Member baru? Bingung? Perlu bantuan? Silakan baca panduan singkat untuk ikut berdiskusi.
0 Anggota dan 1 Pengunjung sedang melihat topik ini.
The potential effects of totally unmineralised water had not generally been considered, since this water is not found in natureexcept possibly for rainwater and naturally formed ice.
....It was clear from the very beginning that desalinated or demineralised water without further enrichment with some minerals might not be fully appropriate for consumption. There were three reasons for this:1. Demineralised water is highly aggressive and if untreated, its distribution through pipes and storage tanks would not be possible. The aggressive water attacks the water distribution piping and leaches metals and other materials from the pipes and associated plumbing materials.2. Distilled water has poor taste characteristics.3. Preliminary evidence was available that some substances present in water could have beneficial effects on human health as well as adverse effects. For example, experience with artificially fluoridated water showed a decrease in the incidence of tooth caries, and some epidemiological studies in the 1960’s reported lower morbidity and mortality from some cardiovascular diseases in areas with hard water.
The possible adverse consequences of low mineral content in the following categories:1. Direct effects on the intestinal mucous membrane, metabolism other body functions.2. Little or no intake of calcium and magnesium from low-mineral water.3. Low intake of other essential elements and microelements.4. Loss of calcium, magnesium and other essential elements5. Possible increased dietary intake of toxic metals.
jangan sampai martabat sains diinjak-injak hanya karena kepentingan komersil belaka! (wah.. ceritanya saya lagi salah minum air!! ^_^)
Oya, soal pengobatan alternatifnya, emangnya dengan minum air murni khasiatnya apa kata temennya itu? Pengen tau juga
Kalau ngga salah, dari persyaratan resmi kualitas air minum baik di Indonesia maupun di negara2 lain, mineral2 dalam kadar tertentu memang harus ada. Ini sebenarnya wajar. Setiap hari tubuh kita kehilangan air dan mineral lewat urine dan keringat. Air minum bisa jadi salah satu sumber asupan mineral yg memang dibutuhkan oleh tubuh kita
Banyak pakar menyatakan bahwa mineral-mineral yang diperlukan oleh tubuh, bukan berasal dari air:1. Dr.Norman W.Walker, Ph.D dalam Jurnal nutrisis kimia dan penelitian saintifik Norwalk, New York menyatakan :"mineral-mineral dalam air bukan organik dan tidak dapat diserap oleh tubuh kita"2. Dr.Paul Bragg,N.D.Ph.D, dalam bukunya: "The Shocking Truth About Water""Mineral bukan organik yang terdapat dalam air, bila masuk ke dalam tubuh akan mengendap karena tidak dapat diserap oleh tubuh kita"3. Harvey and Marlyn Diamont, dari buku berjudul : "Fit For Life", Warner books-ms.35,1985."Air dari mata air pegunungan tidak sesuai untuk tubuh manusia karena mengandung mineral-mineral bukan organik yang tidak diperlukan,tidak dapat diurai dan tidak dapat dikeluarkan oleh tubuh, mineral-mineral ini dapat bercampur dengan kolestrol dalam darah sehingga mudah terbentuk plak tebal dalam saluran darah."4. Allan McDaniel,M..D.,dalam bukuya: "Water—what’s in it for you?" menyatakan:"Tidak ada nutrisi yang penting yang larut dalam air yang diperlukan oleh manusia untuk kehidupan atau kesejahteraan. Semua nutrisi yang penting dapat diperoleh dari makanan dan suplemen makanan yang baik."Tahukah Anda ?Air mendidih / dimasak itu :* Hanya berfungsi untuk membunuh bakteri, tapi sisa bahan pencemaran lainnya tetap tertinggal dalam air.* Mempercepat reaksi antara bahan organik untuk bergabung dengan klorin yang membentuk triklorometana.* Pada saat mendidih terjadi uap air (penguapan). Hal ini menyebabkan bertambahnya kepekatan bahan pencemaran air dan sisa kalsium.* Hasilnya dianggap sebagai "AIR MATI" karena kekurangan oksigen dan berbau
Saya dapet posting-an dari blog tetangga nihAda yang bisa kasih komentar?
Controversial claimsSeveral of his books mention him having a D.Sc. degree and the title page of his book Colon Health even mentions him as having a Ph.D., as well. However, no mention is made as to where and when he actually earned or was awarded these academic titles.Walker claims that "out of 100,000 autopsies that I had attended, less than 10% of the people had normal colons." The number of autopsies Walker claims to have attended seems unreasonably high. He would have had to attend an autopsy every five minutes, eight hours a day, five days a week for four years in order to match his claim.http://en.wikipedia.org/wiki/Norman_W._Walker
bentar ya, saya mau ngomel dulu ini :itu sumbernya dari distributor air murni, ya wajar kalo klaim2nya dipilih yg mendukung produk jualannya
Maksud saya bukan mempermasalahkan soal kepakaran Dr3x A B C atau siapapun yg dikutip, tapi soal ketidak-akuratan suatu klaim (kenapa pula harus tidak akurat atau dilebih-lebihkan, kenapa tidak apa adanya - kan gitu pertanyaannya ). Sering juga terjadi, satu statement bisa di-copy-cut-paste sampai makna dan konteksnya berubah, kemudian dilabeli dg "SAINTIFIK, KATA PAKAR" dan dijual ke mana2
Bahkan saya kenal air oxy yang tdsnya hanya 1 ppm. selain itu memiliki air aktif teknologi MReT dari Jerman. Oksigennya 20 ppm. Thk
topik ini bagian awalnya di mana ya?