Forum Sains Indonesia



Perlihatkan Tulisan

Seksi ini mengijinkan Anda untuk melihat semua tulisan yang dibuat oleh anggota ini. Catatan bahwa Anda hanya bisa melihat tulisan yang dibuat dalam area di mana Anda memiliki akses terhadapnya.


Pesan - Pi-One

Halaman: [1] 2 ... 462
1
Fisika / Re:Gravitasi : Newton, Einstein, dan Le Sage
« pada: Pebruari 28, 2015, 07:54:31 AM »
1. bukankah black hole sendiri adalah bentuk penyusutan alam semesta (alam semesta dalam proses terkompresi)? meskipun berasal dari bintang raksasa meledak.
Lebih baik dikatakan ruang-waktu yang terkompresi.

2. apakah sudah ada buktinya black hole bisa lenyap? atau justru semakin membesar?
Kalau membesar, itu dimungkinkan.
Apalagi saat dua black hole bertabrakan (misal saat tabrakan antar galaksi).
Tapi sejarah pengamatan manusia atas black hole terlalu singkat untuk bisa mengamatinya.

3. mungkinkah terjadi lubang-lubang hitam di seluruh alam semesta semakin banyak dan bersatu? dan apa yang terjadi kalau semua lubang hitam bersatu?
Teoritisnya bisa.
Tapi karena gravitasi black hole sebanding dengan massa, sedang bahkan galaksi-galaksi yang ada saja saling menjauh untuk kluster yang berbeda, sulit membayangkan semua black hole menyatu. Kecuali ada hal-hal yang belum kita ketahui yang krusial dalam hal ini.

dan soal alam semesta makin banyak bintang, sepertinya skenario kiamat kedua versi ytridyrevsielixetuls mengarah para paradox Olber. beberapa waktu lalu di thread soal usulan percobaan apakah bumi berotasi, sempat dibahas. dan sepertinya pandangan ytridyrevsielixetuls tidak sejalan dengan solusi paradox tersebut (tapi tidak sependapat juga dengan solusi geocentrist). jadinya bikin asumsi sendiri.
Pantas pandangannya rada asing...

2
Fisika / Re:Gravitasi : Newton, Einstein, dan Le Sage
« pada: Pebruari 26, 2015, 08:15:38 PM »
solusi yang saya tawarkan adalah black hole itu alam semesta yang menyusut/menguncup. kebalikannya dari big bang. dan semua black hole ini akan bersatu dan menciptakan penyusutan/penguncupan alam semesta. tempo hari kan pernah disodorkan artikel ilmiah bahwa semesta terlahir berputar. hipotesa saya mengatakan alam semesta ini musnahnya berputar juga. jadi universal black hole gitu. skenario lain kiamat adalah makin banyaknya bintang sehingga panas dan gravitasinya akan menghancurkan semesta. jadi di pikiran saya sekarang ada 2 skenario kiamat. yang pertama makin banyaknya bintang. yang kedua lubang hitam yang mencakup seluruh alam semesta.
Jika black hole itu alam semesta yang menyusut, kenapa black hole bisa ditemukan di dekat bintang, sehingga bintang itu terus terganggu orbitnya? Lebih mudah menyimpulkan black hole memang dari bintang, dan untuk kasus bintang yang terganggu, itu awalnya adalah sistem binari namun salah satunya menjadi black hole.

Dan bagaimana panas dari bintang bisa menghancurkan alam semesta? Karena ada hukum kekekalan energi, total kalor dan energi maupun massa tak bisa bertambah, jadi dari mana peningkatan panas total atau massa total yang menghasilkan gravitasi tambahan?

3
Kalau mau menghasilkan energi, mending pakai sepeda statis. Bagian roda belakang diganti dengan mekanisme untuk memutar dinamo, dan energinya bukan untuk menyalakan lampu tapi disimpan di sejenis baterai.

4
Fisika / Re:Gravitasi : Newton, Einstein, dan Le Sage
« pada: Pebruari 26, 2015, 01:58:40 PM »
untuk kasus black hole kita tetap menemukan paradox.

kalau seperti kata anda, "Karena tak ada 'arah keluar', maka bahkan bagi cahaya sekalipun tak ada jalan keluar." maka seharusnya radiasi Hawking juga tidak bisa keluar kan?

tapi kalau semua yang masuk black hole tidak bisa keluar seperti teori black hole zaman dulu, maka hukum kekekalan energi dilanggar karena sama saja percaya materi bisa lenyap.
Well, proses kuantum di dekat event horizon yang menghasilkan radiasi hawking ini belum ngerti, karena kesulitan menemukan artikel yang membahas lebih dalam.

5
Fisika / Re:Gravitasi : Newton, Einstein, dan Le Sage
« pada: Pebruari 24, 2015, 07:57:35 PM »
untuk semua, tapi kalau boleh berbagi ke saya, saya minta formulanya bagaimana gravitasi gaya bisa menarik cahaya. kalau di zaman Newton kan tidak ada. tapi bagaimana dengan sekarang? apakah sudah ada rumusnya interaksi antara gaya tarik dari massa terhadap cahaya?
Pada dasarnya, ada dua prinsip:
1. Gravitasi adalah kelengkungan ruang-waktu
2. Cahaya bergerak mengikuti jalur pada ruang-waktu.

Jadi saat cahaya melewati obyek bermassa besar, cahaya nampak melengkung (sesuai hipotesis Einstein) seakan tertarik oleh sesuatu - yang mana karena cahaya mengikuti ruang-waktu yang melengkung tadi. Sedang untuk black hole, kelengkungan ruang-waktunya amat ekstrim, sehingga cahaya sekalipun tertarik dan hanya punya 1 arah: menuju black hole. Karena tak ada 'arah keluar', maka bahkan bagi cahaya sekalipun tak ada jalan keluar.

6
Fisika / Re:Gravitasi : Newton, Einstein, dan Le Sage
« pada: Pebruari 23, 2015, 12:08:39 PM »
dalam hukum gravitasi universal tidak dijelaskan mengapa bintang meledak bisa meruntuhkan gravitasinya sendiri dan menciptakan singularitas yang mampu menarik apa saja dari semua arah menuju kesana hingga densitas tidak terhingga.
Karena di masa Newton, hal itu belum dikenal.

sepertinya yang dimaksud "informasi bisa keluar lubang hitam berarti melanggar hukum kekekalan energi" oleh nʇǝʌ∀ kalau massa lubang hitamnya tidak pernah berkurang dan tarikan gravitasinya tidak pernah melemah. saya baca2 ternyata teorinya Hawking mengatakan lubang hitam bisa mati sehingga tidak melanggar hukum itu. ternyata lubang hitam bisa lenyap toh.
Ya, menurut Hawking black hole bisa 'menguap', utamanya jika pengurangan tak sebanding dengan massa yang masuk.

dan apa yang akan terjadi pada galaksi kalau lubang hitam mati dan apakah akan mempercepat pemuaian alam semesta?
Jika lubang hitam 'mati', gravitasi yang dihasilkan black hole itu juga lenyap.

bukannya sudah tidak sinkron lagi ya? informasi bisa keluar dari black hole bertentangan dengan relativitas tapi diterima oleh teori kuantum
Lha, dari awal juga relativitas itu runtuh pada ranah kuantum.

7
Fisika / Re:Gravitasi : Newton, Einstein, dan Le Sage
« pada: Pebruari 21, 2015, 05:02:47 PM »
soal perhitungan matematis yang mengatakan supernova tidak bisa menghasilkan singularitas Black Hole bisa ditemukan disini. saya pernah membawanya di thread soal geocentrism beberapa waktu lalu.
Ah ya.
rasanya memang pernah baca artikel macam ini.
Thanks.

Masalahnya memang ilmuwan belum mampu menyatukan gravitasi dalam teori kuantum, sehingga antara skala kuantum dan skala makro masih bisa sinkron. Itu alasan GUT masih belum bisa terwujud.

8
Fisika / Re:Gravitasi : Newton, Einstein, dan Le Sage
« pada: Pebruari 21, 2015, 04:56:27 PM »
gravitasi Newton tidak bisa menghitung interaksi dengan cahaya. tapi ilmuwan sendiri yang menganggap gravitasi Black Hole itu gravitasi dari massa karena referensi tentang Black Hole umumnya dikatakan punya massa yang besar. jadi sebagaimana layaknya benda-benda langit. massa-massa tsb menciptakan gaya gravitasi. semakin besar massanya semakin besar gravitasinya. itulah hukum gravitasi universal. yang saya tidak paham itu kenapa atau bagaimana hukum gravitasi universal bisa berlaku pada Black Hole. yang saya cuma dengar gravitasi Black Hole itu sangat besar sehingga cahaya saja bisa tertarik. dengan demikian, ditafsirkan massa Black Hole itu sangat besar. yang kita belum tahu apa benar gravitasi Black Hole itu benar-benar gaya tarik dari massa. dan bagaimana mekanismenya gravitasi dari massa bisa membuat ruang waktu melengkung. dan apakah benar Black Hole itu punya massa.

Jika black hole berasal dari massa bintang yang runtuh oleh gravitasinya sendiri, tentu saja black hole punya massa. Semakin besar massanya, semakin besar pula zona yang terpengaruh oleh gravitasinya.

Dan karena black hole sendiri memiliki volume yang amat kecil, ruang-waktu jadi tertarik melengkung sedemikian di pusatnya, sehingga cahaya yang masuk ke event horizon hanya punya satu arah: ke pusat black hole. Cahaya bukan tertarik oleh gravitasi black hole (itu hanya penyederhanaan semantik), cahaya mengkuti jalurnya pada ruang-waktu yang menuju ke pusat black hole.

AFAIK, Hawking dulu tidak percaya informasi bisa keluar dari Black Hole. tetapi beberapa waktu kemudian, dia berubah pikiran.

The trouble is that quantum mechanics doesn't get along with the other grand theory of physics, general relativity, making it difficult to understand situations in which both are relevant, such as black holes. In the case of Hawking radiation, theory suggested that when a black hole dies, it takes everything inside with it. That is a big quantum no-no: information about matter can't be destroyed. Other theorists suggested solving this "information paradox" by allowing information to escape from the black hole as it evaporates. Hawking disagreed – until 30 years later, when he showed how it might be possible.

http://www.newscientist.com/article/mg22129543.000-stephen-hawkings-new-theory-offers-black-hole-escape.html

dalam papernya, Hawking tidak mencantumkan persamaan matematis. jadi sulit untuk diterima.

http://arxiv.org/pdf/1401.5761v1.pdf (kalau tidak salah ini papernya Hawking)

di situs-situs berita sains yang saya baca, dikatakan Hawking membuka kemungkinan informasi dari materi bisa keluar Black Hole. saya sendiri kurang yakin betul apakah informasi/materi bisa keluar dari Black Hole termasuk pelanggaran hukum kekekalan energi dan hukum gravitasi universal. saya sendiri bahkan tidak tahu pasti maksudnya "informasi dari materi" ini apa. apakah dia substansi atau sesuatu yang lain. begitu juga dengan nasib Black Hole di masa depan. apakah dia terus membesar atau bisa lenyap... rasanya saya memang terlalu terburu-buru dalam menganalisa.

Ya, Hawking pernah berpikir bahwa tak ada informasi apapun yang kelaur dari big bang, tapi seiring penelitiannya, ia membuang ide lamanya.

Dan yang ingin ditanyakan:
Apanya yang melanggar hukum kekekalan energi?

9
Fisika / Re:Gravitasi : Newton, Einstein, dan Le Sage
« pada: Pebruari 21, 2015, 11:14:16 AM »
dalam kesempatan apa dan bagaimana Stephen Hawking bilang bahwa informasi atau materi bisa keluar dari lubang hitam Kang? apakah ini hasil pengamatan, atau pernyataan teoritis berdasar argumen tertentu, atau sebuah asumsi awal untuk membangun suatu teori?
saya belum tahu mengenai hal ini.
Mungkin dia merujuk ke hawking radiation, radiasi yang keluar dari black hole karena efek kuantum dekat event horizon.

10
Fisika / Re:Gravitasi : Newton, Einstein, dan Le Sage
« pada: Pebruari 20, 2015, 07:35:27 PM »
setahu saya hukum gravitasi universal tidak ada istilah lengkungan ruang-waktu. atau memang ada kah? lalu bagaimana dengan contoh dalam kehidupan kita sehari-hari seperti ini :
Jika yang dimaksud itu Newton's Law of Universal Gravitation, tentu saja tak ada kelengkungan ruang-waktu.
Newton menganggap gravitasi adalah gaya.

nah itu yang saya juga bingung. kalau apel jatuh dianggap kelengkungan ruang-waktu maka sama saja mengatakan gerakan adalah semu. alias semua yang bergerak karena lengkungan ruang-waktu. artinya statis tidak ada yang bergerak. serba relatif. sedangkan hukum gravitasi universal yang saya tahu itu Newtonian. makanya ketika ilmuwan mainstream membicarakan gravitasi Black Hole, persepsi mereka adalah gravitasi massa.
Saat apel jatuh, atau saat cahaya 'terhisap' black hole, maka apel maupun cahaya sedang mengikuti lintasan mereka, yang terpengaruh kelengkungan ruang-waktu.

Gravitasi sebagai kelengkungan ruang-waktu AFAIK lebih memadai untuk menjelaskan bagaimana cahaya bisa berbelok oleh gravitasi, atau bisa 'terhisap' oleh black hole.

saya pribadi masih belum tahu apakah bisa informasi/materi keluar dari lubang hitam. and yes! hukum gravitasi universal dan hukum kekekalan energi dilanggar kalau itu memang benar. apa sebab ?
Bagaimana menghitung gaya tarik antara black hole (yang massanya amat snagat besar) dengan cahaya (foton - yang massanya dianggap nol)?

11
Fisika / Re:Gravitasi : Newton, Einstein, dan Le Sage
« pada: Pebruari 17, 2015, 11:15:16 AM »
tapi Black Hole sendiri masih belum teramati secara langsung. dan perhitungan matematis juga menunjukkan bahwa lubang hitam tidak bisa dibentuk oleh supernova. dan ketika materi tertarik oleh "gravitasi" super besar di lokasi bekas supernova, tahu darimana kalau gravitasinya itu dari "jelmaan" supernovanya atau dari event horizonnya atau dari materi yang disedotnya?
Perhitungan siapa yang bilang supernova tak bisa menghasilkan black hole?
Bahkan relativitas umum Einstein saja sudah memprediksi black hole.

Tanpa ada cahaya yang sampai ke kita, mustahil mengamati black hole. yang bisa kita amati cuma fenomena yang dihasilkannya. Dan bahkan black hole juga bisa ditemukan pada sistem binari, dimana satu bintang yang telah menjadi black hole mempengaruhi bintang saudaranya.

Dan black hole itu berasal dari massa bintang itu sendiri. Bukan berasal dari materi yagn disedot.
Saat bintang raksasa meledak sebagai supernova, sisa massanya tak mampu mempertahankan strukturnya, dan runtuh oleh gravitasinya sendiri, membentuk black hole. Gravitasinya adalah ruang-waktu yang tertekuk oleh black hole.

Alasan mengapa cahaya tak bisa keluar dari black hole, karena lekukan ruang-waktu yang dihasilkan black hole membuat cahaya yang mengikuti lekukan ruang waktu tersebut hanya punya 1 arah: ke dalam black hole.

12
Fisika / Re:Gravitasi : Newton, Einstein, dan Le Sage
« pada: Pebruari 16, 2015, 12:25:22 PM »
tapi belakangan Stephen Hawking pernah bilang bahwa informasi atau materi bisa keluar dari lubang hitam. berarti apakah ini jadi membenarkan bahwa lubang hitam itu benar-benar bermassa dan bukan lengkungan ruang-waktu ?
Lubang hitam kan merujuk ke bintang raksasa yang runtuh oleh gravitasinya pasca supernova. jadi black hole jelas punya massa supermasif. Kelengkungan ruang waktu kan gravitasi.

13
Pseudo-science dan Science-Fiction / Re:Anda Bertanya Geocentrist Menjawab
« pada: Pebruari 12, 2015, 01:11:53 PM »
Rotasi semua obyek langit pada dasarnya melambat.
Rotasi planet gas lebih cepat dari rotasi planet batuan.
Untuk bumi, rotasinya sudah jauh lebih lambat dari masa awal pembentukannya, dan akan terus melambat, mungkin nantinya sampai seperti bulan, mengalami tidal lock dengan matahari.

14
bukan ketiadaan mutlak berarti awal big bang adalah titik kecil terkompresi kan? alias limit nol. atau nyaris nol.
dan apakah si titik ini punya energi yang setara dengan energi di seluruh semesta? padahal ukurannya saja jauh beda banget. kenapa jumlah energi yang dimiliki sama?
Singularitas (jika benar ada singularitas) memang mestinya punay energi yagn amat sangat besar, itu pula alasan suhunya amat sangat tinggi.

ini lho yang saya maksud dengan garis lurus. saya belum paham. jadi limit atau limit nol itu artinya apa?  :-\

Limit artinya mendekati, tanpa benar-benar mencapai batasan tersebut.
Analogi tali yang ditarik sampai lurus menunjukkan kalau ada limit sehingga tali gak bisa ditarik sampai benar-benar lurus. begitu pula limit nol merujuk ke kondisi dimana tidak benar-benar nol, hanya mendekati.

15
saya liat2 juga ky gitu. Pi-One debat sama member2 lain tentang Big Bang. jadi big bang itu bukan ledakan. dan berasal dari titik kecil terkompresi. tapi kalau hukum kekekalan energi tidak dilanggar, berarti titik tersebut mengandung energi yang setara dengan energi seluruh massa alam semesta sekarang ??
Big bang tidak pernah bicara soal ketiadaan mutlak.
Tidak bicara soal penciptaan singularitas.
Big bang adalah pengembangan, bukan penciptaan dalam artian tercipta dari ketiadaan.

Jadi big bang gak bisa dipakai untuk menyanggah hukum kekekalan energi.

Halaman: [1] 2 ... 462
Copyright © 2006-2014 Forum Sains Indonesia