Forum Sains Indonesia

Portal Sains Indonesia

Berita: Member baru? Bingung? Perlu bantuan? Silakan baca panduan singkat untuk ikut berdiskusi.
* *
Selamat datang, Pengunjung. Silahkan masuk atau mendaftar.
Lupa email aktivasi Anda?
September 03, 2010, 11:47:05


Masuk dengan nama pengguna, kata sandi dan lama sesi


Selamat datang, Pengunjung. Silahkan masuk atau mendaftar.
Lupa email aktivasi Anda?
September 03, 2010, 11:47:05

Masuk dengan nama pengguna, kata sandi dan lama sesi
Last 10 Shouts:
Kemarin at 09:06:37
Sinabung meletup..
Uda tau ya?
=))
Kemarin at 05:19:47
heyyy !!
September 01, 2010, 12:25:01
KIRIM APA YAWWWW?
September 01, 2010, 08:11:53
kirim artikel ? kan ada di kotak atas.. "Kirim Artikel" ... Tools ... klik submit article...
September 01, 2010, 02:48:02
ah koncetlahh...gimana kirim artikel??? buat apa situs ini klo gak bisa jadi media tanya jawab?huh gimana krim artikellll?huh?!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!1
September 01, 2010, 02:45:47
kok gak bisa kirim artikel! gimana sih?huhhuh!!
Agustus 31, 2010, 09:09:51
dapat tugas bikin tentang NANOTEKNOLOGI dan saya ga tau apa ituuu??? sedih
Agustus 31, 2010, 08:55:47
Ayam dong ...
Agustus 31, 2010, 06:29:31
apakah kalian tau??
ayam dan telur siapa y duluan ??
Agustus 31, 2010, 12:23:31
gak mood
Halaman: 1 [2]   Turun
Kirim topik ini | Cetak
Pembuat Topik: Mahluk Hidup adalah "Robot" juga?.  (Baca 1322 kali)
0 Anggota dan 1 Pengunjung melihat topik ini.
si anak gajah
Dosen
****

IQ: 9
Offline Offline

Gender: Pria
Tulisan: 234


kiel_franz
Lihat Profil
« Jawab #15 pada: Desember 15, 2009, 05:47:02 »

ah? yang kesadaran udah bisa?
bisa beri referensi? (saya ketinggalan berita ya?)

menurut saya sih harusnya lebih sulit untuk membuat algoritma untuk kesadaran daripada emosional...
berarti robot sekarang udah punya kesadaran ya? udah bisa menyadari eksistensinya?

karena, dalam anggapan saya manusia bisa mempertanyakan asal-usulnya, mempertanyakan darimana alam semesta berasal karena dia punya kesadaran...
udah ada robot yang bisa berpikir filosofis ya? wah....
Masuk

Keep Moving Forward!!!
Pi-One
Profesor
*****

IQ: 31
Offline Offline

Gender: Pria
Tulisan: 4192


Next Hikaru Genji


Lihat Profil WWW
« Jawab #16 pada: Desember 16, 2009, 03:16:10 »

Ini ada artikel tentang Ai yang diterapkan pada android cewek...
http://www.projectaiko.com/AI.html
Masuk

Membantah Harun Yahya

Tidak menanggapi Matt asbun dan semut asbun
idiotique_hebb
Dosen
****

IQ: 6
Offline Offline

Gender: Pria
Tulisan: 159


call me hebb


Lihat Profil Email
« Jawab #17 pada: Desember 16, 2009, 05:33:07 »

dikutip dari http://www.projectaiko.com/technology.html

Kutip
Building a robot that will look humanoid is a very complicated but fascinating experience. The differences between robot and human are that we have feelings and emotions and robots do not. It is currently impossible to build a robot that will have the same feelings and emotions as us, but we can start by building a robot that looks human, one that can read, recognize objects, and interact with the surroundings.


hmmm.. pakar nya aja bilang gitu....
Masuk

Lagi belajar Objective C / GNUStep / Cocoa API
Pi-One
Profesor
*****

IQ: 31
Offline Offline

Gender: Pria
Tulisan: 4192


Next Hikaru Genji


Lihat Profil WWW
« Jawab #18 pada: Desember 17, 2009, 10:02:10 »

dikutip dari http://www.projectaiko.com/technology.html

Kutip
Building a robot that will look humanoid is a very complicated but fascinating experience. The differences between robot and human are that we have feelings and emotions and robots do not. It is currently impossible to build a robot that will have the same feelings and emotions as us, but we can start by building a robot that looks human, one that can read, recognize objects, and interact with the surroundings.


hmmm.. pakar nya aja bilang gitu....

Tentu saja mustahil membuat program ai dengan emosi sesungguhnya. Yang bisa dilakukan hanya 'mengemulasi' emosi itu sendiri...
Masuk

Membantah Harun Yahya

Tidak menanggapi Matt asbun dan semut asbun
si anak gajah
Dosen
****

IQ: 9
Offline Offline

Gender: Pria
Tulisan: 234


kiel_franz
Lihat Profil
« Jawab #19 pada: Desember 17, 2009, 07:01:09 »

tapi, tetap aja bukan seperti manusia seutuhnya kan?

tetapi, kita juga gak boleh terlalu skeptis ya, mungkin aja memang di masa depan bisa terjadi...
sama seperti orang primitif yang bilang manusia tidak akan bisa terbang, tetapi sekarang bisa..
mungkin saja algoritma untuk perasaan bisa dibuat, atau malah perkembangan berikutnya tidak menggunakan algoritma, tetapi metode lain (yang mungkin belum bisa kita bayangkan)
Masuk

Keep Moving Forward!!!
Mat Dillom
Profesor
*****

IQ: 21
Offline Offline

Tulisan: 633



Lihat Profil
« Jawab #20 pada: Desember 18, 2009, 11:56:03 »

Yang susah membuat perasaan pada robot, kita memerlukan "modul suka", "modul sedih" dan lainnya yang berhubungan dengan perasaan. Kalau pada mahluk hidup, ada kelenjar yang mendorong perasaan timbul.
Mampukah kita menemukan cara yg mirip dengan yg terjadi pada mahluk hidup?. Misalnya kita juga menggunakan cairan atau lainnya.
Masuk
Pi-One
Profesor
*****

IQ: 31
Offline Offline

Gender: Pria
Tulisan: 4192


Next Hikaru Genji


Lihat Profil WWW
« Jawab #21 pada: Desember 18, 2009, 07:34:50 »

Padahal salah satu tujuan pembuatan robot justru untuk menggantikan manusia pada beberapa aspek. Misal ada kondisi dimana manusia kehilangan kemampuan obyektitas karena kondisi, robot mestinya tidak perlu mengalami kondisi macam itu.
Masuk

Membantah Harun Yahya

Tidak menanggapi Matt asbun dan semut asbun
Mat Dillom
Profesor
*****

IQ: 21
Offline Offline

Tulisan: 633



Lihat Profil
« Jawab #22 pada: Desember 19, 2009, 09:28:17 »

90% otak kita digunakan untuk otomatisasi sistem tubuh dan gerakan loh, hanya 10 % yang digunakan untuk mengolah "data" dan menyimpannya, serta untuk perasaan.
Masuk
si anak gajah
Dosen
****

IQ: 9
Offline Offline

Gender: Pria
Tulisan: 234


kiel_franz
Lihat Profil
« Jawab #23 pada: Desember 19, 2009, 06:54:02 »

tapi robot juga bisa menjadi subjektif, tergantung pembuatnya kan?
atau bisa saja terjadi unexpected error, seperti bug...

eh, ngomong-ngomong soal perbedaan robot dan manusia saya ingin menambahkan satu lagi, kehendak bebas...
tapi saya agak ragu soal ini, soalnya kita masih belum mampu menjelaskan konsep ID (dan jangan berdebat dengan saya soal ini, saya masih belum mau ikut-ikutan karena saya juga masih mencoba menilai argumen-argumen yang ada dalam perdebatan tentang hal ini)
kenapa konsep ID ikut dlm hal ini, saya mengambil konsep yang ada dalam beberapa kepercayaan, bahwa ID bisa menentukan jalannya hidup kita (manusia tidak punya kehendak bebas), kalau memang begitu, berarti aspek manusiawi yang belum ada di robot menurut saya hanya emosi dan kesadaran. tetapi bila manusia punya kehendak bebas sepenuhnya (dengan konsep ada ID maupun tidak), maka agar robot seperti manusia perlu kehendak bebas...
Masuk

Keep Moving Forward!!!
Mat Dillom
Profesor
*****

IQ: 21
Offline Offline

Tulisan: 633



Lihat Profil
« Jawab #24 pada: Desember 20, 2009, 01:28:58 »

tapi robot juga bisa menjadi subjektif, tergantung pembuatnya kan?
atau bisa saja terjadi unexpected error, seperti bug...

eh, ngomong-ngomong soal perbedaan robot dan manusia saya ingin menambahkan satu lagi, kehendak bebas...
tapi saya agak ragu soal ini, soalnya kita masih belum mampu menjelaskan konsep ID (dan jangan berdebat dengan saya soal ini, saya masih belum mau ikut-ikutan karena saya juga masih mencoba menilai argumen-argumen yang ada dalam perdebatan tentang hal ini)
kenapa konsep ID ikut dlm hal ini, saya mengambil konsep yang ada dalam beberapa kepercayaan, bahwa ID bisa menentukan jalannya hidup kita (manusia tidak punya kehendak bebas), kalau memang begitu, berarti aspek manusiawi yang belum ada di robot menurut saya hanya emosi dan kesadaran. tetapi bila manusia punya kehendak bebas sepenuhnya (dengan konsep ada ID maupun tidak), maka agar robot seperti manusia perlu kehendak bebas...

Kayaknya banyak pengembang robot sudah memikirkan hal ini. Jika kita berangkat dari teori "motivasi" ada 4 hal yang mendorong kehendak bebas pada manusia, yaitu:

1. Terpenuhinya kebutuhan dasar (sandang, pangan, papan);
2. Terpenuhinya kebutuhan sosial;
3. Terpenuhinya kebutuhan rasa aman;
4. Terpenuhinya eksistensi diri (Aktualisasi diri).

Nah, dari ke 4 dasar kebutuhan manusia itu, saya sendiri sudah mempertimbangkannya dalam pengembangan robot. Hanya saja untuk menciptakan kehendak bebas, masih sulit. Saya coba secara virtual membuat "kumpulan bola-bola" dalam satu wadah tertutup yang memiliki empat jalan keluar (seperti 4 kebutuhan itu). Bola-bola itu selalu bergerak mencari pintu yang tepat. Dia tidak akan bisa keluar dari wadah kalau pintunya tidak tepat atau saatnya tidak tepat. Tapi jelas saya masih bingung untuk penerapannya pada robot. Bukan soal teknis, tapi penentuan kapan "kehendak" bebas itu beraksi.
Masuk
Halaman: 1 [2]   Naik
Kirim topik ini | Cetak
Lompat ke:  

Topik Lainnya :
Subyek Dimulai oleh Jawaban Dilihat Tulisan terahkir
Beasiswa Erasmus Mundus untuk study S2 / Master bidang Teknik skuler 0 1972 Tulisan terahkir Desember 21, 2008, 09:13:32
oleh skuler
kebebasan berpendapat peregrin 13 1727 Tulisan terahkir Juni 27, 2010, 11:23:41
oleh cleo
When kissing cousins are good for kids peregrin 3 3658 Tulisan terahkir Juni 27, 2009, 04:43:57
oleh MuhammadBz
“Ununseptium” Unsur Baru Dengan Nomor Atom 117 Telah Diciptakan raisuien 0 92 Tulisan terahkir Juli 23, 2010, 08:59:52
oleh raisuien
Bahaya Narkoba reborn 3 136 Tulisan terahkir Agustus 03, 2010, 08:19:35
oleh peregrin
Powered by SMF 1.1.11 | SMF © 2006-2008, Simple Machines LLC
RSS | Sitemap | Science Blog | Feed Artikel


© 2006-2010 ForumSains.com
Dilber MC Theme by HarzeM