Forum Sains Indonesia




*

Artikel Sains

Aku Cinta ForSa

ForSa on FB  ForSa on Twitter

Pranala Luar

ShoutBox!

Last 10 Shouts:

tresnadr

Kemarin jam 11:26:23 AM
 

Monox D. I-Fly

Maret 24, 2015, 10:07:31 AM
nandatte,,, -_-

abdillahibnunasrullah

Maret 16, 2015, 11:21:38 AM
お兄ちゃんだけど愛さえあれば関係ないよねっ Onī-chan dakedo Ai sae Areba Kankei Nai yo ne

abdillahibnunasrullah

Maret 16, 2015, 11:19:40 AM
Onii-chan Dakedo...

abdillahibnunasrullah

Maret 16, 2015, 11:19:09 AM
Oni-chan....

abdillahibnunasrullah

Maret 16, 2015, 11:18:52 AM
Disuki onii-chan...

wieldah

Maret 12, 2015, 11:41:22 PM
hai...
 :D

abdillahibnunasrullah

Maret 12, 2015, 01:34:17 PM
To: MuhammadRyan
oni-chan, daisuki ♡♡♡

hani jatmika

Maret 12, 2015, 12:51:11 PM
SALAM KENAL...
 :)
 

MuhammadRyan

Maret 05, 2015, 08:49:32 AM
koveran jaringannya, mas. Indonesia musatinnya di Jawa, klo di luar jawa pke parabola smua; yg di Kalimantan ama Riau byk pke router Malaysia

Show 50 latest

Penulis Topik: Tidur dengan lampu dapat menyebabkan kanker  (Dibaca 3145 kali)

0 Anggota dan 1 Pengunjung sedang melihat topik ini.

Offline achmad nurudin

  • Siswa Baru
  • *
  • Tulisan: 3
  • IQ: 0
  • ForSa!
    • Lihat Profil
Tidur dengan lampu dapat menyebabkan kanker
« pada: Mei 02, 2012, 11:34:13 AM »
Saya dapat cerita dari seorang kakak kelas, dia dapat dari dosen katanya tidur dengan lampu menyala dpat menyebabkan kanker. hal ini disebabkan ada hormon yang tidak berproduksi saat ada cahaya. Adakah yang tahu tentang hal ini????? ayo kita diskusikan



Offline nʇǝʌ∀

  • Global Moderator
  • Dosen
  • *****
  • Tulisan: 432
  • IQ: 205
  • Gender: Pria
  • ɐɯɐs ɥɐlɐpɐ uɐʇɐlǝS uɐp ɐɹɐʇ∩
    • Lihat Profil
Re:Tidur dengan lampu dapat menyebabkan kanker
« Jawab #1 pada: Mei 02, 2012, 11:57:21 AM »
sudah ada sub forum Biology atau Kesehatan khusus untuk thread anda :)

adapun tidur dengan lampu menyala dapat menurunkan produksi hormon melatonin, padahal hormon tsb dapat berfungsi mencegah kanker payudara dan prostat. sebenarnya lebih tepat disebut efek dari tidur malam dengan lampu menyala, karena hormon melatonin lebih banyak diproduksi pada jam 9 malam hingga 8 pagi.
                |'''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''|
       __/""|"|--------nʇǝʌ∀ inc.------|
 > (|__|_|!!|__________________|
      (o)!""""""(o)(o)!"""""""""""(o)(o)!

Offline ytridyrevsielixetuls

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 551
  • IQ: 182
  • Gender: Pria
  • ▄▄█▀▀█▄▄█▀▀█▄▄█▀▀█▄▄
    • Lihat Profil
Re:Tidur dengan lampu dapat menyebabkan kanker
« Jawab #2 pada: Mei 02, 2012, 12:34:40 PM »
hormon melatonin disekresikan oleh kelenjar pineal di dalam otak dan produksinya dipicu oleh kegelapan/suasana gelap.
nʇǝʌ∀, sumber lain yg pernah saya baca hormon melatonin paling byk produksinya pada dini hari.
     -/"|           -/"|           -/"|
<(O)}D     <(O)}D     <(O)}D
     -\_|          -\_|           -\_|

Offline __________

  • Dosen
  • ****
  • Tulisan: 134
  • IQ: 90
  • Which Witch Switches Switched Witch ?
    • Lihat Profil
Re:Tidur dengan lampu dapat menyebabkan kanker
« Jawab #3 pada: Mei 03, 2012, 04:55:22 PM »
hmmm.. jd ada kaitannya antara kegelapan dng produksi hormon melatonin... nice info aja klo gt

Offline syx

  • Global Moderator
  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 4520
  • IQ: 341
  • Gender: Pria
    • Lihat Profil

Offline topazo

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 542
  • IQ: 21
  • Gender: Pria
  • Topazo Kenni von Ashraldia Nessia
    • Lihat Profil
    • (belum ada isinya)
Re:Tidur dengan lampu dapat menyebabkan kanker
« Jawab #5 pada: Mei 04, 2012, 11:04:34 AM »
Saya penasaran dengan melatonin ini, dia berfungsi optimal hanya pada keadaan gelap, atau dia juga berfungsi jika badan kita tertutup dan tidak mendapatkan cahaya?

Misalkan, tidur dalam kamar yang terang benderang, tapi memakai selimut di seluruh tubuh, mata ditutup pake "kacamata tidur", dan kening ditutupi oleh bantal... (saya pernah tidur seperti ini karena AC nya dingin banget hehehehe....)
Apakah dalam kondisi di atas, melatonin tetap berproduksi optimal?
Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?

Offline mhyworld

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 1455
  • IQ: 47
  • Gender: Pria
  • .start with the end in mind.
    • Lihat Profil
Re:Tidur dengan lampu dapat menyebabkan kanker
« Jawab #6 pada: Mei 04, 2012, 09:41:55 PM »
Yg berpengaruh adalah penerimaan cahayaa oleh retina.
once we have eternity, everything else can wait

Offline topazo

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 542
  • IQ: 21
  • Gender: Pria
  • Topazo Kenni von Ashraldia Nessia
    • Lihat Profil
    • (belum ada isinya)
Re:Tidur dengan lampu dapat menyebabkan kanker
« Jawab #7 pada: Mei 04, 2012, 09:56:41 PM »
Yg berpengaruh adalah penerimaan cahayaa oleh retina.
Hoo... Berarti tidur dengan mata ditutup bantal atau sejenisnya, sudah mencukupi untuk pembentukan optimal melatonin ya...

Offline mhyworld

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 1455
  • IQ: 47
  • Gender: Pria
  • .start with the end in mind.
    • Lihat Profil
Re:Tidur dengan lampu dapat menyebabkan kanker
« Jawab #8 pada: Mei 04, 2012, 10:13:11 PM »
 seharusnya begitu. Kita juga sering lihat di film2 barat, orang bepergian jarak jauh dg transportasi umum seperti pesawat atau kereta pakai penutup mata saat tidur, supaya tidak terganggu oleh penumpang lain.

Offline zync

  • Siswa Baru
  • *
  • Tulisan: 2
  • IQ: 0
  • ForSa!
    • Lihat Profil
Hormon melatonin
« Jawab #9 pada: Oktober 29, 2013, 03:03:12 PM »
Ternyata hormon melatonin di produksi pada saat kita tidur dengan intensitas cahaya yang rendah  :kribo:
yang dipicu oleh reseptor cahaya pada mat  :-\

 

Topik Terkait

  Subyek / Dimulai oleh Jawaban Tulisan terakhir
26 Jawaban
25752 Dilihat
Tulisan terakhir November 18, 2009, 07:52:31 PM
oleh pandax
0 Jawaban
1368 Dilihat
Tulisan terakhir Maret 04, 2010, 08:25:07 AM
oleh raisuien
7 Jawaban
3763 Dilihat
Tulisan terakhir September 20, 2012, 03:33:47 PM
oleh jack.ventura
8 Jawaban
3573 Dilihat
Tulisan terakhir Januari 22, 2014, 09:24:09 PM
oleh MuhammadRyan
2 Jawaban
1383 Dilihat
Tulisan terakhir Oktober 28, 2013, 07:45:50 AM
oleh bunggasir

Copyright © 2006-2014 Forum Sains Indonesia