Forum Sains Indonesia



Perlihatkan Tulisan

Seksi ini mengijinkan Anda untuk melihat semua tulisan yang dibuat oleh anggota ini. Catatan bahwa Anda hanya bisa melihat tulisan yang dibuat dalam area di mana Anda memiliki akses terhadapnya.


Pesan - rizqi_fs

Halaman: [1] 2 ... 117
1
Agama dan Filosofi / Re:Kecepatan Cahaya dalam Al Quran
« pada: Desember 31, 2011, 09:15:02 AM »
Sejauh ini kecepatan cahaya di ruang hampa merupakan konstanta universal. Ia tidak hanya berlaku di bumi, namun juga berlaku di planet lain, tata surya yang lain. Perubahan pada sistem bumi-bulan tidak akan mempengaruhi kecepatan cahaya di sekitar bintang yang lain, karena sangat tidak signifikan. Bahkan seandainya bulan terlepas dari orbitnya mengelilingi bumi dan bergabung dengan asteroid dan planet-planet untuk mengelilingi matahari pun, tidak ada alasan untuk percaya bahwa kecepatan cahaya akan berubah karenanya.
kecepatan cahaya itu diturunkan tidak lepas dari konstanta waktu, klo sistem waktunya berubah maka cara manusia menilai juga akan berubah, walupun properti benda itu tetap sama.
saya juga mau kritik judul Thread ini yang mengatakan Kecepatan Cahaya dalam Al Quran, harusnya kecepatan urusan yang sama dengan kecepatan cahaya. Kemudian di Al Quran juga diinformasikan adanya kecepatan object yang lebih cepat dari kecepatan cahaya. Jadi Cahaya yang kita kenal saat ini bukan yang tercepat.

2
Dari mana anda tahu bahwa syaitan itu nyata, dan memusuhi manusia? Bagaimana kita tahu bahwa itu bukan cuma khayalan kita? atau metode yang dipakai oleh para orang tua untuk membuat anak-anak mereka patuh? Apa bedanya dengan sinterklas?

Menggunakan kata-kata ilmiah seperti energy tidak serta-merta membuat tulisan anda menjadi ilmiah, jika tidak mengikuti kaidah dan metodologi ilmiah, paling banter akan disebut pseudo-science. Ada baiknya anda belajar neuroscience dan neuropsychology, supaya mengetahui bagaimana cara kerja otak sebenarnya, paling tidak dalam batas-batas pengetahuan yang telah terbukti kebenarannya secara ilmiah saat ini. Salah satu referensi yang saya sarankan adalah koleksi film dokumenter berjudul Brain Story karya Prof. Susan Greenfield. Referensi lain juga banyak yang bisa anda peroleh dari internet.
saya hanya melihat bukti bahwa ternyata orang yang berpendidikan tinggi yang sangat paham dengan agama yang paham akan nilai-nilai kebaikan ternyata masih bisa juga melakukan tindakan yang melanggar kesusilaan yang sebenarnya dia tahu dan paham itu salah dan buruk jika dilakukan.

Secara teori itu ga mungkin terjadi, kecuali ada komponen lain diluar dia yang membuat dia melakukan itu, klo anda ga percaya syaitan ya saya bisa menyebutnya sebagai komponen diluar dia he he

Sebaiknya kita focus dalam pembicaraan, itu lebih baik dari pada mengomentari secara personal seperti yang anda lakukan itu

3
@Rizki
Berarti beramal sholeh, tapi tidak beriman, ya tetap merugi dong..Mengapa Tuhan mati-matian ingin dipercaya, diimani dan disembah?
Iy, begitu lah informasinya:). Kita hanya sementara hidup didunia ini, paling paling cuman 60an tahun jarang ada yang lebih, kecuali nanti deket2 kiamat, umur manusia itu rata2 akan semakin panjang (ini juga diinformasikan oleh Tuhan juga).

tidak cukupkah kita berbuat baik, saling mengasihi dan penuh cinta kepada sesama mahluk hidup?
Mengapa Tuhan begitu Narcist dan pencemburu?
Bagai mana anda bisa mengatakan "Tuhan mati-matian ingin dipercaya, diimani dan disembah? "
nyatanya banyak orang yang ga percaya, ga mengimani dan ga disembah mereka masih ada, artinya mereka diberi kebebasan untuk memilih oleh Tuhan
Dan setiap manusia menanggung segala resiko di dunia dan nanti setelah mati akan apa yang telah dia pilih

4
Perlu diketahui juga, manusia tidak hidup sendiri, ternyata manusia memiliki musuh yang membisikkan dan mengajak kepada keburukan, dia bernama syaitan, syaitan mengeksplorasi celah-celah yang bisa meninggikan energy hawa nafsu jelek manusia.

Jadi pendidikan tidak cukup sebagai upaya pencegahan kejahatan
buktinya para ilmuwan yang memiliki ilmu sangat tinggi, para agamawan yang memiliki ilmu agama yang sangat dalam tidak sedikit dari mereka yang tidak berhasil menangkis gangguan2 yang datang dari dirinya sendiri berupa hawa nafsu dan ditambah gangguan dari luar yang bernama syaitan.

Syaitan itu sebenarnya lemah, cuman menangnya dia itu, dia bisa melihat kita, sedangkan kita tidak bisa melihatnya.
Seperti kita yang ga ahli tinju melwan juara tinju kelas dunia tapi ditutup matanya, asal kan kita cerdik kita pasti bisa memenangkan pertandingan, he he
Jadi seberapapun kuatnya kita, seberapapun tinggi pemahaman kita tetap aja suatu saat syaitan bisa mengalahkan kita klo tidak ada bantuan dari system tempat kita berada, system itu salah satunya berupa hukuman

hukuman yang adil dan tepat adalah upaya pencegahan kejahatan yang sangat ampuh agar tidak terduplikasi lebih banyak kejahatan serupa

masyarakat yang peduli dengan sesama yang saling menasehati antar sesama agar selalu melakukan yang benar dan menasehati agar senantiasa dalam kesabaran adalah juga menjadi komponen system itu yang bisa mencegah kejahatan terjadi

Al Quran, surat Al 'Asr
Demi Masa, Sesungguhnya manusia itu benar-benar berada dalam kerugian, kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh dan nasehat menasehati supaya menta’ati kebenaran dan nasehat menasehati supaya menetapi kesabaran.kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh dan nasehat menasehati supaya menta’ati kebenaran dan nasehat menasehati supaya menetapi kesabaran.


5
Agama dan Filosofi / Re:Kecepatan Cahaya dalam Al Quran
« pada: Desember 30, 2011, 05:27:40 PM »
Bumi butuh 365.25636 hari untuk mengelilingi matahari secara penu
ini berarti 360 derajat itu sama dengan 365.25636 hari.
sedangkan 1 sidereal month itu sama dengan 27,32 hari.
Jadi sudutnya tepat sekali dengan melakukan perhitungan seperti yang anda tuliskan

Apa anda menemukan ketidak validan?

6
Agama dan Filosofi / Re:Kecepatan Cahaya dalam Al Quran
« pada: Desember 30, 2011, 01:38:38 PM »
Science terus berkembang. Tidak ada jaminan bahwa nilai c konstan sepanjang masa. Ada teori science yang membahas masalah ini. Begitu pula nilai L dan t dari persamaan di atas.
Contoh yang sederhana, jika suatu saat bulan tertabrak oleh komet atau asteroid yang cukup besar, kecepatan maupun lintasannya akan berubah. Otomatis persamaan di atas tidak berlaku lagi.

Mungkin pertanyaanya bisa ditambah, apakah hasil penelitian Dr. Mansour Hassab-Elnaby memperkuat iman anda terhadap quran debanding sebelumnya? atau tidak ada perubahan? atau malah berkurang?
klo acuan matahari dan bulan mengalami gangguan tentu hampir semua konstanta yang penurunannya melibatkan variable waktu akan berubah. Nanti tinggal direcalculasi lagi apakah persamaan ini C t = 12000 L akan menghasilkan nilai yang sama.  Persamaan itu tidak berubah tapi nilai dari variabel dalam persamaan itu berubah sesuai dengan kondisi yang anda sebutkan tadi. Jadi ga ada masalah dengan perubahan yang anda perkirakan. Persamaan itu tetap seperti itu.

Iman terhadap Al Quran itu akan bertambah seiring dengan bertambahnya intensitas saya berinteraksi dengan Al Quran, baik itu dengan sekedar membaca, memahami artinya dan mempelajarinya lebih dalam, insAlloh

7
Agama dan Filosofi / Re:Kecepatan Cahaya dalam Al Quran
« pada: Desember 30, 2011, 08:25:39 AM »
Jika suatu saat ditemukan bukti yang memperkuat kesimpulan Dr. Mansour Hassab-Elnaby, apakah ini akah menambah keimanan anda pada quran?
Bagaimana jika sebaliknya, bukti baru justru membantah kesimpulan Dr. Mansour Hassab-Elnaby, apakah ini akan mengurangi keimanan anda pada quran?
lho apa perhitungan itu belum jelas dan apakah ditemukan kesalahan logika atau metode matematikanya?

8
Agama dan Filosofi / Re:Kecepatan Cahaya dalam Al Quran
« pada: Desember 29, 2011, 10:25:34 PM »
Mengacu pada matahari, karena diilhami oleh ayat Al Quran
”Dialah (Allah) yang menciptakan matahari bersinar dan bulan bercahaya
dan ditetapkanya tempat-tempat bagi perjalanan bulan itu agar kamu mengetahui
bilangan tahun dan perhitungan (waktu)" (10:5)
”Dialah (Allah) yang menciptakan malam dan siang, matahari dan bulan.
Masing-masing beredar dalam garis edarnya" (21:33).

Klo ada yang punya teori mengenai perhitungan waktu berdasarkan selain yang diinformasikan Al Quran itu, misal relatif terhadap bintang x,
bisa disharingkan dan apakah bisa disambungkan pembicaraannya yang berhubungan dengan nilai konstanta c
yang dimulai dari informasi ayat Al Quran yang menghasilkan persamaan matematika awal C t = 12000 L

9
Agama dan Filosofi / Re:Kecepatan Cahaya dalam Al Quran
« pada: Desember 29, 2011, 10:03:03 PM »
Perbedaannya

tentang penentuan kecepatan bulan:
Ada dua tipe
1.  Kecepatan relatif terhadap bumi
2.  Kecepatan relatif terhadap bintang atau alam semesta
Einstein mengusulkan bahwa kecepatan jenis kedua ini dihitung dengan mengalikan
yang pertama dengan cosinus , sehingga:
v  =  Ve * Cos 
Dimana   adalah sudut yang dibentuk oleh revolusi bumi selama satu bulan sidereal
  = 26.92848o

Ali Sina pakai no.1
dan Dr. Mansour Hassab-Elnaby pakai no.2, yang ahkirnya ketemu nilai c yang sangat mendekati itu

ada di slide 9

10
Olah Otak / Re:segitiga aneh?
« pada: Desember 29, 2011, 05:00:59 PM »
kok bisa sih nambah IQ? caranya gimana ha ha

11
Olah Otak / Re:segitiga aneh?
« pada: Desember 29, 2011, 03:13:48 PM »
He he itu halusinasi mata aja, ada beda diantara kedua gambar untuk bentuk segitiganya dibagian kemiringannya.

segitiga yang dihasilkan berbeda
segitiga pertama dan kedua beda
Jangan dikira kedua segitiga itu luasnya 5 x 9 / 2. he he. karena sebenarnya gambar yang ga ada kotaknya itu segi empat yang keliatan kayak segitiga. Dan gambar yang ada kotanya itu segi 8.

ini aq rekonstruksikan bedanya:

saya edit pakai paint, saya crop segitiga yang ada lobangnya tapi bagian kotanya aja, terus saya timpakan ke segitiga satunya yang ga ada lobangnya. Dari situ jelas klo kedua segitiga itu ada beda slopnya/kemiringannya

Ternyata segitiga hijau n merah memiliki kemiringan yang berbeda 2:5 ama 3:8, sehingga ketika ditukar akan terbentuk mirip segitiga tapi sebenarnya berbeda. perbedaan itu menyebabkan terbentuknya kotak untuk susunan lain.
ini juga sepert kayak gini



ini karena ad beda slope juga

bedanya sangat kecil ampe mata sebagian kita susah u mendeteksinya,he he

penjelasan lengkapnya ada di
http://en.wikipedia.org/wiki/Missing_square_puzzle

12
Agama dan Filosofi / Re:Kecepatan Cahaya dalam Al Quran
« pada: Desember 29, 2011, 12:26:57 PM »
he he bukan begitu

Si Ali Sina ini ga nyambungnya disini lho
dia menghitung jarak yang ditempuh cahaya selama 24 jam (ngitungnya pakai persamaan konvensional dan ga didefinisikan waktu pengamat diam atau ikut bergerak)
kemudian dia bandingkan dengan jarak yang ditempuh oleh bulan selama 1000 tahun
Dan ketemulah hasil yang berbeda dari kedua perhitungan tadi 25%

Yang dibicarakan oleh  Dr. Mansour Hassab-Elnaby adalah penurunan informasi dalam Al Quran yang di rangkum dalam persamaan matematika ini

C t = 12000 L

Kemudian dia turunkan dan ketemulah nilai C
yang ternyata sama dengan nilai C temuan para ilmuwan fisika dengan delta sangat kecil
Hitungan  Dr. Mansour Hassab-Elnaby C : 299792.5 Km/det
Standar dari US National Bureau C = 299792.4574 + 0.0011 km/det
The British National Physical Laboratory C = 299792.4590 + 0.0008 km/det

klo c nya berapa persen errornya?






begitu:)

jadi ga nyambung, semoga si Ali Sina diberi ilmu yang lebih baik sehingga bisa nyambung dan melakukan kritik yang lebih tajam dan mengena, tidak asal menulis seperti seorang yang sangat benci, sehingga dia dibutakan dengan kebenciannya itu, sampai2 apa yang ditulisnya ga nyambung dan dirasa dia telah menemukan langkah atau logika penurunan dari persamaan matematika itu salah

13
Agama dan Filosofi / Re:Kecepatan Cahaya dalam Al Quran
« pada: Desember 29, 2011, 09:14:19 AM »
Si Ali Sina yang tulisannya dikutip THL itu ga menunjukkan kesalahan cara perhitungan yang dilakukan oleh Dr. Mansour Hassab-Elnaby

Tapi dia mencoba menunjukkan perbedaan besar pada jarak akibat perbedaan kecil pada hasil nilai C yang diperoleh dengan cara memperbesar nilai variabel waktu.
Gampangnya nilai c hampir sama, tapi ada delta, Ali Sina mengalikan delta itu dengan konstanta waktu untuk menemukan jarak. Dia kemudian melihat perbedaan jarak yang jauh. Kemudian dia bilang wah salah tuh ngitungnya, buktinya hasil jaraknya berbeda.
parahnya dia pakai rumus jarak kecepatan konvensinal untuk menghitung benda dg kec mendekati kec cahaya dan tidak jelas definisi waktunya yg dpakai u pengamat yg diam atau pengamat yg ikut bergerak.

Singkat kata ga nyambung

Harusnya klo mau kritik, dia harus kritik mulai dari informasi awal yang oleh Dr. Mansour Hassab-Elnaby dirumuskan dalam persamaan matematika

C t = 12000 L

14
Agama dan Filosofi / Re:Kecepatan Cahaya dalam Al Quran
« pada: Desember 28, 2011, 08:42:07 PM »
He he, lama ga buka forsa

ikut nimbrung y

mau nanya, Argument THL itu yang mana y?

Terus dalam Al Quran itu ada informasi yang mengatakan bahwa ada sesuatu yang lebih cepat dari konstanta c lho
kayaknya dulu aq pernah pos masalah ini

15
Agama dan Filosofi / Re: semoga meluruskan
« pada: Oktober 27, 2011, 06:55:42 PM »
bagaimana cara anda meneliti sesuatu yang gaib dan unlogic?
yang gaib dan unlogic itu tidak masuk dalam domain penelitian ilmiah yang logic, yang memiliki domain logic dan unlogic itu ya agama.
yang perlu diteliti secara ilmiah itu sesuatu yang bisa memudahkan manusia untuk mengelola bumi ini, sehingga benar-benar bisa menjadi manfaat bagi manusia dan alam tempat tinggalnya

Halaman: [1] 2 ... 117
Copyright © 2006-2014 Forum Sains Indonesia