Forum Sains Indonesia




*
Selamat datang, Pengunjung. Silahkan masuk atau mendaftar. Apakah anda lupa aktivasi email?
Mei 25, 2012, 04:33:19 AM

Masuk dengan nama pengguna, kata sandi dan lama sesi

Artikel Sains

Aku Cinta ForSa

  ForSa on FB  ForSa on Twitter

Pranala Luar

ShoutBox!

Last 10 Shouts:

 

fajri

Kemarin jam 09:40:03 PM
numpang liat_liat dulu,, kexnya menarik bnget sama masalah mikon.. ! :D
 

haman11

Kemarin jam 08:11:34 AM
ada yg tauproses daur ulang urin pada cicak gk ? ;)
 

GhostInMachine

Mei 23, 2012, 03:52:17 PM
kk mau tanya cara upload Tulisan dong??
 

army.fice

Mei 23, 2012, 12:22:47 AM
sepi banget sih :(
 

lustforscience

Mei 22, 2012, 08:26:02 PM
amin
 

exile_rstd

Mei 22, 2012, 08:24:55 PM
offline....
good night all  ;)
 

exile_rstd

Mei 22, 2012, 08:23:08 PM
iyaaaa jumat saya mau ujian kenaikan kelas. doain ya om Farabi, semoga ujiannya lancar dan dpt nilai memuaskan  :D
 

Farabi

Mei 22, 2012, 08:20:37 PM
KMana aja non? Sibuk belajar?
 

exile_rstd

Mei 22, 2012, 07:44:23 PM
argh lama ga buka forsa, comment di beberapa thread jd membingungkan saya. apa karena udh lama ga asah ya...
 

N E R R O

Mei 20, 2012, 07:41:57 PM
udah lama gak mampi ke forsa, sdh banyak berubah

Show 50 latest

Penulis Topik: Gula ku...  (Dibaca 6022 kali)

0 Anggota dan 1 Pengunjung sedang melihat topik ini.

Offline rawWARus

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 639
  • IQ: 108
  • Gender: Pria
    • Lihat Profil
Gula ku...
« pada: Oktober 16, 2008, 08:02:14 AM »
terus terang saya masih heran ma orang2 kita kenapa klo konsumsi gula pasir kok lebih milih yg warnanya lebih putih, ya mungkin mmg kadar kolesterolnya rendah klo ga salah sh, tapi coba kita bandingkan dgn gula lokal yg warnanya masih agak kecoklatan klo kita bandingkan dengan gula rafinasi yg lebih putih menurut saya pemakaiannya jauh lebih hemat gula lokal yg warnanya kecoklatan, lagian jg dengan mengkonsumsi gula lokal akan membantu para petani tebu kita kan? tapi kenapa kita lebih memilih gula impor / rafinasi ?
SeSuATu KarYa MaNusIa SerIng BeRaWaL dAri MimPI, MaKA eKSpresIkan MImpimU DenGAN Sains...
DaLAm HaL KeDUniAwiAn TAk AdA hAl yG tAk mUNgkin...

Offline syx

  • Global Moderator
  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 4439
  • IQ: 338
  • Gender: Pria
    • Lihat Profil
Re: Gula ku...
« Jawab #1 pada: Oktober 16, 2008, 04:13:07 PM »
gula rafinasi tuh apaan sih? apa semua gula impor adalah gula rafinasi?
pengalaman gw di pabrik obat emang menunjukkan kalo gula dalam negeri ga bagus untuk sediaan obat karena warna yang kekuningan dan kotor (banyak partikel hingga perlu tahap penyaringan). akibatnya stabilitas obat jadi menurun dengan cepat. beda dengan gula impor yang lebih putih dan stabilitas obat sangat baik. gula eropa juga kebanyakan terbuat dari bit, bukan tebu.

Offline Kiddo

  • Mahasiswa
  • **
  • Tulisan: 16
  • IQ: 0
    • Lihat Profil
Re: Gula ku...
« Jawab #2 pada: Oktober 16, 2008, 09:14:44 PM »
Gula rafinasi itu kalo ga salah gula hasil penyulingan (tapi beda sama gula kristal putih), jadi kemurnian dan kualitasnya jauh lebih tinggi daripada gula lokal. Kalo di industri makanan sama juga, katanya pake gula rafinasi. Karena gula rafinasi itu tingkat kemurnian sukrosa nya tinggi. Kalo pake gula lokal mesti diolah lagi.   

Menurut saya, kalo untuk konsumsi sehari-hari memang hemat pake gula lokal, tapi kalo buat industri kan harus cari bahan yang sesuai efisiensi industri. Apalagi kalo di pabrik gitu, belinya kan dalam jumlah besar. Seharusnya pemerintah turut serta mengatur pertanian tebu kta ke arah yang modern dan kualitas yang lebih baik. Soalnya persaingan pasar gula dan kebutuhan industri/konsumsi makin meningkat di tingkat dunia, ga bisa  kita tolak, kita mesti mengikuti. Kenyataannya aja, banyak orang pake gula rafinasi yang kualitasnya lebih bagus daripada gula lokal. Ya, harapannya kalo bisa diatur nanti di Indonesia ada gula kualitas tinggi yang harganya terjangkau.i
   

Offline syx

  • Global Moderator
  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 4439
  • IQ: 338
  • Gender: Pria
    • Lihat Profil
Re: Gula ku...
« Jawab #3 pada: Oktober 17, 2008, 12:56:37 PM »
indonesia tuh kaya bahan baku... pengelolaannya untuk meningkatkan nilai ekonomisnya aja yg kurang. kita sering ekspor bahan baku ke luar negeri dan beli bentuk jadinya lagi dengan harga yang sudah berlipat ganda. gula juga gitu deh... sampe kapan kualitasnya gini-gini aja? sementara beli yang kualitasnya lebih bagus malah dibatasi. padahal kita harus bikin produk kualitas. penunjangnya salah satunya adalah dengan bahan baku yang berkualitas bagus.

Offline rawWARus

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 639
  • IQ: 108
  • Gender: Pria
    • Lihat Profil
Re: Gula ku...
« Jawab #4 pada: Oktober 22, 2008, 07:55:47 AM »
ya gitulah...tapi seharusnya gula impor itu cuma untuk keperluan industri tapi masyarakatpun tertarik utk memakainya...

Offline stupid_idiot

  • Mahasiswa
  • **
  • Tulisan: 24
  • IQ: 2
  • Gender: Wanita
    • Lihat Profil
Re: Gula ku...
« Jawab #5 pada: Oktober 22, 2008, 12:28:25 PM »
klo yg putih merk gulaku bkn lokal yah?
~~stupid-idiot~~

Offline ZeroFour

  • Asisten Dosen
  • ***
  • Tulisan: 49
  • IQ: 6
    • Lihat Profil
Re: Gula ku...
« Jawab #6 pada: Oktober 25, 2008, 11:33:15 PM »
tapi coba kita bandingkan dgn gula lokal yg warnanya masih agak kecoklatan klo kita bandingkan dengan gula rafinasi yg lebih putih menurut saya pemakaiannya jauh lebih hemat gula lokal yg warnanya kecoklatan
[/quote]

oi...emangny kenapa gula lokal kok bisa berwarna kecoklatan....? ??? ntu pengaruh lingkungan ato karena emang petani ny g bisa bikin gula putih...? klo petani bikin gula putih kan mungkin masyarakat bakal bli gula lokal.... :'(  :'(

Offline syx

  • Global Moderator
  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 4439
  • IQ: 338
  • Gender: Pria
    • Lihat Profil
Re: Gula ku...
« Jawab #7 pada: Oktober 27, 2008, 07:59:19 AM »
warna kecoklatan karena impurity-nya tinggi, terutama dari logam. impurity tinggi ini yang mengganggu stabilitas sediaan obat jika gula lokal digunakan sebagai komponen pemanis di dalamnya.

Offline dark_nekron

  • Dosen
  • ****
  • Tulisan: 102
  • IQ: 6
    • Lihat Profil
Re: Gula ku...
« Jawab #8 pada: Januari 14, 2009, 06:46:06 AM »
klo gula merah?
......i'am still stupid..... and always stupid......
----ORANG GENDENG----

Offline syx

  • Global Moderator
  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 4439
  • IQ: 338
  • Gender: Pria
    • Lihat Profil
Re: Gula ku...
« Jawab #9 pada: Januari 14, 2009, 07:02:09 AM »
maksudnya mo dipake di produk farmasi? yaa mana bisa... zat pengotornya jauh lebih banyak.

Offline dark_nekron

  • Dosen
  • ****
  • Tulisan: 102
  • IQ: 6
    • Lihat Profil
Re: Gula ku...
« Jawab #10 pada: Januari 14, 2009, 07:13:02 AM »
nggak kok cuma dibuat es dawet.... hehehehe....
just kidding bos...

Offline soni sascori

  • Dosen
  • ****
  • Tulisan: 115
  • IQ: 20
  • Gender: Pria
    • Lihat Profil
Re: Gula ku...
« Jawab #11 pada: Januari 15, 2009, 10:37:37 AM »
produk dengan nama dagang GULAKU itu bukannya produk lokal ya.....!!!

klo gak salah produsen atau pabriknya ada di lampung,,,!

klo mo maen kesana kapan-kapan Q bisa anter....
n_COn

Offline syx

  • Global Moderator
  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 4439
  • IQ: 338
  • Gender: Pria
    • Lihat Profil
Re: Gula ku...
« Jawab #12 pada: Agustus 27, 2009, 09:38:59 AM »
ada yang tau cara menjernihkan larutan gula dengan putih telur atau cara lainnya? mana yang paling efektif dan ekonomis? gula lokal kalo dibuat sirup warnanya ga bisa putih bersih seperti gula impor, melainkan memberikan warna kekuningan. jadi perlu pemurnian ato pembersihan lebih lanjut. thanks.

Offline phice

  • Dosen
  • ****
  • Tulisan: 413
  • IQ: 23
  • Gender: Wanita
    • Lihat Profil
    • phice's hand are working
Re: Gula ku...
« Jawab #13 pada: Agustus 27, 2009, 01:41:32 PM »
Impurity itu apa?
weleh2 manusia emang nggak pernah puas, ya?

Offline syx

  • Global Moderator
  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 4439
  • IQ: 338
  • Gender: Pria
    • Lihat Profil
Re: Gula ku...
« Jawab #14 pada: Agustus 27, 2009, 03:40:39 PM »
impurity itu zat di luar yang diinginkan yang ada dalam suatu produk, bisa berasal dari sisa proses sintesis atau hasil degradasi produk tersebut.

 

Copyright © 2006-2011 Forum Sains Indonesia