Forum Sains Indonesia




*
Selamat datang, Pengunjung. Silahkan masuk atau mendaftar. Apakah anda lupa aktivasi email?
Mei 25, 2012, 02:55:21 AM

Masuk dengan nama pengguna, kata sandi dan lama sesi

Artikel Sains

Aku Cinta ForSa

  ForSa on FB  ForSa on Twitter

Pranala Luar

ShoutBox!

Last 10 Shouts:

 

fajri

Kemarin jam 09:40:03 PM
numpang liat_liat dulu,, kexnya menarik bnget sama masalah mikon.. ! :D
 

haman11

Kemarin jam 08:11:34 AM
ada yg tauproses daur ulang urin pada cicak gk ? ;)
 

GhostInMachine

Mei 23, 2012, 03:52:17 PM
kk mau tanya cara upload Tulisan dong??
 

army.fice

Mei 23, 2012, 12:22:47 AM
sepi banget sih :(
 

lustforscience

Mei 22, 2012, 08:26:02 PM
amin
 

exile_rstd

Mei 22, 2012, 08:24:55 PM
offline....
good night all  ;)
 

exile_rstd

Mei 22, 2012, 08:23:08 PM
iyaaaa jumat saya mau ujian kenaikan kelas. doain ya om Farabi, semoga ujiannya lancar dan dpt nilai memuaskan  :D
 

Farabi

Mei 22, 2012, 08:20:37 PM
KMana aja non? Sibuk belajar?
 

exile_rstd

Mei 22, 2012, 07:44:23 PM
argh lama ga buka forsa, comment di beberapa thread jd membingungkan saya. apa karena udh lama ga asah ya...
 

N E R R O

Mei 20, 2012, 07:41:57 PM
udah lama gak mampi ke forsa, sdh banyak berubah

Show 50 latest

Penulis Topik: Sindrom hipoventilasi obesitas (OHS)  (Dibaca 1419 kali)

0 Anggota dan 1 Pengunjung sedang melihat topik ini.

Offline shafura ren

  • Mahasiswa
  • **
  • Tulisan: 23
  • IQ: 6
  • Gender: Wanita
  • let's play
    • Lihat Profil
Sindrom hipoventilasi obesitas (OHS)
« pada: April 03, 2010, 07:28:50 AM »
Deskripsi
Sindrom hipoventilasi obesitas (OHS) adalah suatu kondisi yang terjadi pada orang gemuk, di manakesulitan bernafas yang menyebabkan kadar oksigen lebih rendah daripada kadar karbon dioksida dalam darah.

Penyebab pasti OHS belum diketahui. Sebagian besar (tetapi tidak semua) pasien OHS mengalami apnea. OHS diyakini akibat dari cacat pada otak yang mengendalikan pernapasan dan akibat berat badan yang berlebihan (karena obesitas) yang membuat sulit penderita sulit bernafas dalam-dalam. Akibatnya, darah terlalu banyak mengandung karbon dioksida sedangkan oksigen tidak cukup. Penderita OHS sering lelah karena kurang tidur, kualitas tidur yang buruk, dan menderita hipoksia kronis.

Gejala
Gejala utama OHS adalah karena kurang tidur dan mencakup:
* Kantuk di siang hari yang berlebihan
* Tertidur di siang hari
* Peningkatan risiko untuk kecelakaan atau kesalahan di tempat kerja
* Depresi

Gejala tingkat oksigen darah yang rendah (hipoksia kronis) dapat juga terjadi, seperti sesak napas atau merasa lelah setelah usaha yang sangat kecil.

Perawatan
Perawatan melibatkan bantuan pernapasan menggunakan mesin-mesin khusus (ventilasi mekanik). Pilihan meliputi:
* Non-invasif ventilasi mekanik (BiPAP atau modus lainnya) melalui masker yang sesuai erat atas hidung atau hidung dan mulut (terutama untuk tidur)
* Mekanik ventilasi melalui sayatan di leher (trakeostomi)
* Oksigen

Pengobatan lain ditujukan untuk penurunan berat badan, yang dapat membalikkan OHS.

Sumber: medlineplus dan UMM.
it isn't always easy to live the life you were meant to, but the lessons learned and the rewards are immeasurable

 

Copyright © 2006-2011 Forum Sains Indonesia