Forum Sains Indonesia




*

Artikel Sains

Aku Cinta ForSa

ForSa on FB  ForSa on Twitter

Pranala Luar

ShoutBox!

Last 10 Shouts:

yoga3105

Kemarin jam 11:23:42 PM
tolong buatin program bahasa c++ nya gan, yang bisa tak ksih pulsa

Kutip
X(pangkat)5-y(pangkat)4+a=d

 

Sandy_dkk

Oktober 21, 2014, 12:31:18 PM
coba periksa ke ahli syaraf kang farabi.
 

Farabi

Oktober 21, 2014, 11:29:44 AM
Tiap menjelang musim hujan sakit gigi, padahal giginya udah ga ada. Apa ini memang menimpa semua orang? Dan kenapa?
 

Sandy_dkk

Oktober 20, 2014, 05:16:25 AM
hujan turun untuk pertamakalinya dalam beberapa bulan ini, disambut bahagia oleh lusinan burung gereja yang berterbangan di halaman rumah. sungguh indah pagi ini.

senifacitra

Oktober 14, 2014, 08:24:03 PM
malam, mw tx proses fisika apa yang menyebabkan sehingga bumi memiliki sifat magnet.??

mohon bntuanx sgera
 

Sandy_dkk

Oktober 13, 2014, 08:08:28 PM
boleh deh...

sherenhfns

Oktober 13, 2014, 06:59:24 PM
ada yang on ga ? bisa bantuin soal matematika kelas 9? besok mau mid

sherenhfns

Oktober 13, 2014, 06:58:49 PM
Hallo

 

Monox D. I-Fly

Oktober 09, 2014, 09:34:41 PM
musim pemilu juga sudah habis, liat aja, pemilu tahun ini nggak ada yang bahas pemilu sama sekali... forsaintis dah bosen sama politik...
 

Farabi

Oktober 09, 2014, 01:25:15 PM
Capek debat adu khayal ala agama. Mendingan fokus ke hal hal exact.  ;)

Show 50 latest

Penulis Topik: Cairnya Es Kutub Utara Sumbang Merkuri ke Lautan  (Dibaca 946 kali)

0 Anggota dan 1 Pengunjung sedang melihat topik ini.

Offline exile_rstd

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 1027
  • IQ: 37
  • Gender: Wanita
  • Now, I really changed. Life has changed 180 degree
    • Lihat Profil
Cairnya Es Kutub Utara Sumbang Merkuri ke Lautan
« pada: Maret 19, 2012, 11:32:16 AM »
Kutip
Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA) melansir temuan terbaru mengenai kaitan es Kutub Utara dengan tingkat pencemaran merkuri di lautan. Menurut penelitian NASA, penurunan es di Kutub Utara secara signifikan selama satu dekade terakhir terbukti meningkatkan reaksi kimia yang menyebabkan endapan merkuri beracun di lautan.

Penelitian menemukan bahwa es di Laut Artik yang terkenal tebal dan abadi perlahan digantikan oleh es yang lebih tipis dan lebih asin. Son Nghiem, seorang peneliti NASA di Jet Propulsion Laboratory di Pasadena, mengatakan lapisan es pengganti ini melepaskan bromin ke udara ketika berinteraksi dengan sinar matahari dan hawa dingin.

Meningkatkanya jumlah bromin, unsur kimia dengan lambang Br, memicu reaksi kimia yang disebut "ledakan bromin" yang mengubah gas merkuri di atmosfer menjadi polutan beracun yang jatuh di salju, tanah, dan es. Polutan beracun juga dapat terakumulasi dalam tubuh ikan di lautan.

"Menyusutnya luas permukaan es saat musim panas telah menarik banyak perhatian untuk mengeksploitasi sumber daya alam di Kutub Utara dan memperbaiki rute-rute perdagangan maritim," kata Nghiem.

Namun perubahan komposisi es laut juga berdampak besar pada lingkungan. "Mengubah kondisi di Kutub Utara akan meningkatkan ledakan brom di masa depan," sambung dia.

Nghiem mengatakan pelepasan bromin ke udara dapat menghapus lapisan ozon dari tingkat terendah atmosfer, yaitu troposfer.

Berbeda dengan sejumlah penelitian sebelumnya yang hanya memusatkan perhatian pada lapisan es Kutub Utara saat musim panas, penelitian NASA kali ini juga mengamati lautan es abadi selama musim dingin dan saat peralihan ke musim semi. Penelitian NASA diterbitkan dalam Journal of Geophysical Research-Atmospheres.

Nghiem mengatakan, para ilmuwan masih mencari tahu penyebab hilangnya es Kutub Utara seluas satu juta kilometer persegi selama 10 tahun terakhir. Namun hipotesis sementara menyebutkan perubahan pola angin di Kutub Utara menjadi pemicu pencairan es abadi di kawasan tersebut.

Menurut catatan NASA, pada bulan Maret 2008 Kutub Utara kehilangan lapisan es seluas gabungan negara bagian Texas dan Arizona, dan mencapai titik penyusutan terendah sepanjang 50 tahun terakhir. Lapisan es yang hilang ini telah digantikan oleh lapisan es yang lebih muda, yakni lapisan es musiman yang lebih asin karena tidak mengalami proses pembersihan garam.

Penelitian skala besar ini dilakukan oleh tim ilmuwan gabungan dari Amerika Serikat, Kanada, Jerman, dan Inggris. Mereka juga mengkompilasi data gabungan dari NASA, satelit Badan Antariksa Eropa dan Badan Antariksa Kanada serta pengamatan lapangan dan model.

REUTERS | MAHARDIKA SATRIA HADI

source : http://www.tempo.co/read/news/2012/03/06/061388235/Cairnya-Es-Kutub-Utara-Sumbang-Merkuri-ke-Lautan

berhubung saya masih cukup awam dengan zat-zat kimia, saya mau tanya, apa yang dimaksud dengan bromin dan merkuri?
bagaimana alaminya mereka terbentuk selain proses yang telah dikatakan diatas dan apa-apa saja contohnya-pemanfaatan dibidang industri dalam kehidupan sehari-hari? lalu apa saja manfaat dan kerugian brom dan merkuri bagi kehidupan manusia?
terima kasih sebelumnya.  :-*


i adore your intelligence

 

Topik Terkait

  Subyek / Dimulai oleh Jawaban Tulisan terakhir
2 Jawaban
2517 Dilihat
Tulisan terakhir Agustus 28, 2008, 06:59:51 AM
oleh dark_nekron
35 Jawaban
16627 Dilihat
Tulisan terakhir Maret 04, 2010, 02:05:01 AM
oleh Hendy wijaya, MD
5 Jawaban
4010 Dilihat
Tulisan terakhir Desember 19, 2009, 09:31:44 PM
oleh Haryanto
5 Jawaban
1762 Dilihat
Tulisan terakhir Pebruari 29, 2012, 08:52:33 AM
oleh exile_rstd
1 Jawaban
1493 Dilihat
Tulisan terakhir Pebruari 24, 2012, 03:27:05 PM
oleh The Houw Liong

Copyright © 2006-2014 Forum Sains Indonesia