Forum Sains Indonesia




*
Selamat datang, Pengunjung. Silahkan masuk atau mendaftar. Apakah anda lupa aktivasi email?
Mei 25, 2012, 01:52:36 AM

Masuk dengan nama pengguna, kata sandi dan lama sesi

Artikel Sains

Aku Cinta ForSa

  ForSa on FB  ForSa on Twitter

Pranala Luar

ShoutBox!

Last 10 Shouts:

 

fajri

Kemarin jam 09:40:03 PM
numpang liat_liat dulu,, kexnya menarik bnget sama masalah mikon.. ! :D
 

haman11

Kemarin jam 08:11:34 AM
ada yg tauproses daur ulang urin pada cicak gk ? ;)
 

GhostInMachine

Mei 23, 2012, 03:52:17 PM
kk mau tanya cara upload Tulisan dong??
 

army.fice

Mei 23, 2012, 12:22:47 AM
sepi banget sih :(
 

lustforscience

Mei 22, 2012, 08:26:02 PM
amin
 

exile_rstd

Mei 22, 2012, 08:24:55 PM
offline....
good night all  ;)
 

exile_rstd

Mei 22, 2012, 08:23:08 PM
iyaaaa jumat saya mau ujian kenaikan kelas. doain ya om Farabi, semoga ujiannya lancar dan dpt nilai memuaskan  :D
 

Farabi

Mei 22, 2012, 08:20:37 PM
KMana aja non? Sibuk belajar?
 

exile_rstd

Mei 22, 2012, 07:44:23 PM
argh lama ga buka forsa, comment di beberapa thread jd membingungkan saya. apa karena udh lama ga asah ya...
 

N E R R O

Mei 20, 2012, 07:41:57 PM
udah lama gak mampi ke forsa, sdh banyak berubah

Show 50 latest

Penulis Topik: Mengapa Berobat ke Luar Negeri?  (Dibaca 4007 kali)

0 Anggota dan 2 Pengunjung sedang melihat topik ini.

Offline expertmedia

  • Siswa Baru
  • *
  • Tulisan: 7
  • IQ: -2
    • Lihat Profil
Re: Mengapa Berobat ke Luar Negeri?
« Jawab #15 pada: Maret 23, 2010, 07:05:07 PM »
Menurut saya, mereka yang berobat ke luar negeri itu pasti ada alasan.
Pertama: atas referensi kolega yang pernah berobat ke luar negeri dan sembuh.
Kedua: Karena banyak uang dan biar dikatakan orang "wah"

Offline xSaVioRx

  • Dosen
  • ****
  • Tulisan: 166
  • IQ: 9
  • Gender: Pria
    • Lihat Profil
Re: Mengapa Berobat ke Luar Negeri?
« Jawab #16 pada: Maret 23, 2010, 09:51:17 PM »
Ketiga: persepsi umum bahwa kedokteran LN lebih meyakinkan daripada kedokteran DN..
If someone feels that they had never made a mistake in their life,then it means that they had never tried a new thing in their life ~ Einstein

Offline Astrawinata G

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 1406
  • IQ: 49
  • Gender: Pria
    • Lihat Profil
Re: Mengapa Berobat ke Luar Negeri?
« Jawab #17 pada: Maret 23, 2010, 11:12:18 PM »
keempat: memang sudah idaman dari dulu mau nyicipin fasilitas kesehatan LN :D
Best Regards,


Astrawinata G

Offline syx

  • Global Moderator
  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 4439
  • IQ: 338
  • Gender: Pria
    • Lihat Profil
Re: Mengapa Berobat ke Luar Negeri?
« Jawab #18 pada: Maret 24, 2010, 07:02:52 AM »
kelima: sekalian jalan-jalan?

Offline raisuien

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 6329
  • IQ: 333
  • Gender: Pria
    • Lihat Profil
Re: Mengapa Berobat ke Luar Negeri?
« Jawab #19 pada: Maret 24, 2010, 11:12:07 AM »
keenam : orang kaya yg kebanyakan duit, gag taw maw habisin duitnya ke mana... alasannya berobat ke LN sekaligus jalan2...

Offline Huriah M Putra

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 2526
  • IQ: 130
  • Gender: Pria
  • Aku siap aku siap...!!!
    • Lihat Profil
Re: Mengapa Berobat ke Luar Negeri?
« Jawab #20 pada: Maret 24, 2010, 07:51:51 PM »
ketujuh: trauma sama dokter dalam negeri... Pernah berobat, tapi karna kurang sabar dikira gak sembuh2.. Sampe sono, gak diapa2in atau dicolek2 sikit pun sembuh (padahal emank mau sembuh, masalah waktu), baru dibilang2 dokter LN lebih bagus...
OOT OOT OOT..!!!

Offline Astrawinata G

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 1406
  • IQ: 49
  • Gender: Pria
    • Lihat Profil
Re: Mengapa Berobat ke Luar Negeri?
« Jawab #21 pada: Maret 24, 2010, 11:33:28 PM »
kedelapan : gabungan semuanya (kayak mata kuliah kebudayaan)

Offline xSaVioRx

  • Dosen
  • ****
  • Tulisan: 166
  • IQ: 9
  • Gender: Pria
    • Lihat Profil
Re: Mengapa Berobat ke Luar Negeri?
« Jawab #22 pada: Maret 30, 2010, 10:20:41 PM »
barusan dapet berita,,
Kualitas layanan rumah sakit mata Indonesia kini telah mendapat pengakuan dunia menyusul masuknya Jakarta Eye Center (JEC) sebagai anggota resmi World Association of Eye Hospitals (WAEH). Pengakuan ini menempatkan JEC sebagai rumah sakit mata pertama yang mewakili Indonesia dalam asosiasi beranggotakan 11 rumah sakit mata dari berbagai penjuru dunia itu.

Hal yang paling membanggakan Indonesia adalah pada saat WAEH memberikan pengakuan bahwa inovasi pada pelayanan kesehatan di Jakarta Eye Center patut menjadi proyek percontohan untuk rumah sakit mata lainnya di dunia.

Inovasi tersebut adalah ruang edukasi pasien atau yang biasa disebut Patient Education Center, dimana tersedia fasilitas audio maupun video bagi pasien yang ingin mendapat informasi lebih jauh mengenai penyakit maupun tindakan yang akan dijalaninya. Ide Patient Education Center ini pun dikembangkan menjadi konsep ICD atau Internal Customer Discussion, dimana waktu tunggu pasien di ruang tunggu diisi dengan penerangan secara interaktif oleh staff yang berpengalaman.

 

Copyright © 2006-2011 Forum Sains Indonesia