Forum Sains Indonesia



Perlihatkan Tulisan

Seksi ini mengijinkan Anda untuk melihat semua tulisan yang dibuat oleh anggota ini. Catatan bahwa Anda hanya bisa melihat tulisan yang dibuat dalam area di mana Anda memiliki akses terhadapnya.


Pesan - skuler

Halaman: [1] 2 ... 78
1
Lowongan Kerja / Assistant Finance Manager for PMA company
« pada: Maret 13, 2014, 11:48:06 PM »
URGENT JOB VACANCY
 
PT Serba Dinamik Indonesia are PMA company specializes in equipment and services for power generation, rotating & static machineries for Oil, Gas, Petrochemical, Power Generation and other industries.  PT Serba Dinamik Indonesia also represent several world leading manufacturers and partners with these highly qualified business to offer our customers comprehensive solutions.
 
Presently PT Serba Dinamik Indonesia urgently looking for talented and highly motivated individuals for the following position:

Assistant Finance Manager

With minimum requirements :
- Female/Male , max 40 years old
- Bachelor degree from reputable university
- Good interpersonal skill, multi-tasks, team player with communication
- Good in English
- Quick learner
 
Job Description :
- Able to implement budgetary controls and accounting policies. Prepare monthly management report and analysis
- Handle Costing matters and provide information for management in decision making
- Preparation of consolidated/group accounts, management and financial reports for internal and external reporting requirements
- Ensure that systems and produres are in compliance with company policies, standard operating procedures, accounting practices and applicable regulations       
 
Please send your application letter and resume with supporting document to :
Maaf, anda tidak dapat melihat isi spoiler.

2
Perkenalan Anggota / Re:tolong dong,
« pada: Oktober 20, 2013, 11:59:18 PM »
pilih http://www.forumsains.com/profile/ lalu ubah profile

3
Instrumentasi dan Sistem Kontrol / Re:SmartPlant Instrumentation/INTOOLS
« pada: Oktober 19, 2013, 01:11:55 PM »
halo d3n0zz,

sebenernya saya jg bukan ahli, saya baru aja beres kursusnya kmaren. hehehe.

rekan2 kita yang sudah mahir dengan intools ada banyak, terutama konsultan dan kontraktor di indonesia yang sedang mengerjakan proyek berstandard internasional. mudah2an ada para senior tersebut yang tertarik untuk bergabung dalam diskusi ini.

untuk referensi awal (pembuatan instrument index), silahkan dibaca file terlampir. dokumen tersebut dipublikasi oleh lembaga tempat saya mengikuti kursus. untuk dokumen lainnya, sementara saya cari-cari dulu.

apabila ada pertanyaan, dipersilahkan, regards,

4
Agenda Sains / Re:Hanya pengandaian
« pada: Agustus 23, 2013, 01:47:40 PM »
mengenai ide ini, yaitu agenda sains yang diselenggarakan oleh forumsains akan membuktikan bahwa organisasi ini eksis. secara lembaga, artinya visi telah berjalan semakin riil ke arah partisipasi di dunia IPTEK nasional. sehingga saya memberikan tanda topik lengket agar topik ini dapat didiskusikan terus menerus lebih lanjut.

masalah kendala provinsi, menurut saya ada salah satu solusinya: terbentuk tim kegiatan yang berada di satu kota, lalu mereka membuat proposal dan bersama-sama mencari dana agar seluruh anggota forsa bisa datang. gimana? ada masukan lain?

silahkan dikomentari kembali ide-ide yang mungkin bisa kita lakukan bersama,
regards,

5
Conference on Theoretical Physics & Nonlinear Phenomena (CTPNP) and School on Particel Physics & Physics of Complex Systems 2013, Institut Pertanian Bogor, 24-25 September 2013.

Registrasi: http://situs.opi.lipi.go.id/ctpnp2013/

Kutip
The Scientific Program of CTPNP 2013 will include plenary talks given by the following invited speakers:

1. Bobby E. Gunara (ITB, Topic: Flat Domain Walls of 5d N=2 Supergravity from Quaternionic 4-Manifolds)
2. Handhika S. Ramadhan (UI, Topic: Topological Defect in Cosmology)
2. Tony I. Sumaryada (IPB, Topic: Physics at Mesoscopic Scale)
3. Albertus Sulaiman (BPPT, Topic: Path Integral for Dissipative System)
4. Ardian Nata Atmaja (LIPI, Topic: Holographic Brownian Motion)

salam,

--
http://alatas.staff.ipb.ac.id/

6
Agenda Sains / Re:Elleftition 2013 - Line follower robot competition
« pada: Agustus 23, 2013, 01:35:08 PM »
yoi gan...

kalo gw sempet ketemu anak2 yg lomba, pengen sekalian diajarin cara program robotnya... pasti banyak yg pake trik aneh2...

7
Agenda Sains / Elleftition 2013 - Line follower robot competition
« pada: Juli 12, 2013, 11:10:02 AM »
Himpunan Mahasiswa Elektro Universitas Diponegoro proudly present :

Ajang robot bergengsi buat kamu yang tertarik line follower !! Tingkat nasional, dan pastinya bakal ketemu Universitas2 se-Indonesia.



Elleftition 2013 (Line follower robot competition)
"Take your robot to our line"
untuk mahasiswa se-Indonesia
Total hadiah Rp 10.000.000,00
Biaya pendaftaran Rp 180.000,00
Cp :
Akbar S. Wardhana : 085641521417
Ihsan Atmaji : 087700150169

More info
website : elleftition2013.blogspot.com atau hme.undip.ac.id
FB : Elleftition 2013
Twitter : @elleftition2013

8
Agenda Sains / Blog Competition Rajakamar - hadiah Total Rp 12 Juta
« pada: Juli 10, 2013, 11:19:26 PM »
Keindahan alam Indonesia memang tiada habisnya dan patut untuk dibanggakan. Tidak sekedar mengagumi, melainkan melestarikan dan mengenalkan berbagai keindahan alam Indonesia menjadi sebuah kewajiban tersendiri bagi travelers pecinta negeri sendiri :)

RajaKamar,  ahlinya hotel Indonesia, ingin berpartisipasi dalam penyebaran dan  pengenalan kekayaaan alam dan budaya Indonesia melalui blog competition  dengan tema seputar wisata Indonesia. Dengan hadiah yang tak kalah  menarik, blogger pecinta wisata alam Indonesia wajib ikutan nih!

Blog Competition Diperpanjang sampai dengan 1 September 2013

Hadiahnya, Wow… Total s.d 12 juta Rupiah.

1 Grand Prize, voucher hotel Rp.  3.000.000,-
2 winner, voucher hotel @ Rp. 2.000.000,-
3 winner,  voucher hotel @ Rp. 1.000.000,-
4 winner, voucher hotel @ Rp.  500.000,-

Mohon perhatikan syarat & ketentuan berikut dengan teliti :

1. Tema tulisan di blog seputar perjalanan wisata travelers pribadi di area di Indonesia (bukan luar negeri). Tulisan dalam bahasa Indonesia dan di dalamnya harus terdapat perkiraan biaya yang diperlukan untuk berwisata ke sana.

2. Wajib dilengkapi dengan Foto Perjalanan,  foto merupakan foto pribadi dan asli milik travelers. Didalamnya harus  terdapat foto alam saja (tanpa travelers).

3. Dalam content blog  harus terdapat ulasan sekilas mengenai Rajakamar yang mengandung unsur  kata-kata : Rajakamar, hotel murah, promo hotel 88rb, liburan gratis.

Info lengkap: http://content.rajakamar.com/ikuti-blog-competition-rajakamar-berhadiah-total-rp-12-juta/

9
Matematika / Re:QUIS MATEMATIKA DISKRIT BERHADIAH PULSA 25 RIBU
« pada: Juni 14, 2013, 11:44:15 PM »
dedline kapan nih oom?

10
Biologi / Re:keterpisahan kelamin dalam evolusi
« pada: Mei 16, 2013, 06:45:53 PM »
pertanyaan farabi cukup filosofis: kenapa pria/jantan tertarik kepada wanita/betina dan sebaliknya?

11
Lowongan Kerja / Re:Contoh Model Iklan Lowongan Kerja Palsu
« pada: Mei 16, 2013, 06:43:24 PM »
nice info... penting nih gan... thanks 4 sharing... hehe

12
Agenda Sains / Re:Hanya pengandaian
« pada: Mei 16, 2013, 06:39:54 PM »
ide yang bagus. memang sudah saatnya forumsains mengadakan kegiatan seminar untuk kalangan anggotanya sendiri.

13
The Annual International Conference on  Science and Engineering in Biology, Medical and Public Health (BioMedPub)

Grand Sahid Hotel, Jakarta, Indonesia, 16 – 18 August 2013 http://biomedpub.org/

Dear Professors and Researchers,

We are pleased to invite you to submit your research paper to The Annual International Conference on  Science and Engineering in Biology, Medical and Public Health (BioMedPub), which will be held at the Grand Sahid Hotel, Jakarta, Indonesia, during 16 – 18 August 2013.

The BioMedPub 2013 will cover diverse topics such as biomedical engineering, healthcare technologies, and medical and clinical applications to bring together scholars, leading researchers and experts from diverse backgrounds and applications areas. Special emphasis is placed on promoting interaction between the theoretical, experimental, and applied communities, so that a high level exchange in new and emerging areas within Mbiomedical engineering, healthcare technologies, and medical and clinical applicationsis achieved.

Important Date
Paper Submission Deadline: 27 April 2013
Notification of Paper Acceptance: 07 May 2013
Camera Ready Paper Submission: 14 May 2013
Authors Registration Deadline: 14 May 2013
Conference Date: 16 – 18 August 2013

All of Submitted Full Paper BioMedPub 2013 will be peer reviewed by at least three reviewers and ALL of registered  Extended Abstract Papers will be published in Journal of BMC Proceedings (ISSN: 1753-6561)  http://www.biomedcentral.com/bmcproc/proceedings AND ALL of registered Full Paper after expand and upgrade from Extended Abstract will be published in Advanced Science, Engineering and Medicine Journal (ISSN: 2164-6627 (print); EISSN: 2164-6635 (online)) http://www.aspbs.com/asem.html

Topics of interest include (but are not limited to):
 
Track 1. Biomedical Signal Processing   
Track 2. Biomedical Imaging & Image Processing
Track 3. Bioinstrumentation: Sensors, Micro, Nano and Wearable
Track 3. Bioinformatics, Computational Biology; Systems Biology, Modeling Methodologies
Track 4. Cardiovascular & Respiratory Systems Engineering
Track 5. Neural Engineering, Neuromuscular Systems & Rehabilitation Engineering
Track 6. Molecular and Cellular Biomechanics, Tissue Engineering, Biomaterials
Track 7. Bio-Robotics, Surgical Planning and Biomechanics
Track 8. Therapeutic & Diagnostic Systems, Devices and Technologies, Clinical Engineering
Track 9. Healthcare Information Systems, Telemedicine
Track 10. Neural Engineering, Neuromuscular Systems & Rehabilitation Engineering
Track 11. Biomedical Engineering Education and Society Chemistry and Advances

The BioMedPub2013  conference will be held in Grand Sahid Jaya Jakarta http://www.grandsahidjaya.com/index.html 
The five-star Grand Sahid Jaya Jakarta enjoys a convenient location along Jl. Jend. Sudirman, Jakarta's principal business boulevard, in the city's booming Golden Triangle district, that is the site in which so many new businesses are blooming.

Located at the heart of Jakarta's bustling golden triangle, no hotel provides a warmer welcome than Sahid Jaya, with facilities and amenities certain to please the most demanding business executives or holiday travelers. Its proximity to many significant multinational business headquarters, the Jakarta Convention Center, the Jakarta International Expo Kemayoran, the Senayan Sports Complex, golf course, major banks and government offices, and also great shopping and entertainment centers, has made it even more appealing.

We would like your kindness to forward this Call for Paper to your colleagues/students.

Please email us for any questions to biomedpubconf2013[at]gmail.com       

Looking forward to meet you in BioMedPub 2013, Jakarta, Indonesia.

Sincerely yours,
BioMedPub 2013 Publicity Chair

14
Biografi dan Buku / Re:Hugo Chavez: Tokoh Revolusi Internasional
« pada: Maret 09, 2013, 03:04:30 PM »

Kutip
TEHRAN, March 6 (MNA) – The Venezuelan president himself, before he died yesterday, wondered aloud whether the US government - or the banksters who own it - gave him, and its other leading Latin American enemies, cancer.

A little over a year ago, Chavez went on Venezuelan national radio and said: “I don’t know but… it is very odd that we have seen Lugo affected by cancer, Dilma when she was a candidate, me, going into an election year, not long ago Lula and now Cristina… It is very hard to explain, even with the law of probabilities, what has been happening to some leaders in Latin America. It’s at the very least strange, very strange.”

Strange indeed… so strange that if you think Venezuela’s Hugo Chavez, Brazilian President Dilma Rousseff, Paraguayan Fernando Lugo, and former Brazilian leader Luiz Inácio Lula da Silva - Latin America’s top anti-US empire leaders - all just happened to contract cancer around the same time by sheer chance, you must be some kind of crazy coincidence theorist.

Am I 100% certain that the CIA killed Hugo Chavez? Absolutely not.

It could have been non-governmental assassins working for the bankers.

But any way you slice it, the masters of the US empire are undoubtedly responsible for giving Chavez and other Latin American leaders cancer. How do we know that? Just examine the Empire’s track record.

Fidel Castro’s bodyguard, Fabian Escalante, estimates that the CIA attempted to kill the Cuban president an astonishing 638 times. The CIA’s methods included exploding cigars, biological warfare agents painted on Castro’s diving suit, deadly pills, toxic bacteria in coffee, an exploding speaker’s podium, snipers, poison-wielding female friends, and explosive underwater sea shells.

The CIA’s assassination attempts against Castro were like a Tom and Jerry cartoon, with the CIA as the murderously inept cat, and the Cuban president as a clever and very lucky mouse. Some might even argue that Castro’s survival, in the face of 638 assassination attempts by the world’s greatest power, is evidence that El Presidente’s communist atheism was incorrect, and that God, or at least a guardian angel, must have been watching over “Infidel Castro” all along.

Theology aside, the CIA’s endless attempts on Castro’s life provide ample evidence that US authorities will stop at nothing in their efforts to murder their Latin American enemies.

John Perkins, in his bestselling book Confessions of an Economic Hit Man, supplies more evidence that the bankers that own the US government routinely murder heads of state, using private assassins as well as CIA killers.

Perkins, during his career as an “economic hit man,” gained first-hand knowledge about how the big international bankers maintain their empire in Latin America and elsewhere. Perkins’ job was to visit leaders of foreign countries and convince them to accept loans that could never be paid back. Why? The bankers want to force these nations into debt slavery. When the country goes bankrupt, the bankers seize the nation’s natural resources and establish complete control over its government and economy.

Perkins would meet with a targeted nation’s leader and say: “I have a fist-full of hundred dollar bills in one hand, and a bullet in the other. Which do you want?” If the leader accepted the loans, thereby enslaving his country, he got the payoff. If he angrily chased Perkins out of his office, the bankers would call in the “asteroids” to assassinate the uncooperative head of state.

The “asteroids” are the world’s most expensive and accomplished professional killers. They work on contract - sometimes to the CIA, sometimes to the bankers, and sometimes to wealthy private individuals. And though their specialty is causing plane crashes, they are capable of killing people, including heads of state, in any number of ways.


This isn’t just speculation. John Perkins actually knows some of these CIA-linked professional killers personally. And he has testified about their murders of Latin American leaders. Confessions of an Economic Hit Man is dedicated to Perkins’ murdered friends Gen. Torrijos of Panama and President Jaime Roldos of Ecuador. Both were killed by CIA-linked “asteroids” in engineered plane crashes.
Do CIA-linked killers sometimes induce cancer in their victims? Apparently they do. One notable victim: Jack Ruby (née Jack Rubenstein), a mobster who was himself a professional killer, and whose last hit was the choreographed murder of JFK-assassination patsy Lee Harvey Oswald in the basement of the Dallas Police Department. Ruby begged to be taken to Washington to tell the real story of the JFK murder, but instead died in prison, of a sudden and mysterious cancer, before he could reveal what he knew.

Have the CIA-bankster “asteroids” ever tried to kill Latin American leaders with cancer? The answer is an unequivocal “yes.”

Edward Haslam’s book Dr. Mary’s Monkey proves what JFK assassination prosecutor Jim Garrison had earlier alleged: Child-molesting CIA agent David Ferrie, one of President Kennedy’s killers, had experimented extensively with cancer-causing viruses for the CIA in his huge home laboratory. The purpose: To give Fidel Castro and other Latin American leaders cancer. (Ferrie himself was killed by the CIA shortly before he was scheduled to testify in court about his role in the JFK assassination.)

To summarize: We know that the bankers who own the US government routinely try to kill any Latin American leader who refuses to be their puppet. We know that they have mounted thousands of assassination attempts against Latin American leaders, including more than 600 against Castro alone. We know that they have been experimenting with cancer viruses, and killing people with cancer, since the 1960s.

So if you think Hugo Chavez died a natural death, I am afraid that you are terminally naïve.

Source: Press TV
MNA
END

15
Biografi dan Buku / Hugo Chavez: Tokoh Revolusi Internasional
« pada: Maret 09, 2013, 01:47:18 PM »

Ketika masih bergabung dengan militer, Hugo Rafael Chávez Frías (28 Juli 1954 – 5 Maret 2013) memang pernah ditempatkan di beberapa unit untuk mengatasi pengaruh kelompok Marxist yang berusaha untuk menjatuhkan kekuasaan Carlos Andres Perez. Tetapi ia tidak terlalu melakukan banyak aksi, alih-alih ia sibuk menghabiskan waktunya untuk membaca literatur kiri.

Ketika ia ditugaskan untuk mengajar di akademi militer pada tahun 1981, tempat dimana ia pernah belajar, ia mendapatkan posisi untuk melakukan indoktrinasi generasi militer berikutnya dengan ide-ide politiknya. Karena pengaruhnya cukup kuat, Chavez kemudian dikeluarkan akademi militer dan ditempatkan di wilayah terisolir Apute, yang diyakini ia hanya akan memiliki sedikit pengaruh.

Chavez menyibukkan dirinya membuat hubungan dengan suku-suku lokal, suatu hal yang akan menguntungkannya pada masa ia memimpin, sebagaimana diberitakan BBC.


Hugo Chavez lalu membentuk sebuah gerakan bersama kelompok perwira militer bernama Simon Bolivar (Bapak Kemerdekaan Amerika Latin). Kebijakan Presiden Carlos Andres Perez menaikkan harga bensin dan pengetatan pinggang yang menuai protes dari massa rakyat sepertinya tepat kalau kudeta segera dilakukan. Terlebih, setelah memperhatikan kerusuhan selama tiga hari (27 Februari 1989). Ratusan orang tewas. Banyak jenazah tetap tak teridentifikasi dalam sebuah makam.

Seperti tak bisa ditunda lagi, Letkol Hugo Chavez memimpin sekitar 5.000 tentara untuk melakukan kudeta berdarah pada 4 Februari 1992 meskipun menuai kegagalan. Revolusi bulan Februari oleh Gerakan Revolusioner Bolivarian menelan korban jiwa 18 tewas serta 60 orang lainnya cedera. Chavez kemudian menyerahkan diri. Ia kemudian mendekam di penjara militer saat para koleganya berupaya kembali merebut kekuasaan sembilan bulan kemudian.

Percobaan kudeta kedua pada bulan September 1992 juga gagal. Hugo Chavez dikurung dua bulan penjara. Sewaktu di dalam penjara, ia membentuk partai bernama Gerakan Republik Ke-5 (Movement of the Fifth Republic) dan melakukan transisi dari militer ke politikus. Setelah para pembangkang sempat menguasai sebuah stasiun televisi serta sempat menyiarkan rekaman Chavez yang mengumumkan kejatuhan pemerintah berkuasa, ia dijatuhi hukuman penjara selama dua tahun. Chavez kemudian mendapatkan pengampunan.


Untuk mendapatkan opini yang luas, Chavez menghabiskan waktunya mengunjungi beberapa pemimpin politik di Amerika Latin dan menemukan dukungan kuat dan persahabatan dari presiden revolusioner Kuba, Fidel Castro. Chavez meyakini benar bahwa untuk menggulingkan pemerintahan harus dengan kekuatan, tetapi kemudian beralih pikiran dengan mencalonkan diri sebagai kandidat pada Pemilu Presiden tahun 1998.

Venezuela tidak seperti kebanyakan negara tetangganya di Amerika Latin, negeri itu menikmati periode yang tidak terputus dari pemerintahan demokratik sejak 1958. Tetapi dua partai utama yang merupakan alternatif pilihan masyarakat, berada pada tuduhan terlibat dalam sistem yang korup dan menyia-nyiakan kekayaan minyak besar di Venezuela. Hugo Chavez menjanjikan perubahan revolusi dalam kebijakan sosial yang selama ini secara terus menerus disalahgunakan oleh kelompok oligarki yang merupakan pelayan masyarakat yang korup yang menghamba kepada pemodal internasional.

Chavez secara cepat mendapatkan dukungan luas, tidak hanya dari kalangan masyarakat miskin di masyarakat Venezuela. Tetapi juga dari kalangan kelas menengah yang melihat bahwa standar hidup telah digerus oleh kegagalan mengarahkan ekonomi. Pilihan kalangan kelas menengah Venezuela menjadi alat untuk mendongkrak Chavez menuju ke kekuasaan dengan 56 persen suara.


Tidak hanya melakukan retorika revolusi, di masa kepemimpinan pertamanya ia menunjuk figur-figur konservatif di posisi politik. Chavez menjalankan ekonomi mengacu kepada garis besar yang ditentukan oleh Dana Moneter Internasional, dan membuat usaha positif untuk mendorong investasi dari perusahaan global. Chavez juga memulai program reformasi sosial, dengan melakukan investasi di infrastuktur negara yang mulai hancur, dan mendirikan pelayanan kesehatan gratis serta memberikan subsidi makanan untuk orang miskin.

Karena langkah revolusinya, Chavez menghadapi musuh politik baik dari dalam negeri maupun dari luar negeri Venezuela. Hubungan luar negerinya dengan Washington sangat rendah ketika ia menuduh pemerintahan Amerika Serikat melakukan perlawanan terhadap teror dengan teror juga (fighting terror with terror) selama periode perang di Afghanistan setelah serangan 11 September 2001.

Presiden Hugo Chavez mengundurkan diri di bawah tekanan pemimpin-pemimpin militer Venezuela pada pagi-pagi di hari Jumat waktu setempat tanggal 12 April 2002. Kudeta dramatis yang dilakukan militer terhadap presiden mengembangkan situasi dilematis. Beberapa jam setelah Chavez mundur, Pedro Carmona diangkat sebagai presiden sementara (interim). Tetapi, Jaksa Agung Venezuela (Isaias Rodriguez) menyatakan bahwa penunjukan presiden interim Pedro Carmona adalah inskontitusional dan menandaskan bahwa Presiden Venezuela tetap Hugo Chavez.

Dekrit juga menetapkan, presiden interim akan mengkoordinasikan kebijakan pemerintahan transisi dan keputusan lain yang diperlukan guna menjamin kebijakan, dengan otoritas pemerintah pusat maupun daerah. Dekrit tersebut mengundang banyak kritikan. Presiden Meksiko Vicente Fox secara tegas menyatakan tidak mengakui pemerintahan baru Venezuela sampai dilaksanakan pemilu baru. Demikian juga dengan pemimpin-pemimpin Argentina dan Paraguay menyatakan, pemerintahan baru Venezuela tidak sah.

Sehari setelah Hugo Chavez digulingkan melalui kudeta militer dan digantikan Pedro Carmona atas inisiatif sebagian perwira militer, Chavez kembali dikukuhkan menjadi Presiden Venezuela (14 April 2002). Pedro Carmona yang hanya menduduki sebagai presiden interim selama sehari dipaksa mengumumkan pengunduran dirinya setelah Jaksa Agung menyatakan bahwa kudeta tidak sah.


Berhasilnya Chavez kembali ke tampuk pemerintahan antara lain disebabkan militer terpecah. Sebagian jenderal memang mendukung Carmona, tetapi sebagian besar prajurit dan perwira menengah loyal terhadap Chavez. Selain itu, di kalangan kelompok masyarakat miskin pun Chavez sangat populer sehingga ketika ia digulingkan ribuan orang melakukan unjuk rasa agar Chavez dikukuhkan kembali menjadi presiden. Dalam aksi yang diwarnai penjarahan tersebut, belasan orang tewas.


Referendum 8 Agustus 2004 sebagai upaya menggulingkan Presiden Hugo Chaves oleh oposisi kembali dilakukan, tetapi masih dimenangkan oleh Hugo Chavez dengan 58 persen suara. Kemenangan tersebut membuat dirinya berhasil mengatasi salah satu tantangan terbesar dalam masa pemerintahannya dan menjadikannya sebagai sebuah mandat yang lebih besar untuk melanjutkan “revolusi bagi kaum miskin-“nya. Pada pemilu legislatif pada Desember 2005, partai pimpinan Chavez berhasil menyapu bersih seluruh kursi parlemen setelah pihak oposisi memboikot pemilu tersebut.


Pada tanggal 5 Maret 2013, Wakil Presiden Nicolás Maduro mengumumkan di televisi nasional bahwa Chávez telah meninggal dunia di Caracas pada pukul 16:25 waktu setempat. Wapres menyatakan Chávez meninggal setelah berjuang melawan penyakit yang dideritanya selama hampir dua tahun. Wapres Maduro dan para pendukung Chávez mencurigai ada permainan di balik penyakit yang diderita Chávez dan kematiannya. Maduro berspekulasi Chávez telah diracun. Pada pidato itu pula, Maduro memaksa pulang atase kedubes Amerika Serikat karena dianggap melakukan plot terhadap pemerintah Venezuela.


Jenazah Hugo Chavez akan dibalsem, diabadikan, di dalam peti kaca di museum militer, untuk selamanya. Selain sebagai bentuk penghormatan, tindakan ini dianggap bisa terus mengobarkan semangat revolusi sosialis yang selama ini dikumandangkan Chavez. Meski demikian, museum tempat Chavez belumlah dibangun. Jika sudah, maka bangunan itu akan dinamai Museum Revolusi.

Perjuangan Chavez menentang Amerika Serikat dan memerangi era oligarki membuatnya dicintai rakyat. Wajar jika kemudian masyarakat dunia melihat hujan tangisan murni dari batin rakyat yang merasa kehilangan. Chavez juga disetarakan dengan pahlawan kemerdekaan Amerika Latin, Simon Bolivar. Pada tahun 1805, Bolivar mengucapkan sumpah untuk melepaskan Venezuela dari jajahan Spanyol.

dikutip dari:
http://id.wikipedia.org/wiki/Hugo_Ch%C3%A1vez
http://www.antaranews.com/berita/362041/hugo-chavez-di-antara-dua-kudeta
http://nationalgeographic.co.id/berita/2013/03/venezuela-abadikan-jenazah-hugo-chavez

Halaman: [1] 2 ... 78
Copyright © 2006-2014 Forum Sains Indonesia