Forum Sains Indonesia




*
Selamat datang, Pengunjung. Silahkan masuk atau mendaftar. Apakah anda lupa aktivasi email?
Mei 25, 2012, 02:05:02 AM

Masuk dengan nama pengguna, kata sandi dan lama sesi

Artikel Sains

Aku Cinta ForSa

  ForSa on FB  ForSa on Twitter

Pranala Luar

ShoutBox!

Last 10 Shouts:

 

fajri

Kemarin jam 09:40:03 PM
numpang liat_liat dulu,, kexnya menarik bnget sama masalah mikon.. ! :D
 

haman11

Kemarin jam 08:11:34 AM
ada yg tauproses daur ulang urin pada cicak gk ? ;)
 

GhostInMachine

Mei 23, 2012, 03:52:17 PM
kk mau tanya cara upload Tulisan dong??
 

army.fice

Mei 23, 2012, 12:22:47 AM
sepi banget sih :(
 

lustforscience

Mei 22, 2012, 08:26:02 PM
amin
 

exile_rstd

Mei 22, 2012, 08:24:55 PM
offline....
good night all  ;)
 

exile_rstd

Mei 22, 2012, 08:23:08 PM
iyaaaa jumat saya mau ujian kenaikan kelas. doain ya om Farabi, semoga ujiannya lancar dan dpt nilai memuaskan  :D
 

Farabi

Mei 22, 2012, 08:20:37 PM
KMana aja non? Sibuk belajar?
 

exile_rstd

Mei 22, 2012, 07:44:23 PM
argh lama ga buka forsa, comment di beberapa thread jd membingungkan saya. apa karena udh lama ga asah ya...
 

N E R R O

Mei 20, 2012, 07:41:57 PM
udah lama gak mampi ke forsa, sdh banyak berubah

Show 50 latest

Penulis Topik: Mitos dan Fakta Seputar KB  (Dibaca 4632 kali)

0 Anggota dan 1 Pengunjung sedang melihat topik ini.

Offline raisuien

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 6329
  • IQ: 333
  • Gender: Pria
    • Lihat Profil
Mitos dan Fakta Seputar KB
« pada: September 08, 2009, 09:19:54 PM »
Metode kontrasepsi dapat membantu mengurangi masalah-masalah kewanitaan yang paling dasar dan utama bagi kesehatan reproduksi. Peningkatan dan perluasan pelayanan keluarga berencana merupakan salah satu usaha untuk menurunkan angka kematian ibu yang meningkat setiap tahun.

Banyak masyarakat Indonesia yang masih menganggap bahwa penggunaan alat kontrasepsi sarat dengan efek samping dan stigma-stigma yang kurang tepat. Padahal seiring dengan berkembangnya penelitian di bidang kesehatan, penggunaan metode KB memiliki potensi yang besar untuk pengobatan pada wanita seperti gangguan haid atau jerawat.

Namun, masih banyak masyarakat yang belum mendapat informasi yang tepat mengenai manfaat KB sehingga banyak tersebar mitos yang perlu diluruskan, mulai dari Pil KB yang dulu sempat dicurigai bisa menyebabkan kanker, membuat kulit wajah berjerawat, KB suntik yang membuat flek di wajah, sampai kondom yang tidak terlalu efektif mencegah kehamilan.

Di sini kami coba membahas beberapa metode KB dan mitos yang melekat.

Pil KB

Pil KB adalah kontrasepsi oral hormonal yang diminum secara rutin setiap hari untuk mencegah kehamilan. Hormon yang terkandung di dalam Pil KB, yaitu hormon estrogen dan progesteron, adalah hormon yang sama yang diproduksi oleh tubuh wanita. Meminum Pil KB secara teratur akan membantu menstabilkan level kedua hormon di dalam tubuh. Dan hal ini yang membantu dalam pencegahan kehamilan.

Mitos: Pil KB bikin gemuk.

Fakta: Tidak benar! Karena kandungan hormon yang ada pada setiap butir Pil KB berdosis rendah sehingga tidak akan membuat berat badan naik.

Mitos: Pil KB bikin kulit tidak sehat dan jerawatan.

Fakta: Tidak benar! Pil KB memiliki kandungan hormon estrogen yang membantu menjaga kehalusan dan kesehatan kulit.

Mitos: Pil KB membuat tulang menjadi rapuh.

Fakta:
Tidak benar! Kandungan dua hormon yang ada pada setiap butir Pil KB membantu pencegahan pengapuran dini pada tulang atau yang lebih sering disebut dengan osteoporosis.

Mitos: Pil KB beresiko pada kandungan.

Fakta:
Tidak benar! Secara klinis, konsumsi Pil KB secara teratur akan membantu mencegah risiko kehamilan di luar rahim, kista, atau pun kanker rahim.

Mitos: Pil KB mengurangi kesuburan.

Fakta: Tidak benar! Pil KB mampu menjaga tingkat kesuburan dan cukup menghentikan pemakaian untuk kembali memeroleh kehamilan.

Mitos: Jika meminum Pil KB Laktasi hanya mengandung satu jenis hormon, yaitu hormon progestin yang tidak memiliki pengaruh terhadap kualitas maupun produktifitas ASI.

IUD (Intra Uterine Contraceptive Devices)

Salah satu pilihan praktis yang dapat menjadi alternatif dalam ber-KB adalah IUD atau intra Uterine Contraceptive Devices. Sebagai alat kontrasepsi non hormonal jangka panjang yang dipasang di dalam rahim dengan bantuan tenaga medis terlatih, IUD mampu mencegah kehamilan selama 10 tahun.

Selain memiliki tingkat efektivitas 99,4 persen dalam mencegah kehamilan, batang plastik yang dililit tembaga ini juga mampu melindungi Anda dari kehamilan ektopik. Anda hanya perlu melakukan konsultasi secara rutin dengan bidan/dokter terdekat sekali dalam setahun untuk memastikan kondisi IUD di dalam rahim Anda. IUD sangat kecil, berbentuk huruf T, berukuran hanya 3 cm, sehingga nyaman digunakan dan tidak akan mengganggu kemesraan Anda dengan suami.

Mitos: Batang IUD dapat menempel di kepala bayi setelah melahirkan.

Fakta: Tidak benar! Karena pada saat diketahui seorang wanita positif hamil, dokter atau bidan akan langsung mengeluarkan/melepas IUD dari rahim.

Mitos: IUD biasa berpindah tempat setelah dipasang.

Fakta: IUD tidak dapat berpindah tempat, namun mungkin bergeser sedikit dari sejak waktu pemasangan. Karena itu penting untuk melakukan pemeriksaan rutin setahun sekali ke bidan/dokter untuk memeriksa keadaan IUD di dalam rahim.

Suntikan KB

Suntikan KB merupakan salah satu metode pencegahan kehamilan yang paling banyak digunakan di Indonesia. Secara umum, suntikan KB bekerja untuk mengentalkan lendir rahim sehingga sulit ditembus oleh sperma. Selain itu, suntikan KB juga membantu mencegah sel telur menempel di dinding rahim sehingga kehamilan dapat dihindari.

Mitos: Ada yang bilang Suntik KB dapat menghilangkan menstruasi.

Fakta: Suntikan KB tersedia dalam pilihan 1 bulan atau 3 bulan. Pada suntikan 3 bulan, karena kandungan hormon yang lebih besar dibandingkan suntikan 1 bulan, sering mengakibatkan terhentinya siklus menstruasi yang biasanya terjadi setiap bulan.

Implant

Implant adalah alat kontrasepsi hormonal jangka panjang. Alat kontrasepsi ini mengandung hormon levonorgestrel dan dipasang di dalam lengan bagian atas. Implant sangat praktis dan efektif mencegah kehamilan hingga 4 tahun.

Mitos: Implant dapat berpindah tempat.

Fakta: Tidak benar! Implant dipasang di lengan bagian atas dan efektif mencegah kehamilan selama 4 tahun.

Dari beberapa mitos yang selama ini beredar di masyarakat yang membuat ketakutan para wanita selama ini terjawab sudah dengan fakta-fakta yang ada. Kesimpulan dari semua itu adalah untuk dapat memilih metode kontrasepsi atau KB yang akan digunakan, sebaiknya Anda merundingkannya dengan pasangan Anda dan berkonsultasi dengan dokter.

Dokter dapat memberi saran metode KB apa yang dapat Anda pilih. Pastikan Anda mengikuti petunjuk yang diberikan oleh bidan/dokter selama menggunakan KB untuk menjamin efektivitas kontrasepsi tersebut dalam melindungi Anda dari kehamilan.

http://lifestyle.okezone.com/read/2009/09/07/27/255267/mitos-dan-fakta-seputar-kb

Offline sisca, chemistry

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 6962
  • IQ: 220
  • Gender: Wanita
  • I'm a medical student now!! :D
    • Lihat Profil
    • Click and Find
Re: Mitos dan Fakta Seputar KB
« Jawab #1 pada: September 10, 2009, 07:54:24 PM »
tapi koq kebykan org2 yg habis ngelahirin truz make KB jdi gemuk y....?

yg nyebabkan itu apa li...?
~ You are what you eat ~

Offline raisuien

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 6329
  • IQ: 333
  • Gender: Pria
    • Lihat Profil
Re: Mitos dan Fakta Seputar KB
« Jawab #2 pada: September 10, 2009, 07:57:49 PM »
Kemungkinan yang sering terjadi, saat memulai penggunaan pil kontrasepsi, biasanya disertai dengan perubahan gaya hidup, yang memengaruhi perubahan pola makan dan minum sehingga berat badan mengalami kenaikan.
Sebagai contoh, seorang wanita mulai minum pil KB di awal pernikahan atau memiliki hubungan yang serius dengan pria, mungkin akan mengalami perasaan nyaman dan bahagia dengan hubungan tersebut. Kondisi ini dapat menyebabkan perubahan pola makan dan bahkan porsi makan. Selain itu, frekuensi makan bersama di restoran atau tempat makan favorit juga menjadi lebih sering. Frekuensi makan yang lebih sering dan pilihan menu makanan yang tinggi kalori atau minim serat masih diperparah dengan berkurangnya aktivitas olahraga.

Offline sisca, chemistry

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 6962
  • IQ: 220
  • Gender: Wanita
  • I'm a medical student now!! :D
    • Lihat Profil
    • Click and Find
Re: Mitos dan Fakta Seputar KB
« Jawab #3 pada: September 10, 2009, 08:03:14 PM »
ooo,,,
o,a kata ibu2 kan,,,
mreka pke KB jadi timbul flek2,,,

emang gag tmbh gemuk,,
tapi flek2 hitam di muka yg nambah,,,,,
g'mana...?

Offline raisuien

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 6329
  • IQ: 333
  • Gender: Pria
    • Lihat Profil
Re: Mitos dan Fakta Seputar KB
« Jawab #4 pada: September 10, 2009, 08:11:09 PM »
Salah satu efek dari KB suntik, terutama KB suntik 3 bulan adalah terjadinya perdarahan (spotting atau flek). Biasanya perdarahan timbul setelah suntik KB untuk yang pertama kali, dan setelah suntikan yang berikutnya flek akan berkurang

Offline Hendy wijaya, MD

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 693
  • IQ: 24
  • Gender: Pria
    • Lihat Profil
Re: Mitos dan Fakta Seputar KB
« Jawab #5 pada: Oktober 04, 2009, 12:36:14 PM »
Untuk masalah jerawatan..Hal tersebut memang benar, sebab progesteron yang generasi lama bersifat androgenik..sifak ini merangsang pelepasan sebum lebih banyak yang mendonrong terbentuknya banyak jerawat. (Smber:textbook Fitzpatrick)
Hormon estrogen dan progesteron memiliki sedikit efek anabolik, jadi memang meningkatkan sedikit berat badan (Sumber Guyton & Hall), tapi saya belum tahu sampai seberapa meningkatkannya menurut data statistik
Tantum valet auctoritas, quantum valet argumentatio

Offline Hendy wijaya, MD

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 693
  • IQ: 24
  • Gender: Pria
    • Lihat Profil
Re: Mitos dan Fakta Seputar KB
« Jawab #6 pada: Oktober 06, 2009, 12:56:42 PM »
Oh ya saran..medingan konsumsi pil KB dikombinasi aja ma aspirin atau obat sakit kepala lainnya, jadi kalo pil KB nya gagal dan orang tetap hamil, setidaknya anak yang dilahirkan tidak bikin pusing.. :D
Becanda bung moderator..untuk refreshing..

Offline syx

  • Global Moderator
  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 4439
  • IQ: 338
  • Gender: Pria
    • Lihat Profil
Re: Mitos dan Fakta Seputar KB
« Jawab #7 pada: Oktober 06, 2009, 05:08:27 PM »
pil kb-nya gagal pasti karena proses produksinya ga divalidasi dengan bener. kadar bahan aktif (hormon) dalam unit sediaannya kecil banget. kesulitan terbesar membuat produk dengan kadar bahan aktif yang sangat kecil adalah keseragaman kandungan antar unitnya. jadi kalo gagal mungkin aja itu gara-gara makan obat yang kadar bahan aktifnya kurang dari yang dipersyaratkan. ;D

Offline r.a.n

  • Dosen
  • ****
  • Tulisan: 312
  • IQ: 20
  • Gender: Pria
  • Tebak saya yang mana..????
    • Lihat Profil
Re: Mitos dan Fakta Seputar KB
« Jawab #8 pada: Oktober 06, 2009, 10:36:19 PM »
raisuien..kalo pil KB meningkatkan risiko kanker payudara..bener..apa.nggak..yach??
"stem..cell apa BTKV..aduh bingung..???"

Offline Hendy wijaya, MD

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 693
  • IQ: 24
  • Gender: Pria
    • Lihat Profil
Re: Mitos dan Fakta Seputar KB
« Jawab #9 pada: Oktober 07, 2009, 09:51:14 PM »
Hal itu benar, menurut hasi penelitian memang pil KB, terutama yang mengandung esthynil estradiol, meningkatkan resiko kanker payudara. Ingat peran hormonal terhadap timbulnya malignansi di kelenjar payudara.

Offline r.a.n

  • Dosen
  • ****
  • Tulisan: 312
  • IQ: 20
  • Gender: Pria
  • Tebak saya yang mana..????
    • Lihat Profil
Re: Mitos dan Fakta Seputar KB
« Jawab #10 pada: Oktober 08, 2009, 03:51:00 AM »
Khan sekarang ada yang tunggal tuh mas..yang pake derivat dari progesteron aja...kira -kira bisa meningkatkan risiko terkekan Ca mame nggak mas???. Kalo untuk turunan esterogen sih saya sepakat..

Offline Hendy wijaya, MD

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 693
  • IQ: 24
  • Gender: Pria
    • Lihat Profil
Re: Mitos dan Fakta Seputar KB
« Jawab #11 pada: Oktober 09, 2009, 10:45:04 PM »
Setahu saya tidak, yang isinya cuma progesteron, untuk KB yang 3 bulanan itu kan?efek progesteron kan tidak menstimulasi proliferasi stroma glandula mammae. Lagipula untuk tumor mammae yang terinduksi hormon, biasanya mengalami involusi setelah mendekati menstruasi, padahal saat itu progesteron kan banyak diproduksi dibandingkan estrogen.

Offline r.a.n

  • Dosen
  • ****
  • Tulisan: 312
  • IQ: 20
  • Gender: Pria
  • Tebak saya yang mana..????
    • Lihat Profil
Re: Mitos dan Fakta Seputar KB
« Jawab #12 pada: Oktober 12, 2009, 09:05:16 AM »
Sepakat....:-)

 

Copyright © 2006-2011 Forum Sains Indonesia