Selamat datang di ForSa! Forum diskusi seputar sains, teknologi dan pendidikan Indonesia.
0 Anggota dan 1 Pengunjung sedang melihat topik ini.
lucu skali saya membacanya. ini berarti bahwa sejak kecil anak-anak mendapatkan definisi yang salah mengenai matematika.
^tp kalo dari output per individu indonesia cukup juara lho. liat aja anak2 olimpiade tingkat internasional, bahkan indonesia di ajang tersebut hampir sejajar dgn negara2 semisal jepang, amerika, dan negara2 eropa.saya pernah dceritain ma dosen saya. orang indo yg kuliah di luarnegeri itu rata2 pendiem. mereka ga pernah ikut debat2 ilmiah, organisasi, dll. kalo di kelas jarang bgt nanya dosen.tp giliran ujian, wuih nilainya tinggi2.
Mata ajaran yang ke-empat adalah menulis. Para kawula muda, bahkan mungkin para pejabat tulisannya tidak bisa dibaca. Seakan-akan tulisannya seperti resep dokter yang hanya bisa dibaca oleh apoteker. Di SD dewasa ini dengan kemajuan teknologi para siswa diizinkan menulis dengan ballpoint. Saya setuju saja, asal tulisnnya dapat dibaca secara baik.
Saya kira 99% siswa SD di Papua belum pernah melihat alat trans-portasi yang dinamakan kereta api. Mungkin 15% atau lebih gurunya juga belum pernah naik kereta api. Mereka melihat dari TV atau gambar