Forum Sains Indonesia




*
Selamat datang, Pengunjung. Silahkan masuk atau mendaftar. Apakah anda lupa aktivasi email?
Pebruari 10, 2012, 10:43:50 AM

Masuk dengan nama pengguna, kata sandi dan lama sesi

Artikel Sains

Aku Cinta ForSa

  ForSa on FB  ForSa on Twitter

Pranala Luar

ShoutBox!

Last 10 Shouts:

 

semut-ireng

Hari Ini jam 07:37:05 AM
 :)
 

exile_rstd

Kemarin jam 06:04:39 PM
sampai di Tangerang jam 05.30 pagi. seneng udh plg tapi jadi kangen sm Yogya ;D
 

MonDay

Kemarin jam 01:56:29 PM
boleh promosi ga dsn ya?
 

lam_lavoisier09

Kemarin jam 12:03:50 PM
salam kenal semua,,, ikut nimbrung yoo.. :)
 ;)
 

semut-ireng

Kemarin jam 08:30:33 AM
 :)
 

Farabi

Pebruari 08, 2012, 08:04:23 PM
Semut: Kirain dah mahasiswa. Bagus kan, jadi terpacu buat belajar. ;D Heu...
 

semut-ireng

Pebruari 07, 2012, 06:24:47 PM
lagian guru gw kenceng banget,  yang ga ngerjakan PR ditulis di papan pengumuman ..... ;D
 

dzikripratama

Pebruari 07, 2012, 04:18:13 PM
aduh pusing banyak PR :)
 

yo anes

Pebruari 07, 2012, 10:52:07 AM
hello slm knl all
kalau ingin mendapatkan beasiswa untuk tahun ini bagaiman caranya? :)
 

semut-ireng

Pebruari 07, 2012, 06:12:11 AM
PR yang lama belum dikerjakan,  dikasih PR baru lagi,  pusing deh  :D

Show 50 latest

Penulis Topik: Dibalik Lezatnya Es Krim  (Dibaca 5045 kali)

0 Anggota dan 1 Pengunjung sedang melihat topik ini.

Offline raisuien

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 6141
  • IQ: 330
  • Gender: Pria
    • Lihat Profil
Dibalik Lezatnya Es Krim
« pada: Desember 15, 2009, 09:07:04 AM »
Seperti juga coklat, maka es krim adalah makanan favorit tua muda. Lihat saja di mal atau supermarket, tua muda rela antri untuk membeli es krim. Apa istimewanya es krim sehingga disuka banyak orang? Tentu saja karena rasanya yang enak dan teksturnya yang sangat lembut tidak seperti es pada umumnya.

Ingin tahu mengapa es krim beda dengan es batu biasa???

Es krim adalah buih setengah beku yang mengandung lemak teremulsi dan udara. Sel-sel udara yang ada berperanan untuk memberikan texture lembut pada es krim tersebut. Tanpa adanya udara, emulsi beku tersebut akan menjadi terlalu dingin dan terlalu berlemak.

Bahan utama dari es krim adalah lemak (susu), gula, padatan non-lemak dari susu (termasuk laktosa) dan air. Sebagai tambahan, pada produk komersil diberi emulsifier, stabiliser, pewarna, dan perasa. Sebagai emulsifier biasanya digunakan lesitin, gliserol monostearat atau yang lainnya. Emulsifier ini berguna untuk membangun distribusi struktur lemak dan udara yang menentukan dalam membentuk sifat rasa/tekstur halus dan pelelehan yang baik. Untuk stabilisernya bisa digunakan polisakarida dan ini berfungsi sebagai penambah viskositas. Sedangkan pewarna dan perasa bisanya bervariasi tergantung pada selera pasar. Jika ingin diberi rasa strawberry tentunya diberi perasa strawberry dan pewarna merah. Ingat, pewarna yang diberikan tentunya harus pewarna makanan bukan pewarna tekstil lho.

Bahan-bahan tersebut dicampur, dipasteurisasikan, dihomogenasikan, dan didinginkan dengan cepat. Setelah emulsi minyak dalam air tersebut dibiarkan dalam waktu yang lama, kemudian dilewatkan dalam kamar yang suhunya cukup rendah untuk membekukan sebagian campuran. Pada saat yang sama udara dimasukkan dengan cara dikocok. Tujuan dari pembekuan dan aerasi ini adalah pembentukan buih yang stabil melalui destabilisasi parsial dari emulsi. Pengocokan tanpa pendinginan tidak akan memberikan buih yang stabil. Jika buih terlalu sedikit produknya akan tampak basah, keras dan sangat dingin. Sedang jika buihnya terlalu banyak maka produknya akan tampak kering. Sel-sel udara pada es krim harus berukuran sekitar 100 mikron. Jika sel udaranya terlalu besar, es krimnya akan meleleh dengan cepat. Sedang jika sel udaranya terlalu kecil maka buihnya akan terlalu stabil dan akan meninggalkan suatu ‘head’ ketika meleleh.

Es krim mempunyai struktur koloid yang kompleks karena merupakan buih dan juga emulsi. Buih padat terjadi karena adanya lemak teremulsi dan juga karena adanya kerangka dari kristal-kristal es yang kecil dan terdispersi didalam larutan makromolekular berair yang telah diberi gula. Peranan emulsifier (misalnya: gliserol monostearat komersial) adalah untuk membantu stabilisasi terkontrol dari emulsi didalam freezer. Perubahan-perubahan polimorfis lemak pada es krim selama penyimpanan menyebabkan perubahan bentuk pada globula awalnya, yang berkombinasi dengan film protein yang agak lepas, menyebabkan terjadinya penggumpalan di dalam freezer. Stabilisasi gelembung-gelembung udara pada es krim juga terjadi karena adanya kristal-kristal es dan fasa cair yang sangat kental. Stabiliser polisakarida (misalnya: carrageenan) menaikkan kekentalan fasa cair, seperti juga gula pada padatan non-lemak dari susu. Stabiliser-stabiliser ini juga dikatakan dapat memperlambatan pertumbuhan kristal-kristal es selama penyimpanan. Hal ini karena jika kristal-kristal esnya terlalu besar maka akan terasa keras di mulut.

Nah ternyata es krim itu seru kan, gak cuma berisi air saja. Hayooo…. Siapa yang jadi ingin makan es krim???

Offline sisca, chemistry

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 6930
  • IQ: 220
  • Gender: Wanita
  • I'm a medical student now!! :D
    • Lihat Profil
Re: Dibalik Lezatnya Es Krim
« Jawab #1 pada: Desember 15, 2009, 09:13:31 PM »
oo...
berarti es krim masuk ke koloid ya...
wokie dokie....
;D ;D
I do live like an ascetic..
Away from all hurry-scurry... :D :D

Offline syx

  • Global Moderator
  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 4340
  • IQ: 338
  • Gender: Pria
    • Lihat Profil
Re: Dibalik Lezatnya Es Krim
« Jawab #2 pada: Desember 16, 2009, 08:40:50 AM »
frozen yoghurt lebih enak lagi... lebih segar.

Offline si anak gajah

  • Dosen
  • ****
  • Tulisan: 232
  • IQ: 9
  • Gender: Pria
    • Lihat Profil
Re: Dibalik Lezatnya Es Krim
« Jawab #3 pada: Desember 16, 2009, 01:02:59 PM »
emm, masih bingung... kira-kira yang dimaksud sel udara itu seperti apa ya?
Keep Moving Forward!!!

Offline sisca, chemistry

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 6930
  • IQ: 220
  • Gender: Wanita
  • I'm a medical student now!! :D
    • Lihat Profil
Re: Dibalik Lezatnya Es Krim
« Jawab #4 pada: Desember 16, 2009, 10:09:11 PM »
bentuknya seperti sel... beruang2....
dan isinya udara semua...
hahahahaha~
sepertinya...

Offline raisuien

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 6141
  • IQ: 330
  • Gender: Pria
    • Lihat Profil
Re: Dibalik Lezatnya Es Krim
« Jawab #5 pada: Desember 17, 2009, 01:55:16 AM »
sel udara : rongga kecil di antara kedua lapis selaput telur, berisi udara; sel udara yang biasanya terletak di bagian tumpul dari telur; sel udara yang berfungsi sebagai cadangan oksigen untuk pernapasan embrio

Offline syx

  • Global Moderator
  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 4340
  • IQ: 338
  • Gender: Pria
    • Lihat Profil
Re: Dibalik Lezatnya Es Krim
« Jawab #6 pada: Desember 17, 2009, 07:08:01 AM »
kok jadi ke telur dan embrio? ada embrio dalam es krim?

Offline r.a.n

  • Dosen
  • ****
  • Tulisan: 312
  • IQ: 20
  • Gender: Pria
  • Tebak saya yang mana..????
    • Lihat Profil
Re: Dibalik Lezatnya Es Krim
« Jawab #7 pada: Desember 17, 2009, 08:39:38 AM »
kayaknya sel udara yang bilang rai..2 hal yang berbeda  deh..Dari om wiki yah...??? linknya donk
"stem..cell apa BTKV..aduh bingung..???"

Offline ryoma

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 419
  • IQ: 16
  • Gender: Pria
  • i am not lucky, just a hope, calm, and happy..!
    • Lihat Profil
    • Jurnal Milzam
Re: Dibalik Lezatnya Es Krim
« Jawab #8 pada: Desember 17, 2009, 08:59:08 AM »
iya, yang di bilang rai itu di telur  ;D. Aku sih lebih setuju dgn apa yang dibilang sisca deh kayanya.. tapi mungkin juga rongga udara kali ya..  ???
When there is a will there is a way..
قل حو الله الحد

Offline syx

  • Global Moderator
  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 4340
  • IQ: 338
  • Gender: Pria
    • Lihat Profil
Re: Dibalik Lezatnya Es Krim
« Jawab #9 pada: Desember 17, 2009, 12:45:18 PM »
kombinasi antara foam dan emulsi. foam adalah sistem udara dalam cairan ato padatan, sedangkan emulsi adalah sistem cair dalam cairan (yang sebenernya tidak tercampur) yang dijembatani oleh senyawa aktif permukaan (surfactant).
untuk memudahkan contoh emulsi adalah jika kita mencampur air dan minyak maka akan terbentuk dua lapisan cairan. jika kita menambahkan detergen ato sabun ke dalam campuran dan dikocok maka akan diperoleh satu lapis. detergen ato sabun ini yang berperan sebagai surfactant.


ini gambar emulsi kalo diliat pake mikroskop. butiran-butiran itu disebut fasa dalam, sedangkan yang di luar disebut fase luar. nah, kenapa surfactant bisa menjembatani antara kedua cairan yang ga bisa akur ini? surfactant biasa punya dua bagian yang memiliki dua sifat beda... liat gambar berikut:



di sini dikasi contoh kepala bersifat polar ato hidrofilik dan ekor yang bersifat non polar ato hidrofobik. senyawa dengan dua sifat ini disebut ampifilik ato ampifatik. dalam sistem yang ditunjukkan gambar itu, fasa luar adalah air... ini bersifat polar. maka dari itu kepala surfactant ada di fase luar, sedangkan ekornya ada di fase dalam. dari sini jelas?

sekarang tentang foam... foam adalah udara terjebak dalam cairan ato padatan. tempat udara dalam cairan ato padatan ini yang disebut rongga udara.

Offline raisuien

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 6141
  • IQ: 330
  • Gender: Pria
    • Lihat Profil
Re: Dibalik Lezatnya Es Krim
« Jawab #10 pada: Desember 17, 2009, 01:21:09 PM »
oh iya... salah....
soalnya ngetiknya sambil ngantuk...
sorry2....

Offline si anak gajah

  • Dosen
  • ****
  • Tulisan: 232
  • IQ: 9
  • Gender: Pria
    • Lihat Profil
Re: Dibalik Lezatnya Es Krim
« Jawab #11 pada: Desember 17, 2009, 06:50:15 PM »
hmm, sifat surfactantnya seperti fosfolipid di membran sel ya...
tapi emulsifier es krim, gliserol monostearat bukannya masih turunan lemak yang hidrofobik? (CMIIW)
bagian hidrofiliknya gimana dong?

Ternyata, es krim ribet ya... Padahal saya pernah lihat pembuatan es krim dengan cara tradisional, gak ribet-ribet amat...

Offline r.a.n

  • Dosen
  • ****
  • Tulisan: 312
  • IQ: 20
  • Gender: Pria
  • Tebak saya yang mana..????
    • Lihat Profil
Re: Dibalik Lezatnya Es Krim
« Jawab #12 pada: Desember 18, 2009, 08:23:35 AM »
@syx

Jadi surfaktan itu sebenarnya apa yah ???. Di keilmuan kami, surfaktan berfungsi untuk menurunkan tegangan permukaan di alveolus..agar alveoulus tidak kolaps ketika kita sedang bernafas..Ketika mendengar penjelasan syx..lebih bersifat sebagai deterjen..Jadi bingung...Mohon pendapat TS

@si anak gajah
Maaf, anda tidak dapat melihat isi spoiler.
Setau saya fosfolipid di membran sel..berfungsi untuk memproduksi respon inflamasi ketika sl mengalami cedera..Kira-kira apa kaitannya dengan surfaktan..yah ??? Makasih...

Offline si anak gajah

  • Dosen
  • ****
  • Tulisan: 232
  • IQ: 9
  • Gender: Pria
    • Lihat Profil
Re: Dibalik Lezatnya Es Krim
« Jawab #13 pada: Desember 19, 2009, 07:04:16 PM »
Maaf, anda tidak dapat melihat isi spoiler.
maksud saya hanya di kemiripan sifatnya, memiliki dua sisi, hidrofilik(pada bagian fosfornya) dan hidrofobik (pada bagian lipidnya) atau saya salah konsep soal membran sel ya?
Maaf, anda tidak dapat melihat isi spoiler.

Offline r.a.n

  • Dosen
  • ****
  • Tulisan: 312
  • IQ: 20
  • Gender: Pria
  • Tebak saya yang mana..????
    • Lihat Profil
Re: Dibalik Lezatnya Es Krim
« Jawab #14 pada: Desember 20, 2009, 11:11:21 AM »
@ Bledug
Maaf, anda tidak dapat melihat isi spoiler.

Hmm...kalo ingin dikaitkan seperti itu ..yah..masih boleh lah...Tapi..fungsi fosfolipid nggak sesederhana itu....Sebenarnya fosfolipid mencakup senyawa asam fosfatidat serta fosfatidilgliserol, fosfatidilkolin, fosfatidiletanolamin, fosfatidilinositol, fosfatidilserin, lisofosfolipid, plasmalogen dan sfingomilein semuanya merupakan senyawa fosfoasilgliserol, kecuali sfingomielin nggak ada gugus gliserolnya..

Nah...asamfosfatidat itu sebenarnya senyawa perantara...aja dan merupakan senyawa prekursor buat bikin fosfatidilgliserol nah...nanti ujung-ujungnya buat kardiolipin...itulah yang nanti berperan pada membran mitokondria..

Kalo fosfatidilkolin...nah ini senyawa fosfogliserol yang mengandung kolin...nah ini penting buat transmisi saraf...Soalnya menjadi resource buat bikin neurotransmiter..asetilkolin...kalo fosfatidiletanolamin..atau fosfatidilserin...ini gugusnya mirip fosfatidilkolin..cuma kolinnya dibanti etanolamin ama serin..Kalo nggak salah yang etanolamin...buat resourse neurotransmiter juga..epinefrindan norepinefrin...kalo serin...Lupa..ntar nyari dulu deh...

Kalo fosfafatidilinositol bisanya buat prekursor second messenger...jadi fungsinya udah...di dalam sel..

Terus yang Plasmalogen...secara struktur sih mirip fosfatidiletanolamin cuma banyakan di otak sama otot...

Nah yang terakhir, sfingomielin..
Maaf, anda tidak dapat melihat isi spoiler.
Memang zat ini paling banyak dalam sistem saraf...Dia membangun struktur milein...Nah struktur inilah, mielin, yang membuat hantaran saraf menjadi lebih efektif dan cepat....Jadi bisa dikatakan mielin berfungsi sebagai isolator...nah diantaranya ada jarak kecilll..itu biasa disebut Nodus Ranvier...disitulah baru terjadi potensial aksi lanjutan....

Oh iya jadi lupa,..bener ada fosfolipid berfungsi sebagai surfaktan...dipalmitoil lesitin.(turunan fosfatidilkolin, soalnya nama lain fosfatidilkolin itu lesitin) tapi itu sesuai dengan penjelasan saya sebelumnya...berfungsi di alveoulus untuk menurunkan tegangan..permukaan..supaya alveolus tidak kolpas ketika kita bernafas bukan buat menyatukan lemak sama air..setau saya itumah deterjen....trus bagaimana peran deterjen sehingga bisa menurunkan tegangan permukaan...dan akhirnya bisa bereaksi. Fungsi deterjenkan buat sebagai penggabung antara lemak sama air..soalnya punya gugus logam yang hidrofilik dan punya gugus lemak yang lipofilik...Saya tidak melihat kaitannnya untuk menurunkan tegangan permukaan  :D :D

 

Copyright © 2006-2011 Forum Sains Indonesia