Forum Sains Indonesia



Perlihatkan Tulisan

Seksi ini mengijinkan Anda untuk melihat semua tulisan yang dibuat oleh anggota ini. Catatan bahwa Anda hanya bisa melihat tulisan yang dibuat dalam area di mana Anda memiliki akses terhadapnya.


Pesan - __________

Halaman: [1] 2 ... 9
1
Fisika / Re:Gravitasi : Newton, Einstein, dan Le Sage
« pada: Pebruari 26, 2015, 11:42:17 AM »
Pada dasarnya, ada dua prinsip:
1. Gravitasi adalah kelengkungan ruang-waktu
2. Cahaya bergerak mengikuti jalur pada ruang-waktu.

Jadi saat cahaya melewati obyek bermassa besar, cahaya nampak melengkung (sesuai hipotesis Einstein) seakan tertarik oleh sesuatu - yang mana karena cahaya mengikuti ruang-waktu yang melengkung tadi. Sedang untuk black hole, kelengkungan ruang-waktunya amat ekstrim, sehingga cahaya sekalipun tertarik dan hanya punya 1 arah: menuju black hole. Karena tak ada 'arah keluar', maka bahkan bagi cahaya sekalipun tak ada jalan keluar.

untuk kasus black hole kita tetap menemukan paradox.

kalau seperti kata anda, "Karena tak ada 'arah keluar', maka bahkan bagi cahaya sekalipun tak ada jalan keluar." maka seharusnya radiasi Hawking juga tidak bisa keluar kan?

tapi kalau semua yang masuk black hole tidak bisa keluar seperti teori black hole zaman dulu, maka hukum kekekalan energi dilanggar karena sama saja percaya materi bisa lenyap.

2
Pseudo-science dan Science-Fiction / Re:Anda Bertanya Geocentrist Menjawab
« pada: Pebruari 26, 2015, 11:29:17 AM »
Coba dijawab saja PR buat heliocentrists. Kenapa rotasi bumi stabil berdasarkan Sidereal Time (23:56:04), sementara Venus dan Saturnus tidak.


maaf. ternyata tidak stabil. ternyata makin lambat sekian mikrodetik per tahun. rotasi bumi pada dasarnya melambat. dan bulan menjadikan perlambatan itu lebih signifikan. kalau bulan lenyap, rotasi bumi akan lebih cepat dan berangsur-angsur akan melambat. dengan modal ngawur "bumi berbeda dari yang lain" tidak membatalkan fakta bahwa bumi berotasi.

Perhitungan waktu 13-14 milyar tahun cahaya itu berdasarkan asumsi. Not proven fact. Perhitungan menggunakan observasi langsung menggunakan teknik parallax, maksimal cuma sama 300 tahun cahaya itu pun dengan margin of error sebesar 10%.


lebih ngawur lagi kalo 7000 tahun cahaya ditambah manusia bisa menembus langit tanpa pakaian pelindung dan kendaraan. tahu kan suhu di bulan berapa derajat F ?
geocentrist sebaiknya ciptakan metode pengukuran sendiri dan teknologi observasi sendiri.
kalau tidak mau ya cukup diimani sendiri saja. kemudian diam saja.

Venus melambat signifikan dalam 1 dekade daripada bumi. Padahal, Venus tidak memiliki bulan yang seperti kata Anda dapat menghasilkan Tidal Friction. Why?


maaf. sepertinya kami salah mengira tentang rotasi bumi melambat.

http://en.wikipedia.org/wiki/Tidal_acceleration
http://www.nasa.gov/topics/solarsystem/features/extra-second.html
http://news.bbc.co.uk/2/hi/sci/tech/1816860.stm

perbedaan keadaan bumi dan venus tidak membatalkan fakta bahwa bumi berotasi. mau heran kaya apa juga percuma. jadi persetan dengan geocentrism. PR buat geocentrist. kenapa waktu 1 hari bumi melambat setiap tahun?

Di buku Newton berjudul, "Mathematical Principles of Natural Phylosophy," yang terbit tahun 1687, tertulis:

A body in every sidereal day of 23h 56' 4" uniformly revolving in a circle at the distance of 19615800 feet from the centre, in one second of time describes an arc of 1433,46 feet; the versed sine of which is 0,05236561 feet, or 7,54064 lines. And therefore the force with which bodies descend in the latitude of Paris is to the centrifugal force of bodies in the equator arising from the diurnal motion of the earth as 2174 to 7,54064. [hal. 106]

Di tahun 2015 (sekarang), Sidereal Day masih stabil di 23:56:04. Dari 1687 ke 2015 = 328 tahun berlalu. Bandingkan dengan Venus 10 tahun lalu, sudah turun 6,5 menit. Why?

Tidak ada bukti bumi terus melambat mikrodetik-an per tahun.


Ada.

http://en.wikipedia.org/wiki/Tidal_acceleration
http://www.nasa.gov/topics/solarsystem/features/extra-second.html
http://news.bbc.co.uk/2/hi/sci/tech/1816860.stm

Kalau pun terjadi gempa, gelombang pasang, tsunami, gunung meletus dan lain-lain, efeknya hanya lokal saja di bumi. Setelah itu Sidereal Time kembali pulih ke angka 23:56:04.


oh, jadi menurut anda gempa, gelombang pasang, tsunami, gunung meletus memperlambat perputaran semesta/ether ? dan kemudian pulih lagi ke  23:56:04?

Oh, iya. Soal Tidal Friction. Friction (gesekan) terhadap apa? Ruang angkasa yang vakum? Weird... :D


maaf. kami salah mengira...

http://en.wikipedia.org/wiki/Tidal_acceleration
http://www.nasa.gov/topics/solarsystem/features/extra-second.html
http://news.bbc.co.uk/2/hi/sci/tech/1816860.stm

tentu saja aneh bagi orang yang percaya manusia bisa menembus langit tanpa pakaian pelindung dan kendaraan. jadi silahkan saja anda beriman pada ember atau cangkang bola berisi air yang diputer-puter kalau menurut anda ritual itu lebih membuktikan semesta berbentuk bola berputar dan bumi diam.

Trus, Mach Principle mau dikemanain?


persetan dengan ember atau cangkang bola berisi air yang diputer-puter. atau teleskop diisi air tapi tidak bisa mendeteksi medium cahaya.
begitu juga dengan ucapan Einstein tentang rotating heavens. sudah terbukti salah teori geosentris. jadi ngapain lagi dibahas? kan cukup dijadikan inspirasi video game saja.

jadi persetan juga dengan eksperimen Trouton-Noble, Michelson-Morley, Airy, Arago, dll.

sudah ya. males nih ngebahas klenik..

3
Fisika / Re:Gravitasi : Newton, Einstein, dan Le Sage
« pada: Pebruari 23, 2015, 06:51:22 AM »
Saat apel jatuh, atau saat cahaya 'terhisap' black hole, maka apel maupun cahaya sedang mengikuti lintasan mereka, yang terpengaruh kelengkungan ruang-waktu.

Gravitasi sebagai kelengkungan ruang-waktu AFAIK lebih memadai untuk menjelaskan bagaimana cahaya bisa berbelok oleh gravitasi, atau bisa 'terhisap' oleh black hole.

Jika black hole berasal dari massa bintang yang runtuh oleh gravitasinya sendiri, tentu saja black hole punya massa. Semakin besar massanya, semakin besar pula zona yang terpengaruh oleh gravitasinya.

Dan karena black hole sendiri memiliki volume yang amat kecil, ruang-waktu jadi tertarik melengkung sedemikian di pusatnya, sehingga cahaya yang masuk ke event horizon hanya punya satu arah: ke pusat black hole. Cahaya bukan tertarik oleh gravitasi black hole (itu hanya penyederhanaan semantik), cahaya mengkuti jalurnya pada ruang-waktu yang menuju ke pusat black hole.

dalam hukum gravitasi universal tidak dijelaskan mengapa bintang meledak bisa meruntuhkan gravitasinya sendiri dan menciptakan singularitas yang mampu menarik apa saja dari semua arah menuju kesana hingga densitas tidak terhingga.

Ya, Hawking pernah berpikir bahwa tak ada informasi apapun yang kelaur dari big bang, tapi seiring penelitiannya, ia membuang ide lamanya.

Dan yang ingin ditanyakan:
Apanya yang melanggar hukum kekekalan energi?

sepertinya yang dimaksud "informasi bisa keluar lubang hitam berarti melanggar hukum kekekalan energi" oleh nʇǝʌ∀ kalau massa lubang hitamnya tidak pernah berkurang dan tarikan gravitasinya tidak pernah melemah. saya baca2 ternyata teorinya Hawking mengatakan lubang hitam bisa mati sehingga tidak melanggar hukum itu. ternyata lubang hitam bisa lenyap toh.

dan apa yang akan terjadi pada galaksi kalau lubang hitam mati dan apakah akan mempercepat pemuaian alam semesta?

Masalahnya memang ilmuwan belum mampu menyatukan gravitasi dalam teori kuantum, sehingga antara skala kuantum dan skala makro masih bisa sinkron. Itu alasan GUT masih belum bisa terwujud.

bukannya sudah tidak sinkron lagi ya? informasi bisa keluar dari black hole bertentangan dengan relativitas tapi diterima oleh teori kuantum

*kalau gravitasi (black hole) yang anda maksud itu merujuk pada relativitas umum.

4
Sastra dan Budaya / Re:Kata dalam Bahasa Inggris
« pada: Pebruari 18, 2015, 06:24:04 AM »
makanya itu saya bilang "miswrite" sudah masuk kosakata. ada di kamus online. tapi ASLINYA saya tidak tahu apakah kosakata itu dari awal-awal kamus Oxford diterbitkan sudah ada atau tidak. dulu juga kata "research" dan "paper" tidak bisa jamak, sekarang bisa. bahasa inggris itu terus berkembang. grammar dan vocab bisa mengalami perubahan. dan tidak semua kosakata yang diterima dalam British english dapat diterima dalam American english.

5
Fisika / Re:Gravitasi : Newton, Einstein, dan Le Sage
« pada: Pebruari 18, 2015, 06:11:34 AM »
ngomong-ngomong apakah hukum gravitasi universal yang dipakai ilmuwan mainstream itu Newtonian? kalau iya berarti ilmuwan menganggap gravitasi lubang hitam sama dengan gravitasi massa sebagaimana layaknya gravitasi bumi. begitu juga dengan pemuaian alam semesta. dan kita akan dihadapkan pada paradox lain yaitu darimana gaya pengimbang yang menyebabkan kestabilan orbit. alhasil, teori dark-dark diciptakan sebagai hipotesa.

dan apakah teman-teman disini setuju dengan perkataan Stephen Hawking yang mengatakan bahwa informasi/materi bisa keluar Black Hole? dan apakah itu artinya kita melanggar hukum gravitasi universal dan hukum kekekalan energi ?

6
Fisika / Re:Gravitasi : Newton, Einstein, dan Le Sage
« pada: Pebruari 18, 2015, 06:06:17 AM »
yang saya tangkap dari perkataan ytridyrevsielixetuls kalau saya tidak salah, mungkin gravitasi Black Hole yang super kuat BUKAN berasal dari massa bintangnya sendiri. melainkan dari lubang dan terowongan yang tercipta dari radiasi panas bekas bintang meledak yang melekukkan ruang-waktu. jadi gravitasinya bukan gravitasi macam gravitasi bumi yang punya kekuatan penarik karena ada massa. jadi bukan gravitasi massa. melainkan karena alam semestanya "lecek" ke dalam... entah itu dimensi lain. makanya ytridyrevsielixetuls bilang gravitasi universal tidak hanya Newtonian saja karena Newtonian itu gravitasi massa. dan menurut ytridyrevsielixetuls tidak sama gravitasi lubang hitam dengan gravitasi massa.

dan gravitasi lubang hitam bertambah kuat bukan karena menggabungkan massa bintang dengan massa dari materi yang disedotnya. melainkan dari bertambah banyaknya radiasi panas yang berkumpul di singularitas atau di dalam event horizon. radiasi panas tambahan itu berasal dari materi yang disedot lubang hitam. dan menyatu dengan radiasi panas bekas ledakan bintang. sehingga menambah panjang terowongan lubang hitam.

Iya, karena massa tersebut menyebabkan gravitasi yang kemudian menjadikan lengkungan ruang dan bukan berasal dari objek-objek yang tersedot melainkan sudah ada massa awal/primer sebelumnya
Sampai sekarang ini, teori tersebut masih diterima

sepertinya yang dimaksud oleh ytridyrevsielixetuls, gravitasi Black hole bukan dari massa bintangnya. massa bintangnya sudah menjadi radiasi panas yang memuaikan ruang-waktu. jadi radiasi panas itu hanya sebagai kekuatan pencipta dan pendorong lengkungan ruang-waktu. yang menarik materi di sekitar black hole adalah "lecekan" alam semesta yang berputar dan terus memanjang. bukan massa bekas bintang.

@ytridyrevsielixetuls benar nggak analisa saya?  :D

7
Olah Otak / Re:MTV Triple Play
« pada: Pebruari 12, 2015, 05:58:57 AM »
1. Dido – Hunter
2. George Michael feat. Mary J Bridge – As
3. Kylie Minogue – Come Into My World

CLUE : Tidak ada

artis/penyanyinya punya banyak kembaran atau kloning. hahaha! gampang banget!!

8
Big bang tidak pernah bicara soal ketiadaan mutlak.
Tidak bicara soal penciptaan singularitas.
Big bang adalah pengembangan, bukan penciptaan dalam artian tercipta dari ketiadaan.

Jadi big bang gak bisa dipakai untuk menyanggah hukum kekekalan energi.

bukan ketiadaan mutlak berarti awal big bang adalah titik kecil terkompresi kan? alias limit nol. atau nyaris nol.
dan apakah si titik ini punya energi yang setara dengan energi di seluruh semesta? padahal ukurannya saja jauh beda banget. kenapa jumlah energi yang dimiliki sama?

9
terus, seperti kata nʇǝʌ∀. kok anda dan member lain tsb jadi nyerempet debat soal garis lurus? memang apa hubungannya limit nol dengan garis lurus?

saya lihat di thread lama, big bang itu berawal dari titik kecil terkompresi alias limit nol tapi kok bisa nyasar ke persoalan ada garis lurus atau tidak. apa hubungannya?

10
Astronomi dan Kosmologi / Re:Apakah lokasi pusat massa Tata-Surya konstan ?
« pada: Pebruari 12, 2015, 05:47:03 AM »
kalau menurut saya sih untuk mengetahui itu diperlukan "atrubut" lain. misal komposisi benda langit, massanya, dll. tentu model pusat massa sederhana hanya memperlihatkan bola-bola yang identik. jadi wajar kalau barycenternya diam. model-model lain juga hanya memperlihatkan bola-bola yang beda ukuran saja. maka dari itu, seperti kata saya tadi, perlu atribut lain.

sudah baca temuan ilmiah tentang penelitian tentang bulan? dikatakan apabila bulan lenyap, maka rotasi bumi akan lebih cepat. berarti sudah jelas bumi berotasi dan tidak diam. karena kalau bulan lenyap, maka rotasi bumi akan lebih cepat. dan itu tidak akan terjadi dalam geocentrism. akhirnya kita bisa berkesimpulan peristiwa siang-malam karena bumi mengelilingi matahari. penelitian itu dilakukan dengan mengamati komposisi dan massa bumi dan bulan. di google aja banyak kok.

(meskipun di thread sebelah ada geocentrist yang ngotot menyangkal fakta ini, masa bodo dengan penelitiannya, dengan dalih seharusnya semua planet tanpa bulan makin cepat rotasinya bukan melambat kaya venus)

dan dengan mengamati permukaan bulan dengan teleskop, kita melihat bulan tidak pernah "membelakangi" bumi. artinya kala rotasi bulan sama dengan kala revolusinya. kemudian kita cari tahu kecepatan cahaya. dengan demikian kita bisa menaksir jarak bumi-bulan, dan seterusnya kita lakukan berbagai metode ilmiah lain untuk menemukan pusat massa (hehe maaf, bukan pakar nih).

11
Pseudo-science dan Science-Fiction / Re:Anda Bertanya Geocentrist Menjawab
« pada: Pebruari 12, 2015, 05:38:22 AM »
rotasi bumi akan lebih cepat kalau tidak ada bulan. bukan semakin cepat dan terus makin cepat. artinya dengan adanya bulan, rotasi bumi diperlambat hingga 23 jam 56 menit per kala rotasi. itu hasil penelitiannya. jadi, persetan dengan rotasi planet-planet lain yang justru melambat dengan atau tanpa satelit. asumsi dulu yang salah harus ditinggalkan (geocentrist juga begitu). kalau ternyata bumi dan bulan memiliki keunikan karena komposisinya sehingga tanpa bulan, rotasi bumi akan lebih cepat, beda dengan venus, so what? memangnya kenapa... penelitian yang mengatakan itu. jadi tetap saja bumi mengelilingi matahari. bagaimanapun juga, penelitian itu mengamati komposisi bumi dan bulan. kenapa hasil penelitian itu mesti disangkal begitu saja dengan alasan harusnya mengikuti rotasi planet lain yang melambat? argumen untuk menyangkalnya tak lain tak bukan adalah iman supranatural.

sama halnya mengatakan Cosmic Microwave Background itu bukti semesta terbatas tapi mengabaikan perhitungan jarak. yaitu sekitar 13-14 milyar tahun cahaya. itu pun baru yang terjangkau pengamat. kenapa young earth creationist mencomot temuan ini...

12
Astronomi dan Kosmologi / Re:Apakah lokasi pusat massa Tata-Surya konstan ?
« pada: Pebruari 11, 2015, 09:55:06 AM »
saya pikir perspektif harus sesuai fakta. kalau ada perbedaan sudut pandang maka jangan mengesampingkan fakta. itulah sains. kalau kita lihat apa yang bergerak menurut sudut pandang kita, ya kita bisa jadikan diri kita acuan. tapi yang penting diketahui kan siapa yang sesungguhnya bergerak dan siapa yang diam. persoalan sederhana tidak sederhana hanyalah model. yang dalam kenyataan itu yang mana. dalam navigasi wahana luar angkasa, digunakan sistem geocentric tapi hanya untuk eksplorasi luar angkasa dekat bumi saja. ketika meninggalkan orbit bumi, di switched ke sistem heliocentric.

13
saya liat2 juga ky gitu. Pi-One debat sama member2 lain tentang Big Bang. jadi big bang itu bukan ledakan. dan berasal dari titik kecil terkompresi. tapi kalau hukum kekekalan energi tidak dilanggar, berarti titik tersebut mengandung energi yang setara dengan energi seluruh massa alam semesta sekarang ??

14
Pseudo-science dan Science-Fiction / Re:Anda Bertanya Geocentrist Menjawab
« pada: Pebruari 11, 2015, 09:46:40 AM »
no. no. no. saya tidak salah kok. justru argumen cangkang langit itu tidak sesuai dengan konsep ether yang punya massa dan memenuhi alam semesta. bahkan masuk ke bumi. apapun yang disebut ether oleh Einstein tidak cocok dengan ether geocentrism. kenapa? kalau ethernya versi geocentrism yang menyeret matahari, bermassa, dan memenuhi semesta yang ikut berputar, berarti massa bernama ether ini akan menciptakan gaya sentripugal ke arah bumi dan ke luar cangkang. alias ke surga. ;D

benar itu! kalau semesta berputar dan bumi di tengah semesta seperti dalam geocentrism, maka akan ada 2 gaya sentripugal dihasilkan. yang satu ke luar semesta dan yang satu lagi terhempas ke bumi. tidak salah juga menyebut gaya yang menuju ke pusat semesta JUSTRU SEBAGAI GAYA SENTRIPUGAL karena gaya itu jatuh ke bumi. bumi sendiri menyebutnya sebagai gaya sentripetal yang diterima dari langit. dan gaya itu hasil dari massa bernama ether..

15
Pseudo-science dan Science-Fiction / Re:Anda Bertanya Geocentrist Menjawab
« pada: Pebruari 11, 2015, 09:35:19 AM »
setelah baca-baca....

menurut pendapat saya memang lebih masuk akal ruang angkasa ini adalah kehampaan dan ether itu dipancarkan oleh massa. sehingga kehampaan itu menjadi berkurang/hilang karena ada massa dan ada ether yang dipancarkannya. kehampaan akan bertambah dengan perluasan alam semesta. dengan demikian galaksi-galaksi saling menjauh tidak akan membuat bumi terguncang. karena perluasan alam semesta ini adalah perluasan kehampaan. dan ether itu adalah medium bagi segala yang bergerak. sehingga efek Coriolis dapat terjadi. ini tidak terdengar absurd ketimbang kalau ethernya disebut substansi bermassa dan berputar menyeret matahari.

bumi berotasi dan tidak mendapat perlawanan dari apapun gaya yang dihasilkan semesta karena memang tidak ada. karena alam semesta tidak bertepi. intinya seperti benda-benda langit pada umumnya yang memiliki gravitasi. dan karena mereka berotasi mereka menciptakan gaya sentripugal. dan perputaran mereka itu menciptakan pusat massa.

bumi dan planet-planet di tata surya mengelilingi pusat massa tata surya. dan tata surya itu sendiri menjadi sebuah kesatuan sistem berputar yang bersama-sama sistem berputar lain mengelilingi pusat massa yang lebih besar. sistem berputar itu mentransfer gaya menuju sistem berputar lain melalui ether yang tenang. gaya itu melemah karena jaraknya terlalu jauh. sehingga gaya yang sampai ke tata surya kita tidak cukup kuat untuk menyeret matahari tapi cukup kuat untuk menciptakan efek Coriolis pada bumi.

nope. you are the wrong one. tanpa bulan, rotasi bumi harusnya makin cepat. jadi 1 hari di bumi berlangsung selama 23 jam 56 menit itu bukan karena perputaran ether. masak, karena bulan lenyap tahu-tahu perputaran ether makin cepat? ;D

yup. rotasi bumi stabil karena bulan mempelambatnya. artinya bencana-bencana di bumi masih tidak bisa memperlambatnya. malahan kalau bulannya lenyap, rotasi bumi akan makin cepat. saya pikir masuk akal juga karena bumi sepertinya paling cocok dihuni manusia ketimbang planet2 lain di solar system kita. melanggar prinsip Copernicus? who cares? kestabilan rotasi bumi terlihat dengan diperlambatnya oleh bulan. bulan lenyap, rotasi bumi makin cepat. that tells all. intinya tetaplah siang malam memang bukan karena matahari mengelilingi bumi. tak perduli apa kata prinsip Copernicus.

BTW ada yang ingat sudah berapa kali cosmologist dan astronom menemukan planet lain yang mirip bumi dan bintang lain yang mirip matahari? jadi penasaran, apa mungkin saja pusat massa semestanya justru ada disana? ;D


Halaman: [1] 2 ... 9
Copyright © 2006-2014 Forum Sains Indonesia