3 pada: Januari 30, 2010, 03:30:48 »

dokter tentu boleh memberikan option kepada keluarga unutk euthanasia...
apalagi jk keluarga mank tak mampu untuk membiayai pengobatan nenek itu, terpaksa harus di-euthanasia....
secara etika silahkan jk keluarga ingin dan jg finansial keluarga terebut tidak mencukupi....
pake penghentian pengobatan....

bukannya klo koma trus dipake respirator manusia tersebut sama saja dengan mati huh
Masuk

Astrawinata G
Profesor
*****

IQ: 23
Offline Offline

Gender: Pria
Tulisan: 570


astrawinatag@yahoo.com
Lihat Profil Email
« Jawab #4 pada: Januari 30, 2010, 07:54:33 »

cuma gara2 nyinggung agama trus dibantai gitu? huh Mas huri emang ****** bener....

logikanya, keluarga pasti keberatan sekali pada mulanya, kita sebagai dokter tetap menjalankan tugas kita, tidak usah kita "panas-panasi" lagi untuk euthanasia, sebab itu bisa dijadikan bahan tuntutan sebab keputussan diambil dibawah tekanan.

begitu sudah agak lama dirawat, keluarga akan memahami bahwa ini semua adalah sia-sia. dan akhirnya mencari dokter untuk meminta konsultasi kembali. sebagai dokter, kita juga tidak boleh menyarankan langsung untuk euthanasia kembali, sebab keluarga bisa saja berpendapat bahwa dokter ini pengen banget nenek kami mati. jadi kita sebisa mungkin mengulur topik dan lalu secara tidak langsung menyarankan kembali untuk euthanasia.

euthanasianya kalau saya, karena saya belum belajar cukup banyak, yang bisa saya sarankan adalah injeksi obat bius sampai overdosis (propofol, contohnya).

demikian menurut saya senyum
Masuk

Best Regards,


Astrawinata G
syx
Global Moderator
Profesor
*****

IQ: 182
Offline Offline

Gender: Pria
Tulisan: 2439


Pemandangan Segarrr...


Lihat Profil Email
« Jawab #5 pada: Januari 30, 2010, 09:12:23 »

udah dibatasi ga boleh dari segi agama. Kalo saya pribadi sih ok aja diberlakukan seandainya saya yang jadi pasiennya. Ketimbang menderita terlalu lama. Bukan cuma saya yang menderita, keluarga juga repot banget. (saya ingin mati tidak terlalu tua, tanpa perlu sakit lama).
Masuk
riandono
Mahasiswa
**

IQ: 6
Offline Offline

Gender: Pria
Tulisan: 36



Lihat Profil
« Jawab #6 pada: Januari 30, 2010, 10:36:17 »

kalo protokol resmi eutanasia aktif dari Depkes atau IDI gitu ada ndak ya?
Masuk
r.a.n
Dosen
****

IQ: 17
Offline Offline

Gender: Pria
Tulisan: 301


Engkau..lilin-lilin..kecil

dj_alil03
Lihat Profil Email
« Jawab #7 pada: Januari 30, 2010, 10:41:10 »

INinih..topik paling...mumet di anastesi.,.. Konsepnya ada dua ada istilahnya withdrawing..ada istilanya withdrawal...Klo withdrawal..itu emang kita menarik seluruh tindakan..dan alat-alatnya. Kalo withhold..kita hanya memberikan pengobatan..minimal..Hal ini tergantung dokternya..

TAPI kalo dipelajaran etik..itu ada empat kaidah moral dasar...
1. aotonomy..jadi kebebasan pasien untuk menentukan terapi yang sesuai untuk dia
2 Beneficiens kita sebagai dokter harus melakukan yang terbaik untuk pasien..
3. Non malificience prinsipnya do not harm..
4 Justice demi kepentingan bersama...

autonomi v.s.  justice.. trus beneficience v.s non malifciece...
Berangkat dari kasus tadi..nenek itu udah tidak memiliki hak secara autonomi. Oleh karena itu maka haknya dipindahkan ke keluarga. Sekarang terserah keluarganya..Kalo setuju dengan penjelasan dokter...maka ventilator kita lepas...Kalo nggak yah kita bisa pertahankan..dengan melakukan tindakan withhold...atau Jika memang telah terbukti kejadian mati batang otak...ya udah..kita withdrawal. Tapi ingat informed consent dulu ke keluarga pasien...
Masuk

"Pengen jadi ahli stem..cell"
riandono
Mahasiswa
**

IQ: 6
Offline Offline

Gender: Pria
Tulisan: 36



Lihat Profil
« Jawab #8 pada: Januari 30, 2010, 11:31:59 »

o gt, baru mudeng deh..
eutanasia itu pilihannya withdrawal atau withhold ya..

kalo suntik mati bukan pilihan ya? hehe 
Masuk
Huriah M Putra
Profesor
*****

IQ: 38
Offline Offline

Gender: Pria
Tulisan: 822


Aku siap aku siap...!!!


Lihat Profil Email
« Jawab #9 pada: Januari 31, 2010, 12:02:05 »

Pertanyaan lagi (buat mas ran): Apakah semua koma pakai ventilator? Apakah semua koma yang pakai ventilator itu sudah mati batang otak? Apakah gak ada cara lain buat euthanasia selain cabut ventilator?
Masuk

OOT OOT OOT..!!!
        
r.a.n
Dosen
****

IQ: 17
Offline Offline

Gender: Pria
Tulisan: 301


Engkau..lilin-lilin..kecil

dj_alil03
Lihat Profil Email
« Jawab #10 pada: Januari 31, 2010, 09:14:24 »

@ Badai
Kalo di Belanda sih, emang boleh..untuk minta injeksi suntik mati tapi kalo di Indo sih seinget saya waktu di anastesi ya itu...withdrawal atau withhold jadi nggak murni aktif..

@Huria
Apakah semua koma itu wajib pake ventilator...huh. Saya coba uraikan sedikit disini...Koma merupakan status tingkat kesadaran seseorang secara kualitatif. urut-urutannya mulai dari compos mentis..apatis..somnolen sampai ke koma..Nah ukuran kuantitatifnya yang biasa dipakai adalah Glasgow Coma Scale..parameter yang dinilai adalah mata, gerakan motorik dan ucapan biasa kita singkat sebagai Eye Motorik and Verbal..Eye paling maksimal nilainya empat...Movement nilainya maksimal enam sedangkan verbal nilainya maksimal lima. Semuanya (Eye, Motoric, Verbal) paling rendah satu. Jadi GCS itu nilainya nggak ada yang nol...

Parameter GCS
Bentuk penilaian untuk Eye terbagi 4:
-Jika kita liat dia spontan buka mata itu nilainya 4
-Jika kita lihat matanya tertutup, terus kita suruh buka mata dia mau buka mata nilainya 3
-Jika baru bisa buka mata dengan cara diberikan rangsang nyeri nilainya 2
-Jika tidak ada reaksi baik dengan rangsang nyeri nilainya 1

Untuk Verbal terbagi 5:
-Jika orientasi baik..tau namanya..dan tinggal dimana nilainya 5
-Jika udah meracau tapi yang keluar dari mulutnya masih dalam bentuk kalimat namun masih ada disorientasi nilainya 4
-Jika udah disorientasi dan yang keluar dalam wujud kata namun rada ngaco nilainya 3
-JIka dia cuma mengerang (..ahrgghh atau rggg) itu nilainya 2
-Jika tidak ada jawaban nilainya satu

Untuk motorik terbagi 6:
-Disuruh angkat tangan kanan yang diangkat tangan kanan nialinya 6
-Diberikan rangsang nyeri, kalo bisa ditepis atau tangannya mendekati sumber rangsang diberikan nilai 5
-KAlo diberi rangsang nyeri malah menghindar nilainya 4
-Jika diberikan rangsang nyeri sendi cubitinya menekuk terjadi fleksi seperti seorang petinju nilainya 3
- Tp kalo diberikan rangsang nyeri justru terjadi ekstensi alias kebalikan dari posisi petinju nilainya 2
-Kalo nggak ada respon bilainya 1. Tapi inget jangan ragu-ragu untuk memberikan rangsang nyeri...

nah koma itu wajib GCSnya 3......

Balik lagi ke pertanyaan pertama..apakah..setiap koma harus pake ventilaator...nilai dulu ini orang penurunan kesadarannya kenapa huh. Kalo misalkan orang ini begadang 3 hari tiga malem...habis ngangkat gajah...alias keletihan berat...trus dinilai pake GCS ternyata tiga....yah nggak perlu diventilator....

Intinya gini, kalo dapet orang dengan penurunan kesadaran..tangani dulu kegawatdaruratannya....Check tanda-tanda vitalnya yaitu nadi, nafas..tensi belakangan....Tapi pastikan dulu kalo ini orang GCSnya 3..alias koma...Oh iya selain yang tadi saya jelaskan...ada juga penilaian singkat untuk menilai kesadaran..yaitu namanya AVPU...Alert...Verbal...Pain..yang terakhir UNresponsive....KAlo awam pakenya ini aja, pake GCS rada ribet..

KAlo dulu sih...orang nggak sadar biasanya cek nadi (inget nadi daerah leher..jangan nadi di pergelangan tangan). Kalo nggak teraba..langsung bebaskan jalan napas..dan liat pengembangan parunya..jangan maen napas buatan aja..tehnik membebaskan jalan napas itu ada tiga manuver..bisa kepalanya didongakkan keatas (head tilt) atau dagunya kita tarik (chin lift) atau rahangnya kita dorong ke depan (jaw thrust)....
Kalo curiga ada patah tulang leher mauver yang lebih disukai adalah jaw thrust...tapi ini kalo yang kurang terlatih butuh bantuan orang lain. Kalo lumayan terlatih bisa satu orang..tapi biasanya butuh sungkup atau plastik...dan tehniknya rada ribet...

Tapi berdasarkan guideline AHA yang baru..bilangnya banyak orang awam yang kesulitan meraba arteri daerah leher..akhirnya guideline terbaru sih bebasin jalan trus langsung diberikan 2 kali napas buatan baru dinilai nadinya..Kalo ada gangguan nadi cepet kompresi jantung..pas ditengah-tengah tulang dada..Kompresi aja dengan perbandingan 30 kompresi 2 napas..setelah 2 menit atau aduh..lupa kalo nggak salah sih 5 siklus nilai lagi..napas ama nadinya.

lalu kalo ada AED alias automatic External Defibrilator...orang awam boleh kok make..nanti ada perintah dari mesinnya kita tinggal ngikut aja...Jadi yang tadi saya sebutkan itu merupakan...Basic Life Support...(BLS). Itu semua orang awam harus bisa....tidak terkecuali seorang OB sekalipun. Kalo dokternya udah pake obat-obatan...buat membantu kegawatdaruratannya. Lho kok ini jadi ngomong BLS huh.

Balik ke koma, yang ditakutkan pada orang koma itu saluran napasnya tertutup akibat lidah jatuh menutupi..jalan napas...makanya..untuk bernapas biasanya kita buka jalan napasnya biasanya kita kasih alat namanya OPA (Ororpharyng Airway) lalu kita bagging pake ambu...nah masak mau bagging mulu ya udah pasang ventilator aja buat mempertahankan..napas pasien...Oh iya, istilahanya ABC..(Airway Breathing dan Circulation...itu yang harus diperhatikan kalo orang nggak sadar...

Pertanyaan kedua..apakah semua orang pake ventilator..merupakan MBO..yah nggak..Ventilator sendiri seingat saya ada modenya..ada yang full dikasih dari ventilator untuk bernapas, ada yang ventilatornya bantu setengah, setengah lagi dari pasiennya. Jadi nggak selamanya ventilator itu...pasti MBO...soalnya penegakkan MBO itu butuh ekspertise..yang nggak main-main..pernah ada kasus pasien di Palembang dengan dugaan MBO dan ingin dicabut ventilator...sama dokternya..itu sampai menerbangkan guru kita kesana cuma buat bilang "yak ini MBO". Jadi nggak sesimpel itu bialng MBO

Kalo pertanyaan ketiga udah ada di atas...Sekian itu yang saya tau...Maaf kalo bahasanya rada kurang ilmiah dikit... nyengir nyengir
Masuk

"Pengen jadi ahli stem..cell"
sisca, chemistry
Profesor
*****

IQ: 132
Offline Offline

Gender: Wanita
Tulisan: 4946


3 langkah besar menuju Japan.... >.,<

sisca.honeymuw@yahoo.com
Lihat Profil Email
« Jawab #11 pada: Januari 31, 2010, 12:35:41 »

huaaa~~
keren..

jadi tau cara2 dokter nanganin org koma..
ada nilainya..

oh ya,, gangguan nadi di sini maksudnya gimana y..?
Masuk

I Corinthians chapter 13 : 4-7love suffers long and is kind ; love doesn't parade itself, is not puffed up ; doesn't behave rudely, doesn't seek its own, is not provoked, thikz no evil, doesn't rejoice in iniquity, but rejoices in the truth ; bears all things, endures all things
Astrawinata G
Profesor
*****

IQ: 23
Offline Offline

Gender: Pria
Tulisan: 570


astrawinatag@yahoo.com
Lihat Profil Email
« Jawab #12 pada: Januari 31, 2010, 01:11:15 »

gangguan nadi? maksudnya ga teraba gitu, atau detakannya ga teraba senyum
Masuk

Best Regards,


Astrawinata G
Huriah M Putra
Profesor
*****

IQ: 38
Offline Offline

Gender: Pria
Tulisan: 822


Aku siap aku siap...!!!


Lihat Profil Email
« Jawab #13 pada: Januari 31, 2010, 01:35:21 »

Hhmmm... Gitu ya.. Baru tau cara penilaian glasgow.

Eh? Kok wa nanya pertanyaan bodoh itu? Yang ventilator dan MBO itu... Aduuh.. Pasti efek ngantuk.

Apa MBO bisa dilihat dengan EEG?

Wah.. Thanks banget ya mas ran. Gak papa kok gak ilmiah, yang penting kita2 ngerti...
Masuk

OOT OOT OOT..!!!
        
Astrawinata G
Profesor
*****

IQ: 23
Offline Offline

Gender: Pria
Tulisan: 570


astrawinatag@yahoo.com
Lihat Profil Email
« Jawab #14 pada: Januari 31, 2010, 05:40:46 »

hehehehe, baru tau yang GCS gan? senyum di pemicu dulu ga dibahas? senyum
Masuk

Best Regards,


Astrawinata G
Halaman: [1] 2 3 4   Naik
Kirim topik ini | Cetak
Lompat ke:  

Topik Lainnya :
Subyek Dimulai oleh Jawaban Dilihat Tulisan terahkir
Euthanasia...??? Ief-Tha 4 1699 Tulisan terahkir Maret 09, 2009, 03:40:06
oleh Muztank
Aborsi reborn 14 8072 Tulisan terahkir Pebruari 28, 2007, 03:56:14
oleh reborn
Jejak Makhluk Raksasa Gemparkan Barito Utara « 1 2 3 » biobio 35 3350 Tulisan terahkir Maret 04, 2010, 02:05:01
oleh Hendy wijaya, MD
Sumpah Kedokteran Melnick 4 2636 Tulisan terahkir Juni 29, 2008, 12:27:26
oleh Melnick
Living, Non-Living and Dead Dr. Obscure 3 3096 Tulisan terahkir Januari 29, 2007, 10:10:24
oleh peregrin
Powered by SMF 1.1.9 | SMF © 2006-2008, Simple Machines LLC
RSS | Sitemap | Science Blog | Feed Artikel


© 2006-2008 ForumSains.com
Dilber MC Theme by HarzeM