Selamat datang di ForSa! Forum diskusi seputar sains, teknologi dan pendidikan Indonesia.
0 Anggota dan 1 Pengunjung sedang melihat topik ini.
saya juga kurang setuju manusia dianggap robot...manusia punya kesadaran diri, sedangkan robot tidak.robot hanya bisa menjalankan perintah logis (dalam bentuk algoritma), tetapi tidak bisa melakukan fungsi emosional, seperti empati misalnya...tetapi, mungkin saja perkembangan robot di masa datang memungkinkan fungsi-fungsi tersebut...sejauh belum ada bukti robot bisa melakukan fungsi-fungsi seperti di atas, saya masih ragu manusia bisa dianggap robot.
Kutip dari: si anak gajah pada Desember 11, 2009, 07:37:58 PMsaya juga kurang setuju manusia dianggap robot...manusia punya kesadaran diri, sedangkan robot tidak.robot hanya bisa menjalankan perintah logis (dalam bentuk algoritma), tetapi tidak bisa melakukan fungsi emosional, seperti empati misalnya...tetapi, mungkin saja perkembangan robot di masa datang memungkinkan fungsi-fungsi tersebut...sejauh belum ada bukti robot bisa melakukan fungsi-fungsi seperti di atas, saya masih ragu manusia bisa dianggap robot.Kesadaran itu sendiri apa? Kemampuan untuk menganalisa pilihan dan mengambil pilihan terbaik? Secara logika, robot bisa diprogram untuk hal macma itu, makanya ilmuwan mengembangkan apa yang disebut AI...
Kutip dari: Pi-One pada Desember 13, 2009, 12:11:36 PMKutip dari: si anak gajah pada Desember 11, 2009, 07:37:58 PMsaya juga kurang setuju manusia dianggap robot...manusia punya kesadaran diri, sedangkan robot tidak.robot hanya bisa menjalankan perintah logis (dalam bentuk algoritma), tetapi tidak bisa melakukan fungsi emosional, seperti empati misalnya...tetapi, mungkin saja perkembangan robot di masa datang memungkinkan fungsi-fungsi tersebut...sejauh belum ada bukti robot bisa melakukan fungsi-fungsi seperti di atas, saya masih ragu manusia bisa dianggap robot.Kesadaran itu sendiri apa? Kemampuan untuk menganalisa pilihan dan mengambil pilihan terbaik? Secara logika, robot bisa diprogram untuk hal macma itu, makanya ilmuwan mengembangkan apa yang disebut AI...Artificial Intellegence memang mengarah pada pembuatan kesadaran virtual. Beberapa pengembang robot sudah mulai membuat robot mampu belajar dari lingkungan. Namun masih belum mencapai yg diharapkan.
AI lebih menekankan pada pembelajaran berdasarkan logika, manusia jauh lebih canggih dari itu, bukan hanya logika namun juga ada faktor2 intuitifnya. Saya rasa agak sedikit mengada-ada kalau robot bisa mirip kayak "Sonny" di film I,Robot dimana perasaan marah, sedih, gembira bisa "ditanamkan" di otak artificial. hmmm... maybe it's not quite, not yet...
tidak menggunakan kesadaran, tetapi tetap saja punya kemampuan itu kan? Oke, selain kesadaran saya juga bilang tentang fungsi emosional...Apa bisa membuat algoritma tentang perasaan?apakah emosi bisa ditinjau dari segi logis?