Selamat datang,
Pengunjung
. Silahkan
masuk
atau
mendaftar
. Apakah anda lupa
aktivasi email
?
1 Jam
1 Hari
1 Minggu
1 Bulan
Selamanya
Berita:
ForSa punya logo baru!!
Ada komen?
Home
Forum
Anggota
Lihat daftar anggota
Mencari anggota
Masuk
Registrasi
Forum Sains Indonesia
»
Forum
»
Ilmu Terapan
»
Kesehatan
(Moderator:
syx
) »
Sejarah Heroin
User
Selamat datang,
Pengunjung
. Silahkan
masuk
atau
mendaftar
. Apakah anda lupa
aktivasi email
?
Mei 25, 2012, 02:48:28 AM
1 Jam
1 Hari
1 Minggu
1 Bulan
Selamanya
Masuk dengan nama pengguna, kata sandi dan lama sesi
Artikel Sains
Biologi
Astronomi
Fisika
Kesehatan
Kimia
Matematika
Sains Umum
Teknologi
Diskusi Sains
Aku Cinta ForSa
Pranala Luar
Download Freeware
ShoutBox!
Last 10 Shouts:
fajri
Kemarin
jam 09:40:03 PM
numpang liat_liat dulu,, kexnya menarik bnget sama masalah mikon.. !
haman11
Kemarin
jam 08:11:34 AM
ada yg tauproses daur ulang urin pada cicak gk ?
GhostInMachine
Mei 23, 2012, 03:52:17 PM
kk mau tanya cara upload Tulisan dong??
army.fice
Mei 23, 2012, 12:22:47 AM
sepi banget sih
lustforscience
Mei 22, 2012, 08:26:02 PM
amin
exile_rstd
Mei 22, 2012, 08:24:55 PM
offline....
good night all
exile_rstd
Mei 22, 2012, 08:23:08 PM
iyaaaa jumat saya mau ujian kenaikan kelas. doain ya om Farabi, semoga ujiannya lancar dan dpt nilai memuaskan
Farabi
Mei 22, 2012, 08:20:37 PM
KMana aja non? Sibuk belajar?
exile_rstd
Mei 22, 2012, 07:44:23 PM
argh lama ga buka forsa, comment di beberapa thread jd membingungkan saya. apa karena udh lama ga asah ya...
N E R R O
Mei 20, 2012, 07:41:57 PM
udah lama gak mampi ke forsa, sdh banyak berubah
Show 50 latest
« sebelumnya
berikutnya »
Kirim topik ini
Cetak
Halaman: [
1
]
Turun
Penulis
Topik: Sejarah Heroin (Dibaca 718 kali)
0 Anggota dan 1 Pengunjung sedang melihat topik ini.
Farabi
Profesor
Tulisan: 2584
IQ: 167
Gender:
Self-Proclaim Judge. All hail safirot.
Sejarah Heroin
«
pada:
September 10, 2011, 02:34:47 PM »
Publish
Tak disangka,ternyata dulu Heroin adalah sirup obat batuk produksi Bayer,perusahaan farmasi besar dan ternama di Jerman.Bagaimana sejarahnya Heroin bisa menjadi jenis obat yang sangat 'berbahaya[narkoba]' oleh seluruh dunia?!
Bayer pertama kali mengembangkan Heroin pada tahun 1898 sebagai obat batuk sirup, Pengembangan dan penemuan ini tak luput dari andil dan peran besar seorang ilmuan yang bernama Heinrich Dreser (1860 - 1924) lahir di Darmstadt, Jerman, pada tahun 1860.
Sepanjang kariernya di Bayer antara tahun 1897-1914 Dreser bertugas sebagai seorang peneliti dimana ia bertanggung jawab menguji keamanan dan kemanjuran produk obat baru. Pada masa tersebut Dreser memikul jabatan sebagai seorang Kepala Laboratorium. Yang mana jabatan tersebut memberikan wewenang dalam memutuskan apakah suatu obat layak dipasarkan atau tidak, bersama jabatan tersebut pulalah membawa Dreser pada penemuan Heroin yang sangat spektakuler sekaligus kontroversial.
Heroin adalah hasil sintesis diasetilmorfin yang merupakan derivat senyawa morfin. Senyawa diasetilmorfin berbentuk kristal berwarna putih, tak berbau, dan berasa pahit adalah senyawa yang kemudian diketahui cukup berbahaya. Para ahli sains kemudian berlomba-lomba melakukan penelitian untuk mendapatkan obat. Penemuan diasetilmofin oleh ilmuwan Inggris, C. R. Wright, tahun 1874 memberi ilham pada Dreser untuk menciptakan obat baru yang tidak menimbulkan ketagihan tetapi tetap memiliki khasiat sama, yakni sebagai obat penenang (sedatif) dan penghilang rasa sakit. Setidaknya begitulah anggapan Dreser pada saat itu. Yang pada kenyataannya pada saat ini anggapan tersebut salah.
Iklan Bayer Heroin tahun 1901
Bayer adalah perusahaan yang pertama kali mensintesis diasetilmorfin menjadi heroin. Pada awal 1898, heroin buatan Dreser itu kemudian diujicobakan pada sejumlah katak dan kelinci di laboratorium. Dreser bahkan mengujicobakannya pada sejumlah pekerja di Bayer. Anehnya, para pekerja justru tak berkeberatan dan merasa senang dengan dilakukannya percobaan itu. Mereka menganggap bahwa obat baru temuan Dreser selalu membuat mereka merasa “heroik”.
Heinrich Dreser, masih merasa belum puas dengan produk baru ciptaannya tersebut. Ia kemudian tertarik untuk mencoba pada dirinya sendiri. Sejumlah hasil mengejutkan ternyata mampu dirasakannya hingga dapat menyimpulkan bahwa produk itu sangat efektif untuk mengobati sejumlah penyakit yang berhubungan dengan pernapasan seperti bronkhitis, asma, dan tuberkulosis (TBC).
Pada November 1898, Dreser mempresentasikan obat temuannya pada Kongres Naturalis dan Dokter Jerman. Ia mengklaim bahwa heroin 10 kali lipat lebih efektif dari obat batuk biasa, namun hanya mengandung sedikit bahan toksik. Obat batuk sirup baru itu juga diklaim Dreser sebagai obat yang lebih efektif dibandingkan morfin sebagai penahan sakit. Dreser menegaskan, obat tersebut sangat aman dikonsumsi walau agak kontroversi pada masa itu.
Nama “heroin” sebagai obat batuk sirup pun kemudian diluncurkan secara resmi oleh Bayer dan mulai dipasarkan untuk khalayak ramai pada tahun 1898. Nama heroin diambil dari bahasa Jerman heroisch yang berarti heroik. Brand heroin yang didengung-dengungkan waktu itu yakni: “Heroin - sang penawar batuk”.
Saking gencarnya Bayer melakukan pemasaran heroin ini, mereka kemudian memberikan contoh produk ini kepada para dokter. Akibatnya, tak sedikit dokter yang meresepkannya untuk para pasien mereka. Heroin pun kemudian berkembang secara luas di lingkungan medis tanpa menyadari bagaimana efek ketergantungan yang dihasilkan produk ini. Melihat fenomena pemasaran yang terus meningkat, Bayer pun terus meningkatkan produksinya dan menjual ke 12 negara lainnya di luar Jerman.
Lama-kelamaan, keganjilan mulai tampak. Para dokter mulai mencatat banyak sekali permintaan pasien akan obat batuk sirup ini meskipun para pasien itu tak memiliki keluhan pada saluran pernapasannya. Sejumlah ilmuwan, dokter, dan para pakar kimia kemudian mendeteksi adanya kandungan obat keras di dalamnya. Mereka menyimpulkan bahwa diasetilmofin yang dikandung heroin mungkin tak seadiktif morfin, namun justru lebih hebat dari itu. Daya ketergantungan heroin dua hingga empat kali lebih kuat dibandingkan morfin! Saat memasuki metabolisme tubuh, zat aktif heroin langsung memasuki aliran darah dan merasuk masuk ke otak hingga menyebabkan sebuah euforia.
Berkaca dari berbagai temuan ilmuwan itu, Bayer kemudian menghentikan produksi dan pemasaran obat batuk sirup heroin pada 1913. Lebih dari itu, Bayer langsung menghapus nama heroin pada daftar obat yang berhasil mereka temukan sekaligus menjadi catatan sejarah kelam bagi perusahaan terkenal itu. Peredaran heroin pun kemudian dilarang secara luas pada tahun 1924.[Internet]
Sumber :
http://kolom-inspirasi.blogspot.com/2011/04/inilah-sejarah-heroin-menjadi-obat.html#ixzz1XX5lDSmU
Tercatat
Informasi yang aku anggap menarik
http://farabinewsnow.blogspot.com/
Saya Indonesia ASLI.
syx
Global Moderator
Profesor
Tulisan: 4439
IQ: 338
Gender:
Re: Sejarah Heroin
«
Jawab #1 pada:
September 12, 2011, 07:40:42 AM »
Publish
sepertinya sekarang yg kabarnya mulai banyak disalahgunakan adalah dextromethorphan.
Tercatat
Farabi
Profesor
Tulisan: 2584
IQ: 167
Gender:
Self-Proclaim Judge. All hail safirot.
Re: Sejarah Heroin
«
Jawab #2 pada:
September 13, 2011, 02:00:07 PM »
Publish
Yups, saya juga dulu penyalah guna.
Memang yang namanya pereda rasa sakit atau analgesik semuanya ya begitu. Tapi dextro yang jelas tidak mengakibatkan ketergantungan seperti morfin.
Tercatat
syx
Global Moderator
Profesor
Tulisan: 4439
IQ: 338
Gender:
Re: Sejarah Heroin
«
Jawab #3 pada:
September 13, 2011, 03:59:33 PM »
Publish
saya ingin meluruskan... tidak semua pereda rasa sakit bisa digunakan ngawur. analgesik golongan NSAID ato obat antiradang non steroid bisa sebabkan gangguan saluran cerna (umumnya pendarahan lambung).
Tercatat
Farabi
Profesor
Tulisan: 2584
IQ: 167
Gender:
Self-Proclaim Judge. All hail safirot.
Re: Sejarah Heroin
«
Jawab #4 pada:
September 13, 2011, 04:54:47 PM »
Publish
Oh iya betul, thanks buat koreksinya, paracetamol juga analgesik ya? tapi tidak bisa disalahgunakan, sama antimo, malah mules 3 hari berturut turut yang ada.
Tercatat
Kirim topik ini
Cetak
Halaman: [
1
]
Naik
« sebelumnya
berikutnya »
Forum Sains Indonesia
»
Forum
»
Ilmu Terapan
»
Kesehatan
(Moderator:
syx
) »
Sejarah Heroin
Copyright © 2006-2011
Forum Sains Indonesia