Forum Sains Indonesia




*
Selamat datang, Pengunjung. Silahkan masuk atau mendaftar. Apakah anda lupa aktivasi email?
Mei 25, 2012, 05:55:44 PM

Masuk dengan nama pengguna, kata sandi dan lama sesi

Artikel Sains

Aku Cinta ForSa

  ForSa on FB  ForSa on Twitter

Pranala Luar

ShoutBox!

Last 10 Shouts:

 

fajri

Kemarin jam 09:40:03 PM
numpang liat_liat dulu,, kexnya menarik bnget sama masalah mikon.. ! :D
 

haman11

Kemarin jam 08:11:34 AM
ada yg tauproses daur ulang urin pada cicak gk ? ;)
 

GhostInMachine

Mei 23, 2012, 03:52:17 PM
kk mau tanya cara upload Tulisan dong??
 

army.fice

Mei 23, 2012, 12:22:47 AM
sepi banget sih :(
 

lustforscience

Mei 22, 2012, 08:26:02 PM
amin
 

exile_rstd

Mei 22, 2012, 08:24:55 PM
offline....
good night all  ;)
 

exile_rstd

Mei 22, 2012, 08:23:08 PM
iyaaaa jumat saya mau ujian kenaikan kelas. doain ya om Farabi, semoga ujiannya lancar dan dpt nilai memuaskan  :D
 

Farabi

Mei 22, 2012, 08:20:37 PM
KMana aja non? Sibuk belajar?
 

exile_rstd

Mei 22, 2012, 07:44:23 PM
argh lama ga buka forsa, comment di beberapa thread jd membingungkan saya. apa karena udh lama ga asah ya...
 

N E R R O

Mei 20, 2012, 07:41:57 PM
udah lama gak mampi ke forsa, sdh banyak berubah

Show 50 latest

Penulis Topik: belajar lewat internet  (Dibaca 1368 kali)

0 Anggota dan 2 Pengunjung sedang melihat topik ini.

Offline nʇǝʌ∀

  • Dosen
  • ****
  • Tulisan: 197
  • IQ: 104
  • Gender: Pria
  • ɐɯɐs ɥɐlɐpɐ uɐʇɐlǝS uɐp ɐɹɐʇ∩
    • Lihat Profil
Re:belajar lewat internet
« Jawab #15 pada: November 28, 2011, 06:57:01 PM »
emang kalo om yg satu ini udah masuk rage mode pasti komentarnya mulai nyerempet ke arah situ :) bagaimanapun juga internet dan ebook itu salah satu media informasi saja. sampah emang banyak tapi yg bermanfaat juga banyak. dan tidak perlu menebang pohon, kalo ada kesalahan info atau yg out of date so nga perlu nebang pohon lagi bwat bikin buku baru. itulah kelebihannya.

kelebihan buku itu bisa dipakai kalo nga ada listrik :) dan kalo bisa nga usah banyak2 buku atau media massa cetak yg isinya sampah, kasihan hutan dikebiri trus sekedar bwat mencetak sampah :P

ngomong-ngomong, atas gwa.... kamu tahu kan zaman sekarang masih ada orang-orang yang rela mencetak informasi sampah yang udah berkali-kali ketahuan bohongnya. :) gwa rasa kamu tau sampah mana yg dimaksud :D
                |'''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''|
       __/""|"|--------nʇǝʌ∀ inc.------|
 > (|__|_|!!|__________________|
      (o)!""""""(o)(o)!"""""""""""(o)(o)!

Offline topazo

  • Dosen
  • ****
  • Tulisan: 466
  • IQ: 21
  • Gender: Pria
  • Topazo Kenni von Ashraldia Nessia
    • Lihat Profil
    • (belum ada isinya)
Re:belajar lewat internet
« Jawab #16 pada: November 28, 2011, 10:30:25 PM »
sebetulnya Internet adalah sarana atau bahkan "dunia" yang bagus untuk belajar... Kenapa banyak sampahnya... Ya jelas lah, yang namanya internet gak punya admin dan moderator resmi, semua bebas mengemukakan pendapat masing2... Beda kalau kita di universitas atau perpustakaan umum yang punya admin dan kurator...

Contoh gampang, di perpustakaan kedokteran, pasti susah ataupun tidak mungkin kita mendapat bacaan tentang "mengobati orang kesurupan dengan ayat dan air kembang"... Dan di ranah perdukunan, misalkan punya perpustakaan, kita pasti susah mencari "pengobatan osteoarthritis dengan menggunakan terapi fisiologis"...

Di internet? semuanya ada...
Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?

Offline Anton_Soepriyanto

  • Dosen
  • ****
  • Tulisan: 234
  • IQ: 24
  • Gender: Pria
    • Lihat Profil
Re:belajar lewat internet
« Jawab #17 pada: November 29, 2011, 04:25:30 AM »
Kenapa bnyk pendapat yg jelas2 terbukti salah tapi masih dipertahankan oleh pencetusnya, menurut saya itu krn org mencari kemenangan, bkn kebenaran. Jadi waktu buku/posting internet yg ditulis seseorang misalnya terbukti salah, yg ada dipikirannya: 'saya kalah', bukan 'saya salah'
No One Is Perfect. I'm a no one. It makes me perfect

Offline peregrin

  • Global Moderator
  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 539
  • IQ: 100
  • Gender: Wanita
  • 'truth' is a lonely thing (J.Gaarder)
    • Lihat Profil
Re:belajar lewat internet
« Jawab #18 pada: Desember 02, 2011, 07:15:23 AM »
tapi bagaimana membedakan mana informasi yang bermanfaat dan mana yang tidak bermanafaat dikala seorang murid tidak mengetahui apa-apa tentang info yg ia cari..

Ini pertanyaan yg bagus. Memang bisa jadi masalah....

Ketika kita awam terhadap suatu topik, kita akan cenderung selektif terhadap penjelasan atau "sains" yg terasa familiar atau "make sense" bagi kita. Padahal penjelasan tsb belum tentu benar...  Oleh karena itu, sekalipun kita bisa membaca apa saja di internet, konsep dasar dan logika berpikir masih sangat penting utk diajarkan secara formal. IMHO
Dengan dasar yg mantap, kita bisa lebih mudah menyaring informasi yg simpang siur. Juga memudahkan kita utk mengikuti ilmu yg seolah selalu berkembang lebih pesat dr waktu yg kita punya utk memahaminya  ;)


Di forum seperti inilah, orang2 yang mendapatkan ilmu dari non internet, bisa bertemu dengan orang yang ilmunya dari mbah google dan nini wiki... Akhirnya ilmu pengetahuan akan berjalan ke tempat yang seharusnya, meskipun banyak kesesatan di tengah jalan...

pendapat yg menarik  :)  (*sekaligus saya salut dg kepercayaan topazo pada Forsa  :-*)  Semoga makin banyak member2 yg bisa membagi sains secara mendalam di Forsa  8)


Nah... makanya saya bilang, forsa adalah salah satu jalan keluarnya... Apalagi kalau seandainya forsa bisa seterkenal k*s**s, mungkin nanti guru2 dan dosen2 bisa mereferensikan forsa sebagai sumber terpercaya di dunia maya...

Saya justru setuju banget dg Disclaimer / Peringatan yg dipasang di bagian paling bawah halaman Forsa.

Dalam dunia sains, kita mengenal apa yg disebut sbg peer-reviewed. Artinya, pengetahuan atau informasi baru akan "diperiksa" terlebih dulu oleh orang2 yg juga mengerti ttg topik yg dibahas.
Suatu hasil penelitian harus dibuktikan dulu berkali2, oleh berbagai institusi. Baru setelah itu bisa diterima dan dimasukkan ke textbook (makanya informasi dari textbook biasanya ngga se-up-to-date jurnal ilmiah, tapi lebih terpercaya).

Di internet, termasuk di Forsa, tidak ada mekanisme peer-reviewed tsb. Moderator suatu diskusi pun tidak selalu tahu (dan memang tidak harus tahu) scr mendalam ttg topik yg sedang dibahas. Oleh karena itu, informasi2 yg didapat dr Forsa sebaiknya tetap dianggap sbg opini pribadi para member, bukan referensi ilmiah  :)
Free software [knowledge] is a matter of liberty, not price. To understand the concept, you should think of 'free' as in 'free speech', not as in 'free beer'. (fsf)

Offline topazo

  • Dosen
  • ****
  • Tulisan: 466
  • IQ: 21
  • Gender: Pria
  • Topazo Kenni von Ashraldia Nessia
    • Lihat Profil
    • (belum ada isinya)
Re:belajar lewat internet
« Jawab #19 pada: Desember 02, 2011, 09:19:07 AM »
Iya, memang semestinya kalau di internet, kita menganggap semua berita adalah opini, kecuali sesuai dengan jurnal2 ilmiah yang sudah diklarifikasi ulang...

Kalo di forsa mungkin cara mengambil keputusannya gini:

-Asumsikan semua tulisan anggota forsa adalah opini, liat referensi yang dia berikan.
-Cross-check ke buku2 ilmiah yang bertebaran di internet, lihat kesesuaiannya.
- Triple-check ke institusi ilmiah di dunia nyata, apakah ke Guru asli, Dosen asli, atau pakar asli, atau ke jurnal dan buku di perpustakaan offline.

Jadi ada baiknya kalau mau menjelaskan sesuatu di forsa, menyertakan referensi dari mana kita tahu tentang pengetahuan tersebut...

Tentang peer review, sebetulnya forsa juga bisa melakukan hal yang mirip seperti itu, kalau mau repot hehehe... (ini salah satu alasan kenapa saya buka FS ini di forsa)... Di forum internet lain, biasanya ada fasilitas berupa pembuatan status khusus bagi member tertentu, mungkin bisa "verified teacher", "verified Univ. Lecturer", atau malahan "verified professor"...
Contoh, saya pernah dikasih semacam lencana di sebuah forum tentang blood donation dan NPWP hero, lencana/award itu saya dapatkan setelah menscan kartu PMI dan kartu NPWP (di sana saya mengaburkan nama asli saya biar tetap anonim)... Mungkin forsa bisa seperti ini juga...

Offline peregrin

  • Global Moderator
  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 539
  • IQ: 100
  • Gender: Wanita
  • 'truth' is a lonely thing (J.Gaarder)
    • Lihat Profil
Re:belajar lewat internet
« Jawab #20 pada: Desember 03, 2011, 04:35:59 AM »
Jadi ada baiknya kalau mau menjelaskan sesuatu di forsa, menyertakan referensi dari mana kita tahu tentang pengetahuan tersebut...

setuju  8)


Tentang peer review, sebetulnya forsa juga bisa melakukan hal yang mirip seperti itu, kalau mau repot hehehe... (ini salah satu alasan kenapa saya buka FS ini di forsa)... Di forum internet lain, biasanya ada fasilitas berupa pembuatan status khusus bagi member tertentu, mungkin bisa "verified teacher", "verified Univ. Lecturer", atau malahan "verified professor"...

ide yang menarik. Di sisi lain, ada baiknya jika para member bisa bersikap kritis terhadap postingan apapun tanpa melihat siapa yg post. Status "verified [pakar]" seolah memberikan jaminan bahwa apa yg di-posting orang tsb banyak benarnya, atau lebih bisa dipercaya dr sumber/member lain. Rasanya ini agak tidak sesuai dg keinginan menciptakan suasana yg bisa memupuk sikap kritis dan obyektif para member.

Dalam mekanisme peer-reviewed yg saya sebut sebelumnya, yg di-reviewed juga hasil penelitian atau pemikirannya, bukan orang2nya langsung. Walaupun sayangnya tidak bisa dihindari, nama besar / status / kredibilitas seseorang berpengaruh juga thdp penilaian para peer-nya.....

Offline topazo

  • Dosen
  • ****
  • Tulisan: 466
  • IQ: 21
  • Gender: Pria
  • Topazo Kenni von Ashraldia Nessia
    • Lihat Profil
    • (belum ada isinya)
Re:belajar lewat internet
« Jawab #21 pada: Desember 03, 2011, 10:39:49 PM »
Yah, yang status "verified" mestinya jangan terus dipastikan bahwa dia benar... Contoh aja di dunia nyata, saya kalo dosen ada bilang sesuatu, gak dianggap benar dulu meskipun dia bergelar Phd... Saya biasanya cross check dulu ke beberapa sumber lagi... Dan enaknya, dosen2 Phd meskipun ngobrol ringan biasa, suka merekomendasikan bacaan2 sebagai referensi apa yang dia katakan...

Contoh lain, kalau Roy Suryo yang katanya pakar ngomong, saya juga gak langsung nelan mentah2, waktu dia bilang dapat naskah asli lagu Indonesia Raya di database dari dari suatu arsip yang harus diubek2, ternyata tinggal nyari di youtube udah ketemu, dan diunggahnya jauh lebih dahulu daripada pernyataan Roy Suryo di media...

Baik di dunia nyata ataupun maya, yang namanya pakar tidak menjamin benar... Tapi paling tidak kita tau bahwa kemungkinan dia untuk benar lebih besar dari orang "awam"...

BSJS...
« Edit Terakhir: Desember 03, 2011, 10:46:50 PM oleh topazo »

Offline Monox D. I-Fly

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 619
  • IQ: 22
  • Gender: Pria
  • "The Mark of Lone Wolf" by Kamietsu
    • Lihat Profil
Re:belajar lewat internet
« Jawab #22 pada: Januari 11, 2012, 05:06:37 PM »
Saya justru setuju banget dg Disclaimer / Peringatan yg dipasang di bagian paling bawah halaman Forsa.

Dalam dunia sains, kita mengenal apa yg disebut sbg peer-reviewed. Artinya, pengetahuan atau informasi baru akan "diperiksa" terlebih dulu oleh orang2 yg juga mengerti ttg topik yg dibahas.
Suatu hasil penelitian harus dibuktikan dulu berkali2, oleh berbagai institusi. Baru setelah itu bisa diterima dan dimasukkan ke textbook (makanya informasi dari textbook biasanya ngga se-up-to-date jurnal ilmiah, tapi lebih terpercaya).

Di internet, termasuk di Forsa, tidak ada mekanisme peer-reviewed tsb. Moderator suatu diskusi pun tidak selalu tahu (dan memang tidak harus tahu) scr mendalam ttg topik yg sedang dibahas. Oleh karena itu, informasi2 yg didapat dr Forsa sebaiknya tetap dianggap sbg opini pribadi para member, bukan referensi ilmiah  :)


Jadi inget salah satu forum yg sering aq sambangi: WtW (With the Will), itu forum international bagi para fans Digimon... Di situ ada board yg isinya ttg info2 menyangkut Digimon gt (info official), tp yah namanya orang berforum, kadang teori2 & prediksi2 jg masuk ke sana, & kl dah gt pasti admin-nya langsung turun tangan dg bilang jangan nglajutin diskusi/teori di board info, soalnya situs tsb sudah bisa dibilang sbg salah satu "pedoman valid" bagi para fans Digimon... Takutnya kl ada orang "awam" yg nggak tau apa2 masuk ke board itu & mengira prediksi2/teori2 yg diposting di situ adalah info yg valid...

Tentang peer review, sebetulnya forsa juga bisa melakukan hal yang mirip seperti itu, kalau mau repot hehehe... (ini salah satu alasan kenapa saya buka FS ini di forsa)... Di forum internet lain, biasanya ada fasilitas berupa pembuatan status khusus bagi member tertentu, mungkin bisa "verified teacher", "verified Univ. Lecturer", atau malahan "verified professor"...
Contoh, saya pernah dikasih semacam lencana di sebuah forum tentang blood donation dan NPWP hero, lencana/award itu saya dapatkan setelah menscan kartu PMI dan kartu NPWP (di sana saya mengaburkan nama asli saya biar tetap anonim)... Mungkin forsa bisa seperti ini juga...


Aq rasa hampir semua situs pengetahuan luar juga menerapkan sistem tsb.. Oya, sebetulnya saya agak risih dg titel "Dosen", "Doktor", "Profesor", dsb. di profil ForSa yg hanya berdasarkan pd jumlah postingan. Soalnya kan kadang orang awam karena nggak tau terus percaya aja sama salah seorang member walaupun info yg dia kasih salah hanya karena titelnya disini adalah "Profesor". Jadi mending ke depannya hal ini perlu dirombak ulang, & gelar2 tsb bener2 sbg tag utk per-review, bukan hanya sekedar "hiasan titel"...
Buat yang suka manga One Piece gabung di sini:
www.iopc.us

Offline ytridyrevsielixetuls

  • Dosen
  • ****
  • Tulisan: 217
  • IQ: 73
  • Gender: Pria
  • ▄▄█▀▀█▄▄█▀▀█▄▄█▀▀█▄▄
    • Lihat Profil
Re:belajar lewat internet
« Jawab #23 pada: Januari 15, 2012, 10:21:36 PM »
informasi bermutu selalu diiringi oleh sampah karena setiap produksi selalu menghasilkan waste material.
     -/"|           -/"|           -/"|
<(O)}D     <(O)}D     <(O)}D
     -\_|          -\_|           -\_|

 

Copyright © 2006-2011 Forum Sains Indonesia