Forum Sains Indonesia




*

Artikel Sains

Aku Cinta ForSa

ForSa on FB  ForSa on Twitter

Pranala Luar

ShoutBox!

Last 10 Shouts:

visitpare

Juli 29, 2014, 12:13:15 AM
dah malam.. maaf ya frenn ;) ;) ;) ;D ;D ;D ;D

visitpare

Juli 29, 2014, 12:12:45 AM
mana nihh.. kok seooouupiii ya..  >:( >:(

visitpare

Juli 29, 2014, 12:11:57 AM
 >:( >:( >:( >:( >:( >:( >:( >:(

visitpare

Juli 29, 2014, 12:11:34 AM
 ;D ;D ;D ;D ;D ;D ;D ;D ;D

visitpare

Juli 29, 2014, 12:11:02 AM
 :D :D :D :D :D :D

visitpare

Juli 29, 2014, 12:10:44 AM
......zzz.....

visitpare

Juli 29, 2014, 12:10:16 AM
Bagi yang tau info cpns tlg shout ke sini.. makasih banyak

visitpare

Juli 29, 2014, 12:09:14 AM
Ada info tentang CPNS 2014 gak ya? mohon infonya.

visitpare

Juli 29, 2014, 12:05:59 AM
Selamat atas kemenangan Pak Jokowi di Pilpres 2014
 

Muztank

Juli 17, 2014, 07:38:54 AM
woi jangan jualan obat aborsi d sini !!

Show 50 latest

Penulis Topik: Kimia Organik  (Dibaca 28143 kali)

0 Anggota dan 1 Pengunjung sedang melihat topik ini.

Offline Alicha

  • Dosen
  • ****
  • Tulisan: 120
  • IQ: 16
  • Gender: Wanita
    • Lihat Profil
Kimia Organik
« pada: Mei 23, 2009, 09:03:39 AM »
Kimia Organik adalah disiplin ilmu kimia yang spesifik membahas studi mengenai struktur, sifat, komposisi, reaksi dan persiapan(sintesis atau arti lainnya) tentang persenyawaan kimiawi yang bergugus karbon dan hidrogen, yang dapat juga terdiri atas beberapa elemen lain, termasuk nitrogen, oksigen, unsur halogen, seperti fosfor, silikon dan belerang. <1> <2> <3> Definisi asli dari kimia "organik" berasal dari kesalahan persepsi atas campuran organik yang selalu dihubungkan dengan kehidupan. Tidak semua senyawa organik mendukung kehidupan di bumi sepenuhnya, tetapi kehidupan seperti yang telah kita ketahui bergantung pula pada sebagian besar kimia anorganik; sebagai contoh: beberapa enzim bergantung pada logam transisi, seperti besi dan tembaga; dan senyawa bahan seperti cangkang/kulit, gigi dan tulang terdiri atas sebagian bahan organik,sebagian lain anorganik. Terlepas dari bahan dasar karbon, kimia anorganik hanya menguraikan senyawa karbon sederhana, dengan struktur molekul yang tidak mengandung karbon menjadi rantai karbon (seperti dioksida, asam, karbonat, karbida, dan mineral). Hal ini tidak berarti bahwa senyawa karbon tunggal tidak ada (yaitu: metana dan turunan sederhana). Biokimia sebagian besar menguraikan kimia protein (dan biomolekul lebih besar).Karena sifat yang spesifik, senyawa berantai karbon banyak menampilkan keanekaragaman senyawa organik yang ekstrim dan penerapan yang sangat luas. Senyawa-senyawa tersebut merupakan dasar atau unsur pokok beberapa produk (cat, plastik, makanan, bahan peledak, obat-obatan, petrokimia, beberapa nama lainnya) dan (terlepas dari beberapa pengecualian) bentuk senyawa merupakan dasar dari proses hidup. Perbedaan bentuk dan reaktivitas molekul kimia menetapkan beberapa fungsi yang mengherankan, seperti katalis enzim dalam reaksi biokimia yang mendukung sistem kehidupan. Pembiakan otomatis alamiah dalam Kimia Organik dalam kehidupan seluruhnya. Kecenderungan dalam Kimia organik termasuk sintesis kiral, kimia hijau, kimia gelombang mikro,fullerene(karbon alotropis) dan spektroskopi gelombang mikro.


"Jadilah Orang Yang Berguna Bagi Bangsa Dan Yang Lain

Tiada tuhan selain Allah dan Muhammad adalah utusan Allah

Offline biobio

  • Moderator
  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 2476
  • IQ: 221
  • Gender: Pria
  • Tjiasmanto, Wewin
    • Lihat Profil
Re: Kimia Organik
« Jawab #1 pada: Agustus 16, 2009, 03:46:41 PM »
Tolong agar alicha atau anak kimia lain (nandaz ato sisca mungkin?) melengkapi topik ini dengan pembahasan menarik tentang kimia organik, mulai gugus fungsional, lanjut ke pembahasan alkohol, aether, ester, karboksilat, aldehid, keton, amina, sampai benzena, makromolekul, dll...
"The pen is mightier than the sword"
Research Center for Advanced Science and Technology (RCAST)
The University of Tokyo. 7-3-1 Hongo, Bunkyo-ku, Tokyo, Japan

Offline raisuien

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 6359
  • IQ: 334
  • Gender: Pria
    • Lihat Profil
Re: Kimia Organik
« Jawab #2 pada: Agustus 16, 2009, 07:32:25 PM »
Gugus fungsional adalah kelompok gugus khusus pada atom dalam molekul, yang berperan dalam memberi karakteristik reaksi kimia pada molekul tersebut. Senyawa yang bergugus fungsional sama memiliki reaksi kimia yang sama atau mirip.

Alkana

Alkana adalah sebuah hidrokarbon jenuh asiklis. Alkana termasuk senyawa alifatik. Dengan kata lain, alkana adalah sebuah rantai karbon panjang dengan ikatan-ikatan tunggal. Rumus umum untuk alkana adalah Cn H2n+2. Alkana yang paling sederhana adalah metana dengan rumus CH4. Nama lainnya adalah parafin.
Seluruh anggota alkana berakhiran dengan -ana.

Rantai karbon lurus


Alkana dengan jumlah atom 1 - 4 disebut

    * Metana, CH4
    * Etana, C2H6
    * Propana, C3H8
    * Butana, C4H10

Mulai dengan jumlah karbon mulai dari lima diberi nama dengan imbuhan jumlah yang ditentukan IUPAC diakhiri dengan -ana. Contohnya antara lain adalah pentana, heksana, heptana, dan oktana. Mulai dari butana, alkana dengan rantai karbon tidak bercabang diberi awalan n- (normal) untuk membedakannya dengan alkana lain yang bercabang dan berjumlah karbon sama. Penamaan ini penting karena ada alkana yang isomer lurus dan bercabangnya memiliki sifat yang berbeda.

Rantai karbon bercabang


Untuk memberi nama alkana dengan rantai bercabang digunakan langkah-langkah berikut:

    * Cari rantai karbon terpanjang
    * Beri nomor pada rantai tersebut, dimulai dari ujung yang terdekat dengan cabang
    * Beri nama pada cabang-cabangnya

Nama alkana dimulai dengan nomor letak cabang, nama cabang, dan nama rantai utama. Contohnya adalah 2,2,4-trimetilpentana yang disebut juga isooktana. Rantai terpanjangnya adalah pentana, dengan tiga buah cabang metil (trimetil) pada karbon nomor 2, 2, dan 4.

Nama-nama lain

Beberapa nama ini dipertahankan oleh IUPAC

    * Isobutana untuk 2-metilpropana
    * Isopentana untuk 2-metilbutana
    * Isooktana untuk 2,2,4-trimetilpentana
    * Neopentana untuk 2,2-dimetilpropana

Alkil

Alkil adalah radikal univalen yang hanya mengandung atom karbon dan hidrogen yang disusun dalam satu rantai. Alkil membentuk rangkaian yang dapat disederhanakan dalam rumus Cn H2n+1. Misalnya, metil, CH3 (diturunkan dari metana) dan butil C4H9 (diturunkan dari butana). Alkil, sehari-hari tidak ditemukan dalam rantai-rantai tersendiri namun tergabung dalam molekul bercabang yang lebih besar. Alkil akan menjadi sangat reaktif sebagai radikal bebas bila dalam bentuk radikal.

Struktur sebuah alkil mirip dengan alkana yang kehilangan satu atom hidrogennya. Berikut adalah contoh struktur dari metil, alkil paling sederhana:

Reaksi

Alkil yang tidak terikat akan menjadi radikal bebas dan hanya akan terbentuk pada reaksi pertengahan (reaksi intermedier). Sebagai radikal bebas, alkil akan dengan sangat cepat bereraksi dengan elektron lain yang tidak berpasangan.

Penamaan

Penamaan alkil serupa dengan penamaan pada alkana. Akhiran selalu dituliskan -il. Sedangkan untuk awalan akan bergantung pada berapa banyak atom akrbon yang ada dalam molekul.

Jumlah karbon     1     2     3     4     5      6        7       8      9    10       11      12
Awalan            Met     Et    Prop But    Pent Heks Hept Okt Non    Dek    Undek Dodek

Contohnya, tiga alkil pertama disebut metil, etil, propil.

Penamaan digunakan pada struktur berantai cabang, seperti 3-metil pentana.

Struktur 3-metil pentana terdiri atas dua bagian. Yang pertama, rantai lurus terpanjang yang tediri dari 5 atom karbon, yang disebut pentana (diwarnai dengan warna biru). Yang kedua, gugus alkil, dengan panjang 1 karbon, disebut metil (warna merah). Alkil tersebut terdapat pada atom ketiga dari rabtai pentana, maka itu disebut 3-metil pentana.

Jika terdapat lebih dari satu gugus alkil yang berikatan pada rantai, amak digunakan awalan (seperti di, tri, tetra, dan lainnya).

Senyawa di atas disebut 2,3,3-trimetil pentana. Nomor di depan menandakan posisi dari tiga gugus metil dari rantai utama pentana.

Bila terdapat gugus alkil yang tidak sejenis, misalnya etil dan metil, maka urutan penamaannya dilakukan ecara alfabetis. Misalnya, 3-etil-2,3-dimetil pentana.
« Edit Terakhir: Agustus 16, 2009, 07:35:49 PM oleh raisuien »

Offline raisuien

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 6359
  • IQ: 334
  • Gender: Pria
    • Lihat Profil
Re: Kimia Organik
« Jawab #3 pada: Agustus 16, 2009, 07:43:42 PM »
Alkena

Alkena dalam kimia organik adalah hidrokarbon tak jenuh dengan sebuah ikatan rangkap dua antara atom karbon. Rumus umumnya adalah Cn H2n. Alkena yang paling sederhana adalah etena (C2H4).

Seluruh alkena memiliki nama yang diakhiri -ena. Pada dasarnya, nama alkena diambil dari nama alkana dengan menggantikan akhiran -ana dengan -ena. C2H6 adalah alkana bernama etana sehingga C2H4 diberi nama etena.

Pada alkena yang memiliki kemungkinan ikatan rangkap di beberapa tempat, digunakan penomoran dimulai dari ujung yang terdekat dengan ikatan tersebut sehingga atom karbon pada ikatan rangkap bernomor sekecil mungkin untuk membedakan isomernya. Contohnya adalah 1-heksena dan 2-heksena. Penamaan cabang sama dengan alkana.

Alkuna

Alkuna adalah hidrokarbon tak jenuh yang memiliki ikatan rangkap tiga. Secara umum, rumus kimianya Cn H2n-2. Salah satunya adalah etuna yang disebut juga sebagai asetilen dalam perdagangan atau sebagai pengelasan.

Semua anggota alkuna berakhiran -una.

Rantai karbon lurus

Untuk alkuna rantai lurus, dinamakan sesuai dengan alkana dengan jumlah atom karbon yang sama, namun diakhiri dengan -una. Berikut adalah alkuna dengan jumlah atom karbon 2-10 disebut:

    * Etuna, C2H2
    * Propuna, C3H4
    * Butuna, C4H6
    * Pentuna, C5H8
    * Heksuna, C6H10
    * Heptuna, C7H12
    * Oktuna, C8H14
    * Nonuna, C9H16
    * Dekuna, C10H18

Rantai karbon bercabang

Untuk memberikan nama alkuna dengan rantai bercabang sama mirip dengan alkana rantai bercabang. Namun "rantai utama" pada proses penamaan haruslah melalui ikatan rangkap 3, dan prioritas penomoran dimulai dari ujung yang terdekat ke ikatan rangkap 3.



Offline raisuien

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 6359
  • IQ: 334
  • Gender: Pria
    • Lihat Profil
Re: Kimia Organik
« Jawab #4 pada: Agustus 16, 2009, 07:59:59 PM »
Alkohol

Alkohol adalah senyawa-senyawa dimana satu atau lebih atom hidrogen dalam sebuah alkana digantikan oleh sebuah gugus -OH. Pada pembahasan kali ini, kita hanya akan melihat senyawa-senyawa yang mengandung satu gugus -OH.

Jenis-jenis alkohol

Alkohol dapat dibagi kedalam beberapa kelompok tergantung pada bagaimana posisi gugus -OH dalam rantai atom-atom karbonnya. Masing-masing kelompok alkohol ini juga memiliki beberapa perbedaan kimiawi.

Alkohol Primer

Pada alkohol primer(1°), atom karbon yang membawa gugus -OH hanya terikat pada satu gugus alkil.

Perhatikan bahwa tidak jadi masalah seberapa kompleks gugus alkil yang terikat. Pada masing-masing contoh di atas, hanya ada satu ikatan antara gugus CH2 yang mengikat gugus -OH dengan sebuah gugus alkil.

Ada pengecualian untuk metanol, CH3OH, dimana metanol ini dianggap sebagai sebuah alkohol primer meskipun tidak ada gugus alkil yang terikat pada atom karbon yang membawa gugus -OH.

Alkohol sekunder

Pada alkohol sekunder (2°), atom karbon yang mengikat gugus -OH berikatan langsung dengan dua gugus alkil, kedua gugus alkil ini bisa sama atau berbeda.

Alkohol tersier

Pada alkohol tersier (3°), atom karbon yang mengikat gugus -OH berikatan langsung dengan tiga gugus alkil, yang bisa merupakan kombinasi dari alkil yang sama atau berbeda.

Offline sisca, chemistry

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 6976
  • IQ: 222
  • Gender: Wanita
  • I'm a medical student now!! :D
    • Lihat Profil
    • Click and Find
Re: Kimia Organik
« Jawab #5 pada: Agustus 17, 2009, 01:21:31 AM »
aq ksi cth2nya aja dech y,,,
yg ngejelasin raisuien ajah,,,
hhe.. ;D

ttg haloalkana,,,
ex :
1.iodoform (CHI3): utk antiseptik
2. kloroform (CHCl3) : utk anestesi umum
3. klorometana (CH3Cl) : utk anestesi lokal
4. karbon tetraklorida (CCl4) : utk memadamkan kebakaran
dll dech,,,

~ You are what you eat ~

Offline raisuien

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 6359
  • IQ: 334
  • Gender: Pria
    • Lihat Profil
Re: Kimia Organik
« Jawab #6 pada: Agustus 17, 2009, 01:55:00 AM »
Halogenalkana (haloalkana atau alkil halida)

Halogenalkana adalah senyawa-senyawa dimana ada satu atau lebih atom hidrogen pada sebuah alkana yang digantikan oleh atom-atom halogen (fluorin, klorin, bromin atau iodin).

Jenis-jenis halogenalkana

Halogenalkan terdiri dari beberapa kelompok yang berbeda tergantung pada bagaimana posisi atom halogen dalam rantai atom karbon. Ada beberapa perbedaan sifat kimia antara berbagai jenis halogealkana.

Halogenalkana primer

Pada halogenalkana primer (1°), atom karbon yang membawa atom halogen hanya berikatan dengan satu gugus alkil lainnya.

Perlu diperhatikan bahwa tidak jadi masalah bagaimanapun kompleksnya gugus alkil yang terikat. Pada masing-masing contoh di atas, hanya ada satu ikatan terhadap sebuah gugus alkil dari gugus CH2 yang mengikat halogen.

Terdapat pengecualian dalam hal ini, yakni CH3Br dan metil halida lainnya seringkali ditemukan sebagai halogenalkana primer walaupun tidak ada gugus alkil yang terikat pada atom karbon yang membawa halogen.

Halogenalkana sekunder

Pada halogenalkana sekunder (2°), atom karbon yang padanya terikat halogen berikatan langsung dengan dua gugus alkil yang lain, yang bisa sama atau berbeda.

Halogenalkana tersier

Pada halogenalkana tersier (3°), atom karbon yang mengikat halogen berikatan langsung dengan tiga gugus alkil, yang bisa merupakan kombinasi dari gugus akil yang sama atau berbeda.
« Edit Terakhir: Agustus 17, 2009, 02:00:15 AM oleh raisuien »

Offline biobio

  • Moderator
  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 2476
  • IQ: 221
  • Gender: Pria
  • Tjiasmanto, Wewin
    • Lihat Profil
Re: Kimia Organik
« Jawab #7 pada: Agustus 17, 2009, 09:13:08 AM »
@raisuien= ayo teruskan yang ester, karboksilat, amina, katon, aether, dkk...

Offline raisuien

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 6359
  • IQ: 334
  • Gender: Pria
    • Lihat Profil
Re: Kimia Organik
« Jawab #8 pada: Agustus 17, 2009, 07:55:42 PM »
Asam karboksilat

Asam karboksilat mengandung -COOH, yang lebih baik lagi ditulis secara penuh sebagai:


Asam karboksilat ditunjukkan dengan asam ….oik. Saat anda menghitung asam karbonnya jangan lupakan untuk menghitung karbon pada -COOH . Karbon itu selalu menjadi atom karbon nomor satu.

Contoh 1:  Tuliskan struktur formula untuk  Asam 3-metilbutanoik

Ini merupakan asam dengan karbon empat tanpa ikatan rangkap. Ada ikatan metil pada karbon ketiga (-COOH  merupakan atom karbon nomor satu).


Contoh 2:  Tuliskan struktur formula unutk  Asam 2-hidroksipropanoik.

Hidroksi bagian dari nama diatas menunjukkan adanya -OH. Biasanya anda melihatnya dengan akhiran ol, Namun kali ini tidak karena adanya akhiran yang lain. Dan terpaksa dibuat cara alternatif untuk mendeskripsikannya.


Nama umum dari asam 2-hidroksipropanoik adalah asam laktat. Nama itu terdengar lebih umum, tapi jarang digunakan saat diharuskan menuliskan formulanya.

Contoh 3:  Tuliskan struktur formula untuk Asam 2-Klorobut-3-enoik.

Kali ini, tidak hanya klorin yang terletak pada rantai, tapi rantai juga mengandung ikatan rangkap (en) mulai dari karbon nomor tiga.


Garam pada asam karboksilat

Contoh:  Tuliskan struktur formula untuk  sodium propanoat.

Ini adalah garam sodium dari asam propanoik mulailah dari itu. Asam propanik adalah asam tiga karbon tanpa  ikatan karbon rangkap.


Saat membentuk garam, hidrogen pada- COOH digantikan oleh logam. Karena itu sodium propanoat menjadi:


Perhatikan bahwa adanya ikatan ion antara sodium dan propanoat. Apapun yang anda lakukan jangan membuat garis ke arah oksigen.

Dalam versi yang lebih singkat, sodium propanoat ditulis sebagai CH3CH2COONa atau, jika anda ingin menekankan ikatan ionnya  CH3CH2COO- Na+.

Offline sisca, chemistry

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 6976
  • IQ: 222
  • Gender: Wanita
  • I'm a medical student now!! :D
    • Lihat Profil
    • Click and Find
Re: Kimia Organik
« Jawab #9 pada: Agustus 17, 2009, 08:09:41 PM »
2. alkohol :
a. metanol CH3OH / alkohol kayu (wood alcohol)
- sifat ,: - cair tak b’warna, b’bau alkohol
      -titik didih 65oC, mudah t’bakar
      -larut dlm air dlm sgala p’bandingan
      -b’sifat racun, dpt menimbulkan kegilaan dan kebutaan
- pembuatan,:    - destilasi kering kayu
      - proses partart
-kegunaan metanol,:   - membuat formaldehid
         - pelarut sy.organik
         - antifreeze radiator mobil
         - utk zat warna
         - utk mendenaturasi  (meracuni) etanol pd pembuatan spiritus
b. etanol C2H5OH
   - sifat,:   - zat cair yg mudah menguap, mudah t’bakar, pnya nyala biru
      - titik didih 78,5 oC dan titik beku -11,4oC
      - dpt bercampur dgn air dlm sgala p’bandingan
   - pembuatan,:    - fermentasi karbohidrat
         - pemanasan etena dgn H2O dan katalis Ni
   - kegunaan,:   - pembuatan asam asetat
         - pembuatan minuman keras
         - pmbuatan spiritus dicampur dgn metanol sbg bahan bakar
         - pelarut zat organik
         - pembersih kaca
         - sbg antifreeze radiator mobil
         - sbg campuran bensin utk gasohol
c. glikol / 1,2 etanadiol
   - sifat,:   - zat cair kental, tdk b’warna
      - titik didih 197oC dan titik beku -11,5oC
      - rasanya manis
      - dpt b’campur dgn air dlm sgala p’bandingan
   - pembuatan,:   - adisi etena dgn halogen, lalu ditambah AgOH
         - reaksi etena dgn pereaksi bayer
   - kegunaan,:   - utk antifreeze radiator mobil
         - utk pembuatan nitroglikol (bahan peledak,,, kyk yg di mission imposible,,)
         - utk pelarut
d. gliserol / gliserin
   - sifat,:   - zat cair kental, tdk b’warna, tdk b’bau
      - rasanya manis
      - titik didih 290oC, titik leleh 17oC
      - b’campur dgn air
      - tdk larut dlm eter
   - pembuatan,:   - dari hidrolisis lemak/ minyak
   - kegunaan,:   - pembuatan bhn peledak trinitrogliserin (TNG)
         - utk obat2an
         - utk antifreeze radiator mobil
         - utk pembuatan tinta dan sabun

Offline sisca, chemistry

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 6976
  • IQ: 222
  • Gender: Wanita
  • I'm a medical student now!! :D
    • Lihat Profil
    • Click and Find
Re: Kimia Organik
« Jawab #10 pada: Agustus 17, 2009, 08:15:52 PM »
3. Eter
a. metoksi metana / dimetil eter CH3-O-CH3
-mudah larut dlm air
- utk pelarut dan pendingin
b. etoksi etana / dietil eter C2H5-O-C2H5
- zat cair tdk b’warna dan mudah menguap
- b’bau khas dan rasanya manis
- utk pendingin, pelarut, anestetik (obat bius)

Offline raisuien

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 6359
  • IQ: 334
  • Gender: Pria
    • Lihat Profil
Re: Kimia Organik
« Jawab #11 pada: Agustus 17, 2009, 08:18:31 PM »
Ester

Ester adalah satu dari senyawa yang dikenal secara kolektif sebagai asam derivatif. Pada jenis ini terjadi modifikasi asam. Pada ester hidrogen pada -COOH digantikan oleh alkil (atau mungkin hidrokarbon yang lebih kompleks).

Contoh 1:  Tuliskan struktur formula untuk metil propanoat.

Penamaan ester memiliki dua bagian -bagian yang berasal dari asam (propanoat) dan bagian yang melambangkan golongan alkil (metil).

Mulai dengan memikirkan tentang asam propanoik -rantai tiga karbon tanpa ikatan rangkap.


Hidrogen pada -COOH digantikan oleh alkil, atau pada kasus ini- metil.


Nama ester membingungkan sebab penamaannya ditulis terbalik dengan cara penggambarannya, tidak ada cara untuk membaliknya anda harus membiasakannya.

Pada versi yang lebih pendek , formula ini juga bisa dituliskan sebagai CH3CH2COOCH3.

Contoh 2:  Tuliskan struktur formula dari Etil etanoat.

Hal ini mungkin contoh ester yang paling sering digunakan. Berdasar pada asam etanoik (–etanoat) asam dengan 2 karbon. Bagian hidrogen pada -COOH digantikan dengan etil.


Offline raisuien

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 6359
  • IQ: 334
  • Gender: Pria
    • Lihat Profil
Re: Kimia Organik
« Jawab #12 pada: Agustus 18, 2009, 07:52:01 PM »
Asam karboksilat

Asam karboksilat mengandung -COOH, yang lebih baik lagi ditulis secara penuh sebagai:


Asam karboksilat ditunjukkan dengan asam ….oik. Saat anda menghitung asam karbonnya jangan lupakan untuk menghitung karbon pada -COOH . Karbon itu selalu menjadi atom karbon nomor satu.

Contoh 1:Tuliskan struktur formula untuk Asam 3-metilbutanoik

Ini merupakan asam dengan karbon empat tanpa ikatan rangkap. Ada ikatan metil pada karbon ketiga (-COOH merupakan atom karbon nomor satu).


Contoh 2:Tuliskan struktur formula untuk Asam 2-hidroksipropanoik.

Hidroksi bagian dari nama diatas menunjukkan adanya -OH. Biasanya anda melihatnya dengan akhiran ol, Namun kali ini tidak karena adanya akhiran yang lain. Dan terpaksa dibuat cara alternatif untuk mendeskripsikannya.


Nama umum dari asam 2-hidroksipropanoik adalah asam laktat. Nama itu terdengar lebih umum, tapi jarang digunakan saat diharuskan menuliskan formulanya.

Contoh 3:Tuliskan struktur formula untuk Asam 2-Klorobut-3-enoik.

Kali ini, tidak hanya klorin yang terletak pada rantai, tapi rantai juga mengandung ikatan rangkap (en) mulai dari karbon nomor tiga.


Garam pada asam karboksilat

Contoh: Tuliskan struktur formula untuk sodium propanoat.

Ini adalah garam sodium dari asam propanoik mulailah dari itu. Asam propanik adalah asam tiga karbon tanpa ikatan karbon rangkap.


Saat membentuk garam, hidrogen pada- COOH digantikan oleh logam. Karena itu sodium propanoat menjadi:


Perhatikan bahwa adanya ikatan ion antara sodium dan propanoat. Apapun yang anda lakukan jangan membuat garis ke arah oksigen.

Dalam versi yang lebih singkat, sodium propanoat ditulis sebagai CH3CH2COONa atau, jika anda ingin menekankan ikatan ionnya CH3CH2COO- Na+.
« Edit Terakhir: Agustus 18, 2009, 08:00:14 PM oleh raisuien »

Offline raisuien

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 6359
  • IQ: 334
  • Gender: Pria
    • Lihat Profil
Re: Kimia Organik
« Jawab #13 pada: Agustus 18, 2009, 07:55:25 PM »
Ester

Ester adalah satu dari senyawa yang dikenal secara kolektif sebagai asam derivatif. Pada jenis ini terjadi modifikasi asam. Pada ester hidrogen pada -COOH digantikan oleh alkil (atau mungkin hidrokarbon yang lebih kompleks).

Contoh 1:Tuliskan struktur formula untuk metil propanoat.

Penamaan ester memiliki dua bagian -bagian yang berasal dari asam (propanoat) dan bagian yang melambangkan golongan alkil (metil).

Mulai dengan memikirkan tentang asam propanoik -rantai tiga karbon tanpa ikatan rangkap.


Hidrogen pada -COOH digantikan oleh alkil, atau pada kasus ini- metil.


Nama ester membingungkan sebab penamaannya ditulis terbalik dengan cara penggambarannya, tidak ada cara untuk membaliknya anda harus membiasakannya.

Pada versi yang lebih pendek , formula ini juga bisa dituliskan sebagai CH3CH2COOCH3.

Contoh 2:Tuliskan struktur formula dari Etil etanoat.

Hal ini mungkin contoh ester yang paling sering digunakan. Berdasar pada asam etanoik (–etanoat) asam dengan 2 karbon. Bagian hidrogen pada -COOH digantikan dengan etil.
« Edit Terakhir: Agustus 18, 2009, 07:59:31 PM oleh raisuien »

Offline sisca, chemistry

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 6976
  • IQ: 222
  • Gender: Wanita
  • I'm a medical student now!! :D
    • Lihat Profil
    • Click and Find
Re: Kimia Organik
« Jawab #14 pada: Agustus 18, 2009, 08:06:58 PM »
4. aldehid
- metanal (formaldehida, HCHO)
   - dipakai dlm sintesis kimia.      Ex,: - dlm pembuatan warna
   - utk insektisida
   - utk fumigan
- etanal (asetaldehid, CH3CHO)
   - bahan dasar pembuatan asam asetat murni
   - pembuatan karet sintesis
- aldehid suku tinggi, pnya bau yg khas & harum, utk campuran pewangi
   Ex,:      - C7H15CHO (oktanal) : mawar dan melati
              - C8H17CHO (nonanal) : mawar
      - C9H19CHO (dekanal) : jeruk




 

Topik Terkait

  Subyek / Dimulai oleh Jawaban Tulisan terakhir
1 Jawaban
9311 Dilihat
Tulisan terakhir Juni 29, 2008, 02:36:56 AM
oleh reborn
1 Jawaban
2961 Dilihat
Tulisan terakhir Januari 04, 2009, 11:38:19 PM
oleh biobio
5 Jawaban
23143 Dilihat
Tulisan terakhir Juni 18, 2011, 11:51:34 AM
oleh dhito
15 Jawaban
4281 Dilihat
Tulisan terakhir Desember 11, 2009, 08:45:10 PM
oleh si anak gajah
10 Jawaban
3447 Dilihat
Tulisan terakhir Juli 29, 2011, 09:00:39 AM
oleh Balya

Copyright © 2006-2014 Forum Sains Indonesia