Forum Sains Indonesia




*

Artikel Sains

Aku Cinta ForSa

ForSa on FB  ForSa on Twitter

Pranala Luar

ShoutBox!

Last 10 Shouts:

Raidahafi27

Pebruari 28, 2015, 07:12:04 AM
departemen tehnik lingkungan banyak menggambar nya ga??

jayanusantaraku

Pebruari 24, 2015, 08:46:50 PM
 >:(

jayanusantaraku

Pebruari 24, 2015, 08:42:11 PM
ada yg tau gk bahan kimia /material pembuat n pembentuk plastik n bagaimana proses campurane/takaran yg pas untuk membuat plastik frame kacamata yg celluloid n thanks ya

jayanusantaraku

Pebruari 24, 2015, 08:40:36 PM
hy saya anggota baru dr kota surabaya n salam kenal n thanks udh d ijinin gabung

abdillahibnunasrullah

Pebruari 24, 2015, 07:53:17 PM
Assalamualaikum, shalom kenal semuanya, ane temennya MuhammadRyan
 

MuhammadRyan

Pebruari 23, 2015, 10:23:33 PM
YAOW, Akhirnya pulang juga dari Haifah, Israel. Ada proyek... bkan soal Mossad...

DefiRahmawati

Pebruari 23, 2015, 03:34:34 PM
salam kenal semuanya, saya anggota baru di sini, mau tanya apakah ada yg tau bagaimana caranya agar daun yang sudah kita petik tetap segar dan tidak menjadi keriput/ menciut ?
#saya sangat menunggu jawaban dari teman" yang mengetahuinya, terima kasih sebelumnya...  :)

anjas

Pebruari 23, 2015, 06:39:48 AM
mas sekalian ada yang tahu  peringkat peringkat di forum sains

anjas

Pebruari 23, 2015, 06:32:32 AM
mas sekalian ada yang tahu  peringkat peringkat di forum sains

anjas

Pebruari 23, 2015, 06:32:03 AM
mas sekalian ada yang tahu  peringkat peringkat di forum sains

Show 50 latest

Penulis Topik: Cairnya Es Kutub Utara Sumbang Merkuri ke Lautan  (Dibaca 1092 kali)

0 Anggota dan 1 Pengunjung sedang melihat topik ini.

Offline exile_rstd

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 1027
  • IQ: 37
  • Gender: Wanita
  • Now, I really changed. Life has changed 180 degree
    • Lihat Profil
Cairnya Es Kutub Utara Sumbang Merkuri ke Lautan
« pada: Maret 19, 2012, 11:32:16 AM »
Kutip
Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA) melansir temuan terbaru mengenai kaitan es Kutub Utara dengan tingkat pencemaran merkuri di lautan. Menurut penelitian NASA, penurunan es di Kutub Utara secara signifikan selama satu dekade terakhir terbukti meningkatkan reaksi kimia yang menyebabkan endapan merkuri beracun di lautan.

Penelitian menemukan bahwa es di Laut Artik yang terkenal tebal dan abadi perlahan digantikan oleh es yang lebih tipis dan lebih asin. Son Nghiem, seorang peneliti NASA di Jet Propulsion Laboratory di Pasadena, mengatakan lapisan es pengganti ini melepaskan bromin ke udara ketika berinteraksi dengan sinar matahari dan hawa dingin.

Meningkatkanya jumlah bromin, unsur kimia dengan lambang Br, memicu reaksi kimia yang disebut "ledakan bromin" yang mengubah gas merkuri di atmosfer menjadi polutan beracun yang jatuh di salju, tanah, dan es. Polutan beracun juga dapat terakumulasi dalam tubuh ikan di lautan.

"Menyusutnya luas permukaan es saat musim panas telah menarik banyak perhatian untuk mengeksploitasi sumber daya alam di Kutub Utara dan memperbaiki rute-rute perdagangan maritim," kata Nghiem.

Namun perubahan komposisi es laut juga berdampak besar pada lingkungan. "Mengubah kondisi di Kutub Utara akan meningkatkan ledakan brom di masa depan," sambung dia.

Nghiem mengatakan pelepasan bromin ke udara dapat menghapus lapisan ozon dari tingkat terendah atmosfer, yaitu troposfer.

Berbeda dengan sejumlah penelitian sebelumnya yang hanya memusatkan perhatian pada lapisan es Kutub Utara saat musim panas, penelitian NASA kali ini juga mengamati lautan es abadi selama musim dingin dan saat peralihan ke musim semi. Penelitian NASA diterbitkan dalam Journal of Geophysical Research-Atmospheres.

Nghiem mengatakan, para ilmuwan masih mencari tahu penyebab hilangnya es Kutub Utara seluas satu juta kilometer persegi selama 10 tahun terakhir. Namun hipotesis sementara menyebutkan perubahan pola angin di Kutub Utara menjadi pemicu pencairan es abadi di kawasan tersebut.

Menurut catatan NASA, pada bulan Maret 2008 Kutub Utara kehilangan lapisan es seluas gabungan negara bagian Texas dan Arizona, dan mencapai titik penyusutan terendah sepanjang 50 tahun terakhir. Lapisan es yang hilang ini telah digantikan oleh lapisan es yang lebih muda, yakni lapisan es musiman yang lebih asin karena tidak mengalami proses pembersihan garam.

Penelitian skala besar ini dilakukan oleh tim ilmuwan gabungan dari Amerika Serikat, Kanada, Jerman, dan Inggris. Mereka juga mengkompilasi data gabungan dari NASA, satelit Badan Antariksa Eropa dan Badan Antariksa Kanada serta pengamatan lapangan dan model.

REUTERS | MAHARDIKA SATRIA HADI

source : http://www.tempo.co/read/news/2012/03/06/061388235/Cairnya-Es-Kutub-Utara-Sumbang-Merkuri-ke-Lautan

berhubung saya masih cukup awam dengan zat-zat kimia, saya mau tanya, apa yang dimaksud dengan bromin dan merkuri?
bagaimana alaminya mereka terbentuk selain proses yang telah dikatakan diatas dan apa-apa saja contohnya-pemanfaatan dibidang industri dalam kehidupan sehari-hari? lalu apa saja manfaat dan kerugian brom dan merkuri bagi kehidupan manusia?
terima kasih sebelumnya.  :-*


i adore your intelligence

 

Topik Terkait

  Subyek / Dimulai oleh Jawaban Tulisan terakhir
2 Jawaban
2671 Dilihat
Tulisan terakhir Agustus 28, 2008, 06:59:51 AM
oleh dark_nekron
35 Jawaban
18144 Dilihat
Tulisan terakhir Maret 04, 2010, 02:05:01 AM
oleh Hendy wijaya, MD
5 Jawaban
4403 Dilihat
Tulisan terakhir Desember 19, 2009, 09:31:44 PM
oleh Haryanto
5 Jawaban
1925 Dilihat
Tulisan terakhir Pebruari 29, 2012, 08:52:33 AM
oleh exile_rstd
1 Jawaban
1743 Dilihat
Tulisan terakhir Pebruari 24, 2012, 03:27:05 PM
oleh The Houw Liong

Copyright © 2006-2014 Forum Sains Indonesia