Forum Sains Indonesia




*
Selamat datang, Pengunjung. Silahkan masuk atau mendaftar. Apakah anda lupa aktivasi email?
Pebruari 05, 2012, 01:58:18 AM

Masuk dengan nama pengguna, kata sandi dan lama sesi

Artikel Sains

Aku Cinta ForSa

  ForSa on FB  ForSa on Twitter

Pranala Luar

ShoutBox!

Last 10 Shouts:

 

KuntumKhaira

Kemarin jam 09:30:33 PM
maksih buat frosa,,, ;)
tapi aku masih butuh penjelasan nich. adakah suatu penjelasan yang menyatakan bahwa kelemahan teori lamarck itu benar...???
 

Farabi

Kemarin jam 09:25:12 PM
[Ex-Pecandu MODE : ON ] Saya biasa makan setse narkoba buat sarapan *PadahalKaloAdaPolisiPalingDuluanKabur*
 

asik tuh

Kemarin jam 07:41:21 PM
 ;D
mantap buat forsa
 

nandotz

Kemarin jam 04:06:30 PM
Apa sih maksudnya :
1. Bahan tembus cahaya
2. Bahan tidak tembus cahaya
 

Anton_Soepriyanto

Kemarin jam 10:49:55 AM
ada yg punya ide bagaimana "memaksa" dosen supaya ke kampus? Susah juga soalnya ini masih liburan...
 

semut-ireng

Kemarin jam 08:59:01 AM
@exille_rstd.  sarapan biasa pake apa ? saya biasa dengan beef hamburger  :)
 

yudista

Pebruari 03, 2012, 06:33:01 PM
x2+ax+bt dengan tiitik puncak (1,2) a dan b adalah.... tolonngggggggggg bantuuu
 

exile_rstd

Pebruari 03, 2012, 07:53:59 AM
pagi-pagi online forsa, mau jawab statement ga bisa..
karena belum s a r a p a n  ;D
 

assrida

Pebruari 02, 2012, 11:03:37 AM
pendidikan indonesia sekarang sudah trmasuk maju kah?
 

assrida

Pebruari 02, 2012, 10:57:36 AM
apa saja kndungan ny uranium/

Show 50 latest

Penulis Topik: Oplosan minyak goreng curah dan oli bekas  (Dibaca 4502 kali)

0 Anggota dan 1 Pengunjung sedang melihat topik ini.

Offline reborn

  • Founder
  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 2218
  • IQ: 317
  • Gender: Pria
  • ForSa
    • Lihat Profil
    • Blog ForSa
Oplosan minyak goreng curah dan oli bekas
« pada: Juni 29, 2008, 01:00:43 AM »
Mungkin sebagian besar kita udah denger soal pemalsuan (lagi) di Indonesia. Kali ini oplosan minyak goreng curah dicampur oli bekas.
Minyak jelantah dan oli bekas dipanaskan sampai terpisah antara endapan dan cairan beningnya kemudian masing-masing disaring. Minyak jelantah yang sudah terpisah disaring dan ditambahkan tepung terigu dan mentega dengan takaran suka-suka. Tujuannya agar warna dan tampilannya mirip minyak goreng asli. Terus  oli bekas yang sudah disaring ditambahkan ke dalam minyak goreng tadi dengan maksud menambah jumlah volume sehingga semakin banyak hasil yang diperoleh. Yang menyeramkan, kabarnya ada juga oplosan yang ditambahkan hidrogen peroksida (H2O2) untuk pemutih (bleaching) atau senyawa benzena yang merupakan zat karsinogenik (penyebab kanker).

Minyak goreng oplosan oli bekas ini sulit dibedakan dengan minyak goreng murni. Beberapa cara yang bisa dilakukan adalah :
- Berbau tengik.
- Berwarna lebih gelap dari minyak goreng asli.
- Terdapat endapan didasar minyak (berasal dari tepung terigu).
- Pada saat dipanaskan, minyak goreng oplosan tersebut mengeluarkan banyak asap, mengeluarkan bau, ada buih, dan warnanya berubah agak kehitaman.

Offline Melnick

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 376
  • IQ: 37
  • Gender: Wanita
  • Melnick
    • Lihat Profil
Re: Oplosan minyak goreng curah dan oli bekas
« Jawab #1 pada: Juni 29, 2008, 12:34:45 PM »
ckckck..
makin "pinter" aja orang Indonesia yah..  :(
“Crystals are like people, it is the defects in them which tend to make them interesting!” -Colin Humphreys.

@melissaniken ;D

Offline bluesky

  • Mahasiswa
  • **
  • Tulisan: 46
  • IQ: 6
    • Lihat Profil
Re: Oplosan minyak goreng curah dan oli bekas
« Jawab #2 pada: Juli 11, 2008, 12:29:16 PM »
 >:(

eh busyet dah...menyeramkan...

thanks infonya,

memang kayaknya sekarang orang lebih pilih yang branded daripada murah tapi ngasal...
yang suka di lab silahkan masuk ke...

http://online-lab.blogspot.com

Offline Hendy wijaya, MD

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 691
  • IQ: 24
  • Gender: Pria
    • Lihat Profil
Re: Oplosan minyak goreng curah dan oli bekas
« Jawab #3 pada: Oktober 30, 2009, 10:17:01 PM »
Edan tenan..
Wah harus ati2 nih pilih minyak goreng..thanx banget brur infonya..
Inilah dampak kemiskinan, orang berlomba2 mempertahankan hidup dengan cara apapun, mengahalalkan segala cara..
Tantum valet auctoritas, quantum valet argumentatio

 

Copyright © 2006-2011 Forum Sains Indonesia