Forum Sains Indonesia




*
Selamat datang, Pengunjung. Silahkan masuk atau mendaftar. Apakah anda lupa aktivasi email?
Mei 25, 2012, 06:10:16 PM

Masuk dengan nama pengguna, kata sandi dan lama sesi

Artikel Sains

Aku Cinta ForSa

  ForSa on FB  ForSa on Twitter

Pranala Luar

ShoutBox!

Last 10 Shouts:

 

fajri

Kemarin jam 09:40:03 PM
numpang liat_liat dulu,, kexnya menarik bnget sama masalah mikon.. ! :D
 

haman11

Kemarin jam 08:11:34 AM
ada yg tauproses daur ulang urin pada cicak gk ? ;)
 

GhostInMachine

Mei 23, 2012, 03:52:17 PM
kk mau tanya cara upload Tulisan dong??
 

army.fice

Mei 23, 2012, 12:22:47 AM
sepi banget sih :(
 

lustforscience

Mei 22, 2012, 08:26:02 PM
amin
 

exile_rstd

Mei 22, 2012, 08:24:55 PM
offline....
good night all  ;)
 

exile_rstd

Mei 22, 2012, 08:23:08 PM
iyaaaa jumat saya mau ujian kenaikan kelas. doain ya om Farabi, semoga ujiannya lancar dan dpt nilai memuaskan  :D
 

Farabi

Mei 22, 2012, 08:20:37 PM
KMana aja non? Sibuk belajar?
 

exile_rstd

Mei 22, 2012, 07:44:23 PM
argh lama ga buka forsa, comment di beberapa thread jd membingungkan saya. apa karena udh lama ga asah ya...
 

N E R R O

Mei 20, 2012, 07:41:57 PM
udah lama gak mampi ke forsa, sdh banyak berubah

Show 50 latest

Penulis Topik: Homeschooling  (Dibaca 4370 kali)

0 Anggota dan 2 Pengunjung sedang melihat topik ini.

Offline Mat Dillom

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 620
  • IQ: 23
    • Lihat Profil
Re: Homeschooling
« Jawab #15 pada: Juni 21, 2010, 08:47:05 AM »
EH kalo homeschooling ntu bisa lebih cepet lulusnya yah...??

Tmenku waktu kelas 1 SMA seangkatan tapi anaknya rada-rada autis gimana gitu..
Trus pas kelas dua dia gak sekolah lagi, ngambil homeschooling katanya skarang kata temen-temen yang laen dia tuh udah kuliah lagi..
 :o

Lah hebat bener tuh gw aja baru naek ke kelas 3 >:( >:(

homeschooling tuh kayak akselerasi gitu bukan sih?? ??? ???







Home schooling itu sekolah biasa. Hanya dilakukan secara informal. Karena menurut Undang-Undang Pendidikan Nasional, ada 3 jalur pendidikan, yaitu formal (sekolah umum), non formal (kursus-kursus), Informal (pendidikan dalam keluarga). Nah home schooling itu pendidikan formal yang dilaksanakan oleh keluarga (harusnya). Pemerintah memang mengakui pendidikan informal sebagai bagian dari pendidikan nasional. Oleh karenanya, homeschooling diperbolehkan sebagai wujud dukungan pemerintah pada masyarakat/keluarga,

Dukungan itu harusnya merujuk pada sekolah formal. Karena home schooling khan materinya pendidikan formal. Tapi kenyataannya kok justru merujuk ke PKBM. Itu yang saya tidak setujui. Yang menurut saya jadi salah jalur.

Lama pendidikannya yah sama dengan pendidikan umum formal. Yakni 3 tahun. Tidak ada percepatan kecuali anak setelah di tes memang memiliki kemampuan luar biasa diatas anak-anak normal disekolah umum.

Offline truf777

  • Dosen
  • ****
  • Tulisan: 228
  • IQ: 32
  • Jadi dokter gigi susah yah ?
    • Lihat Profil
Re: Homeschooling
« Jawab #16 pada: Juni 21, 2010, 09:36:27 AM »
EH kalo homeschooling ntu bisa lebih cepet lulusnya yah...??

Tmenku waktu kelas 1 SMA seangkatan tapi anaknya rada-rada autis gimana gitu..
Trus pas kelas dua dia gak sekolah lagi, ngambil homeschooling katanya skarang kata temen-temen yang laen dia tuh udah kuliah lagi..
 :o

Lah hebat bener tuh gw aja baru naek ke kelas 3 >:( >:(

homeschooling tuh kayak akselerasi gitu bukan sih?? ??? ???







Home schooling itu sekolah biasa. Hanya dilakukan secara informal. Karena menurut Undang-Undang Pendidikan Nasional, ada 3 jalur pendidikan, yaitu formal (sekolah umum), non formal (kursus-kursus), Informal (pendidikan dalam keluarga). Nah home schooling itu pendidikan formal yang dilaksanakan oleh keluarga (harusnya). Pemerintah memang mengakui pendidikan informal sebagai bagian dari pendidikan nasional. Oleh karenanya, homeschooling diperbolehkan sebagai wujud dukungan pemerintah pada masyarakat/keluarga,

Dukungan itu harusnya merujuk pada sekolah formal. Karena home schooling khan materinya pendidikan formal. Tapi kenyataannya kok justru merujuk ke PKBM. Itu yang saya tidak setujui. Yang menurut saya jadi salah jalur.

Lama pendidikannya yah sama dengan pendidikan umum formal. Yakni 3 tahun. Tidak ada percepatan kecuali anak setelah di tes memang memiliki kemampuan luar biasa diatas anak-anak normal disekolah umum.

he ? jadi aku gk bisa cepetin dong ?
sekarang aku SMA kelas 1 :D mau belajar sendiri sampe pelajaran kelas 3
terus tes IGCSE . gk bisa yah ?
"I've always wondered if there was a god. And now I know there is --
and it's me." -homer simpson-

Faith means not wanting to know what is true. – Friedrich Nietzsche

Offline galihutomo

  • Dosen
  • ****
  • Tulisan: 185
  • IQ: 22
  • Gender: Pria
  • Ayo kita kuasai Dunia....
    • Lihat Profil
    • Media Belajar Online
Re: Homeschooling
« Jawab #17 pada: Juni 21, 2010, 11:12:00 PM »
Aku mau nanya nih..... :D

Nah home schooling itu pendidikan formal yang dilaksanakan oleh keluarga (harusnya).

maksud kata "harusnya" itu apa? apa kenyataannya ada pelaksana homeschooling selain keluarga kah? :D
trus, klo mendatangkan pengajar tambahan yang dibayar oleh pihak keluarga pelaksana homeschooling tu  ada syarat khususnya tidak? misal sejenis sertifikat..... atau tidak harus.....  (jawabannya berdasarkan kenyataan di indonesia lho, klo mau ditambah idealnya juga boleh)

Dukungan itu harusnya merujuk pada sekolah formal. Karena home schooling khan materinya pendidikan formal. Tapi kenyataannya kok justru merujuk ke PKBM. Itu yang saya tidak setujui.

Hmm.... kesan saya kok materi PKBM tu lebih ringan dari materi SMA....  :D

klo ini dianggap sebagai peluang (ditengah carut-marut pendidikan di indo....) untuk memperoleh ijazah gimana?  :D

jadi gak perlu repot2 mempelajari seluruh materi SMA dari materi golongan2 IPA sampai IPS dan materi2 yang lainnya yang terlalu menyita waktu.... dan dapat diisi materi tambahan yang kurang diberi tempat di SMA misal :bertani bagi masyarakat pertanian, mengolah hasil tambang bagi daerah pertambangan, atau mempelajari arsitektur, farmasi, bahasa asing dsb sesuai bakat dan minat seseorang.... yang sangat baik disampaikan lebih dini.... :D

Lama pendidikannya yah sama dengan pendidikan umum formal. Yakni 3 tahun. Tidak ada percepatan kecuali anak setelah di tes memang memiliki kemampuan luar biasa diatas anak-anak normal disekolah umum.

ini merupakan kenyataan di indonesia atau baru idealisme?

soalnya saya sekarang baru mendampingi belajar lulusan paket B (setelah dia berhenti sekolah saat kelas 2 SMP....), sekarang dia mengambil paket C dan dah mau ujian padahal umur dia baru 15 tahun....(jadi secara perhitungan umur aja dia ngambil paket C blum ada 3 tahun....dan bisa jadi baru 1 tahun....) dan hebatnya lagi, dia udah sambil kuliah di PTS di "yogyakarta" jurusan bahasa asing .... sekarang dah menjelang semester III.

saat tak tanya kenapa kok udah bisa kuliah 1 tahun padahal baru mau ujian paket C?? :D

jawab dia : kan saya "HOMESCHOOLING"

anaknya emang pinter bahasa asing sih.... (b inggris, b arab ama dikit b jepang....)
« Edit Terakhir: Juni 21, 2010, 11:13:33 PM oleh galihutomo »

Offline Mat Dillom

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 620
  • IQ: 23
    • Lihat Profil
Re: Homeschooling
« Jawab #18 pada: Juni 22, 2010, 12:15:22 AM »
Kutip
maksud kata "harusnya" itu apa? apa kenyataannya ada pelaksana homeschooling selain keluarga kah?
trus, klo mendatangkan pengajar tambahan yang dibayar oleh pihak keluarga pelaksana homeschooling tu  ada syarat khususnya tidak? misal sejenis sertifikat..... atau tidak harus.....  (jawabannya berdasarkan kenyataan di indonesia lho, klo mau ditambah idealnya juga boleh)

Kenyataannya ada yg tidak dilaksanakan oleh keluarga. Home schooling bukan memidahkan sekolah formal ke rumah. Tapi hakikatnya adalah terletak pada pengajarnya. Kalau guru dipanggil ke rumah, itu bukan home schooling. Hakikat home schooling bukan pada kontensnya. Tapi pada pengajarnya. Karena home schooling itu bagian dari pendidikan informal. Kalau mengundang guru ke rumah, jamnya pasti akan menyesuaikan waktu si guru itu, belum lagi kurikulumnya, dan lain sebagainya yg tentu tidak sesuai dengan prinsip-prinsi pendidikan informal.

Offline Mat Dillom

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 620
  • IQ: 23
    • Lihat Profil
Re: Homeschooling
« Jawab #19 pada: Juni 22, 2010, 12:18:17 AM »
Kutip
Hmm.... kesan saya kok materi PKBM tu lebih ringan dari materi SMA.... 

klo ini dianggap sebagai peluang (ditengah carut-marut pendidikan di indo....) untuk memperoleh ijazah gimana? 

jadi gak perlu repot2 mempelajari seluruh materi SMA dari materi golongan2 IPA sampai IPS dan materi2 yang lainnya yang terlalu menyita waktu.... dan dapat diisi materi tambahan yang kurang diberi tempat di SMA misal :bertani bagi masyarakat pertanian, mengolah hasil tambang bagi daerah pertambangan, atau mempelajari arsitektur, farmasi, bahasa asing dsb sesuai bakat dan minat seseorang.... yang sangat baik disampaikan lebih dini....

Memang benar lebih ringan bahkan jauh lebih ringan. Makanya saya bilang sangat "BEDA" lulusan SMU Formal dengan PKBM. Jadi tidak harus disamakan khan?.

Persoalannya, menyamakan SMU dengan Paket C berarti merendahkan pendidikan itu sendiri, merendahkan pendidikan sekolah formal, juga memarjinalkan Pendidikan Kesetaraan.

Offline Mat Dillom

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 620
  • IQ: 23
    • Lihat Profil
Re: Homeschooling
« Jawab #20 pada: Juni 22, 2010, 12:23:28 AM »
Kutip
ini merupakan kenyataan di indonesia atau baru idealisme?

soalnya saya sekarang baru mendampingi belajar lulusan paket B (setelah dia berhenti sekolah saat kelas 2 SMP....), sekarang dia mengambil paket C dan dah mau ujian padahal umur dia baru 15 tahun....(jadi secara perhitungan umur aja dia ngambil paket C blum ada 3 tahun....dan bisa jadi baru 1 tahun....) dan hebatnya lagi, dia udah sambil kuliah di PTS di "yogyakarta" jurusan bahasa asing .... sekarang dah menjelang semester III.

saat tak tanya kenapa kok udah bisa kuliah 1 tahun padahal baru mau ujian paket C??

jawab dia : kan saya "HOMESCHOOLING"

anaknya emang pinter bahasa asing sih.... (b inggris, b arab ama dikit b jepang....)

Banyak penyimpangan di HomeSchooling. Ada juga yang memang anaknya berbakat lalu ditambah gurunya yg ngajar memang ahli.

Penyimpangan yang terjadi, keluarga yang melaksanakan homeschoolin adalah keluarga yg berduit. Mereka menggunakan uang untuk mempercepat pendidikan anaknya. Parahnya, instansi terkait yg harusnya mengontrol justru memanfaatkan situasi ini untuk sejumlah rupiah. Hasilnya, yaitu, anak sudah lulus dan kuliah diusia yg tidak seharusnya. Semoga anak itu tidak stress saja dikemudian hari.

Jadi kalau ditanya itu tataran ideal atau kenyataan?. Bukan itu persoalannya. Itu aturan yang sudah baku yg ditetapkan. Hanya saja aturan itu dilanggar oleh pihak-pihak yang tidak mengerti hakikat pendidikan. Termasuk disini, orang tua dan oknum-oknum pemerintah yang menangani home schooling itu.

Offline daivadeva

  • Asisten Dosen
  • ***
  • Tulisan: 95
  • IQ: -1
    • Lihat Profil
Re: Homeschooling
« Jawab #21 pada: November 18, 2010, 01:43:45 PM »
home schooling dgn kata lain anak yg kurang cpt nangkep atau kasarnya tidak begitu pintar makanya sekolah di home schooling ya?

Offline logicalmind

  • Siswa Baru
  • *
  • Tulisan: 3
  • IQ: 0
    • Lihat Profil
Re: Homeschooling
« Jawab #22 pada: Desember 21, 2010, 01:49:21 PM »
hmm jadi menurut Bung Mat Home schooling yang baik gimana tuh...

 

Copyright © 2006-2011 Forum Sains Indonesia