ForSa punya logo baru!! Ada komen?
0 Anggota dan 1 Pengunjung sedang melihat topik ini.
hm.. ya sepertinya biobio benar..Kenapa kok bahasa Surabaya terdengar kasar. Apakah mungkin hal ini akibat letak geografis SBY yang jauh dari Kraton (pusat kebudayaan Jawa). Jadi semakin jauh letaknya maka pengaruh kraton tersebut semakin melemah ditambah lagi letak Surabaya yang dekat dengan Madura.Saya juga heran ketika kita sekolah SD ato SMP kan ada yang namanya Bahasa Daerah..Kenapa untuk wilayah Surabaya wajib menggunakan bahasa Jawa!Jelas ini membuat saya dan teman2 merasa kesulitan. Karena bahasa daerah kita berbeda..Hufh.. Comment plz..CMIIW
dan ciri lainnya adalah penggunaan kata yang dianggap kotor (mis.Jancok,disinggkat cok) untuk panggilan,dsb...
boleh nanya gak? jancok itu apa sih?
Hmmm... apa maksud anda bahwa dekat dengan madura bisa menyebabkan kasarnya bahasa suroboyoan?Memang bahasa daerah tidak perlu diajarkan disekolah karena pergaulan kita sehari2 aja bisa membuat kita mahir berbahasa derah...yeah, setidakya untuk mereka yang tidak diam dirumah terus... yo opo, cok? hahaha
Memang bahasa daerah tidak perlu diajarkan disekolah karena pergaulan kita sehari2 aja bisa membuat kita mahir berbahasa derah...yeah, setidakya untuk mereka yang tidak diam dirumah terus... yo opo, cok? hahaha
sulit dijawab, tidak ada arti pastinya. bisa digunakan untuk hal buruk atau baik.
utk keduanya ja... jawab plis kk..PM juga gpp soalnya pernah denger sih..
bener itu...tapi bukan dari masalah kata2nya de..masalh nadanya...wekekek..kaya temen qt yg bilang..itupun juga tergantung dari relasi..masa kepsek asli suroboyo di omongin " wancok, sik urip ae raimu.. "jamin 1 jam kemudian kita dah DO..wkekeke ada kan rekaman grammar suroboyoan, tau?