ForSa punya logo baru!! Ada komen?
0 Anggota dan 1 Pengunjung sedang melihat topik ini.
Kasihan tuh...Saya dapat cerita bahwa:Seorang karyawan baru beli Avanza dari hasil tabungannya, padahal rumah kontrakan lagi. Terus banjir... mobilnya yang baru ditinggalin terendam.Saya cuma bisa ikuti dari detik.com atau liputan6.com....Harusnya kita belajar dari pengalaman...Bulan Januari, Pebruari setiap tahunnya kita ungsikan perabotan dan kendaraan ke puncak dulu ya?Kasihan ya, Indonesia kena musibah terus... DeJoko
benar tuh...gimana ini pemerintah tak ada inisitif yg nyata.Ambil langkah2 yg kongkrit dong pemerintah...jangan sudah kena musibah baru pura2 pusing.
Belanda (holland) yg jelas2 daerahnya jauh lebih rendah dari permukaan laut saja tidak tiap tahun kebanjiran.....??
sebenarnya ada banyak cara untuk mencegah banjir khususnya di Jakarta. Yang pertama debit sungai ciliwung dinormalkan kembali ke debit asalnya. Solusi ini konsekuensinya pemukiman di bantaran ciliwung harus dihilangkan. Solusi 2 adalah merahabilitasi daerah penyangga, yang artinya bangunan-bangunan di bogor dan puncak juga harus dilenyapkan. solusi ketiga adalah pembuatan sumur resapan buatan disetiap rumah di Jakarta agar air hujan masuk ke tanah, bukan ke sungai. Konsekuensinya setiap kepala keluarga harus keluar dana untuk membuat dan merehap rumahnya. Solusi2 ini sudah diajukan ke pemerintah oleh tim yang memprediksi banjir dari ITB (salah satunya Prof The How Liong). Tapi apakah mensyarakat Jakart khususnya, sanggup menanggung konsekuensi yang ada?