Selamat datang,
Pengunjung
. Silahkan
masuk
atau
mendaftar
. Apakah anda lupa
aktivasi email
?
1 Jam
1 Hari
1 Minggu
1 Bulan
Selamanya
Berita:
ForSa punya logo baru!!
Ada komen?
Home
Forum
Anggota
Lihat daftar anggota
Mencari anggota
Masuk
Registrasi
Forum Sains Indonesia
»
Forum
»
Ilmu Terapan
»
Kesehatan
(Moderator:
syx
) »
Selaput Ikan untuk Sembuhkan Telinga Astronot
User
Selamat datang,
Pengunjung
. Silahkan
masuk
atau
mendaftar
. Apakah anda lupa
aktivasi email
?
Mei 25, 2012, 02:48:53 AM
1 Jam
1 Hari
1 Minggu
1 Bulan
Selamanya
Masuk dengan nama pengguna, kata sandi dan lama sesi
Artikel Sains
Biologi
Astronomi
Fisika
Kesehatan
Kimia
Matematika
Sains Umum
Teknologi
Diskusi Sains
Aku Cinta ForSa
Pranala Luar
Download Freeware
ShoutBox!
Last 10 Shouts:
fajri
Kemarin
jam 09:40:03 PM
numpang liat_liat dulu,, kexnya menarik bnget sama masalah mikon.. !
haman11
Kemarin
jam 08:11:34 AM
ada yg tauproses daur ulang urin pada cicak gk ?
GhostInMachine
Mei 23, 2012, 03:52:17 PM
kk mau tanya cara upload Tulisan dong??
army.fice
Mei 23, 2012, 12:22:47 AM
sepi banget sih
lustforscience
Mei 22, 2012, 08:26:02 PM
amin
exile_rstd
Mei 22, 2012, 08:24:55 PM
offline....
good night all
exile_rstd
Mei 22, 2012, 08:23:08 PM
iyaaaa jumat saya mau ujian kenaikan kelas. doain ya om Farabi, semoga ujiannya lancar dan dpt nilai memuaskan
Farabi
Mei 22, 2012, 08:20:37 PM
KMana aja non? Sibuk belajar?
exile_rstd
Mei 22, 2012, 07:44:23 PM
argh lama ga buka forsa, comment di beberapa thread jd membingungkan saya. apa karena udh lama ga asah ya...
N E R R O
Mei 20, 2012, 07:41:57 PM
udah lama gak mampi ke forsa, sdh banyak berubah
Show 50 latest
« sebelumnya
berikutnya »
Kirim topik ini
Cetak
Halaman: [
1
]
Turun
Penulis
Topik: Selaput Ikan untuk Sembuhkan Telinga Astronot (Dibaca 487 kali)
0 Anggota dan 1 Pengunjung sedang melihat topik ini.
raisuien
Profesor
Tulisan: 6329
IQ: 333
Gender:
Selaput Ikan untuk Sembuhkan Telinga Astronot
«
pada:
Maret 08, 2010, 08:51:08 AM »
Publish
Bekerja dalam kondisi tanpa gravitasi di stasiun luar angkasa ternyata tidak senyaman yang terlihat. Kondisi itu kerap membuat astronot mual dan ingin muntah, bahkan fungsi organ telinga dalam terganggu. Kini ikan, keong, dan binatang lainnya bisa membantu peneliti memahami, tinggal di luar angkasa bisa merusak organ telinga dalam, baik permanen maupun sementara.
Para ahli menemukan, bagian dalam telinga ikan toadfish sangatlah peka terhadap pergerakan yang paling lembut sekalipun. Dan, otak toadfish bisa memperkuat ataupun memperlemah sinyal yang ditangkap oleh organ keseimbangan di bagian dalam telinganya. Karena manusia memiliki struktur organ telinga yang serupa, toadfish diyakini bisa memberikan petunjuk bagi para ahli tentang bagaimana telinga para astronot beradaptasi dengan lingkungan tanpa gravitasi. ”Anda bisa mencangkokkan bagian dalam telinga ikan ke telinga manusia dan telinga ikan itu akan terpasang dengan pas,” kata Richard Boyle, ahli biologi NASA Ames Research Center di Moffett Field, California.
Daya adaptasi telinga
Manusia kerap kali bisa menyesuaikan diri saat hidup dalam lingkungan tanpa gravitasi. Akan tetapi, organ telinga dalam mereka membutuhkan waktu adaptasi lebih lama ketika manusia kembali ke bumi dan mengalami gaya gravitasi.
Hingga kini, para ahli belum mengetahui cara untuk mempermudah adaptasi manusia yang baru kembali dari lingkungan tanpa gravitasi untuk jangka waktu yang lama.
Penelitian Boyle itu dipublikasikan melalui jurnal Proceedings of the National Academy of Science pada Februari.
Penelitian yang dipimpin Stephen Highstein, seorang ahli biologi kelautan di Marine Biological Laboratory di Woods Hole, Massachusetts, tersebut juga mengikutsertakan seorang ahli teknik biologi University of Utah di Salt Lake City, Richard Rabbitt.
http://sains.kompas.com/read/2010/03/08/08193842/Selaput.Ikan.untuk.Sembuhkan.Telinga.Astronot
Tercatat
Kirim topik ini
Cetak
Halaman: [
1
]
Naik
« sebelumnya
berikutnya »
Forum Sains Indonesia
»
Forum
»
Ilmu Terapan
»
Kesehatan
(Moderator:
syx
) »
Selaput Ikan untuk Sembuhkan Telinga Astronot
Copyright © 2006-2011
Forum Sains Indonesia