Forum Sains Indonesia




*
Selamat datang, Pengunjung. Silahkan masuk atau mendaftar. Apakah anda lupa aktivasi email?
Pebruari 09, 2012, 05:57:35 PM

Masuk dengan nama pengguna, kata sandi dan lama sesi

Artikel Sains

Aku Cinta ForSa

  ForSa on FB  ForSa on Twitter

Pranala Luar

ShoutBox!

Last 10 Shouts:

 

MonDay

Hari Ini jam 01:56:29 PM
boleh promosi ga dsn ya?
 

lam_lavoisier09

Hari Ini jam 12:03:50 PM
salam kenal semua,,, ikut nimbrung yoo.. :)
 ;)
 

semut-ireng

Hari Ini jam 08:30:33 AM
 :)
 

Farabi

Kemarin jam 08:04:23 PM
Semut: Kirain dah mahasiswa. Bagus kan, jadi terpacu buat belajar. ;D Heu...
 

semut-ireng

Pebruari 07, 2012, 06:24:47 PM
lagian guru gw kenceng banget,  yang ga ngerjakan PR ditulis di papan pengumuman ..... ;D
 

dzikripratama

Pebruari 07, 2012, 04:18:13 PM
aduh pusing banyak PR :)
 

yo anes

Pebruari 07, 2012, 10:52:07 AM
hello slm knl all
kalau ingin mendapatkan beasiswa untuk tahun ini bagaiman caranya? :)
 

semut-ireng

Pebruari 07, 2012, 06:12:11 AM
PR yang lama belum dikerjakan,  dikasih PR baru lagi,  pusing deh  :D
 

exile_rstd

Pebruari 06, 2012, 10:48:51 PM
@Farabi : engga om, aku ada acara sekolah. wisata ilmu ke Yogya.
 

dzikripratama

Pebruari 06, 2012, 05:32:52 PM
hai ;D

Show 50 latest

Penulis Topik: pengawet  (Dibaca 2491 kali)

0 Anggota dan 1 Pengunjung sedang melihat topik ini.

Offline tj_david

  • Mahasiswa
  • **
  • Tulisan: 38
  • IQ: 3
  • Gender: Pria
    • Lihat Profil
pengawet
« pada: Januari 07, 2009, 10:07:06 AM »
ada yang tahhu gak pengawet apa yang ada didalam donat?  ???
denger-denger sih ada donat bermerek dapat tidak mengalami pembusukan setelah 1 bulan ;D
Tanda tangan

Online syx

  • Global Moderator
  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 4339
  • IQ: 338
  • Gender: Pria
    • Lihat Profil
Re: pengawet
« Jawab #1 pada: Januari 07, 2009, 01:41:21 PM »
kalo untuk makanan biasanya nipagin, nipasol, ato asam benzoat. kalo awetnya kelewatan ya mungkin bisa karena pakenya kebanyakan ato yang lebih buruk lagi menggunakan pengawet yg lebih kuat tapi sebenarnya tidak diperuntukkan digunakan dalam makanan minuman.

Offline nandaz

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 1836
  • IQ: 146
  • Gender: Pria
  • ...Mad about Sci_mistery
    • Lihat Profil
Re: pengawet
« Jawab #2 pada: Januari 15, 2009, 01:02:47 PM »

...kalo donat biasa yang dibuat secara tradisional menggunakan Yeast atau ragi,..ada juga yang memakai donat dengan mencampur adonan dengan tape singkong dan ini lumayan awet tapi tidak mencapai 1 bulan kok...... :kribo:
starting by doing what is necessary, then what is possible and suddenly you are doing the impossible...
\dia\cal{ANONYMOUS}\cl

Offline macfamous

  • Siswa Baru
  • *
  • Tulisan: 4
  • IQ: 0
    • Lihat Profil
Re: pengawet
« Jawab #3 pada: Juni 13, 2010, 01:39:54 PM »
apakah pengawee2 tersebut berbahaya .. berhubung saya demen skali dengan donat ..
*Link Removed* | *Link Removed*

Offline Huriah M Putra

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 2526
  • IQ: 130
  • Gender: Pria
  • Aku siap aku siap...!!!
    • Lihat Profil
Re: pengawet
« Jawab #4 pada: Juni 13, 2010, 04:39:05 PM »
Selama dalam batas yang dianjurkan, aman2 aja tuh...

Sekarang, bagaimana pengawet mengawetkan makanan?
OOT OOT OOT..!!!

Offline raisuien

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 6141
  • IQ: 330
  • Gender: Pria
    • Lihat Profil
Re: pengawet
« Jawab #5 pada: Juni 13, 2010, 05:47:59 PM »
Bahan-Bahan Pengawet Yang Diizinkan

1. asam benzoat,
2. asam propionat,
3. asam sorbat,
4. sulfur dioksida,
5. etil p-hidroksi benzoat,
6. kalium benzoat,
7. kalium sulfit,
8. kalium bisulfit,
9. kalium nitrat,
10. kalium nitrit,
11. kalium propionat,
12. kalium sorbat,
13. kalsium propionat,
14. kalsium sorbat,
15. kalsium benzoat,
16. natrium benzoat,
17. metil-p-hidroksi benzoat,
18. natrium sulfit,
19. natrium bisulfit,
20. natirum metabisulfit,
21. natrium nitrat,
22. natrium nitrit,
23. natrium propionat,
24. nisin, dan
25. propil-p-hidroksi benzoat.

Bahan Pengawet Yang Diizinkan Namun Kurang Aman

Beberapa zat pengawet berikut diindikasikan menimbulkan efek negatif jika dikonsumsi oleh individu tertentu, semisal yang alergi atau digunakan secara berlebihan.

Kalsium Benzoat

Bahan pengawet ini dapat menghambat pertumbuhan bakteri penghasil toksin (racun), bakteri spora dan bakteri bukan pembusuk. Senyawa ini dapat mempengaruhi rasa. Bahan makanan atau minuman yang diberi benzoat dapat memberikan kesan aroma fenol, yaitu seperti aroma obat cair. Asam benzoat digunakan untuk mengawetkan minuman ringan, minuman anggur, saus sari buah, sirup, dan ikan asin. Bahan ini bisa menyebabkan dampak negatif pada penderita asma dan bagi orang yang peka terhadap aspirin. Kalsium Benzoat bisa memicu terjadinya serangan asma.

Sulfur Dioksida (SO2)

Bahan pengawet ini juga banyak ditambahkan pada sari buah, buah kering, kacang kering, sirup dan acar. Meski bermanfaat, penambahan bahan pengawet tersebut berisiko menyebabkan perlukaan lambung, mempercepat serangan asma, mutasi genetik, kanker dan alergi.

Kalium Nitrit

Kalium nitrit berwarna putih atau kuning dan kelarutannya tinggi dalam air. Bahan ini dapat menghambat pertumbuhan bakteri pada daging dan ikan dalam waktu yang singkat. Sering digunakan pada daging yang telah dilayukan untuk mempertahankan warna merah agar tampak selalu segar, semisal daging kornet.

Jumlah nitrit yang ditambahkan biasanya 0,1% atau 1 gram/kg bahan yang diawetkan. Untuk nitrat 0,2% atau 2 gram/kg bahan. Bila lebih dari jumlah tersebut bisa menyebabkan keracunan, selain dapat mempengaruhi kemampuan sel darah membawa oksigen ke berbagai organ tubuh, menyebabkan kesulitan bernapas, sakit kepala, anemia, radang ginjal, dan muntah-muntah.

Kalsium Propionat/Natrium Propionat

Keduanya yang termasuk dalam golongan asam propionat sering digunakan untuk mencegah tumbuhnya jamur atau kapang. Bahan pengawet ini biasanya digunakan untuk produk roti dan tepung. Untuk bahan tepung terigu, dosis maksimum yang disarankan adalah 0,32% atau 3,2 gram/kg bahan. Sedangkan untuk makanan berbahan keju, dosis maksimumnya adalah 0,3% atau 3 gram/kg bahan. Penggunaaan melebihi angka maksimum tersebut bisa menyebabkan migren, kelelahan, dan kesulitan tidur.

Natrium Metasulfat

Sama dengan Kalsium dan Natrium Propionat, Natrium Metasulfat juga sering digunakan pada produk roti dan tepung. Bahan pengawet ini diduga bisa menyebabkan alergi pada kulit.

Asam Sorbat

Beberapa produk beraroma jeruk, berbahan keju, salad, buah dan produk minuman kerap ditambahkan asam sorbat. Meskipun aman dalam konsentrasi tinggi, asam ini bisa membuat perlukaan di kulit. Batas maksimum penggunaan asam sorbat (mg/l) dalam makanan berturut-turut adalah sari buah 400; sari buah pekat 2100; squash 800; sirup 800; minuman bersoda 400.

Offline raisuien

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 6141
  • IQ: 330
  • Gender: Pria
    • Lihat Profil
Re: pengawet
« Jawab #6 pada: Juni 13, 2010, 05:50:29 PM »
Bahan Pengawet Yang Tidak Aman

Natamysin

Bahan yang kerap digunakan pada produk daging dan keju ini, bisa menyebabkan mual, muntah, tidak nafsu makan, diare dan perlukaan kulit.

Kalium Asetat

Makanan yang asam umumnya ditambahi bahan pengawet ini. Padahal bahan pengawet ini diduga bisa menyebabkan rusaknya fungsi ginjal.

Butil Hidroksi Anisol (BHA)

Biasanya terdapat pada daging babi dan sosisnya, minyak sayur, *shortening* , keripik kentang, pizza, dan teh instan. Bahan pengawet jenis ini diduga bisa menyebabkan penyakit hati dan memicu kanker.

Offline truf777

  • Dosen
  • ****
  • Tulisan: 228
  • IQ: 32
  • Jadi dokter gigi susah yah ?
    • Lihat Profil
Re: pengawet
« Jawab #7 pada: Juni 13, 2010, 06:11:09 PM »
pake garam :D karena garam bisa mengawetkan ( percaya enggak ? )
bercanda :D donat kan manis :D mungkin pakai gula :D
"I've always wondered if there was a god. And now I know there is --
and it's me." -homer simpson-

Faith means not wanting to know what is true. – Friedrich Nietzsche

Offline Huriah M Putra

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 2526
  • IQ: 130
  • Gender: Pria
  • Aku siap aku siap...!!!
    • Lihat Profil
Re: pengawet
« Jawab #8 pada: Juni 13, 2010, 11:10:25 PM »
Bisa banget garam mengawetkan..
Karna garam mempengaruhi tekanan onkotik sehingga bakterinya menjadi kering dan mati.
Tapi, apakah ada yang mau makan makanan yang diawetkan pake garam?

Online syx

  • Global Moderator
  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 4339
  • IQ: 338
  • Gender: Pria
    • Lihat Profil
Re: pengawet
« Jawab #9 pada: Juni 14, 2010, 07:08:15 AM »
garam biasanya dipake untuk ikan asin.

Offline Mat Dillom

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 620
  • IQ: 23
    • Lihat Profil
Re: pengawet
« Jawab #10 pada: Juni 14, 2010, 07:28:28 AM »
Gula pengawet manisan :d.

Online syx

  • Global Moderator
  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 4339
  • IQ: 338
  • Gender: Pria
    • Lihat Profil
Re: pengawet
« Jawab #11 pada: Juni 15, 2010, 11:23:16 AM »
gula tergantung kadarnya, kalo terlalu encer malah jadi makanan mikroba... kadar berapa bisa digunakan sebagai pengawet?

Offline raisuien

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 6141
  • IQ: 330
  • Gender: Pria
    • Lihat Profil
Re: pengawet
« Jawab #12 pada: Juni 15, 2010, 01:30:55 PM »
kadar gula berkisar 30 - 40 persen

Online syx

  • Global Moderator
  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 4339
  • IQ: 338
  • Gender: Pria
    • Lihat Profil
Re: pengawet
« Jawab #13 pada: Juni 15, 2010, 02:36:22 PM »
30-40% apa ga masih terlalu encer? sepertinya kurang kental deh untuk bisa punya efek preservative...

 

Copyright © 2006-2011 Forum Sains Indonesia