Member baru? Bingung? Perlu bantuan? Silakan baca panduan singkat untuk ikut berdiskusi.
0 Anggota dan 1 Pengunjung sedang melihat topik ini.
jadi bagaimana cara menyembuhkan zombie?kabarnya vampir ga bisa tua ya? tergantung kapan dia digigitnya... kenapa bisa gitu?
...mengenai vampir, kenapa sih vampir makanannya darah?
Werewolf, ada sebuah penyakit yang sekarang sudah diketahui, dan ciri-cirinya persis sama, rambut tumbuh sekujur tubuh sehingga menyerupai hewan berbulu, namun yang tidak terdapat adalah, takut akan benda dari perak ( dalam mitos dikatakan bahwa untuk membunuh seekor werewolf harus dengan pedang atau peluru atau panah atau senjata yang terbuat dari perak ), dan semuanya sangat ganas.
Maksud anda porphiria bukan?
Sebenarnya cerita ttg vampir diinspirasi oleh penyakit porphyria dengan gejala dan tanda seperti yang disampaikan oleh bung pi-one. Penyakit ini diwariskan secara autosom dominan dan dikarakteristikkan dengan kegagalan dalam sintesis heme. Banyak enzim yang terlibat dalam sintesis heme, mulai dari ALA synthtase, ALA dehidratase, HidroxyMethylbilane Synthase, Uroporphyrinogen III synthase, Uroporphyrinogen III decarboxylase, coproporphyrinogrn III oxydase, protoporphyrinogen III oxydase sampai ke ferrochelatase. Defek dari salah satu enzim tersebut akan menyebabkan penyakit porphyria, tentu saja dengan fenotipe yang berbeda-beda tergantung dari sejauh mana sintesis heme bisa berlangsung. Ada dua masalah yang muncul jika sintesis heme terganggu, yaitu akibat akumulasi prekursor dan defisiensi produk, dalam hal ini heme. Akumulasi prekursor seperti ALA dan Porphobilinogen (PBG) dapat bersifat toksik untuk sel neuron dan memunculkan gejala-gejala neuropsychiatric. Di samping itu akumulasi prekursor seperti uropohrophriniogen I atau coproporphyrinogen I yang bersifat fotoreaktif dalam kulit dapat menghasilkan radikal bebas. Radikal bebas ini dapat merusak membran lisosom dan terjadi autidigestion. Akhirnya, muncul tanda2 kerusakan kulit seperti seperti borok2 jika terkena paparan UV (porphyria cutanea tarda). Gejala akibat kekurangan sintesis heme tentu saja kemampuan darah untuk mengikat oksigen jadi sangat berkurang, sebab molekul hemoglobin tidak terbentuk. Alhasil si penderita tampak pucat.Meminum darah atau mendapatkan asupan heme segar dari luar adalah salah satu jalan untuk memenuhi kebutuhan heme akibat defisiensi sintesis heme. Dengan gejala, tanda dan tindakan yang dapat dilakukan untuk mengatasi penyakit keturunan ini, Anda tentu sangat familiar, mirip makhluk mitos apa penderita porphyria itu?