ForSa punya logo baru!! Ada komen?
0 Anggota dan 1 Pengunjung sedang melihat topik ini.
bagaimana menentukan jumlah tawas yang diperlukan?bagaimana menghilangkan kelebihan tawas yang tertinggal (masih terlarut) di air?
tawas untuk mengembangkan roti? itu bukannya soda kue alias sodium bicarbonate?sepertinya tawas ini kok istilah untuk satu golongan bahan, bukan cuma mengacu pada satu bahan. apa definisi tawas?
Apabila pH tinggi atau boleh dikatakan kekurangan dosis maka air akan nampak seperti air baku karena gugus aluminat tidak terbentuk secara sempurna.
Pada kekeruhan yang disebabkan tanah liat sangat baik dihilangkan dengan batas pH antara 6,0 sampai dengan 7,8; penghilangan warna umumnya dilakukan pada pH yang sedikit asam, lebih kecil dari 6, bahkan di beberapa daerah harus lebih kecil dari 5. Dari beberapa penelitian (untuk air gambut dari daerah Riau), efisiensi penghilangan warna akan baik bila pH lebih kecil dari 6 untuk setiap dosis koagulan alum sulfat yang digunakan.
Kandungan besi dalam larutan aluminium sulfat yang dihasilkan direduksi dengan Al atau Na2S, selanjutnya diuapkan sampai kekentalan tertentu menghasilkan tawas butek (keruh). Sedangkan tawas bening dihasilkan dengan menambahkan larutan amonia ke dalam larutan aluminium sulfat. Untuk mendapatkan tawas bening sebanyak 175 gram, volume larutan yang diperlukan sebanyak 200 ml (densitas 1,32 g/ml), 30 ml amonia (konsentrasi 21 %) dan 0,84 gram logam aluminium. Sedangkan untuk mendapatkan tawas butek sebanyak 98 gram diperlukan 200 ml larutan aluminium sulfat, 5 ml larutan Na2S (konsentrasi 10 %). Produk tawas butek yang dihasilkan mempunyai kadar Al2O3 9,49-12,55 % dan Fe2O3 2-2,4 %. Sedangan tawas bening yang dihasilkan mempunyai kadar Al2O3 9,92-11,53 % dan Fe2O3 0,5-2,71 %