Selamat datang,
Pengunjung
. Silahkan
masuk
atau
mendaftar
. Apakah anda lupa
aktivasi email
?
1 Jam
1 Hari
1 Minggu
1 Bulan
Selamanya
Berita:
ForSa punya logo baru!!
Ada komen?
Home
Forum
Anggota
Lihat daftar anggota
Mencari anggota
Masuk
Registrasi
Forum Sains Indonesia
»
Forum
»
Ilmu Sosial
»
Sastra dan Budaya
»
PUISI DAN SAJAK
User
Selamat datang,
Pengunjung
. Silahkan
masuk
atau
mendaftar
. Apakah anda lupa
aktivasi email
?
Mei 26, 2012, 10:44:09 AM
1 Jam
1 Hari
1 Minggu
1 Bulan
Selamanya
Masuk dengan nama pengguna, kata sandi dan lama sesi
Artikel Sains
Biologi
Astronomi
Fisika
Kesehatan
Kimia
Matematika
Sains Umum
Teknologi
Diskusi Sains
Aku Cinta ForSa
Pranala Luar
Download Freeware
ShoutBox!
Last 10 Shouts:
fajri
Mei 24, 2012, 09:40:03 PM
numpang liat_liat dulu,, kexnya menarik bnget sama masalah mikon.. !
haman11
Mei 24, 2012, 08:11:34 AM
ada yg tauproses daur ulang urin pada cicak gk ?
GhostInMachine
Mei 23, 2012, 03:52:17 PM
kk mau tanya cara upload Tulisan dong??
army.fice
Mei 23, 2012, 12:22:47 AM
sepi banget sih
lustforscience
Mei 22, 2012, 08:26:02 PM
amin
exile_rstd
Mei 22, 2012, 08:24:55 PM
offline....
good night all
exile_rstd
Mei 22, 2012, 08:23:08 PM
iyaaaa jumat saya mau ujian kenaikan kelas. doain ya om Farabi, semoga ujiannya lancar dan dpt nilai memuaskan
Farabi
Mei 22, 2012, 08:20:37 PM
KMana aja non? Sibuk belajar?
exile_rstd
Mei 22, 2012, 07:44:23 PM
argh lama ga buka forsa, comment di beberapa thread jd membingungkan saya. apa karena udh lama ga asah ya...
N E R R O
Mei 20, 2012, 07:41:57 PM
udah lama gak mampi ke forsa, sdh banyak berubah
Show 50 latest
« sebelumnya
berikutnya »
Kirim topik ini
Cetak
Halaman:
1
2
[
3
]
Turun
Penulis
Topik: PUISI DAN SAJAK (Dibaca 11179 kali)
0 Anggota dan 2 Pengunjung sedang melihat topik ini.
Ali Al Harkan
Siswa Baru
Tulisan: 2
IQ: 0
Re: PUISI DAN SAJAK
«
Jawab #30 pada:
November 18, 2011, 06:10:57 PM »
Publish
Puisi
Sajak
Syair
Teks bernama 3
Aku mendapati bahwa kata-kata secara filsafat adalah perasaan itu sendiri
Kata-kata berada di ranah dunia
Dunia dilukis oleh kata-kata
Kata-kata membawa ceria
Kata-kata berkarya
Kata mereka
Lidah mereka yang berkata
Tapi sesungguhnya hati merekalah yang berkata
Demi kata
Katakanlah bahwa kau jujur dalam berkata
Karena tanpa sungguhnya kata-kata
Atau kesungguhan dalam berkata
Tidak akan ada dunia yang bahagia
Tercatat
Monox D. I-Fly
Profesor
Tulisan: 619
IQ: 22
Gender:
"The Mark of Lone Wolf" by Kamietsu
Re: PUISI DAN SAJAK
«
Jawab #31 pada:
November 22, 2011, 02:24:34 PM »
Publish
Tercatat
Buat yang suka manga One Piece gabung di sini:
www.iopc.us
semut-ireng
Profesor
Tulisan: 2809
IQ: 9
Re: PUISI DAN SAJAK
«
Jawab #32 pada:
November 25, 2011, 01:59:07 PM »
Publish
Tembang Anyar
Geguritanmu mitra
Tembang anyar sing juwawa
Pancen resep mencep kebak pengarep-arep
Gandhem mendhem nggresah resah
Ah growah
Lelagonmu mitra
Nadyan tekan nala
Ning banget nyrongeh dada
Karep sirep lerep sedhakep dak kekep-kekep
Buyar ambyar angambar-ambar
Nggurit mirid jerit rit korat-karit
Pecah rengkah lungkrah sayah
Pasrah
Aku sumarah
Tercatat
semut-ireng
Profesor
Tulisan: 2809
IQ: 9
Re: PUISI DAN SAJAK
«
Jawab #33 pada:
November 26, 2011, 08:03:44 AM »
Publish
Tembang Lawas
Garonge pada kopyahan
Saben sore lunga ngaji
Salendang sajadah anyar
Bakyake teklak-teklik
Ndedonga karo nangis
Mrih leburing dosanipun
Yen dalu salat hajat
Tobat nasuka ranipun
Analangsa nyuwun pangapuraning sukma
( Wedotomo )
Tercatat
semut-ireng
Profesor
Tulisan: 2809
IQ: 9
Re:PUISI DAN SAJAK
«
Jawab #34 pada:
Desember 01, 2011, 03:34:38 PM »
Publish
Memang Selalu Demikian, Hadi
Setiap perjuangan selalu melahirkan Sejumlah pengkhianat dan para penjilat Jangan kau gusar, Hadi
Setiap perjuangan selalu menghadapkan kita Pada kaum yang bimbang menghadapi gelombang Jangan kau kecewa, Hadi
Setiap perjuangan yang akan menang Selalu mendatangkan pahlawan jadi-jadian Dan para jagoan kesiangan
Memang demikianlah halnya, Hadi.
( Taufik Ismail )
Tercatat
Monox D. I-Fly
Profesor
Tulisan: 619
IQ: 22
Gender:
"The Mark of Lone Wolf" by Kamietsu
Re:PUISI DAN SAJAK
«
Jawab #35 pada:
Desember 01, 2011, 03:55:50 PM »
Publish
The Unwanted Creature (Part I)
This poem was made by me special for my beloved cricket (note that "love" here means love as a father for his daughter). Here it goes:
Mereka takut padaku
Mereka jijik padaku
Mereka bilang akulah yang membujuk Hawa untuk memakan buah apel dan mengeluarkannya dari surga
Mereka bilang akulah jelmaan setan
Mereka bilang kalau bertemu denganku katakanlah padaku untuk pergi, dan bunuhlah aku setelah 3 kali aku tak menyingkir
Kecuali yang berwarna putih
Padahal bagaimana aku tahu mereka menyuruhku pergi, sementara aku tak punya telinga?
Mereka bilang aku berbahaya
Padahal hanya sepertiga dari kami yang mampu merenggut nyawa
Mereka bilang aku rakus, memakan telur atau tikus dalam sekali telan
Padahal setelah itu aku berpuasa dua bulan
Mereka bilang aku beracun, aku berbisa
Padahal sudah kubilang kalau di antara kami hanya sepertiga
Bandingkan dengan ubur-ubur yang semuanya
Atau gurita cincin biru yang berbahaya
Ya, aku tahu mereka akan bilang, ubur-ubur dan gurita cincin biru hidup di laut saja
Sedangkan aku hidup dimana-mana
Merayap dan melata, seperti reptil
Tunggu, aku memang reptil
Tapi kenapa kalian tidak takut pada penyu dan kura-kura
Dan lebih takut padaku daripada komodo atau buaya?
Padahal keduanya dengan mudah bisa melumat kami semua
Mereka bilang aku ini kadal yang terkutuk, yang kehilangan kaki-kakinya
Memangnya mereka kira aku ini apa? Salamander cacing?
Bahkan kadal basilisk pun ternama begitu karena peraduanku dengan ayam (kata mereka)
Mereka bilang basilisk adalah saudaraku yang terlahir dari telur ayam
Yang pandangannya begitu mematikan, dan ternyata itu hanyalah seekor kadal
Yang dianugerahi kemampuan berlari di atas air sehingga dijuluki kadal Yesus
Amboi! Sedangkan aku cuma dianggap jelmaan iblis
Cerita-cerita tentangku selalu dilebih-lebihkan
Terutama tentang wanita, seperti Sang Penguasa Pantai Selatan
Yang konon suka warna hijau, menyebabkan distorsi dimensi sehingga kacau
Atau Medusa dari Gorgon bersaudara
Dengan kemampuan yang sama seperti Basilisk si kadal Yesus (huh)
Juga ada saudaraku lambang kebencian, Yamata no Orochi yang berkepala delapan
Padahal melihat satu kepalaku saja mereka sudah ketakutan
Juga saudaraku di laut, kepalanya dikurangi satu
Leviathan yang berkepala tujuh
Menjadi lambang dosa envy, yaitu iri hati (duh, lagi-lagi)
Atau hydra, yang juga hidup di laut
Yang kepalanya "hanya" tiga, namun mengganda tiap terbelah dua
Yang ujung-ujungnya hanyalah sebangsa ubur-ubur, namun kurang beruntung karena tak bisa hidup bebas
Aku tak seseram itu, aku ini lemah
Seperti Tsuchinoko yang sering bersembunyi di tanah
Atau Baro Klinthing yang bereinkarnasi menjadi lintah
Kadang hanya jadi aksesori agar yang lain tampak seram dan berwibawa
Ya, aku hanyalah ekor Griffin, ekor Sphinx, dan ekor Chimaira
Namun kalian juga bisa bilang kalau aku ini kuat
Akulah Sandira, salah satu dari 12 Deva pelindung Sang Buddha
Akulah Naga, si sakti lawan tanding Garuda
Dan sebagai Naga, akulah Seiryuu sang pelindung wilayah timur penguasa udara
Akulah Naga sang penjaga, bukan Dragon tukang porak poranda
Bedanya? Naga adalah bangsaku, sedangkan Dragon adalah bangsa kadal
Jadi siapa yang perusak, aku atau kadal?
Tiap kali ada makhluk yang tampak berbahaya, dengan gerakan yang meliuk-liuk, selalu aku yang disalahkan
Seperti Quetzalcoatl atau Nessie, Champ, Ogopogo, dan semacamnya
Padahal mereka semua itu dinosaurus, tapi tetap saja disebut sebagai bangsaku yang hidup di laut
Sadarkah mereka bahwa aku ini sebenarnya lemah?
Aku bahkan tak bisa berkedip dan tak bisa mengunyah
Tak bisa mendengar dan tak bisa melangkah
Inderaku hanya organ Jacobson, yang mendeteksi suhu tubuh
Serta kulit perut yang setiap saat meluruh
Sehingga perlu diganti dalam kurun waktu tertentu
Aku bahkan tak seperti mereka yang bisa mengatur suhu
Karena aku berdarah dingin, tak punya rambut ataupun bulu
Jadi bisakah kalian tak takut padaku?
Maksudku, pada kami?
Ya, kami
Bangsa kami
Serpentes
by: Monox D. I-Fly, Godfather of the Insects
Tercatat
Fariz Abdullah
Profesor
Tulisan: 502
IQ: 16
Re:PUISI DAN SAJAK
«
Jawab #36 pada:
Desember 01, 2011, 05:01:06 PM »
Publish
@Monox D I Fly
Jenius..1 IQ dari saya..
Tercatat
DOUBT EVERYTHING AND FIND YOUR OWN LIGHT
Monox D. I-Fly
Profesor
Tulisan: 619
IQ: 22
Gender:
"The Mark of Lone Wolf" by Kamietsu
Re:PUISI DAN SAJAK
«
Jawab #37 pada:
Desember 01, 2011, 08:56:13 PM »
Publish
@Fariz Abdullah
Thank you...
Ini masih ada lanjutannya. Sayang yg ini nggak "sejelas" yg bagian pertama & beberapa bagian cm org2 tertentu yg ngerti:
The Unwanted Creature (Part II)
Aku pun melangkah, bukan, maksudku melata
Hingga akhirnya aku melihat seorang pria berdiri di depanku
Jaketnya hanya separo, setengahnya dibiarkan berkibar ditiup angin
Dia bersedekap menatap mataku tajam
Aku merasa terancam, maka kutegakkan kepalaku
"Aku tak akan membunuhmu."
Hei, kenapa ku bisa dengar suaranya padahal aku tak punya gendang telinga?
"Karena aku bicara dengan bahasa kesepian."
"Siapa kau?" tanyaku
Dan kami pun terlibat dalam telepati percakapan
"Aku si raja lalat. Bapak dari para serangga."
"Jadi kau pikir kau ini Beelzebub? Maaf, tapi aku bukan Leviathan.
Dan kita bukan sesama 7 iblis besar."
"Aku tahu. Kita ini serigala."
"Serigala? Kau pikir kau werewolf?"
"Bukan. Aku bahkan bukan Awul."
Aku ingin bertanya, namun dia sudah menukas
"Ataupun Anubis. Ia bukanlah serigala, melainkan jackal."
"Lalu apa maksudmu kita ini serigala?"
"Lone wolf. Makhluk-makhluk yang kesepian."
"Kau benci mereka?"
"Ya. Namun aku membantu mereka."
"Kenapa?"
"Mereka tak tahu kalau aku yang membantu mereka. Dan aku tak ingin mereka tahu.
Karena aku seorang aloof warrior, pahlawan tanpa tanda hadir dan balas jasa.
Kau juga begitu, bukan?"
"Kapan?"
"Kau memburu tikus di sawah, membantu para petani. Namun mereka, tak tahu kalau kau yang melakukannya."
"Tikus adalah makananku."
"Ya. Aku tahu. Dan itulah simbiosis."
"Kau tak takut padaku?"
"Mungkin. Tapi sesama lone wolf tak berhak untuk takut satu sama lain.
Dan tentu aku mencoba tak takut padamu."
"Aku bisa mematuk wajahmu kapan saja."
"Dan aku bisa menginjak kepalamu kapan saja."
"Kau yakin tak takut padaku? Aku lihat kau bergidik."
"Aku mencoba untuk tak takut kepadamu. Demi jangkrikku."
"Jangkrik? Siapa itu? Sepertinya seseorang yang kau sayang."
"Ya.
Sayang sebagaimana seorang ayah pada anaknya."
Aku menatapnya. Tajam. Organ Jacobson-ku bereaksi. Dingin.
Kujulurkan lidahku. Ya. Memang dingin. Dinginnya kesendirian.
Aku mendongak lagi. Matanya sedikit suram, namun ada kebahagiaan.
Menatapku tak berkedip, padahal dia tak sepertiku yang tak punya kelopak mata.
"Ya. Kita adalah lone wolf." kataku tanpa sadar
"Namun masih ada yang peduli pada kita." lanjutku
Aku pun berbalik. Kudengar dia bertanya
"Mau kemana kau?"
"Mencari kumbang." jawabku tanpa berbalik lagi
"Aku tahu jangkrikmu tersayang benci kumbang."
Dan organ Jacobson-ku merasakan dia tersenyum
by: Monox D. I-Fly, Godfather of the Insects
Tercatat
Kirim topik ini
Cetak
Halaman:
1
2
[
3
]
Naik
« sebelumnya
berikutnya »
Forum Sains Indonesia
»
Forum
»
Ilmu Sosial
»
Sastra dan Budaya
»
PUISI DAN SAJAK
Copyright © 2006-2011
Forum Sains Indonesia