Forum Sains Indonesia



*

Artikel Sains

Aku Cinta ForSa

ForSa on FB  ForSa on Twitter

Pranala Luar

ShoutBox!

Last 10 Shouts:

Raidahafi27

Kemarin jam 07:12:04 AM
departemen tehnik lingkungan banyak menggambar nya ga??

jayanusantaraku

Pebruari 24, 2015, 08:46:50 PM
 >:(

jayanusantaraku

Pebruari 24, 2015, 08:42:11 PM
ada yg tau gk bahan kimia /material pembuat n pembentuk plastik n bagaimana proses campurane/takaran yg pas untuk membuat plastik frame kacamata yg celluloid n thanks ya

jayanusantaraku

Pebruari 24, 2015, 08:40:36 PM
hy saya anggota baru dr kota surabaya n salam kenal n thanks udh d ijinin gabung

abdillahibnunasrullah

Pebruari 24, 2015, 07:53:17 PM
Assalamualaikum, shalom kenal semuanya, ane temennya MuhammadRyan
 

MuhammadRyan

Pebruari 23, 2015, 10:23:33 PM
YAOW, Akhirnya pulang juga dari Haifah, Israel. Ada proyek... bkan soal Mossad...

DefiRahmawati

Pebruari 23, 2015, 03:34:34 PM
salam kenal semuanya, saya anggota baru di sini, mau tanya apakah ada yg tau bagaimana caranya agar daun yang sudah kita petik tetap segar dan tidak menjadi keriput/ menciut ?
#saya sangat menunggu jawaban dari teman" yang mengetahuinya, terima kasih sebelumnya...  :)

anjas

Pebruari 23, 2015, 06:39:48 AM
mas sekalian ada yang tahu  peringkat peringkat di forum sains

anjas

Pebruari 23, 2015, 06:32:32 AM
mas sekalian ada yang tahu  peringkat peringkat di forum sains

anjas

Pebruari 23, 2015, 06:32:03 AM
mas sekalian ada yang tahu  peringkat peringkat di forum sains

Show 50 latest

Tulisan Terbaru

Halaman: [1] 2 ... 10
1
Fisika / Re:Gravitasi : Newton, Einstein, dan Le Sage
« Tulisan terakhir oleh Pi-One pada Kemarin jam 07:54:31 AM »
1. bukankah black hole sendiri adalah bentuk penyusutan alam semesta (alam semesta dalam proses terkompresi)? meskipun berasal dari bintang raksasa meledak.
Lebih baik dikatakan ruang-waktu yang terkompresi.

2. apakah sudah ada buktinya black hole bisa lenyap? atau justru semakin membesar?
Kalau membesar, itu dimungkinkan.
Apalagi saat dua black hole bertabrakan (misal saat tabrakan antar galaksi).
Tapi sejarah pengamatan manusia atas black hole terlalu singkat untuk bisa mengamatinya.

3. mungkinkah terjadi lubang-lubang hitam di seluruh alam semesta semakin banyak dan bersatu? dan apa yang terjadi kalau semua lubang hitam bersatu?
Teoritisnya bisa.
Tapi karena gravitasi black hole sebanding dengan massa, sedang bahkan galaksi-galaksi yang ada saja saling menjauh untuk kluster yang berbeda, sulit membayangkan semua black hole menyatu. Kecuali ada hal-hal yang belum kita ketahui yang krusial dalam hal ini.

dan soal alam semesta makin banyak bintang, sepertinya skenario kiamat kedua versi ytridyrevsielixetuls mengarah para paradox Olber. beberapa waktu lalu di thread soal usulan percobaan apakah bumi berotasi, sempat dibahas. dan sepertinya pandangan ytridyrevsielixetuls tidak sejalan dengan solusi paradox tersebut (tapi tidak sependapat juga dengan solusi geocentrist). jadinya bikin asumsi sendiri.
Pantas pandangannya rada asing...
2
Kesehatan / Re:Artikel ForSa - Salmonella : Infeksi yang Mematikan
« Tulisan terakhir oleh spgevent pada Pebruari 27, 2015, 11:44:31 PM »
susah banget capcha ampe mau tanya jadi lupa
3
Fisika / Re:Gravitasi : Newton, Einstein, dan Le Sage
« Tulisan terakhir oleh nʇǝʌ∀ pada Pebruari 27, 2015, 11:01:59 PM »
yang perlu kita tahu :

1. bukankah black hole sendiri adalah bentuk penyusutan alam semesta (alam semesta dalam proses terkompresi)? meskipun berasal dari bintang raksasa meledak.
2. apakah sudah ada buktinya black hole bisa lenyap? atau justru semakin membesar?
3. mungkinkah terjadi lubang-lubang hitam di seluruh alam semesta semakin banyak dan bersatu? dan apa yang terjadi kalau semua lubang hitam bersatu?

dan soal alam semesta makin banyak bintang, sepertinya skenario kiamat kedua versi ytridyrevsielixetuls mengarah para paradox Olber. beberapa waktu lalu di thread soal usulan percobaan apakah bumi berotasi, sempat dibahas. dan sepertinya pandangan ytridyrevsielixetuls tidak sejalan dengan solusi paradox tersebut (tapi tidak sependapat juga dengan solusi geocentrist). jadinya bikin asumsi sendiri.
4
Pseudo-science dan Science-Fiction / Re:Anda Bertanya Geocentrist Menjawab
« Tulisan terakhir oleh nʇǝʌ∀ pada Pebruari 27, 2015, 10:44:02 PM »
ternyata pernyataan anda kontradiktif dengan pernyataan anda yang lain

1. Menurut geocentrism, yang membentuk pusat massa semesta adalah massa-massa di seluruh alam semesta. bukan ether ?

A. Bukan.
B. Ether juga.

Jawab: B.

Oh jadi yang membentuk pusat massa semesta itu adalah massa-massa di seluruh alam semesta.. Berarti bukan ether ya?

Bukan. :)

--------------------

2. Perputaran semesta yang membawa ether bersama benda-benda langit bersamanya menghasilkan pusat massa semesta (universal center or mass) atau pusat massa yang sifatnya universal.

A. Pernyataan ini salah dalam geocentrism.
B. Pernyataan ini benar dalam geocentrism.

Jawab: A.

Semesta dalam sistem geocentric itu:
1. Tertutup, seperti bola besar.
2. Tidak vakum, tetapi terisi oleh substansi yang dinamakan "ether."
3. Berputar 23 jam 56 menit (sidereal day).
4. Perputaran ini membawa "ether" ikut berputar bersama seluruh isinya (bintang, planet, dll).
5. Perputaran ini menghasilkan "center of mass" atau pusat massa yang sifatnya universal.
6. Bumi terkunci di pusat massa tersebut, tidak bergerak.
5
Matematika / Re:[ASK] Kapan Mereka Akan Berpapasan?
« Tulisan terakhir oleh Monox D. I-Fly pada Pebruari 27, 2015, 04:31:57 PM »
OK, thanks. Udah kejawab. :)
6
Pseudo-science dan Science-Fiction / Re:Anda Bertanya Geocentrist Menjawab
« Tulisan terakhir oleh Goen pada Pebruari 27, 2015, 01:48:22 PM »
ngomong apa sih lu, tong. waktu 1 hari bumi melambat/makin lama dari waktu ke waktu dan permanen.

http://en.wikipedia.org/wiki/Earth's_rotation

"The Earth rotates once in about 24 hours with respect to the sun and once every 23 hours 56 minutes and 4 seconds with respect to the stars (see below). Earth's rotation is slowing slightly with time; thus, a day was shorter in the past. This is due to the tidal effects the Moon has on Earth's rotation. Atomic clocks show that a modern day is longer by about 1.7 milliseconds than a century ago,[2] slowly increasing the rate at which UTC is adjusted by leap seconds."

Mengklaim itu mudah. Membuktikan? Itu lain cerita... ;D

Mirip cerita yang konon katanya, semesta mengembang. Buktinya? Redshift. Tapi, temuan Halton Arp menunjukkan ada beberapa objek dengan nilai redshift yang jauh berbeda tapi terhubung satu sama lain, sehingga dapat membatalkan klaim ini. Sama halnya dengan klaim Dark Matter, Dark Energy, Blackhole dan lain-lain. Typical.

Leap Seconds? Tidak membuktikan rotasi Bumi melambat. Ini seperti kasus pembulatan. Solar Day diadu dengan Jam Atom di bumi (UTC). Diibaratkan, Jam Atom mematenkan satu hari itu sama dengan 24 jam persis. Tapi, satu hari yang acuannya Matahari itu (Solar Day) tidak persis 24 jam setiap harinya, melainkan 24 jam "koma sekian-sekian". Angka di belakang "koma sekian-sekian" inilah yang kalau dikumpulkan selama waktu tertentu, bisa dapet satu detik. Satu detik inilah yang kemudian ditambahkan ke Jam Atom di bumi.

Harusnya, pakai catatan atau semacamnya. Solar Day diadu dengan Solar Day dari waktu ke waktu. Atau Sidereal Day dengan Sideral Day yang acuannya gugus bintang. Ada penurunan, gak? Kalau ada, baru bisa dikatakan rotasi bumi melambat.

Kutip
http://www.scientificamerican.com/article/earth-rotation-summer-solstice/

"Fossilized corals, lasers beamed at a receding moon, Chinese artifacts, and other evidence have revealed that over the ages the length of time it takes Earth to spin once on its axis has increased significantly."

Serius nanya. Bagaimana mekanismenya "fossilized corals, lasers beamed at a receding moon, Chinese artifacts" dan lain-lain itu membuktikan bahwa rotasi bumi melambat?

Kutip
kalau pergantian siang dan malam karena matahari mengelilingi bumi (bahasa gampangnya) berarti perputaran semesta yang menyeret ether makin lambat dari waktu ke waktu. bertentangan dengan klaimnya geocentrist.

Ya, harus dibuktikan dulu. Benar tidak, makin lama makin melambat?

Kutip
tidak puas? mending lu tanya ilmuwan saja sendiri kalo lu emang gak puas dengan jawaban ilmiah disini.

http://www.newton.dep.anl.gov/askasci/env99/env99474.htm

Hmm... Sepertinya Anda, deh, yang harusnya bertanya. Leap Seconds saja Anda tidak paham. ;D

Kutip
Islam bahkan tidak membenarkan geocentrism.

Tolong dibuktikan, ya. Jangan asal klaim. Mana dalil Qur-an, Hadits atau Konsensus Ulama (Ijma) yang bilang geocentrism itu salah.

Kutip
hanya menyebutkan peredaran matahari dan bulan. tapi kalau pun ada dalil yang mendukung geocentrism, maka sudah dibatalkan oleh dalil lain yang membenarkan Bumi datar atau yang bertentangan dengan sains. contohnya bumi sebagai hamparan dan gunung sebagai tiang (tapi terjemahannya dipelintir jadi pasak).

Sejak kapan makna "bumi itu dihamparkan" sama dengan bumi itu datar? ;D

Kutip
dan juga arsy yang ditopang oleh empat malaikat. atau bintang sebagai alat untuk melempari setan. peristiwa Isra Mi'raj juga menunjukkan bahwa Islam tidak mendukung geocentrism mengingat dalam geocentrism, tidak dibenarkan manusia bisa naik ke langit tanpa pakaian pelindung dan kendaraan.

Kendaraan itu bernama, "Al-burooq."

Kutip
Islam itu membenarkan Flat-Earth. jadi tingkat error Islam dalam sains itu sekitar 99 % setidaknya untuk astronomi.

Jauh sebelum para pelaut membuktikan bumi itu bulat, Islam sudah mengajarkan aqidah bahwa bumi itu bulat. Dan hal itu pun terbukti.

Kutip
kalau peredaran matahari dan bulan tak perlu baca Quran untuk melihatnya. besi dari langit? zaman Mesir kuno udah ada kepercayaan itu. konsep angka nol? itu dari India. tidak perlu mendalami Islam untuk memajukan Iptek.  :)

Jadi, ngelantur gini... ;D

AlQur-an tidak mengajarkan IPTEK. AlQur-an itu mengajarkan aqidah, ibadah, akhlak, hukum dan sejarah masa lalu untuk diambil pelajarannya. Dalam hal aqidah, sebagian bisa dibuktikan dan sebagian harus diimani. Geocentrism termasuk aqidah yang bisa dibuktikan.

===

saya jadi ingin kepastian.

1. Menurut geocentrism, yang membentuk pusat massa semesta adalah massa-massa di seluruh alam semesta. bukan ether ?

A. Bukan.
B. Ether juga.

Jawab: B.

Kutip
2. Perputaran semesta yang membawa ether bersama benda-benda langit bersamanya menghasilkan pusat massa semesta (universal center or mass) atau pusat massa yang sifatnya universal.

A. Pernyataan ini salah dalam geocentrism.
B. Pernyataan ini benar dalam geocentrism.

Jawab: A.
7
Fisika / Re:Gravitasi : Newton, Einstein, dan Le Sage
« Tulisan terakhir oleh Pi-One pada Pebruari 26, 2015, 08:15:38 PM »
solusi yang saya tawarkan adalah black hole itu alam semesta yang menyusut/menguncup. kebalikannya dari big bang. dan semua black hole ini akan bersatu dan menciptakan penyusutan/penguncupan alam semesta. tempo hari kan pernah disodorkan artikel ilmiah bahwa semesta terlahir berputar. hipotesa saya mengatakan alam semesta ini musnahnya berputar juga. jadi universal black hole gitu. skenario lain kiamat adalah makin banyaknya bintang sehingga panas dan gravitasinya akan menghancurkan semesta. jadi di pikiran saya sekarang ada 2 skenario kiamat. yang pertama makin banyaknya bintang. yang kedua lubang hitam yang mencakup seluruh alam semesta.
Jika black hole itu alam semesta yang menyusut, kenapa black hole bisa ditemukan di dekat bintang, sehingga bintang itu terus terganggu orbitnya? Lebih mudah menyimpulkan black hole memang dari bintang, dan untuk kasus bintang yang terganggu, itu awalnya adalah sistem binari namun salah satunya menjadi black hole.

Dan bagaimana panas dari bintang bisa menghancurkan alam semesta? Karena ada hukum kekekalan energi, total kalor dan energi maupun massa tak bisa bertambah, jadi dari mana peningkatan panas total atau massa total yang menghasilkan gravitasi tambahan?
8
Fisika / Re:Gravitasi : Newton, Einstein, dan Le Sage
« Tulisan terakhir oleh ytridyrevsielixetuls pada Pebruari 26, 2015, 07:35:57 PM »
solusi yang saya tawarkan adalah black hole itu alam semesta yang menyusut/menguncup. kebalikannya dari big bang. dan semua black hole ini akan bersatu dan menciptakan penyusutan/penguncupan alam semesta. tempo hari kan pernah disodorkan artikel ilmiah bahwa semesta terlahir berputar. hipotesa saya mengatakan alam semesta ini musnahnya berputar juga. jadi universal black hole gitu. skenario lain kiamat adalah makin banyaknya bintang sehingga panas dan gravitasinya akan menghancurkan semesta. jadi di pikiran saya sekarang ada 2 skenario kiamat. yang pertama makin banyaknya bintang. yang kedua lubang hitam yang mencakup seluruh alam semesta.
9
Pseudo-science dan Science-Fiction / Re:Anda Bertanya Geocentrist Menjawab
« Tulisan terakhir oleh ytridyrevsielixetuls pada Pebruari 26, 2015, 07:24:15 PM »
saya jadi ingin kepastian.

1. Menurut geocentrism, yang membentuk pusat massa semesta adalah massa-massa di seluruh alam semesta. bukan ether ?

A. Bukan.
B. Ether juga.

2. Perputaran semesta yang membawa ether bersama benda-benda langit bersamanya menghasilkan pusat massa semesta (universal center or mass) atau pusat massa yang sifatnya universal.

A. Pernyataan ini salah dalam geocentrism.
B. Pernyataan ini benar dalam geocentrism.
10
Pseudo-science dan Science-Fiction / Re:Anda Bertanya Geocentrist Menjawab
« Tulisan terakhir oleh ytridyrevsielixetuls pada Pebruari 26, 2015, 07:15:28 PM »
ngomong apa sih lu, tong. waktu 1 hari bumi melambat/makin lama dari waktu ke waktu dan permanen.

http://en.wikipedia.org/wiki/Earth's_rotation

"The Earth rotates once in about 24 hours with respect to the sun and once every 23 hours 56 minutes and 4 seconds with respect to the stars (see below). Earth's rotation is slowing slightly with time; thus, a day was shorter in the past. This is due to the tidal effects the Moon has on Earth's rotation. Atomic clocks show that a modern day is longer by about 1.7 milliseconds than a century ago,[2] slowly increasing the rate at which UTC is adjusted by leap seconds."

http://www.scientificamerican.com/article/earth-rotation-summer-solstice/

"Fossilized corals, lasers beamed at a receding moon, Chinese artifacts, and other evidence have revealed that over the ages the length of time it takes Earth to spin once on its axis has increased significantly."

kalau pergantian siang dan malam karena matahari mengelilingi bumi (bahasa gampangnya) berarti perputaran semesta yang menyeret ether makin lambat dari waktu ke waktu. bertentangan dengan klaimnya geocentrist.

tidak puas? mending lu tanya ilmuwan saja sendiri kalo lu emang gak puas dengan jawaban ilmiah disini.

http://www.newton.dep.anl.gov/askasci/env99/env99474.htm

lebih ngawur lagi kalo 7000 tahun cahaya ditambah manusia bisa menembus langit tanpa pakaian pelindung dan kendaraan. tahu kan suhu di bulan berapa derajat F ?

tentu saja aneh bagi orang yang percaya manusia bisa menembus langit tanpa pakaian pelindung dan kendaraan. jadi silahkan saja anda beriman pada ember atau cangkang bola berisi air yang diputer-puter kalau menurut anda ritual itu lebih membuktikan semesta berbentuk bola berputar dan bumi diam.


Islam bahkan tidak membenarkan geocentrism. hanya menyebutkan peredaran matahari dan bulan. tapi kalau pun ada dalil yang mendukung geocentrism, maka sudah dibatalkan oleh dalil lain yang membenarkan Bumi datar atau yang bertentangan dengan sains. contohnya bumi sebagai hamparan dan gunung sebagai tiang (tapi terjemahannya dipelintir jadi pasak). dan juga arsy yang ditopang oleh empat malaikat. atau bintang sebagai alat untuk melempari setan. peristiwa Isra Mi'raj juga menunjukkan bahwa Islam tidak mendukung geocentrism mengingat dalam geocentrism, tidak dibenarkan manusia bisa naik ke langit tanpa pakaian pelindung dan kendaraan. Islam itu membenarkan Flat-Earth. jadi tingkat error Islam dalam sains itu sekitar 99 % setidaknya untuk astronomi. kalau peredaran matahari dan bulan tak perlu baca Quran untuk melihatnya. besi dari langit? zaman Mesir kuno udah ada kepercayaan itu. konsep angka nol? itu dari India. tidak perlu mendalami Islam untuk memajukan Iptek.  :)

Halaman: [1] 2 ... 10
Copyright © 2006-2014 Forum Sains Indonesia