Forum Sains Indonesia




*
Selamat datang, Pengunjung. Silahkan masuk atau mendaftar. Apakah anda lupa aktivasi email?
Mei 26, 2012, 12:04:20 PM

Masuk dengan nama pengguna, kata sandi dan lama sesi

Artikel Sains

Aku Cinta ForSa

  ForSa on FB  ForSa on Twitter

Pranala Luar

ShoutBox!

Last 10 Shouts:

 

fajri

Mei 24, 2012, 09:40:03 PM
numpang liat_liat dulu,, kexnya menarik bnget sama masalah mikon.. ! :D
 

haman11

Mei 24, 2012, 08:11:34 AM
ada yg tauproses daur ulang urin pada cicak gk ? ;)
 

GhostInMachine

Mei 23, 2012, 03:52:17 PM
kk mau tanya cara upload Tulisan dong??
 

army.fice

Mei 23, 2012, 12:22:47 AM
sepi banget sih :(
 

lustforscience

Mei 22, 2012, 08:26:02 PM
amin
 

exile_rstd

Mei 22, 2012, 08:24:55 PM
offline....
good night all  ;)
 

exile_rstd

Mei 22, 2012, 08:23:08 PM
iyaaaa jumat saya mau ujian kenaikan kelas. doain ya om Farabi, semoga ujiannya lancar dan dpt nilai memuaskan  :D
 

Farabi

Mei 22, 2012, 08:20:37 PM
KMana aja non? Sibuk belajar?
 

exile_rstd

Mei 22, 2012, 07:44:23 PM
argh lama ga buka forsa, comment di beberapa thread jd membingungkan saya. apa karena udh lama ga asah ya...
 

N E R R O

Mei 20, 2012, 07:41:57 PM
udah lama gak mampi ke forsa, sdh banyak berubah

Show 50 latest

Penulis Topik: Aksi Bakar Diri  (Dibaca 1080 kali)

0 Anggota dan 1 Pengunjung sedang melihat topik ini.

Offline exile_rstd

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 954
  • IQ: 35
  • Gender: Wanita
  • pathetic, outdated & buku fk akhirnya ke beli juga
    • Lihat Profil
Aksi Bakar Diri
« pada: Desember 11, 2011, 07:19:29 PM »
TRIBUNNEWS.COM JAKARTA - Pemerintah tidak boleh mengabaikan berbagai fakta sosial di tengah-tengah masyarakat. Maraknya aksi kriminalitas seperti perampokan dan pembunuhan. Hingga peristiwa mengenaskan seperti bunuh diri karena kesulitan ekonomi.

"Terjadinya aksi bakar diri di depan Istana negara adalah peringatan serius kepada presiden SBY-Boediono dan jajaran pemerintahannya, bahwa kemiskinan yang semakin meluas telah berada pada tahap mengkhawatirkan di level masyarakat, seperti bertindak nekad karena kehilangan harapan hidup," ujar Ketua DPN Repdem, Masinton Pasaribu, Kamis (08/12/2011).

Masinton menandaskan, laporan pemerintah menurunnya kemiskinan berbanding terbalik dengan kenyataan dan harapannya rakyat. Ini, katanya lagi, disebabkan karena pemerintahan SBY-Boediono dengan menteri-menterinya terlalu mementingkan pencitraan semu. Kerap kedepankan kebohongan kepada rakyat ketimbang melakukan kerja-kerja kongkrit dan nyata untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat.

"Serta pemberantasan korupsi tebang pilih yang tidak menyentuh kasus-kasus korupsi besar
Dan meluasnya kemiskinan dan mengguritanya praktek korupsi di tubuh pemerintahan SBY-Boediono.
yang melibatkan lingkar kekuasaan seperti kasus bail out bank century, kasus pengadaan gerbong kereta api, kasus Hambalang dan suap sesmenpora yang melibatkan pengurus partainya SBY, Belum lagi kasus mafia pajak, dan lain-lain yang melahirkan frustrasi dan ketidak percayaan rakyat kepada pemerintahan SBY-Boediono," tandas Masinton Pasaribu.

source : http://id.berita.yahoo.com/aksi-bakar-diri-di-istana-disebabkan-kegagalan-sby-002741529.html

saat membaca judulnya saja saya merasa pilu. ini adalah salah satu bentuk lain rasa kekecewaan rakyat terhadap sikap pemerintahan sekarang, tapi tidak hanya itu.
saya sore ini menonton berita juga tentang topik yang serupa seorang mahasiswa fakultas hukum yang membakar diri karena rasa kecewa yg besar terhadap pemerintahan SBY. tanggapan menurut forsaers bagaimana?
i adore your intelligence - pusing banyak saingan dimana-mana

Offline mhyworld

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 1104
  • IQ: 31
  • Gender: Pria
  • .start with the end in mind.
    • Lihat Profil
Re:Aksi Bakar Diri
« Jawab #1 pada: Desember 25, 2011, 10:58:34 PM »
Mahasiswa sampai bakar diri?  :-\
Indikasi kegagalan sistem pendidikan.
Memangnya tidak ada cara yang lebih produktif untuk mengekspresikan pendapat? atau malas nyari?
nggak mikir perasaan orang tuanya yang susah payah membesarkan dan membiayai sekolahnya?
IMO, yang lebih baik untuknya adalah belajar yang rajin, biar cepat lulus jadi sarjana hukum, terus nglamar jadi jaksa, atau anggota KPK, dengan mempertahankan idealismenya sekarang. Kemudian kerja yang bener, berantas korupsi. Jangan malah ikutan korupsi.
you may say I'm a dreamer, but I'm not the only one.

Offline syx

  • Global Moderator
  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 4439
  • IQ: 338
  • Gender: Pria
    • Lihat Profil
Re:Aksi Bakar Diri
« Jawab #2 pada: Desember 29, 2011, 11:05:58 AM »
self-immolation ato aksi bakar diri memiliki sejarah yang panjang. ada beberapa alasan, antara lain karena kepercayaan tertentu (termasuk bom bunuh diri untuk menyerang kelompok tertentu?), wujud protes atas sikap politik dan ketimpangan sosio-ekonomi (altruistik), ato pun akibat depresi karena tidak tahap masalah yang menerpa hidupnya.



efeknya biasanya cukup terasa karena media pasti akan mengangkat masalah tersebut. yang paling gres kita liat di tunisia. ulah bakar diri mohamed bouazizi menjadi katalis pergerakan revolusi tunisia. bahkan efeknya juga merambat ke negara-negara di timur tengah dan afrika utara lainnya yang sudah lama diperintah rezim otoriter.

tapi apa yang dilakukan almarhum sondang hutagalung sepertinya belum bisa menggerakkan massa seperti terjadi di tunisia...



Offline exile_rstd

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 954
  • IQ: 35
  • Gender: Wanita
  • pathetic, outdated & buku fk akhirnya ke beli juga
    • Lihat Profil
Re:Aksi Bakar Diri
« Jawab #3 pada: Desember 29, 2011, 11:34:49 AM »
saya kutip beberapa tulisan dari web yang membuat tentang aksi alm. Sondang Hutagalung.
Kutip
...Saya mulai membaca komentar-komentar masyarakat mengenai aksi Sondang. Banyak yang memuji dan menghormati aksi Sondang, tapi tak sedikit yang memberi komentar negatif dan kecewa.

"Itu bukan aksi kepahlawanan. Itu aksi ketololan. Kenapa harus bunuh diri? Sondang masih bisa berguna untuk negri ini jika dia masih hidup. Apa dia tidak kasihan dengan keluarga dan teman yang dia tinggal?"

Secara logika saya setuju. Namun hati kecil saya tidak setuju. Hati kecil saya mengatakan aksi Sondang tidak sia-sia. Aksi Sondang justru bermakna sangat dalam. Ia pantas disebut pahlawan karena aksinya. Namun saat itu saya tidak mampu menguraikan isi hati saya dengan kata-kata yang tepat.

Sampai akhirnya saya menemukan komentar insensitive,

"Sondang itu frustasi".

...Tepat pada Hari Hak Asasi Manusia, hal yang selalu Sondang perjuangkan, ia meninggal dunia. Namun kematiannya telah berhasil menunjukkan kepada dunia betapa prihatinnya Indonesia kita. Dia berhasil membuat kita terpukul, ada seorang anak bangsa yang membakar dirinya sendiri di depan istana negara untuk menunjukkan kekecewaan dan kemarahannya terhadap perlakuan pemerintah Indonesia atas rakyatnya. Ia mengorbankan nyawa dan meninggalkan keluarganya untuk sebuah niat memperbaiki negri ini. Perjuangan memang membutuhkan pengorbanan.

Offline Fariz Abdullah

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 502
  • IQ: 16
    • Lihat Profil
Re:Aksi Bakar Diri
« Jawab #4 pada: Desember 29, 2011, 11:36:55 AM »
Sebenarnya bagaimana sih sebetulnya cara menilai perekonomian Indonesia saat ini? Data statistik menunjukkan kemajuan..Dunia luar juga mengakui Indonesia mengalami pertumbuhan, dan muncul sebagai kekuatan ekonomi baru..Mungkin pemerataan kali ya yg belum?

Tapi kulihat mall2 penuh..Org beli rumah spt beli kacang goreng..Penjualan sepeda motor memecahkan rekor..Setiap orang bawa HP..Internet sdh merakyat..

So?
DOUBT EVERYTHING AND FIND YOUR OWN LIGHT

Offline syx

  • Global Moderator
  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 4439
  • IQ: 338
  • Gender: Pria
    • Lihat Profil
Re:Aksi Bakar Diri
« Jawab #5 pada: Desember 29, 2011, 01:13:18 PM »
benar kata anda, pemerataannya aja yang kurang. ada segelintir orang indonesia yang masuk daftar orang terkaya dunia. tapi banyak orang indonesia yang terpaksa harus makan nasi aking.

Offline Fariz Abdullah

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 502
  • IQ: 16
    • Lihat Profil
Re:Aksi Bakar Diri
« Jawab #6 pada: Desember 29, 2011, 02:42:27 PM »
Pasca reformasi, setiap pemerintahan harus dikritik dgn keras, hrs diawasi dgn ketat..Tdk peduli jaman SBY sekarang sampai Presiden setelahnya..Itulah demokrasi..Tapi kalo membakar diri, itu berlebihan..

Aku juga melihat beberapa politisi tll genit utk menjatuhkan SBY..Boleh saja sih,itu mmg kerjaannya politisi..Tapi terus2an menjatuhkan Presiden demi syahwat politik mereka, ongkosnya tll mahal bg rakyat..

Media spt Metro TV saya lihat juga terlalu berlebihan "kebenciannya" pd SBY..Sngt provokatif..

Offline MonDay

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 627
  • IQ: 26
  • Gender: Pria
  • pengembara, mencari sesuap ilmu
    • Lihat Profil
Re:Aksi Bakar Diri
« Jawab #7 pada: Desember 29, 2011, 06:53:45 PM »
bagaimana jika alm ternyata korban dari permainan politik, sengaja untuk memancing situasi yg rusuh, ada dalang di belakang itu semua, politik itu 'kejam' yang penting berkuasa, tidak lebih

Offline mhyworld

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 1104
  • IQ: 31
  • Gender: Pria
  • .start with the end in mind.
    • Lihat Profil
Re:Aksi Bakar Diri
« Jawab #8 pada: Desember 29, 2011, 08:33:58 PM »
Pasca reformasi, setiap pemerintahan harus dikritik dgn keras, hrs diawasi dgn ketat..Tdk peduli jaman SBY sekarang sampai Presiden setelahnya..Itulah demokrasi..Tapi kalo membakar diri, itu berlebihan..

Aku juga melihat beberapa politisi tll genit utk menjatuhkan SBY..Boleh saja sih,itu mmg kerjaannya politisi..Tapi terus2an menjatuhkan Presiden demi syahwat politik mereka, ongkosnya tll mahal bg rakyat..

Media spt Metro TV saya lihat juga terlalu berlebihan "kebenciannya" pd SBY..Sngt provokatif..

Saya sependapat dengan ini. Semua yang berlebihan punya dampak yang buruk.

Tampaknya media massa memang tidak bisa 100% independen. Apalagi kalau yang campur tangan adalah pemiliknya sendiri.
Karyawannya kan juga butuh gaji dari pekerjaannya, mereka tidak mau dipecat gara-gara tidak sejalan dengan bossnya.
« Edit Terakhir: Desember 29, 2011, 08:36:10 PM oleh mhyworld »

 

Copyright © 2006-2011 Forum Sains Indonesia