Selamat datang di ForSa! Forum diskusi seputar sains, teknologi dan pendidikan Indonesia.
0 Anggota dan 1 Pengunjung sedang melihat topik ini.
yg jelas harus dalam bentuk gas ato bersifat mudah menguap biar bisa sampe ke sensor bau dalam hidung.
jadi ada materi yang berbentuk gas atau yang larut dalam air yang kemudian mampir ke hidung ya?aku cuma sedang bingung sama indera perasa itu. kalo mata kan menangkap cahaya yang dipantulkan benda-benda sehingga bisa menangkap citraan benda. telinga juga, menangkap getaran (gelombang) suara. kulit merasakan tekanan dan suhu. semuanya berkaitan dengan hal-hal fisik.nah, kalo hidung? dan juga perasa/lidah?
seandainya ada yang bilang penciuman kucing 14 kali lebih kuat daripada manusia, itu meragukan berarti, karena penciuman itu subjektif?
kalau memang kerja sensor berdasar ion dari materi yang menyentuh ke sensor tersebut, artinya suatu saat nanti bisa dibuatkan sensor untuk menghidu. (kata dalam bahasa indonesia yang betul untuk mencium aroma adalah menghidu). jika aroma atau rasa yang dikecap sensor tersebut adalah ion, maka artinya dimungkinkan untuk mentransfer informasi aroma tersebut kepada seseorang di lain tempat (seperti televisi atau radio)... halah... kok jadi sience fiction...
antara kucing dan manusia sepertinya lebih berkaitan dengan sensitivitas sensornya. penciuman terhebat untuk hewan darat kemungkinan adalah Condylura cristata alias tikus tanah hidung bintang.
Gas yang bisa larut itu hidung, ada sel yang tertangkap lalu membentuk bau, tapi itu kombinasi antara indera pengecap juga..