Forum Sains Indonesia




*
Selamat datang, Pengunjung. Silahkan masuk atau mendaftar. Apakah anda lupa aktivasi email?
Mei 25, 2012, 03:21:28 AM

Masuk dengan nama pengguna, kata sandi dan lama sesi

Artikel Sains

Aku Cinta ForSa

  ForSa on FB  ForSa on Twitter

Pranala Luar

ShoutBox!

Last 10 Shouts:

 

fajri

Kemarin jam 09:40:03 PM
numpang liat_liat dulu,, kexnya menarik bnget sama masalah mikon.. ! :D
 

haman11

Kemarin jam 08:11:34 AM
ada yg tauproses daur ulang urin pada cicak gk ? ;)
 

GhostInMachine

Mei 23, 2012, 03:52:17 PM
kk mau tanya cara upload Tulisan dong??
 

army.fice

Mei 23, 2012, 12:22:47 AM
sepi banget sih :(
 

lustforscience

Mei 22, 2012, 08:26:02 PM
amin
 

exile_rstd

Mei 22, 2012, 08:24:55 PM
offline....
good night all  ;)
 

exile_rstd

Mei 22, 2012, 08:23:08 PM
iyaaaa jumat saya mau ujian kenaikan kelas. doain ya om Farabi, semoga ujiannya lancar dan dpt nilai memuaskan  :D
 

Farabi

Mei 22, 2012, 08:20:37 PM
KMana aja non? Sibuk belajar?
 

exile_rstd

Mei 22, 2012, 07:44:23 PM
argh lama ga buka forsa, comment di beberapa thread jd membingungkan saya. apa karena udh lama ga asah ya...
 

N E R R O

Mei 20, 2012, 07:41:57 PM
udah lama gak mampi ke forsa, sdh banyak berubah

Show 50 latest

Penulis Topik: Tumor Otak  (Dibaca 1130 kali)

0 Anggota dan 1 Pengunjung sedang melihat topik ini.

Offline ^_Andy_^

  • Asisten Dosen
  • ***
  • Tulisan: 68
  • IQ: 3
  • Gender: Pria
    • Lihat Profil
    • Vierrandika
Tumor Otak
« pada: Januari 20, 2012, 08:34:48 PM »
Assalamu'alaikum

Mohon pencerahannya para penghuni ForSa

1. apakah penyakit tumor berbahaya? terutama tumor otak?
2. apakah t.otak  terdapat stadium" penyakit? kalo ada bisa dijelaskan?
3. bagaimana menyembuhkan tumor otak?

mohon bantuannya

wassalam
- Hidup adalah pilihan -

Offline exile_rstd

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 954
  • IQ: 35
  • Gender: Wanita
  • pathetic, outdated & buku fk akhirnya ke beli juga
    • Lihat Profil
Re:Tumor Otak
« Jawab #1 pada: Januari 21, 2012, 02:21:51 PM »
1. Berbahaya terlebih jika sudah memasuki fase sekunder
2. Tumor otak terbagi menjadi 2, yaitu :
Primer : berkembang di membran pelindung otak, dapat bersifat jinak dan ganas. Sedangkan,
Sekunder : (metastasik) bersifat ganas biasanya sudah berupa kanker, penyebarannya dengan darah. (misalnya) sel kanker yang berasal dari organ lain menyelinap dgn 'transportasi' pembuluh darah.
3. Dengan transplantasi, terapi penyinaraan, dan kemoterapi. CMIIW
untuk lebih jelasnya : http://medicastore.com/penyakit/688/Tumor_Otak.html


i adore your intelligence - pusing banyak saingan dimana-mana

Offline ^_Andy_^

  • Asisten Dosen
  • ***
  • Tulisan: 68
  • IQ: 3
  • Gender: Pria
    • Lihat Profil
    • Vierrandika
Re:Tumor Otak
« Jawab #2 pada: Januari 21, 2012, 03:28:19 PM »
thanks jawabannya
ngomong" tumor disebabkan karena apa?

Offline exile_rstd

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 954
  • IQ: 35
  • Gender: Wanita
  • pathetic, outdated & buku fk akhirnya ke beli juga
    • Lihat Profil
Re:Tumor Otak
« Jawab #3 pada: Januari 23, 2012, 10:52:47 AM »
penyebabnya bermacam-macam, (misalnya) seperti paparan radiasi dalam kurun waktu yang lama, pertumbuhan abnormal (tidak terkendali), sel kanker dari organ lain (yang terbawa pembuluh darah) seperti yang dijelaskan diatas.

Offline semut-ireng

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 2809
  • IQ: 9
    • Lihat Profil
Re:Tumor Otak
« Jawab #4 pada: Januari 25, 2012, 01:01:36 PM »
Sel kanker dari organ lain misalnya dari kanker payudara bisa menyebar ke otak,  ya kan ?   Lalu yang namanya prion itu bisa apa ga,  menyebabkan tumor otak ?  ^-^

Offline ^_Andy_^

  • Asisten Dosen
  • ***
  • Tulisan: 68
  • IQ: 3
  • Gender: Pria
    • Lihat Profil
    • Vierrandika
Re:Tumor Otak
« Jawab #5 pada: Januari 26, 2012, 09:52:08 AM »
Skalian mabisa disembbuhimu nanya gan, Tumor Otak bisa disembuhin tanpa Oprasi ga?

Offline exile_rstd

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 954
  • IQ: 35
  • Gender: Wanita
  • pathetic, outdated & buku fk akhirnya ke beli juga
    • Lihat Profil
Re:Tumor Otak
« Jawab #6 pada: Januari 27, 2012, 04:28:55 PM »
Sel kanker dari organ lain misalnya dari kanker payudara bisa menyebar ke otak,  ya kan ?   Lalu yang namanya prion itu bisa apa ga,  menyebabkan tumor otak ?  ^-^
hmm.. tadi sempat cari refrensi tentang prion, dan kebanyakan menyebabkan degenerasi otak dan 'tidak' menyebabkan pertumbuhan yang abnormal.
Skalian mabisa disembbuhimu nanya gan, Tumor Otak bisa disembuhin tanpa Oprasi ga?
kalau sudah parah harus ambil tindakan operasi, ada juga tumor benigna yang dibiarkan tanpa ada tindakan pembedahan. tapi untuk antisipasi lebih baik ambil tindakan pembedahan. memang kenapa toh? ada anggota/kerabat yang terkena tumor otak?

Offline ^_Andy_^

  • Asisten Dosen
  • ***
  • Tulisan: 68
  • IQ: 3
  • Gender: Pria
    • Lihat Profil
    • Vierrandika
Re:Tumor Otak
« Jawab #7 pada: Januari 28, 2012, 10:09:04 AM »
Sbenere yang tumor ane gan, ada yang bisa ngasih tips spy smbh tanpa oprasi ga?? soalnya dokter ma ortu ane nyaranin jgn pake jalur oprasi

Trus klo ga pake jalur oprasi bisa sembuh sampe brp lama? trus gw harus gemana?

Offline exile_rstd

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 954
  • IQ: 35
  • Gender: Wanita
  • pathetic, outdated & buku fk akhirnya ke beli juga
    • Lihat Profil
Re:Tumor Otak
« Jawab #8 pada: Januari 28, 2012, 02:23:18 PM »
selain operasi bisa juga menjalani beberapa cara lain seperti terapi radiasi dan kemoterapi, itu merupakan metode paling utama. tetapi selain itu juga ada hyperthermia, immunotherapy (sel-sel imun diarahkan untuk membunuh tipe-tipe sel kanker tertentu), atau steroids untuk mengurangi peradangan dan pembengkakan otak. 3 cara tersebut merupakan metode2 baru.

Offline exile_rstd

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 954
  • IQ: 35
  • Gender: Wanita
  • pathetic, outdated & buku fk akhirnya ke beli juga
    • Lihat Profil
Re:Tumor Otak
« Jawab #9 pada: Januari 28, 2012, 02:30:24 PM »
nih saya kutip penjelasan tentang terapi untuk pengobatan kanker:
Kutip
KEMOTERAPI Akibat dan Manfaatnya
Apakah Kemoterapi itu?
Pada saat ini cara pengobatan kanker dapat digolongkan sebagai berikut:
Pembedahan (operasi) yaitu mengambil jaringan tumor, radiasi, membubuh tumor dengan sinar berenergi tinggi untuk merusak sel kanker, kemoterapi terapi menggunakan obat untuk membunuh sel kanker, hormon terapi, menghambat kanker yang perkembnagannya tergantung hormon dan biologi terapi atau imunoterapi, yaitu menggunakan kemampuan biologi tubuh yang alamiah untuk memerangi tumor. Tergantung pada tahapan kanker, cara pengobatan dapat tunggal ataupun kombinasi dari jenis pengobatan tersebut diatas.

Kombinasipun dapat berurutan misalnya: Operasi dilanjutkan kemoterapi atau dapat pula bersamaan seperti kemoterapi disertai radiasi atau radiasi plus hormonal terapi. Kemoterapi merupakan cara pengobatan kanker dengan jalan memberikan zat/obat yang mempunyai khasiat membunuh sel kanker dan diberikan secara sistematik. Obat anti kanker yang artinya penghambat kerja sel. Untuk kemoterapi bisa digunakan satu jenis sitostika.

Kemoterapi merupakan pengobatan sistemik, sebagian besar diberikan dengan cara injeksi kedalam pembuluh baik vena, sebagian kecil dapat berupa tablet/capsul dan kadang-kadang ada yang diberikan subcutan atau suntik dibawah kulit, serta intratekal (diinjeksikan kedalam system syaraf) jarang sekali yang disuntikan ke otot. Apabila pasien diberikan suntikan intravena, seringkali digunakan kateter atau selang plastik kedalam vena untuk mencegah kerusakan vena serta mempermudah injeksi.

Kemoterapi diberikan diberikan secara siklit, dapat secara mingguan, dua mingguan 3-4 mingguan. Pasien mendapatkan kemoterapi dosis tinggi diberikan dalam unit rawat inap. Kondisi pasien juga menentukan apakah dapat diberikan dirawat jalan atau rawat inap.
Tubuh manusia terdiri dari organ-organ tubuh. Organ tubuh terdiri dari jaringan dan jaringan dari sel tubuh yang berubah atau mutasi menjadi ganas dan membelah terus terkendali dan menjadi besar mendobrak, merusak, jaringan sekitarnya dan akhirnya menyebar, bersarang diorgan lain dan mengulangi pertumbuhan seperti tempat semula. Sel kanker inilah yang menjadi target obat kemoterapi.

Kemoterapi anti kanker akan menyebabkan sel kanker serta beberapa jenis sel sehat yang juga sedang membelah atau tumbuh mengalami kerusakan. Namun sel kanker akan mengalami kerusakan lebih parah dibanding kerusakan pada sel sehat. Setelah beberapa periode 1-3 minggu sel sehat pulih dan sel kanker juga akan pulih kembali namun mengalami kerusakan berarti, sehingga atas dasar inilah obat anti kanker dipergunakan.

Untuk mencegah kerusakan permanent dari sel sehat, obat kanker tidak bisa diberikan sekaligus 4-8 siklus. Hal ini dimaksud untuk memulihkan sel sehat. Dilain pihak berangsur mengecilkan kanker sehingga akhirnya sel kanker menjadi sangat kecil tidak terlihat lagi dan bisa dihancurkan dengan sinar atau dihilangkan dengan operasi.

Sel-sel pada saluran cerna juga cepat membelah, sehingga akibat gangguan saluran cerna, pasien akan merasa tidak nafsu makan, mual muntah serta sariawan dan diare akibat rontoknya selaput lender mulut dan usus.

Rambut yang sedang tumbuh pun akan rontok, pertumbuhan terhenti, sementara haid menjadi tidak ada dan laki-laki sementara mengalami sterilisasi. Pada pusat kanker yang lengkap disediakan bank sperma untuk antisipasi apabilia terjadi sterilisasi permanent pada pria.

Untuk kemoterapi yang sangat agresif dimana kerusakan sel darah sangat berat, dipergunakan cangkok sum-sum tulang dari tubuh sendiri (autologus bone marrow tranplantation). Sel susm-sum tulang kita diambil dan disimpan dengan pengawet.

Pada waktu kerusakan sel darah begitu berat akibat kemoterapi yang agresif, sel sum-sum tulang badan kita yang disimpan ditransfusikan kembali ketubuh untuk memulihkan kerusakan tersebut. Di Rumah Sakit Kanker “Dharmais” hal tersebut sudah dapat dilakukan. Pada prakteknya sehari-hari yang dikhawatirkan pasien terutama muntah, sariawan, nafsu makan hilang dan terutama wanita adalah kebotakan.

Hal ini wajar, namun dengan penerangan dan persiapan lebih baik, antara lain pemeriksaan laboratorium berkala, obat anti muntah, obat nafsu makan serta obat-obat lain, semua dapat diatasi. Disamping itu gangguan tersebut tidak permanent akan pulih sebelum dilakukan siklus berikutnya.

Mengingat pengobatan kanker dengan kemoterapi memberikan efek samping yang cukup berat, sebelum mendapatkan kemoterapi pasien harus menjalani beberapa pemeriksaan agar tubuhnya tahan menghadapi akibat dari kemoterapi. Pemeriksaan awal tersebut ditetapkan oleh dokter onkologi medik, diantaranya pemeriksaan darah lengkap, test fungsi liver dan lain-lain.


source : http://jarumsuntik.com/akibat-dan-manfaat-kemoterapi/
« Edit Terakhir: Januari 28, 2012, 02:36:42 PM oleh exile_rstd »

Offline ^_Andy_^

  • Asisten Dosen
  • ***
  • Tulisan: 68
  • IQ: 3
  • Gender: Pria
    • Lihat Profil
    • Vierrandika
Re:Tumor Otak
« Jawab #10 pada: Januari 29, 2012, 10:09:43 AM »
Thanks refrensinnya saya juga ngejalanin kemoterapi nih
mohon doanya skalian  ya ^_^

Offline syx

  • Global Moderator
  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 4439
  • IQ: 338
  • Gender: Pria
    • Lihat Profil
Re:Tumor Otak
« Jawab #11 pada: Januari 30, 2012, 07:34:56 AM »
semoga cepat pulih, andy... semangat ya!

Offline ^_Andy_^

  • Asisten Dosen
  • ***
  • Tulisan: 68
  • IQ: 3
  • Gender: Pria
    • Lihat Profil
    • Vierrandika
Re:Tumor Otak
« Jawab #12 pada: Januari 30, 2012, 01:40:46 PM »
semoga cepat pulih, andy... semangat ya!
Sip, makasih doanya ya..  :'(

Offline exile_rstd

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 954
  • IQ: 35
  • Gender: Wanita
  • pathetic, outdated & buku fk akhirnya ke beli juga
    • Lihat Profil
Re:Tumor Otak
« Jawab #13 pada: Januari 31, 2012, 02:20:16 PM »
cepat sembuh dan cepat sehat kembali ya om Andy :)

Offline ^_Andy_^

  • Asisten Dosen
  • ***
  • Tulisan: 68
  • IQ: 3
  • Gender: Pria
    • Lihat Profil
    • Vierrandika
Re:Tumor Otak
« Jawab #14 pada: Pebruari 01, 2012, 08:06:04 AM »
saya pengin tau, penyembuhan dengan pembedahan sama kemoterapi lebih cepat yang mana? terus berapa lama waktunya?

*Sebelumnya thanks yg udah doain  :)


 

Copyright © 2006-2011 Forum Sains Indonesia