Forum Sains Indonesia




*
Selamat datang, Pengunjung. Silahkan masuk atau mendaftar. Apakah anda lupa aktivasi email?
Mei 25, 2012, 01:22:03 AM

Masuk dengan nama pengguna, kata sandi dan lama sesi

Artikel Sains

Aku Cinta ForSa

  ForSa on FB  ForSa on Twitter

Pranala Luar

ShoutBox!

Last 10 Shouts:

 

fajri

Kemarin jam 09:40:03 PM
numpang liat_liat dulu,, kexnya menarik bnget sama masalah mikon.. ! :D
 

haman11

Kemarin jam 08:11:34 AM
ada yg tauproses daur ulang urin pada cicak gk ? ;)
 

GhostInMachine

Mei 23, 2012, 03:52:17 PM
kk mau tanya cara upload Tulisan dong??
 

army.fice

Mei 23, 2012, 12:22:47 AM
sepi banget sih :(
 

lustforscience

Mei 22, 2012, 08:26:02 PM
amin
 

exile_rstd

Mei 22, 2012, 08:24:55 PM
offline....
good night all  ;)
 

exile_rstd

Mei 22, 2012, 08:23:08 PM
iyaaaa jumat saya mau ujian kenaikan kelas. doain ya om Farabi, semoga ujiannya lancar dan dpt nilai memuaskan  :D
 

Farabi

Mei 22, 2012, 08:20:37 PM
KMana aja non? Sibuk belajar?
 

exile_rstd

Mei 22, 2012, 07:44:23 PM
argh lama ga buka forsa, comment di beberapa thread jd membingungkan saya. apa karena udh lama ga asah ya...
 

N E R R O

Mei 20, 2012, 07:41:57 PM
udah lama gak mampi ke forsa, sdh banyak berubah

Show 50 latest

Penulis Topik: Kecoa  (Dibaca 4784 kali)

0 Anggota dan 1 Pengunjung sedang melihat topik ini.

Offline syx

  • Global Moderator
  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 4439
  • IQ: 338
  • Gender: Pria
    • Lihat Profil
Kecoa
« pada: Desember 30, 2010, 02:52:50 PM »
kecoa hewan bau dan banyak orang jijik ama mereka. disebutkan juga punya daya tahan lebih untuk idup (kecuali kalo uda penyet di bawah sandal). kalo ada perang nuklir yang sampe menghancurkan dunia katanya kecoa yang bakal bertahan idup. tanpa kepala pun mereka isa idup dan mati karena kelaparan aja. nah, ini ada dua artikel menarik:

Otak Kecoa Kandung Antibiotik

JAKARTA, KOMPAS.com — Kecoa biasanya dilihat sebagai hewan yang membahayakan kesehatan, bisa ditemukan di tempat lembab dan hotel yang kotor.

Namun, para ilmuwan percaya bahwa mereka bisa memegang rahasia untuk memperlakukan serangga yang paling tangguh itu.

Menurut laporan Daily Mail, pengujian telah menemukan jaringan dari otak dan sistem saraf serangga bisa membunuh lebih dari 90 persen infeksi MRSA dan E-coli tanpa merugikan sel manusia.

Simon Lee, seorang peneliti pascasarjana dari University of Nottingham, mengatakan, kecoa memiliki sifat antibiotik yang kuat setelah menemukan sembilan molekul yang berbeda dalam jaringan kecoa yang beracun bagi bakteri.

"Kami berharap molekul akhirnya dapat dikembangkan menjadi obat untuk E-coli dan infeksi MRSA yang semakin rawan terhadap obat-obatan saat ini," katanya.

Antibiotik baru ini, menurut Kee, berpotensi memberikan alternatif lain untuk obat yang tersedia saat ini. Obat-obatan saat ini mungkin efektif, tetapi memiliki efek samping yang serius dan tidak diinginkan.

Dia menambahkan bahwa serangga sering hidup dalam lingkungan yang tidak sehat dan tidak higienis, di mana mereka menghadapi berbagai jenis bakteri. Oleh karena itu, logis cara-cara serangga mengembangkan pertahanan untuk melindungi diri terhadap mikro-organisme.

Penelitian Mr Lee difokuskan pada studi tentang sifat-sifat khusus dari molekul antibakteri yang saat ini sedang diuji pada serangga super tersebut.

Menurut Society for General Microbiology, industri farmasi menghasilkan lebih sedikit antibiotik baru karena kurangnya insentif keuangan sehingga permintaan tinggi untuk sumber-sumber alternatif obat baru.

Mr Lee akan memaparkan penemuannya di hadapan teman ilmuwan di pertemuan masyarakat musim gugur di University of Nottingham.

Dr Naveed Khan bertugas mengawasi kerja Lee. Dia berkata, "Serangga super seperti MRSA telah mengembangkan perlawanan terhadap standar terapi dan perawatan yang kami lakukan."

"Mereka telah menunjukkan kemampuan untuk infeksi yang tidak dapat diobati, dan telah menjadi ancaman utama dalam perjuangan kita melawan penyakit bakteri. Jadi, ada kebutuhan terus-menerus untuk menemukan sumber tambahan antimikroba baru untuk menghadapi ancaman ini."

Kecoa Mampu Melawan Bakteri Super

KOMPAS.com - Bila biasanya kecoa dianggap hewan yang menjijikan karena identik dengan tempat-tempat kotor dan tidak higienis, kini Anda perlu bersyukur pada hewan yang menggelikan ini. Karena menurut penelitian terbaru kecoa dapat memerangi bakteri super seperti MRSA dan bakteri Escherichia coli (E.coli).

Berdasarkan penelitian Simon Lee dari Universitas Nortingham, Inggris, kecoa dan belalang mengandung molekul antibiotik yang kuat di otak mereka yang dapat digunakan untuk mengembangkan pengobatan baru melawan Methicillin-resistant Staphylococcus Aureus(MRSA) dan E. Coli.

Di banyak negara MRSA (bakteri yang kebal terhadap obat antibiotik) telah menjadi masalah. MRSA menyebabkan 50 persen dari semua infeksi yang didapat dari rumah sakit di Amerika Serikat. Di sejumlah negara Eropa, rata-rata 20.000 orang meninggal dunia tiap tahunnya dan sekitar 10 persen di antaranya dari MRSA.

Dalam penelitian mengenai kecoa dan belalang, para ilmuwan telah mengidentifikasi hingga sembilan molekul yang berbeda dan berpotensi menjadi racun terhadap bakteri-bakteri super tersebut. Para peneliti juga berharap akan membuka jalan bagi pengobatan baru untuk berbagai obat yang kebal terhadap infeksi bakteri.

Berdasarkan penlitian, jaringan otak dan sistem syaraf serangga bisa membunuh lebih dari 90% dari MRSA dan bakteri E.coli, tanpa merugikan sel-sel manusia. Simon Lee, yang akan menyajikan karyanya pada  pertemuan Asosiasi Lembaga Masyarakat Untuk Mikrobiologi di Nottingham, mengatakan, "Kami berharap bahwa molekul-molekul ini akhirnya dapat dikembangkan menjadi pengobatan untuk E. coli dan infeksi MRSA yang semakin resisten terhadap obat-obatan saat ini."

"Hasil penelitian ini juga berpotensi sebagai antibiotik baru dapat memberikan alternatif untuk obat yang saat ini sudah tersedia dan cukup efektif tetapi memiliki efek samping yang serius dan tidak diinginkan," kata Lee.

Meningkatnya resistensi terhadap antibiotik disebabkan penggunaan yang tidak sesuai dan pengobatan sendiri, ketidakpatuhan pasien seperti penghentian pengobatan, manajemen higienitas yang tidak cukup, dan tidak mengikuti praktik yang telah terbukti.

... sepertinya bakal ada bisnis baru nih. ternak kecoa untuk hasilkan jamu antibakteri.  ;D

Offline Astrawinata G

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 1406
  • IQ: 49
  • Gender: Pria
    • Lihat Profil
Re: Kecoa
« Jawab #1 pada: Januari 03, 2011, 09:28:20 AM »
kecoak menjadi komoditi bisnis :)
Best Regards,


Astrawinata G

Offline syx

  • Global Moderator
  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 4439
  • IQ: 338
  • Gender: Pria
    • Lihat Profil
Re: Kecoa
« Jawab #2 pada: Januari 03, 2011, 12:30:39 PM »
ayo berbisnis kecoa sblom booming... tapi spesies yang mana ya? apa kecoa got yang biasa kita temui?

Offline Astrawinata G

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 1406
  • IQ: 49
  • Gender: Pria
    • Lihat Profil
Re: Kecoa
« Jawab #3 pada: Januari 07, 2011, 10:59:36 PM »
di luar negri kan kecoanya besar2 :( kayak yang di fear factor gitu, gede2 dan buku2nya jelas. ga kayak di Indo

Offline syx

  • Global Moderator
  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 4439
  • IQ: 338
  • Gender: Pria
    • Lihat Profil
Re: Kecoa
« Jawab #4 pada: Januari 08, 2011, 10:56:52 AM »
itu kecoa madagaskar kalo ga salah...

Offline Huriah M Putra

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 2526
  • IQ: 130
  • Gender: Pria
  • Aku siap aku siap...!!!
    • Lihat Profil
Re: Kecoa
« Jawab #5 pada: Januari 08, 2011, 11:14:41 AM »
I like to move it, move it
She likes to move it, move it
He likes to move it, move it
You like to MOVE IT..!!

Bayangin kecoanya nyanyi itu..
OOT OOT OOT..!!!

Offline syx

  • Global Moderator
  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 4439
  • IQ: 338
  • Gender: Pria
    • Lihat Profil
Re: Kecoa
« Jawab #6 pada: Januari 08, 2011, 11:28:22 AM »

(kecoa goyang ala king julian?)

Offline Astrawinata G

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 1406
  • IQ: 49
  • Gender: Pria
    • Lihat Profil
Re: Kecoa
« Jawab #7 pada: Januari 08, 2011, 10:56:16 PM »
astaga, darimana munculnya gambar gituan, om Syx?

Offline Huriah M Putra

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 2526
  • IQ: 130
  • Gender: Pria
  • Aku siap aku siap...!!!
    • Lihat Profil
Re: Kecoa
« Jawab #8 pada: Januari 09, 2011, 12:04:52 PM »

Offline Astrawinata G

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 1406
  • IQ: 49
  • Gender: Pria
    • Lihat Profil
Re: Kecoa
« Jawab #9 pada: Januari 11, 2011, 11:59:15 PM »
wah, kayaknya saya sendiri yang belum tau :( ajarin napa woi?

Offline syx

  • Global Moderator
  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 4439
  • IQ: 338
  • Gender: Pria
    • Lihat Profil
Re: Kecoa
« Jawab #10 pada: Januari 12, 2011, 07:01:46 AM »
klik kanan aja ke gambarnya biar tau alamatnya di mana... abis itu tinggal pilih emoticon yang sesuai dan dipasang di sini seperti memasang gambar pada umumnya.

Offline MonDay

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 627
  • IQ: 26
  • Gender: Pria
  • pengembara, mencari sesuap ilmu
    • Lihat Profil
Re: Kecoa
« Jawab #11 pada: Januari 12, 2011, 12:34:37 PM »
wah, kayaknya saya sendiri yang belum tau :( ajarin napa woi?
cute-factor.com *unyu kyaaahhh...

Offline Astrawinata G

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 1406
  • IQ: 49
  • Gender: Pria
    • Lihat Profil
Re: Kecoa
« Jawab #12 pada: Januari 13, 2011, 12:31:09 AM »
ooh, i see :) tapi agak ribet ya, kagak kayak forum k*sk*s yang uda ada shortcutnya :)

Offline syx

  • Global Moderator
  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 4439
  • IQ: 338
  • Gender: Pria
    • Lihat Profil
Re: Kecoa
« Jawab #13 pada: Januari 13, 2011, 08:06:23 AM »
mana kecoanya? kok malah bahas emoticon?

Offline Astrawinata G

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 1406
  • IQ: 49
  • Gender: Pria
    • Lihat Profil
Re: Kecoa
« Jawab #14 pada: Januari 16, 2011, 12:46:48 AM »
ada emoticon kecoa kagak? :ngakak

 

Copyright © 2006-2011 Forum Sains Indonesia