Member baru? Bingung? Perlu bantuan? Silakan baca panduan singkat untuk ikut berdiskusi.
0 Anggota dan 1 Pengunjung sedang melihat topik ini.
siiip, btw gambar pertama itu apa hubungannya sih?
C. Aturan Penuh Setengah PenuhSifat ini berhubungan erat dengan hibridisasi elektron. Aturan ini menyatakan bahwa : “suatu elektron mempunyai kecenderungan untuk berpindah orbital apabila dapat membentuk susunan elektron yang lebih stabil.....untuk konfigurasi elektron yang berakhiran pada sub kulit d berlaku aturan penuh setengah penuh. Untuk lebih memahamkan teori ini perhatikan juga contoh di bawah ini :24Cr = 1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 4s2 3d4 menjadi 24Cr = 1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 4s1 3d5dari contoh terlihat apabila 4s diisi 2 elektron maka 3d kurang satu elektron untuk menjadi setengah penuh....maka elektron dari 4s akan berpindah ke 3d. hal ini juga berlaku untuk kasus :29Cu = 1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 4s2 3d9 menjadi 29Cu = 1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 4s1 3d10
kenapa hanya unsur berakhiran subkulit 'd' yg elektronnya bisa berpindah subkulit? bagaimana hal itu bisa terjadi?
nah, kenapa cuma 1 elektron y berpindah, kenapa ga semuanya sekalian?
Ntar ada subkulit yang kosong donk kalo pindah semuanya, padahal dalam atom stabil tidak boleh ada subkulit yang kosong, kecuali dalam keadaan ion..
kalau nilai spin positif itu arah rotasinya berlawanan atau searah jarum jam ga ya? dan bagaimana dengan arah spin yang bernilai negatif atau - 1/2, saya bingung karena ada dua versi berlawanan mengenai ini....terus apa ada yang tahu ga, kenapa kalau dalam satu kotak (bilangn magnetik itu) yang ada dua elektron dengan arah yang berbeda rotasinya, jadi bisa tetap stabil??