Member baru? Bingung? Perlu bantuan? Silakan baca panduan singkat untuk ikut berdiskusi.
0 Anggota dan 2 Pengunjung sedang melihat topik ini.
Maaf, saya mau komen mengenai titik . Bukannya titik ada disetiap dimensi? mulai dari satu dimensi ke dimensi berapapun? perbedaannya adalah dalam segi ke akuratan penempatan. kalo tidak ada titik yang kontiniu di dimensi satu, maka tidak akan ada garis, dan kalo tidak ada garis maka tidak akan ada bidang begitu seterusnya hingga kita dapat menafsirkan begini bahwa suatu benda sesungguhnya terdiri dari titik-titik yang tak terhingga banyaknya....hmmm? bagaimana mungkin? benda itu dapat kita lihat dan dapat kita ukur. terus kenapa benda itu terdiri dari takterhingga titik, seolah benda itu hampir seluas alam semesta? ada yang bisa menjawabnya?
Titik, garis, bidang, dan ruang hanyalah model matematis untuk membantu perhitungan geometri dari objek yang diukur. Berdasarkan definisi, ukuran titik adalah 0. Untuk membentuk suatu garis dengan panjang tertentu, diperlukan titik-titik yang tak terhingga banyaknya. Perkalian antara 0 dan tak terhingga adalah undefined, sehingga harus dihitung melalui pendekatan limit. Umumnya menghasilkan nilai yang terhingga/finite.Kalau belajar kalkulus, tentu mengenal differensial dan integral. Di situ sering dijumpai notasi dy atau dx, yang berarti perubahan nilai y atau x yang sangat kecil, mendekati 0. Namun karena jumlahnya sangat banyak, mendekati tak terhingga, akhirnya diperoleh nilai yang terhingga/finite, seperti dalam perhitungan luas atau volume suatu bangun.