ForSa punya logo baru!! Ada komen?
0 Anggota dan 1 Pengunjung sedang melihat topik ini.
Jangan mengkritik, menyalahkan, atau mengeluh terhadap guru tentang penampilannya (laki-laki/wanita),lebih baik kamu memusatkan perhatian dan mendiskusikan materi pelajaran yang disampaikan.
Ekspresikan dirimu agar gurumu tahu kamu paham atau tidak terhadap materi yang disampaikan
Biarkan guru tahu bahwa kamu memperhatikan apa yang dia sampaikan.
Hindarkan perdebatan
Ajukan pertanyaan daripada memberikan perintah untuk menjelaskan.
Selalu mempunyai buku catatan yang lengkap tentang materi yang disampaikan guru
Langkah ke 16:Transfer Rp 100.000 Rutin tiap minggu ke rekening sang guru.Saya jamin.... anda akan....
Kutip dari: heru.htl pada Mei 07, 2010, 06:49:59 PMLangkah ke 16:Transfer Rp 100.000 Rutin tiap minggu ke rekening sang guru.Saya jamin.... anda akan....he...he..... dijamin apa ya??tapi harus diwaspadai jangan asal ngasih...terutama bagi guru yang terkena penyakit berikut....1. TIPES = Tidak Punya Selera2. MUAL = Mutu Amat Lemah3. KUDIS = Kurang Disiplin4. ASMA = Asal Masuk Kelas5. KUSTA = Kurang Strategi6. TBC = Tidak Bisa Komputer7. KURAB = Kurang Akrab8. ASAM URAT = Asal Sampaikan Materi Urutan Kurang Akurat9. LESU = Lemah Sumber10. DIARE = Dikelas Anak-anak Remehkan11. GINJAL = Gajinya Nihil Jarang Lagi
Hhe he....balik lagi ke topik utama.... walau saya yang menulis "15 langkah2 mempengaruhi guru...." tapi sumbernya bukan dari pendapat pribadi saya tapi dari web ini...http://www.studygs.net/indon/jadi sebenarnya cara2 tersebut wajar2 aja kita terapkan... sebagai bahasa sopan santun kita kepada guru atauuu...malah lebih tepat sebagai cara2 "menjilat" guru ya..??bagaimanapun jika sebatas cari nilai langkah2 tersebut udah saya buktikan keefektifannya...
mungkin lebih baik diganti judulnya jadi 15 langkah memperdayai guruatau 15 langkah menjilat guru
"Hormatilah guru-gurumu dengan mempraktekan ilmu pengetahuan untuk tujuan-tujuan baik dan benar. Sesungguhnya nilai pengetahuanmu di atas kertas bukanlah keinginan saya menjadi gurumu. Tetapi tujuan saya adalah menjadikanmu manusia yang memahami dan mampu membedakan benar dan salah, dan menjadikanmu hanya menggunakan kebenaran dalam hidupmu."