Maaf lama nggak nengokin thread ini.
Saya ada daftar jamu yang sudah terdaftar menjadi fitofarmaka nih:
---------------------
Fitofarmaka Indonesia
---------------------
Nodiar (PT Kimia Farma), Rheumaneer (PT Nyonya Meneer), Stimuno (PT Dexa Medica), Tensigard Agromed (PT Phapros), dan X-gra (PT Phapros)
1. Nodiar (POM FF 031 500 361)
Komposisi:
Attapulgite 300 mg
Psidii Folium ekstrak 50 mg
Curcumae domesticae Rhizoma ekstrak 7,5 mg
2. Rheumaneer (POM FF 032 300 351)
Komposisi:
Curcumae domesticae Rhizoma 95 mg
Zingiberis Rhizoma ekstrak 85 mg
Curcumae Rhizoma ekstrak 120 mg
Panduratae Rhizoma ekstrak 75 mg
Retrofracti Fructus ekstrak 125 mg
3. Stimuno (POM FF 041 300 411, POM FF 041 600 421)
Komposisi:
Phyllanthi Herba ekstrak 50 mg
4. Tensigrad Agromed ( POM FF 031 300 031, POM FF 031 300 041)
Komposisi:
Apii Herba ekstrak 95 mg
5. X-Gra (POM FF 031 300 011, POM FF 031 300 021)
Komposisi:
Ganoderma lucidum 150 mg
Eurycomae Radix 50 mg
Panacis ginseng Radix 30 mg
Retrofracti Fructus 2,5 mg
Royal jelly 5 mg
Sementara itu dulu ya, pertanyaan yang belum terjawab akan saya usahakan jawab secepatnya. Sekarang posisi lagi di hotspot gratisan, nggak enak ngenet lama-lama hehe...
Oya mengenai jamu sinom, itu komposisinya mirip dengan jamu kunir asem tetapi ditambahi pucuk daun asam jawa (dalam bahsa jawa disebut sinom). Rasanya lebih segar dibandingkan kunir asem
